Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Triamcinolone

Triamcinolone

Triamcinolone merupakan obat kortikosteroid yang membantu mengatasi berbagai macam peradangan. Obat ini tersedia dalam beberapa bentuk, dengan masing-masing fungsi berbeda.

Golongan obat: Kortikosteroid

Merek dagang triamcinolone: Triamcinolone, Triamcort, Opicort, Cincort, Pizolon, Gencinolon, Zenalog, Sinocort, Flamicort, Nasacort AQ

Apa itu obat triamcinolone?

Triamcinolone adalah obat kortikosteroid, yang biasa digunakan untuk meredakan peradangan. National Cancer Institute menyebut, obat ini juga bisa dipakai sebagai pencegahan kanker kulit.

Sejumlah kondisi yang dapat diatasi dengan penggunaan triamcinolone, meliputi:

Obat ini bisa Anda temukan dalam berbagai sediaan. Tiap sediaan memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda ketika digunakan.

Maka dari itu, pastikan Anda menggunakan obat ini sesuai rekomendasi dokter. Penggunaan obat yang salah dapat membuat kondisi bertambah parah.

Dosis triamcinolone

triamcinolone topikal

Triamcinolone tersedia dalam bentuk injeksi, nasal spray, pasta, topikal, dan oral. Tiap sediaan mempunyai fungsi dan manfaat yang berbeda.

Berikut dosis penggunaan triamcinolone secara umum.

Rinitis alergi (hay fever)

  • Dewasa: Semprotkan nasal spray triamsinolon asetonid sebanyak 2 kali (110 mcg) pada masing-masing lubang hidung. Lakukan satu kali sehari. Kurangi semprotan menjadi 1 kali sehari jika kondisi sudah mulai membaik.
  • Anak: Semprotkan nasal spray 1 kali sehari pada masing-masing lubang hidung (55 mcg). Jika anak telah berusia 6-12 tahun, jumlah semprotan boleh ditambah menjadi 2 kali jika gejalanya parah.

Sariawan (mouth ulcer)

  • Dewasa: Gunakan pasta triamsinolon asetonid 0,1%, tempelkan sesuai ukuran luka tanpa menggosoknya. Lakukan 2-3 kali sehari, setelah makan dan sebelum bangun tidur.

Dermatosis

  • Dewasa: Gunakan krim triamcinolone acetonide 0,025-0,5%. Oleskan pada bagian yang terkena dermatosis 2-4 kali sehari.

Alergi

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Penyakit jantung rematik

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Anemia (kurang darah)

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Tuberculosis (TBC)

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Psoriasis parah

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Lupus

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Kolitis ulseratif (peradangan usus besar)

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Kanker (limfoma dan leukemia)

  • Dewasa: Awalnya diberikan dengan dosis 4-48 mg per hari, tergantung tingkat keparahan dan pengobatan yang telah dilakukan. Penyesuaian dosis akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda.
  • Anak: Pemberian dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Aturan pakai triamcinolone

Gunakan triamcinolone sesuai dengan resep dokter. Jangan menggunakan obat ini melebihi dosis atau waktu yang direkomendasikan.

Pastikan Anda mengikuti petunjuk pada label resep. Dokter mungkin mengubah dosis untuk memastikan hasil yang terbaik dari pengobatan ini.

Jangan berhenti menggunakan triamcinolone tanpa berkonsultasi dengan dokter. Berhenti menggunakan obat ini dapat memicu masalah seperti:

  • hilang nafsu makan,
  • mual,
  • muntah,
  • sakit kepala,
  • demam,
  • nyeri sendi,
  • kulit mengelupas, dan
  • berat badan turun.

Jangan menggandakan dosis obat ini jika Anda melewatkan dosis sebelumnya. Selalu gunakan obat ini pada waktu yang sama setiap hari.

Jika Anda menggunakan obat ini dengan dosis tinggi dalam waktu lama, dokter mungkin akan menguranginya secara perlahan hingga benar-benar dihentikan.

Saat dosis dikurangi, perhatikan efek samping yang Anda rasakan. Catat dan sampaikan ke dokter untuk menentukan dosis Anda selanjutnya.

Dalam menyimpan obat ini, ikuti petunjuk yang ada di kemasan. Umumnya, obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauh dari cahaya langsung atau tempat lembap.

Efek samping triamcinolone

batuk berdarah

Seperti obat lain, penggunaan triamcinolone dapat memicu sejumlah efek samping. Beberapa efek samping yang umum terjadi, antara lain:

  • susah tidur (insomnia),
  • perubahan mood,
  • sakit kepala,
  • mual, dan
  • sakit perut.

Dalam beberapa kasus, obat ini dapat menyebabkan efek samping serius. Beberapa yang perlu diwaspadai, di antaranya:

  • gangguan penglihatan
  • sesak napas,
  • depresi berat,
  • kejang,
  • batuk berdarah,
  • pankreatitis, serta
  • tekanan darah tinggi.

Jika Anda merasakan tanda-tanda reaksi alergi, segera hentikan penggunaan obat. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter apabila kondisi Anda tidak kunjung membaik.

Peringatan dan perhatian saat pakai obat triamcinolone

Sebelum menggunakan obat ini, beberapa hal perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko yang mungkin ditimbulkan. Jika Anda hendak mengonsumsinya, sampaikan pada dokter soal hal-hal berikut.

  • Riwayat alergi terhadap triamcinolone, aspirin, tartazarine, atau obat-obatan lainnya.
  • Obat resep atau non-resep yang sedang Anda jalani.
  • Sedang mengalami infeksi jamur di kulit.
  • Pernah atau sedang menderita penyakit seperti sakit jantung, hati, ginjal, diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan mental, atau TBC.
  • Sedang atau berencana untuk hamil dan menyusui.
  • Riwayat pengobatan radang sendi dengan dosis tinggi.

Nantinya, dokter akan mempertimbangkan apakah Anda boleh menggunakan obat ini atau tidak. Konsumsi obat tanpa izin dokter dapat berbahaya bagi Anda.

Apakah obat triamcinolone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Berdasarkan data FDA, obat ini masuk dalam kategori C. Ini berarti, penggunaan triamcinolone memiliki potensi risiko pada ibu hamil.

Triamcinolone boleh digunakan jika manfaat obat lebih besar dari potensi risikonya. Untuk sediaan topikal, hindari pemakaian jangka panjang karena dapat berbahaya bagi janin.

Sementara itu, hingga kini belum diketahui apakah obat ini aman untuk ibu menyusui. Jika Anda hendak menggunakannya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Interaksi obat triamcinolone dengan obat lain

Triamcinolone dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain. Sampaikan pada dokter apabila Anda mengonsumsi obat-obatan seperti:

  • aspirin,
  • diuretik,
  • warfarin (pengencer darah),
  • cyclosporine,
  • insulin atau obat diabetes oral,
  • ketokonazol,
  • rifampin, dan
  • obat kejang (phenytoin, phenobarbital).

Daftar di atas mungkin tidak mencakup semua obat yang dapat berinteraksi dengan triamcinolone. Maka dari itu, pastikan berkonsultasi dengan dokter sebelum memakai obat ini.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Triamcinolone: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution | MIMS Indonesia. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/triamcinolone?mtype=generic

Triamcinolone acetonide: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution | MIMS Indonesia. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/triamcinolone%20acetonide?mtype=generic

Triamcinolone – Cek Produk BPOM. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/cee7hp2ep9m7aajr15stkv7d4u/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/5/triamcinolone

Triamcinolone. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.drugs.com/triamcinolone.html

Drugs, H. (2022). Triamcinolone: MedlinePlus Drug Information. Retrieved 15 September 2022, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601122.html

Triamcinolone (Topical Application Route) Description and Brand Names – Mayo Clinic . (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/triamcinolone-topical-application-route/description/drg-20073937

KENALOG CREAMS Rx only Triamcinolone Acetonide Cream. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/pre96/011601s036lbl.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Bayu Galih Permana Diperbarui 2 weeks ago
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
Next article: