Avodart adalah obat minum berbentuk kapsul yang memiliki kandungan dutasteride sebagai bahan aktif utamanya.
Fungsi utama avodart adalah untuk mengatasi gejala pembesaran prostat atau dikenal juga dengan Benign Prostatic Hyperplasia (BPH).
Maka itu, obat avodart dapat membantu mengatasi gejala akibat prostat yang membesar seperti, mengeluarkan air kencing, jumlah urine yang keluar sedikit, atau rasa ingin buang air kecil terus-menerus, bahkan pada saat malam hari.
Dalam beberapa kasus, operasi mungkin tak diperlukan lagi jika avodart berhasil mengecilkan prostat yang membengkak.
Sementara untuk pengobatan kanker prostat, obat ini masih belum terbukti efektif dalam mengatasi penyakit tersebut. Bahkan, penggunaan obat ini mungkin dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Maka dari itu, selalu konsultasikan kondisi Anda dengan dokter dan tanyakan manfaat dan risiko dari penggunaan obat ini sebelum memutuskan untuk menggunakannya.
Obat ini termasuk ke dalam jenis obat resep, artinya Anda tidak dapat membelinya secara bebas di apotek dan harus mendapatkannya dengan resep dokter.
Perlu diingat juga bahwa obat ini hanya boleh diminum oleh laki-laki dan tidak dianjurkan untuk wanita serta anak-anak.
Avodart dapat digunakan dengan langkah-langkah berikut ini:
Sama halnya dengan obat pada umumnya, avodart sebaiknya disimpan di dalam tempat bersuhu ruangan. Jauhkan obat ini dari tempat yang lembap dan paparan sinar matahari langsung karena dapat merusak obat.
Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi, apalagi menyimpan dan membekukannya di dalam freezer. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Jika masa kedaluwarsanya telah habis atau Anda sudah tidak menggunakan obat ini lagi, segera buang obat ini. Jika Anda tidak tahu cara membuang obat yang benar, tanyakan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat untuk mengetahui cara yang tepat dan aman untuk membuang obat. Jangan mengguyur obat ini di toilet atau membuangnya sembarangan.
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.
0.5 miligram (mg) diminum satu kali setiap hari.
Avodart tersedia dalam dosis 0,5 miligram (mg).
Ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi dan harus Anda ketahui saat menggunakan avodart.
Efek samping berikut adalah efek samping yang cukup serius tapi jarang terjadi, yaitu:
Sementara itu, ada juga efek samping yang jarang terjadi namun tidak terlalu serius, meski Anda harus berkonsultasi kepada dokter mengenai kondisi tersebut, seperti:
Efek samping yang cukup sering terjadi adalah:
Perlu diingat bahwa dokter memberikan resep ini karena dokter telah melakukan pemeriksaan pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda dan menilai bahwa manfaat yang Anda dapatkan dari penggunaan obat ini akan lebih besar daripada risiko efek sampingnya.
Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas. Bahkan ada yang tidak merasakan efek sampingnya sama sekali. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas.
Jika Anda mengkhawatirkan efek samping tertentu yang Anda rasakan setelah menggunakan obat ini, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
Hal yang harus Anda ketahui dan lakukan sebelum menggunakan avodart adalah sebagai berikut.
Mengingat penggunaannya untuk mengatasi gejala prostat, obat ini memang hanya diperuntukkan untuk laki-laki. Wanita dan anak-anak tidak boleh mengonsumsinya.
Terlebih lagi, jika seorang wanita hamil mengonsumsi obat ini, avodart dapat menyebabkan bayi lahir cacat. Bahkan, obat ini dapat menyerap ke dalam kulit ibu yang sedang hamil dan menyusui.
Maka itu, sebaiknya ibu hamil dan menyusui tidak menyentuh obat ini. Jika tidak sengaja menyentuh obat ini, segera cuci tangan Anda dengan air dan sabun hingga bersih.
Dengan kemungkinan yang telah disebutkan di atas, obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:
Interaksi yang terjadi antara avodart dengan obat-obatan lain mungkin dapat mengubah kinerja obat atau bahkan meningkatkan risiko efek samping dari penggunaan obat ini. Namun, tidak semua interaksi obat memiliki efek yang sama.
Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus tertentu, dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama, bahkan jika interaksi mungkin terjadi.
Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan. Beritahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat non resep lainnya.
Tidak semua interaksi obat tercatat di dalam artikel ini. Oleh sebab itu, simpan segala jenis obat-obatan yang Anda gunakan dan tanyakan kepada dokter atau apoteker apakah aman menggunakan avodart dengan obat-obatan tersebut. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.
Avodart dapat berinteraksi dengan 80 jenis obat. Berikut ini adalah beberapa jenis obat yang dapat berinteraksi dengan avodart. Interaksi yang terjadi mungkin terjadi antara avodart dengan obat-obatan di bawah ini sebaiknya dihindari, namun pada kasus-kasus tertentu justru mungkin menjadi pengobatan terbaik. Obat-obatan tersebut di antaranya:
Sementara, ada juga obat-obatan yang jika berinteraksi dengan avodart hanya memiliki risiko yang tidak terlalu signifikan atau serius, yaitu:
Obat-obat tertentu sebaiknya tidak dikonsumsi pada waktu makan atau saat memakan jenis makanan tertentu karena dapat terjadi interaksi. Mengonsumsi alkohol atau produk yang berasal dari tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya interaksi.
Diskusikan dengan dokter untuk mengetahui lebih jelas mengenai penggunaan obat ini dengan makanan, alkohol, atau produk yang berasal dari tembakau.
Penggunaan obat ini juga dapat berinteraksi dengan berbagai masalah kesehatan pada tubuh Anda. Pastikan Anda memberitahu dokter Anda jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama penyakit atau gangguan liver.
Hal ini disebabkan avodart akan diproses di dalam liver sehingga jika Anda memiliki penyakit liver, mengonsumsi obat ini mungkin akan meningkatkan paparan bahan aktif obat ini terhadap liver Anda.
Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat ini dalam jumlah berlebih adalah kehilangan kesadaran diri atau pingsan, atau kesulitan bernafas.
Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin dosis yang terlupa. Namun bila ternyata saat Anda hendak mengonsumsi dosis yang terlupa, waktu sudah menunjukkan untuk mengonsumsi dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa.
Jangan menggandakan dosis karena dosis ganda tidak akan menjamin apakah Anda bisa merasakan manfaat avodart lebih cepat daripada tidak menggandakannya. Selain itu, Anda tidak tahu apakah menggandakan dosis tidak akan akan meningkatkan risiko efek samping dari penggunaan obat atau tidak.
Selalu konsultasikan kepada dokter mengenai dosis penggunaan obat, sebab dokter yang memeriksa kondisi Anda tentu lebih mengetahui penggunaan dosis yang lebih tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.
Disclaimer
Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.
Tanya Dokter
Punya pertanyaan kesehatan?
Silakan login atau daftar untuk bertanya pada para dokter/pakar kami mengenai masalah Anda.
Ayo daftar atau Masuk untuk ikut berkomentar