backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan
Konten

NaCl

Ditinjau secara medis oleh Apt. Ambar Khaerinnisa, S.Far · Farmasi · None


Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 14/02/2023

NaCl

Natrium klorida (NaCl) biasanya terdapat dalam bentuk cairan infus yang ada di fasilitas layanan kesehatan. Simak apa saja kegunaan, aturan pakai, dan efek sampingnya dalam ulasan berikut.

Golongan obat: suplemen mineral.

Merek dagang: Isosorbide Dinitrate, Oralit 200, Breathy Nasal Spray, Pedialon, Intrafluid.

Apa itu NaCl?

NaCl (natrium chloride atau sodium chloride) adalah istilah ilmiah dari garam yang biasanya digunakan sebagai cairan elektrolit.

Cairan elektrolit ini berfungsi mengatur jumlah air dalam tubuh Anda. NaCl juga memainkan peran pada bagian impuls saraf dan kontraksi otot.

Umumnya, natrium klorida ini digunakan untuk mengatasi atau mencegah kondisi kekurangan NaCl pada tubuh yang disebabkan oleh dehidrasi dan keringat berlebih.

Natrium klorida dapat digunakan sebagai obat tunggal maupun kombinasi dengan obat lainnya, seperti dextrose monohydrate dan calcium chloride dihydrate.

Dosis dan sediaan NaCl

nacl

Di Indonesia, NaCl paling banyak tersedia dalam bentuk serbuk, larutan konsentrat, cairan infus, dan semprot hidung.

Meskipun tergolong obat bebas, dosis natrium klorida yang digunakan untuk membantu mengatasi keluhan kesehatan dapat berbeda-beda.

Untuk itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dan mengikuti petunjuk yang dianjurkan oleh dokter atau apoteker Anda.

Berikut ini dosis umum natrium klorida untuk membersihkan luka, meredakan hidung tersumbat, dan obat kumur.

Dosis untuk membersihkan luka

  • Dewasa: NaCl 0,9%. Jumlah disesuaikan dengan kebutuhan.

Dosis untuk hidung tersumbat

  • Dewasa: NaCl 0,9%. Jumlah disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Anak-anak: NaCl 0,9%,  digunakan untuk tetes hidung.

Dosis untuk obat kumur:

  • Dewasa: gunakan dosis secukupnya untuk berkumur dan dibuang.

Jika natrium klorida 0,9% digunakan sebagai infus atau pengencer obat lain, dosis atau kecepatan infus akan disesuaikan dengan obat yang diresepkan.

Aturan pakai NaCl

Penggunaan natrium chloride dapat beragam sesuai dengan bentuk sediaan.

Untuk konsumsi natrium klorida secara oral dengan kombinasi bahan lain seperti oralit, Anda dapat mencampurkannya dengan air seperti pada petunjuk di label kemasan.

Sementara itu, cairan NaCl 0,9% yang digunakan sebagai nasal spray untuk hidung tersumbat punya aturan pakai yang berbeda seperti berikut.

  1. Pegang sisi botol dengan jari telunjuk dan jari tengah, kemudian tarik penutupnya (nozzle).
  2. Tempatkan nozzle ke masing-masing lubang hidung dan tekan untuk menyemprot.
  3. Usahakan agar ujung nozzle tidak menyentuh bagian dalam hidung untuk menjaga higienitas.
  4. Setelah disemprotkan, tarik napas dalam-dalam agar obat terhirup dengan sempurna.

Untuk pembersih luka, Anda bisa langsung menggunakan NaCl setelah perdarahan berhenti.

Pastikan tangan Anda bersih atau gunakan sarung tangan medis untuk membersihkan kotoran yang masih menempel pada luka.

Selalu ikuti aturan minum obat maupun petunjuk penggunaan yang disarankan dokter dan apoteker Anda.

Efek samping NaCl

Seperti penggunaan obat-obatan lainnya, penggunaan sodium chloride dapat menyebabkan beberapa efek samping

Kebanyakan dari efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan.

Namun, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika memiliki keluhan lain setelah menggunakan atau mengonsumsi NaCl, seperti:

  • gemetar, 
  • hipotensi, 
  • gatal-gatal, 
  • nyeri atau infeksi di bagian injeksi,
  • eritema, dan 
  • demam.

Tidak menutup kemungkinan obat ini dapat memicu terjadinya reaksi alergi

Segera hentikan penggunaan obat ini dan hubungi dokter jika terjadi reaksi alergi parah (anafilaktik), dengan gejala-gejala seperti:

  • pembengkakan pada wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah,
  • ruam kulit,
  • gatal-gatal, dan
  • kesulitan bernapas.
  • Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

    Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

    Perhatian dan peringatan saat pakai Na Cl

    nacl

    Sodium chloride harus digunakan dengan hati-hati dan di bawah pemantauan tenaga medis jika pasien memiliki masalah atau risiko kesehatan seperti:

    • hipernatremia, 
    • hiperkloremia, 
    • asidosis metabolik
    • hipervolemia, 
    • hipertensi, 
    • penyakit hati, 
    • penyakit ginjal, dan 
    • masalah jantung.

    Selain itu, Anda sebaiknya memberi tahu dokter jika memiliki riwayat alergi atau mengonsumsi obat-obatan lainnya.

    Apakah NaCl aman untuk ibu hamil dan menyusui?

    Belum tersedia penelitian yang memadai tentang penggunaan NaCl pada ibu hamil dan menyusui.

    Dokter akan mempertimbangkan potensi risiko dan manfaat untuk ibu hamil atau menyusui sebelum memberikan natrium klorida.

    NaCl harus diberikan dengan sangat hati-hati pada ibu hamil yang berisiko mengalami preeklamsia dan saat persalinan, terutama jika diberikan dalam kombinasi dengan oksitosin.

    Interaksi obat NaCl dengan obat lain

    Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan NaCl meskipun interaksi mungkin saja terjadi.

    Mengutip dari situs EMC, berikut ini daftar obat yang berisiko meningkatkan hiponatremia dan interaksi obat lainnya jika digunakan bersama ntarium klorida.

    Jika terdapat risiko interaksi obat, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan pencegahan lain yang dibutuhkan. 

    Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas, obat resep, produk herbal, maupun suplemen lainnya.

    Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter bila Anda memiliki pertanyaan dan kekhawatiran seputar penggunaan NaCl untuk kesehatan.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    Apt. Ambar Khaerinnisa, S.Far

    Farmasi · None


    Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 14/02/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan