Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Pioglitazone

Pioglitazone

Mengontrol kadar gula darah bagi pasien diabetes merupakan hal yang sangat penting. Tak sedikit pasien yang memerlukan bantuan obat untuk mengatasinya, seperti obat pioglitazone.

Meski begitu, obat ini digunakan hanya dengan resep dokter dan perlu memperhatikan dosis serta efek sampingnya. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Golongan obat: antidiabetes

Merek dagang: Actosmet, Amazone, Deculine, Diagli, Gliabetes, Pioglitazone HCL, Pionix

Apa itu obat pioglitazone?

Pioglitazone adalah obat antidiabetes yang digunakan bersamaan dengan diet diabetes dan program olahraga untuk mengontrol tingginya gula darah pada pasien dengan diabetes tipe 2.

Cara kerja obat ini yaitu membantu mengembalikan respons tubuh yang normal terhadap insulin, sehingga dapat menurunkan kadar gula darah.

Mengontrol gula darah tinggi membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan kaki atau tangan, dan masalah fungsi seksual.

Kontrol diabetes yang tepat juga dapat mengurangi risiko Anda terkena serangan jantung atau stroke.

Pioglitazone bisa digunakan sendiri atau bersama dengan obat diabetes lain, seperti metformin atau sejenis sulfonilurea.

Dosis dan sediaan

pioglitazone

Penggunaan pioglitazone sudah disetujui oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Indonesia sebagai obat tunggal maupun kombinasi dan tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 15 mg, 16,5 mg, 30 mg, dan 33 mg.

Dosis yang diberikan pada pasien diabetes akan berbeda-beda karena menyesuaikan dengan kondisi medis dan respons tubuh masing-masing pasien terhadap obat ini.

Meski begitu, mengutip dari situs MIMS, di bawah ini dosis yang umumnya diberikan pada pasien diabetes tipe 2.

  • Dewasa: dosis awal 15 – 30 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan setiap 4 – 12 minggu sebanyak 15 mg per hari atau sesuai anjuran dokter. Maksimal dosis 45 mg per hari.
  • Anak-anak: keamanan dan efektivitas obat untuk anak belum ditentukan. Konsultasikan dengan dokter untuk pengobatan pasien diabetes anak-anak.

Perhatikan petunjuk konsumsi yang diberikan oleh dokter dan apoteker Anda.

Jangan menambah, mengurangi, dan menghentikan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Aturan pakai pioglitazone

Pioglitazone merupakan tablet oral yang biasanya diminum sekali sehari dengan atau tanpa makan.

Ikuti petunjuk pada label kemasan obat atau mintalah dokter atau apoteker Anda untuk menjelaskan bagian mana yang tidak Anda mengerti.

Dokter Anda mungkin memberi Anda pioglitazone dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosis Anda.

Mengutip dari situs Medlineplus, mungkin diperlukan waktu 2 minggu untuk gula darah Anda menurun dan 2 – 3 bulan bagi Anda untuk merasakan efek pioglitazone secara keseluruhan.

Dosis disesuaikan dengan kondisi medis Anda, respons terhadap pengobatan, dan level gula darah Anda.

Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Periksa dan catat kadar gula darah Anda secara rutin sesuai anjuran dokter selama mengonsumsi obat ini, kemudian beri tahu dokter jika gula darah Anda terlalu tinggi atau rendah.

Teruslah minum pioglitazone bahkan jika Anda merasa sehat. Jangan berhenti minum pioglitazone tanpa berkonsultasi lebih dulu dengan dokter Anda.

Efek samping

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi obat seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan pioglitazone dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu efek samping serius, yaitu:

  • sakit kepala tak tertahankan,
  • penurunan hemoglobin,
  • hipoglikemia,
  • edema makula dengan penurunan ketajaman visual,
  • penambahan berat badan,
  • peningkatan risiko karsinoma kandung kemih,
  • patah tulang (risiko lebih tinggi pada wanita),
  • gagal jantung,
  • retensi cairan, dan
  • masalah pada siklus menstruasi.

Efek samping obat yang termasuk ringan, meliputi:

  • gejala flu seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, batuk, sakit tenggorokan,
  • sakit kepala,
  • berat badan naik perlahan,
  • nyeri otot,
  • nyeri punggung, dan
  • sakit gigi.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Perhatian dan peringatan

pioglitazone

Anda tidak dianjurkan menggunakan obat ini jika memiliki alergi terhadap pioglitazone atau jika Anda memiliki beberapa kondisi khusus seperti gagal jantung parah dan ketoasidosis diabetik.

Selain itu, menurut jurnal Cancer Medicine (2018), obat ini dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker kandung kemih sehingga Anda perlu memperhatikan dengan saksama anjuran konsumsi dari dokter dan apoteker Anda.

Beri tahu dokter Anda jika Anda pernah mengalami:

  • gagal jantung kongestif atau penyakit jantung,
  • serangan jantung atau stroke,
  • masalah mata yang disebabkan oleh diabetes,
  • kanker kandung kemih, dan
  • penyakit hati.

Seperti dikutip dari pioglitazone dapat meningkatkan risiko masalah jantung yang serius, tetapi menunda pengobatan diabetes Anda juga dapat merusak jantung dan organ lainnya.

Sebuah studi dalam jurnal Diabetes and Vascular Disease Research (2019) menyebutkan bahwa penggunaan obat ini dapat meningkatkan risiko retensi cairan dan edema.

Bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat obat ini.

Informasi penting!

Pioglitazone dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah pada pasien diabetes tipe 2, tetapi bukan pengobatan tunggal menyembuhkan.

Apakah aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada penelitian yang memadai tentang efektivitas dan efek samping obat pioglitazone terhadap ibu hamil dan menyusui.

Bila Anda mengalami diabetes selama hamil dan menyusui, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

Obat ini tergolong dalam kategori C menurut FDA, yaitu jenis obat yang memiliki kemungkinan risiko pada ibu hamil dan menyusui.

Untuk itu, dokter mungkin akan meresepkan jenis obat diabetes lainnya atau menyesuaikan dengan kondisi medis Anda.

Interaksi obat pioglitazone

Mengutip dari situs PIONAS (Pusat Informasi Obat Nasional) BPOM, penggunaan obat ini bersama sulfonilurea dapat memicu hipoglikemia.

Obat penghambat enzim metabolisme CYP2C8 dapat meningkatkan kadar pioglitazon dalam darah, sementara penginduksi CYP2C8 dapat menurunkan kadar pioglitazon dalam darah.

Beberapa obat yang mungkin perlu pertimbangan dalam hal dosis dan penggunaan jika dikonsumsi bersama pioglitazone, meliputi:

  • aspirin,
  • coQ10 (ubiquinone),
  • farxiga (dapagliflozin),
  • fish Oil (omega-3 polyunsaturated fatty acids),
  • invokana (canagliflozin),
  • januvia (sitagliptin),
  • jardiance (empagliflozin),
  • lantus (insulin glargine),
  • lantus SoloStar (insulin glargine),
  • lyrica (pregabalin),
  • metoprolol Succinate ER (metoprolol),
  • metoprolol Tartrate (metoprolol),
  • ozempic (semaglutide),
  • trulicity (dulaglutide),
  • victoza (liraglutide),
  • vitamin B12 (cyanocobalamin),
  • vitamin C (ascorbic acid),
  • vitamin D2 (ergocalciferol), dan
  • vitamin D3 (cholecalciferol).

Untuk menghindari interaksi obat dengan piogltazone, beri tahu dokter dan apoteker bila Anda mengonsumsi obat resep, nonresep, dan herbal apa pun yang Anda konsumsi.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

PIOGLITAZON | PIO Nas. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://pionas.pom.go.id/monografi/pioglitazon

Cek Produk BPOM – BPOM RI. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/95a4pv6ppe8s03677nekrbtmo1/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/5/pioglitazone

Pioglitazone: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution | MIMS Indonesia. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pioglitazone?mtype=generic

How and when to take pioglitazone. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.nhs.uk/medicines/pioglitazone/how-and-when-to-take-pioglitazone/

Drugs, H. (2022). Pioglitazone: MedlinePlus Drug Information. Retrieved 15 September 2022, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a699016.html

Pioglitazone (Oral Route) Side Effects – Mayo Clinic. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/pioglitazone-oral-route/side-effects/drg-20065503?p=1

Pioglitazone. (2022). Retrieved 15 September 2022, from https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Pioglitazone#section=Absorption-Distribution-and-Excretion

Pioglitazone. (2022) – Drugs.com. Retrieved 15 September 2022, from https://www.drugs.com/mtm/pioglitazone.html

DeFronzo, Ralph A ., Inzucchi, Silvio., Abdul-Ghani, Muhammad., Nissen, Steven E. (2019). Pioglitazone: The forgotten, cost-effective cardioprotective drug for type 2 diabetes. Sage Journals. Retrieved 16 September 2022 from https://doi.org/10.1177/1479164118825376

Tang, H., Shi, W., Fu, S., Wang, T., Zhai, S., Song, Y., & Han, J. (2018). Pioglitazone and bladder cancer risk: a systematic review and meta-analysis. Cancer Medicine, 7(4), 1070-1080. doi: 10.1002/cam4.1354

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany Diperbarui 6 days ago
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
Next article: