home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Demacolin

Penggunaan|Cara Pakai|Dosis|Efek Samping|Pencegahan dan Peringatan|Interaksi Obat|Overdosis
Demacolin

Penggunaan

Untuk apa Demacolin digunakan?

Demacolin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan, seperti:

Kandungan aktif yang terdapat di dalam Demacolin adalah:

Demacolin bekerja dengan cara meredakan rasa nyeri, meningkatkan aliran darah pada kulit, mempersempit pembuluh darah untuk mengurangi hidung tersumbat, dan mengurangi produksi histamin penyebab alergi.

Cara Pakai

Bagaimana cara pakai obat Demacolin?

Gunakan obat ini sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan atau ikuti anjuran dokter Anda. Minum satu tablet Demacolin yang dapat diminum setiap kali gejala nyeri atau sakit muncul.

Namun, jangan terlalu sering menggunakan obat ini. Bila gejala tak kunjung hilang selama lebih dari 3 hari, maka sebaiknya Anda hentikan penggunaan obat ini dan segera periksakan diri ke dokter.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Demacolin untuk dewasa?

Dosis dewasa tablet silakan dikonsumsi 3 kali dalam sehari

Berapa dosis Demacolin untuk anak-anak?

Dosis anak-anak sirup sebanyak 1 sendok takar (sendok obat) 3 kali dalam sehari.

Dosis anak-anak tablet sebanyak ½ tablet sebanyak 3 kali dalam sehari.

Dalam bentuk apa obat ini tersedia?

Demacolin adalah obat yang tersedia dalam sediaan sirup dan tablet.

Efek Samping

Efek samping obat Demacolin apa yang dapat terjadi?

Berikut ini adalah daftar kemungkinan efek samping yang dapat terjadi akibat mengonsumsi obat ini:

  • Pembuluh darah tersumbat
  • Asam lambung
  • Keguguran atau keterbelakangan pertumbuhan janin
  • Detak jantung berdebar
  • Sesak napas
  • Sakit perut
  • Mengantuk

Ini bukan daftar lengkap efek samping, kemungkinan ada beberapa efek samping serius lainnya yang mungkin terjadi. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk efek samping lainnya.

Pencegahan dan Peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum pakai obat ini?

Sebelum menggunakan Demacolin Tablet, beri tahu dokter Anda tentang obat-obatan yang Anda konsumsi sekarang, misalnya vitamin, suplemen, atau herbal. Jangan lupa juga untuk menjelaskan riwayat penyakit yang Anda punya sebelum menggunakan obat ini.

Beberapa kondisi kesehatan mungkin membuat Anda lebih rentan terhadap efek samping obat. Ambil takaran obat sesuai arahan dokter Anda atau ikuti arahan yang tercetak pada sisipan label produk.

Dosis didasarkan pada kondisi Anda. Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak berubah atau menjadi lebih buruk.

Tanyakan kepada dokter sebelum digunakan jika Anda memiliki masalah pernapasan, glaukoma, atau kesulitan buang air kecil. Berikut adalah kondisi pencegahan dan peringatan yang harus Anda hindari sebelum menggunakan Demacolin:

  • Pastikan Anda tidak memiliki riwayat asma
  • Hindari menggunakan alkohol dan obat penenang lainnya saat dalam pengobatan ini
  • Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin sampai Anda tahu bagaimana obat ini akan memengaruhi Anda
  • Hindari meletakkan obat pada paparan panas tinggi
  • Hindari menggunakan obat ini jika alergi terhadap paracetamol
  • Hindari obat ini apabila Anda memiliki bronkitis kronis
  • Hindari obat ini apabila Anda memiliki penyakit paru obstruktif kronis
  • Minum obat hanya pada dosis yang dianjurkan

Apakah Demacolin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Hingga saat ini, tak ada penelitian yang menyatakan bahwa Demacolin dapat membahayakan ibu hamil dan janinnya. Bagi ibu menyusui, obat ini tergolong aman untuk digunakan. Namun, harus diperhatikan jika obat ini bisa ada di dalam ASI dan bisa ditransferkan pada sang bayi.

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Kondisi apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Ada beberapa jenis obat yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan dengan Demacolin, yaitu:

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Alkohol dan paracetamol dalam Demacolin

Mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi, termasuk dengan Demacolin.

Paracetamol diproses oleh enzim yang terdapat di dalam hati. Konsumsi alkohol dapat memengaruhi enzim yang memproses paracetamol.

Jika paracetamol dan alkohol dikonsumsi secara bersamaan atau dalam waktu berdekatan, hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya kerusakan hati.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Sejauh ini, tidak ada makanan yang dapat menimbulkan interaksi dengan obat tersebut. Konsumsi alkohol ketika Anda menggunakan obat ini, dapat menimbulkan beberapa interaksi yang bisa berdampak pada kesehatan Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Beberapa kondisi kesehatan tertentu dapat mengganggu kerja obat ini. Berikut adalah masalah kesehatan tersebut yaitu:

Asma

Obat-obatan antihistamin, termasuk chlorpheniramine dalam Demacolin, sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien penderita asma dan gangguan pernapasan lainnya.

Hal ini disebabkan karena efek antikolinergik dari chlorpheniramine dapat meningkatkan produksi lendir paru-paru, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran pernapasan. Kondisi asma dan gangguan pernapasan pun dapat memburuk.

Penyakit jantung dan pembuluh darah

Jika Anda memiliki penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), Anda juga sebaiknya menghindari konsumsi Demacolin.

Meskipun kasusnya jarang terjadi, obat ini berpotensi memperparah kondisi jantung dan pembuluh darah, seperti hipotensi, aritmia, palpitasi, takikardi, serta hipertensi.

Penyakit hati dan ginjal

Obat Demacolin juga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh pasien dengan penyakit hati atau ginjal. Kemungkinan obat ini tidak dapat diproses dengan baik, sehingga efek samping obat ini pun akan lebih parah.

Masalah mental

Kandungan kafein dalam obat ini tidak boleh diberikan pada pasien dengan gangguan psikis, seperti psikosis, depresi, atau bipolar.

Ini dikarenakan kafein berpotensi merangsang munculnya gejala-gejala mania, psikosis, perilaku agresif, bahkan dorongan untuk bunuh diri. Pemberian obat ini untuk pasien dengan masalah mental harus dilakukan secara saksama oleh dokter dan tim medis.

Riwayat kejang

Karena obat ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat, kemungkinan Demacolin berpotensi menyebabkan kejang, terutama pada pasien dengan riwayat kondisi ini.

Maka itu, kondisi ini sangat jarang terjadi pada orang yang tidak pernah mengalami kejang sebelumnya.

Refluks asam lambung

Menurut Drugs.com, kafein dalam obat ini juga berpotesi meningkatkan produksi asam lambung dan mengendurkan otot esofagus. Hal ini menyebabkan refluks asam lambung lebih mudah terjadi, terutama pada pasien dengan riwayat GERD.

Oleh karena itu, obat ini sebaiknya dihindari oleh orang-orang dengan kondisi GERD.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Demacolin Tablet – TabletWise. (2018). Retrieved March 5, 2020, from https://www.tabletwise.com/indonesia/demacolin-tablet

Thornton, P. (2019). Caffeine – Drugs.com. Retrieved March 5, 2020, from https://www.drugs.com/caffeine.html

Multum, C. (2019). Chlorpheniramine – Drugs.com. Retrieved March 5, 2020, from https://www.drugs.com/mtm/chlorpheniramine.html

Chlorpheniramine Maleate – WebMD. (n.d.). Retrieved March 5, 2020, from https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4156/chlorpheniramine-oral/details

Paracetamol Tablet – WebMD. (n.d.). Retrieved March 5, 2020, from https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57595/paracetamol-oral/details

Pseudoephedrine – MedlinePlus. (2018). Retrieved March 5, 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682619.html

Is It Safe to Drink Alcohol While Taking Acetaminophen? – Healthline. (2016). Retrieved March 5, 2020, from https://www.healthline.com/health/pain-relief/acetaminophen-alcohol

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 11/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x