Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

2

ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

4 Aturan Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Minum Suplemen Zat Besi

    4 Aturan Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Minum Suplemen Zat Besi

    Tak hanya orang yang mengalami kekurangan zat besi, orang yang terkena anemia, ibu hamil, dan ibu menyusui juga membutuhkan suplemen zat besi. Jika Anda termasuk ke dalam kelompok orang yang perlu minum suplemen zat besi, maka Anda mesti tahu dulu aturan saat meminumnya. Lalu, apa saja aturan yang harus diperhatikan?

    Aturan penting saat minum suplemen zat besi

    Berikut ini beberapa aturan penting yang harus Anda perhatikan sebelum minum suplemen zat besi, di antaranya:

    1. Perhatikan dosis dan waktu minum suplemen

    suplemen vitamin D lansia

    Suplemen zat besi dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul, tablet, tablet kunyah, atau cairan. Apa pun bentuknya, selalu perhatikan dosis dan waktu minum suplemen sesuai anjuran dokter.

    Untuk mengatasi anemia defisiensi besi pada orang dewasa, biasanya diperlukan dosis 100-200 miligram (mg) suplemen per hari. Suplemen ini harus diminum 2 kali sehari, tergantung dari masing-masing pasien. Kalau masih bingung dengan aturannya, jangan ragu menanyakannya pada dokter.

    2. Hindari makanan tertentu

    tinggi serat

    Suplemen zat besi memiliki beberapa efek samping seperti sakit perut, mual, muntah, diare, BAB warna hitam, atau sembelit. Sebagai solusinya, perbanyaklah makan makanan tinggi serat, seperti biji-bijian, sayuran, atau buah-buahan, untuk meringankan efek sampingnya.

    Akan tetapi, Anda tidak boleh mengonsumsi makanan berserat tinggi bersamaan dengan jadwal minum suplemen, ya. Pasalnya, hal ini dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh sekaligus menghilangkan manfaatnya.

    Efek serupa juga akan terjadi bila Anda mengonsumsi jenis makanan berikut:

    • Keju dan yogurt
    • Telur
    • Susu
    • Sayur bayam
    • Teh, kopi, atau minuman berkafein lainnya
    • Roti gandum dan sereal
    • Obat maag

    Ada baiknya, berikan jeda minimal 2 jam setelah Anda makan makanan tersebut. Dengan begitu, penyerapan zat besi tidak akan terganggu dan Anda bisa merasakan khasiatnya dengan maksimal.

    3. Barengi dengan minum suplemen vitamin C

    memilih jus jeruk sehat

    Selain dengan air putih, Anda boleh minum suplemen zat besi dengan jus jeruk atau suplemen vitamin C lainnya, lho! Kandungan vitamin C dapat mempercepat penyerapan zat besi di dalam tubuh, sehingga manfaatnya pun bisa Anda raih secara maksimal.

    4. Konsultasikan ke dokter

    penyebab sirosis hati

    Bila Anda sudah minum suplemen zat besi tapi justru merasakan mual, muntah, sembelit, atau efek samping lainnya, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter

    Hal ini kemungkinan disebabkan oleh dosis suplemen zat besi yang terlalu besar. Dokter biasanya akan menurunkan dosisnya sedikit demi sedikit sesuai dengan kebutuhan Anda.

    health-tool-icon

    Kalkulator BMI (IMT)

    Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Taking Iron Supplements. https://medlineplus.gov/ency/article/007478.htm. Accessed 15/01/2019.

    Iron Supplement (Oral Route, Parenteral Route). https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/iron-supplement-oral-route-parenteral-route/precautions/drg-20070148. Accessed 15/01/2019.

    Oral Iron Supplementation. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/14568-oral-iron-supplementation. Accessed 15/01/2019.

    Foto Penulis
    Ditulis oleh Adelia Marista Safitri Diperbarui Nov 02, 2020
    Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus
    Next article: