home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Entrostop

Fungsi & Kegunaan|Dosis|Efek Samping|Pencegahan & Peringatan|Interaksi Obat|Overdosis
Entrostop

Fungsi & Kegunaan

Untuk apa obat Entrostop digunakan?

Entrostop adalah obat yang digunakan untuk mengatasi diare beserta gejalanya.

Dua komponen utama yang terkandung dalam obat diare ini adalah activated colloidal attapulgite dan pectin. Kandungan kedua zat kimia tersebut berfungsi untuk menyerap racun dan mikroorganisme penyebab diare, memadatkan feses, serta mengurangi frekuensi buang air besar.

Bagaimana aturan pakai Entrostop?

Entrostop dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Obat ini digunakan hanya untuk mengurangi frekuensi buang air besar, memadatkan feses, dan menyerap racun bagi yang tengah mengalami diare, bukan sebagai pengganti oralit.

Itu sebabnya, pastikan Anda memenuhi asupan cairan dengan banyak minum cairan guna mencegah dehidrasi selama diare.

Jika diare tidak kunjung membaik selama 48 jam, segeralah berkonsultasi ke dokter karena obat ini tidak boleh diminum lebih dari dua hari. Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan.

Gunakan obat ini sesuai aturan minum yang tertera di kemasan. Jika Anda masih ragu, tanyakan kepada dokter terkait penggunaan obat ini.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Obat Entrostop paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jika Anda sudah tidak menggunakan obat ini lagi atau jika obat telah kedaluwarsa, segera buang obat ini sesuai tata cara membuang obat.

Salah satunya, jangan mencampurkan obat ini dengan sampah rumah tangga. Jangan pula membuang obat ini di saluran pembuangan air seperti toilet.

Tanyakan kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat mengenai tata cara membuang obat yang benar dan aman untuk kesehatan lingkungan.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Entrostop untuk dewasa?

  • Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun: 2 tablet setiap setelah buang air besar, maksimum 12 tablet/24 jam.

Berapa dosis Entrostop untuk anak-anak?

Anak-anak usia 6 sampai 12 tahun: 1 tablet setiap setelah buang air besar, maksimum 6 tablet/24 jam.

Alternatif lainnya, berikan Entrostop Anak dalam bentuk sirup, dengan dosis 1 sachet 3 kali sehari.

Dalam dosis dan sediaan apa Entrostop tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet. Setiap tablet mengandung activated colloidal attapulgite (650 gram) dan pectin (50 gram).

Untuk anak-anak, terdapat varian Entrostop Anak dalam bentuk sirup sachet 10 ml. Setiap sachetnya mengandung daun jambu biji dan ekstrak daun teh.

Efek Samping

Apa efek samping Entrostop yang mungkin terjadi?

Tiap obat pasti memiliki efek samping, begitu juga dengan obat ini. Efek samping yang paling umum dari obat antidiare adalah konstipasi atau sulit buang air besar secara teratur.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan untuk dapat memicu reaksi lainnya, seperti:

  • Perut kembung
  • Sakit perut
  • Mual

Apabila Anda mengalami reaksi alergi parah (anafilaktik) pada obat ini, segera cari pertolongan medis. Gejala reaksi alergi dapat berupa:

  • Gatal-gatal
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Segera hentikan konsumsi obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping dengan tingkat keparahan yang tinggi.

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, segera berkonsultasi ke dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Entrostop?

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat ini, di antaranya:

  • Obat ini tidak boleh dikonsumsi lebih dari 48 jam (2 hari).
  • Orang yang mengalami diare disertai dengan demam atau muncul gejala panas tinggi, tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini, segeralah berkonsultasi ke dokter.
  • Meski Anda sudah mengonsumsi obat ini, Anda dianjurkan untuk tetap memenuhi asupan cairan agar terhindar dari dehidrasi atau kekurangan cairan dan elektrolit.
  • Jika diare pada anak-anak disertai dengan dehidrasi, maka pengobatan awal harus diberikan cairan rehidrasi oral seperti oralit.
  • Tidak boleh diberikan pada anak-anak di bawah 5 tahun.
  • Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda gunakan, baik obat resep, nonresep, suplemen, atau obat herbal. Hal ini dikarenakan beberapa jenis obat mungkin dapat berinteraksi dengan Entrostop.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan tertentu, terutama bahan-bahan yang terkandung dalam obat ini.

Segera hubungi dokter jika Anda merasakan efek samping yang lebih parah.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Keamanan pemakaian obat Entrostop untuk ibu hamil dan menyusui belum diketahui dengan jelas. Pasalnya sampai saat ini tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui.

Oleh karena itu, selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Entrostop?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menurut WebMD, kandungan pektin dalam obat ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan berikut:

1. Antibiotik tertentu

Kandungan pektin dalam obat ini bisa menurunkan jumlah antibiotik tetrasiklin yang diserap oleh tubuh. Beberapa antibiotik tetrasiklin meliputi demeclocycline, minocycline, dan tetrasiklin.

2. Digoksin

Pemberiaan obat ini bersamaan dengan digoksin dapat menyebabkan penurunan kadar digoksin dalam darah.

3. Lovastatin

Lovastatin digunakan untuk membantu menurunkan kolesterol. Kandungan pektin bisa menurunkan penyerapan lovastatin dan menurunkan keefektifan lovastatin.

Untuk menghindari interaksi obat di atas, maka berilah jeda konsumsi antara 2 hingga 4 jam.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Entrostop?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Hindari memakan jeruk bali merah (grapefruit) atau meminum jus jeruk bali merah saat menggunakan obat kecuali diizinkan dokter.

Jeruk bali merah dan obat-obatan dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi. Konsultasikan dengan dokter dan apoteker untuk info lebih lanjut.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Entrostop?

Ada beberapa kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari obat ini, yaitu:

  • Memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap salah satu atau beberapa zat yang terkandung dalam obat.
  • Jangan berikan obat ini kepada orang yang mengalami konstipasi. Pasalnya obat ini tidak hanya menyerap racun-racun dan hal berbahaya lainnya, namun juga dapat mengurangi rangsangan untuk buang air besar sehingga dapat memperparah kondisi orang yang mengalami sembelit.
  • Orang yang mengalami gangguan ginjal dan hati.
  • Orang yang mengalami obstruksi usus.

Selalu konsultasikan ke dokter atau ahli kesehatan lainnya terkait kondisi yang mungkin sedang Anda alami sebelum mengonsumsi obat ini.

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Entrostop dan apa efeknya?

Sama seperti penggunaan obat lainnya, overdosis obat Entrostop bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan.

Namun, sampai saat ini belum ada laporan mengenai kelebihan dosis penggunaan obat entrostop. Jika ini terjadi, perlu dilakukan pengobatan simtomatik untuk menghilangkan atau mengurangi gejala. Segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau muncul tanda-tanda overdosis, hubungi ambulans (118 atau 119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Pastikan Anda tidak menggandakan dosis dalam satu kali minum.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Informasi Produk Entrostop – Kalbe (2020).

Attapulgite – Drugs.com. (n.d.). Retrieved April 30, 2020, from https://www.drugs.com/international/attapulgite.html 

Pectin – WebMD. (n.d.) Retrieved April 30, 2020, from https://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-500-pectin.aspx?activeingredientid=500&activeingredientname=pectin

Foto Penulis
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 11/01/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x