Nama Generik: Terbutaline Merek: Bricasma, Flohale, Lasmalin, Nairet, Neosma, Forasma, Molasma, Pulmobron, Relivan, Sedakter, Tabas, Terasma, TismalindanYarisma.

Penggunaan

Untuk apa terbutaline?

Terbutaline adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengatasi suara mengi (napas berbunyi) dan napas pendek yang disebabkan oleh gangguan pernapasan, seperti asma, penyakit paru-paru kronus, bronkitis, dan emfisema. Menangani gejala-gejala ini dapat membantu Anda untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan. Terbutaline adalah bronchodilator (beta-2 receptor agonist) yang bekerja dengan cara melebarkan saluran pernapasan yang terhimpit agar lebih mudah bernapas.

Bagaimana cara penggunaan terbutaline?

Konsumsi obat ini hanya lewat mulut.

 

Anda akan diresepkan obat oral yang diminum tiga kali sehari, baik sebelum atau setelah makan, atau sesuai aturan dokter Anda. Dosis selalu diberikan berdasarkan kondisi kesehatan dan bagaimana Anda merespon terapi.

 

Dosis maksimum harian bagi dewasa dan anak-anak berusia di atas 15 tahun tidak dianjurkan melebihi 15 miligram per hari. Dosis maksimum harian bagi anak-anak usia 12-15 tahun tidak dianjurkan melebihi 7.5 miligram per hari. Untuk anak-anak usia di bawah 12 tahun, ikuti aturan dokter untuk dosis maksimum harian.

 

Patuhi cara penggunaan dan jadwal pemberian dosis obat sesuai dengan yang telah diresepkan oleh dokter. Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini melebihi dosis yang sudah ditentukan oleh dokter Anda. Jika Anda dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini secara rutin, gunakan obat ini pada waktu yang sama setiap harinya untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Jika Anda mengonsumsi obat oral asma lain atau dengan bantuan peralatan pernapasan, tanyakan pada dokter tentang bagaimana cara yang baik menggunakan obat ini bersamaan dengan obat lain.

 

Jika kondisi kesehatan Anda tidak membaik, gejala semakin parah, atau merasa membutuhkan obat asma lain di luar yang telah direkomendasikan, segera cari pertolongan medis.

Bagaimana cara penyimpanan terbutaline?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis terbutaline untuk orang dewasa?

Dosis umum untuk dewasa penderita Asma (Terapi Perawatan)

Tablet: 5mg diminum tiga kali sehari dengan interval waktu 6 jam, selama Anda bangun dan beraktivitas. Dosis dapat diturunkan hingga 2.5mg/dosis jika gejala efek samping mulai terlihat. Jangan melebihi 15mg dalam kurun waktu 24 jam.

Inhaler: 2 kali hirup dengan interval 60 detik di antara hirupan, tiap 4 – 6 jam. Pemakaian jangan diulang lebih dari 6 jam.

Dosis umum untuk dewasa yang mengalami Kelahiran Prematur

Tablet: 2.5 – 7.5 mg diminum setiap 6 jam. Pengobatan harus terus dilakukan dalam 36 sampai 37 minggu masa kehamilan.

Injeksi intravena berkelanjutan: 10 – 25mcg/menit. Pengobatan harus terus dilakukan sampai melewati masa kelahiran. Dosis maksimum adalah 80mcg/menit.

Injeksi subkutan: 0.25mg setiap 6 jam. Terapi subkutan harus terus dilakukan sampai melewati masa kelahiran.

Dosis umum untuk dewasa pengidap Asma Akut

Inhaler: 2 kali hirup dengan interval 60 detik di antara hirupan, tiap 4 – 6 jam. Pemakaian jangan diulang lebih dari 6 jam.

 

Injeksi subkutan: 0.25mg sampai area cabang deltoid. Dosis 0.25mg yang kedua  dapat dilakukan dalam 15 – 30 menit jika diperlukan. Jangan melebihi batas harian 0.5mg dalam 4 jam

 

Injeksi intravena berkelanjutan: 0.08 sampai 6 mcg/kg/min

Bagaimana dosis terbutaline untuk anak-anak?

Dosis umum untuk anak penderita Asma Akut

Injeksi subkutan: 0.005 – 0.01 mg/kg/dosis sampai dosis maksimum 0.4 mg setiap 15 sampai 20 menit untuk dua kali dosis.

 

Nebulisasi: 0.01 – 0.03 mg/kg/dosis dengan dosis minimum 0.1mg dan dosis maksimum 2.5mg yang dilarutkan ke dalam 1 sampai 2 mL larutan garam normal setiap 4 sampai 6 jam.

 

Injeksi intravena berkelanjutan: 0.08 sampai 6 mcg/kg/menit

 

Usia >12 tahun:

Inhaler:

2 kali hirup dengan interval 60 detik di antara hirupan, tiap 4 – 6 jam. Jangan mengulangi hirupan lebih dari 6 jam.

 

Injeksi subkutan: 0.25mg sampai area lateral deltoid. Dosis kedua sebanyak 0.25mg dapat dilakukan dalam 15 – 30 menit jika diperlukan. Dosis maksimum sebesar 0.5mg selama 4 jam.

 

Dosis umum untuk anak penderita Asma (Terapi Perawatan)

 

Usia <12 tahun:

Tablet: 0.05mg/kg/hari dibagi menjadi 3 kali dosis. Meningkat secara bertahap sampai 0.15mg/kg/hari. Dosis maksimum sebanyak 5mg per hari.

 

Usia >12 tahun:

Inhaler: 2 kali hirup dengan interval 60 detik di antara hirupan, tiap 4 – 6 jam. Jangan mengulangi hirupan lebih dari 6 jam.

 

Usia 12 – 15 tahun:

Tablet: 2.5 mg diminum setiap 6 – 8 jam. Konsumsi jangan melebihi 7.5mg dalam 24 jam.

 

Usia >15 tahun:

Tablet: 2.5 mg sampai 5 mg diminum langsung setiap 6 – 8 jam. Konsumsi jangan melebihi 15mg dalam 24 jam.

Dalam dosis apakah terbutaline tersedia?

Injeksi 1 mg/mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena terbutaline?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda berikut ini:

  • nyeri dada, laju jantung cepat
  • jantung berdegup kencang, dada berdebar
  • kepala terasa berkunang-kunang seperti ingin pingsan
  • tremor
  • gejala yang semakin parah atau tidak membaik

 

Efek samping yang umum terjadi, termasuk:

 

  • gelisah dan gugup
  • sakit kepala
  • letih, lemah, lunglai
  • mual, mulut terasa kering
  • perasaan lelah
  • gangguan tidur (insomnia)

 

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan terbutaline?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

 

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

 

Anak-anak

Penggunaan terbutaline pada anak-anak usia di bawah 12 tahun tidak direkomendasikan.

 

Lansia

Tidak ada informasi tersedia tentang hubungan antara usia dengan dampak penggunaan terbutaline bagi pasien lanjut usia

Apakah terbutaline aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  B menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C=Mungkin berisiko

D=Ada bukti positif dari risiko

X=Kontraindikasi

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan terbutaline?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

 

  • Acebutolol
  • Atenolol
  • Befunolol
  • Betaxolol
  • Bevantolol
  • Bisoprolol
  • Bopindolol
  • Carteolol
  • Carvedilol
  • Celiprolol
  • Esmolol
  • Furazolidone
  • Insulin Degludec
  • Iobenguane I 123
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Labetalol
  • Landiolol
  • Levobunolol
  • Linezolid
  • Mepindolol
  • Methylene Blue
  • Metipranolol
  • Metoprolol
  • Moclobemide
  • Nadolol
  • Nebivolol
  • Nipradilol
  • Oxprenolol
  • Pargyline
  • Penbutolol
  • Phenelzine
  • Pindolol
  • Procarbazine
  • Propranolol
  • Rasagiline
  • Selegiline
  • Sotalol
  • Talinolol
  • Tertatolol
  • Timolol
  • Tranylcypromine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan terbutaline?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan terbutaline?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

 

  • diabetes
  • gangguan hati atau pembuluh darah
  • masalah detak jantung (misal, aritmia)
  • hipertensi (darah tinggi)
  • hipertirodisme (tiroid overaktif)
  • hipokalemia (asupan potassium yang rendah dalam darah)
  • kejangTerbutaline dapat memerpuburuk kondisi kesehatan Anda.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

 

Gejala-gejala overdosis, meliputi:

  • nyeri dada
  • detak jantung cepat, berdebar, dan tidak wajar
  • pening dan pingsan
  • gelisah dan gugup
  • gemetar yang tidak terkontrol pada satu bagian tubuh
  • kelelahan luar biasa
  • sulit tidur
  • badan lemah
  • mulut terasa kering
  • kejang

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016