Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Betahistine

    Betahistine

    Vertigo merupakan kondisi yang membuat kepala terasa pusing atau berputar. Kondisi ini biasanya disertai dengan mual, muntah, berkeringat, atau gejala gangguan pendengaran. Dokter umumnya akan meresepkan obat untuk mengatasi vertigo, salah satunya dengan betahistin.

    Golongan obat: antivertigo

    Merek dagang betahistin: Sercol, Betaserc, Vercure, Histigo, versillion, Merislon, Vertex, Mertigo, Vertikaf, dan Noverty.

    Apa itu obat betahistin?

    betahistin vertigo

    Betahistin atau betahistine mesylate, adalah obat yang umum digunakan untuk mengobati berbagai gejala penyakit Meniere, seperti:

    Obat ini bekerja dengan meningkatkan aliran darah di area telinga bagian dalam. Aliran darah yang meningkat akan menurunkan tekanan di dalam telinga sehingga mengurangi berbagai gejala yang dirasakan.

    Betahistine merupakan obat yang hanya bisa Anda dapatkan sesuai resep dokter. Anda tidak dapat membelinya di apotek tanpa sepengetahuan dan anjuran dokter.

    Dosis betahistin

    tablet

    Berdasarkan data dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), betahistin tersedia dalam bentuk blister dari poliamida/aluminium/PVC dengan sediaan seperti berikut.

    • Tablet 8 mg: 10, 20, 50, 60, 84, 100, dan 120 buah.
    • Tablet 16 mg: 10, 20, 30, 60, dan 84 buah.
    • Tablet 24 mg: 10, 20, dan 60 buah.

    Vertigo, tinnitus, dan gangguan pendengaran terkait penyakit Meniere

    • Sebagai betahistin dihidroklorida: awalnya, 8–16 mg atau 24 mg, disesuaikan menurut respons individu.
    • Dosis pemeliharaan: 24–48 mg setiap hari, maksimal 48 mg setiap hari.
    • Sebagai betahistin mesilat: 6–12 mg, tiga kali sehari. Obat betahistin mesilat tidak direkomendasikan untuk anak usia kurang dari 18 tahun.

    Konsultasikan dengan dokter Anda terkait penggunaan betahistine untuk anak-anak. Gunakan obat ini hanya dengan anjuran dokter. Dosis akan disesuaikan dengan respons pemberian terapi.

    Aturan pakai betahistin

    Selalu minum obat betahistine mesylate seperti petunjuk dari dokter atau apoteker Anda. Ikuti semua petunjuk yang tertera pada kemasan obat. Konsultasikanlah dengan dokter atau apoteker jika ada informasi yang tidak Anda pahami dari kemasan obat.

    Dokter akan menyesuaikan dosis berdasarkan kondisi Anda, khususnya setelah Anda menggunakan obat ini. Reaksi Anda terhadap pengobatan menggunakan betahistine mesylate juga akan menjadi pertimbangan dokter terhadap dosis yang ditentukan.

    Jangan berhenti menggunakan obat ini tanpa saran dan sepengetahuan dokter. Pasalnya, obat ini mungkin membutuhkan waktu agak lama untuk dapat memberikan manfaatnya secara maksimal kepada tubuh.

    Aturan minum obat betahistin secara umum sama seperti obat-obatan sejenisnya. Minumlah obat ini dengan segelas air mineral, bisa saat perut kosong ataupun setelah makan.

    Namun, pada saat tertentu, obat ini sebaiknya diminum setelah makan karena bisa memicu gangguan pencernaan ringan.

    Efek samping betahistine

    vertigo

    Seperti obat-obatan lainnya, betahistine mesylate dapat menyebabkan efek samping. Namun, tidak semua orang yang mengonsumsi obat ini akan mengalaminya. Berikut gambaran efek samping obat ini.

    Efek samping berat

    Sebenarnya, hanya segelintir orang yang diketahui mengalami efek samping akibat betahistine. Meski terlihat ringan, Anda sebaiknya segera mengunjungi dokter jika mengalami salah satu atau beberapa kondisi di bawah ini.

    Efek samping ringan

    Jika Anda merasakan efek samping seperti yang telah disebutkan di atas, Anda sebaiknya berhenti menggunakan betahistine. Namun, ada juga efek samping yang umum terjadi dan tidak berbahaya, seperti:

    • pusing,
    • susah mencerna makanan, dan
    • mual atau ingin muntah.

    Efek samping umum

    Ada beberapa kondisi yang juga mungkin terjadi jika Anda menggunakan betahistine, seperti:

    • sakit perut,
    • pembengkakan pada perut, dan
    • perut kembung.

    Peringatan dan perhatian saat pakai obat betahistin

    Sebelum meminum betahistin, beri tahu dokter bila Anda memiliki masalah kesehatan seperti berikut ini.

    Minum betahistine mesylate mungkin tidak akan mengganggu konsentrasi Anda dalam mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.

    Namun, penyakit Meniere dapat menyebabkan mual dan muntah serta memengaruhi kemampuan Anda dalam mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin.

    Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan dan dijauhkan dari paparan cahaya langsung serta tempat yang lembap. Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi dan jangan pula membekukannya.

    Apakah obat betahistin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

    pusing saat hamil

    Jangan menggunakan betahistine mesylate jika Anda sedang hamil kecuali dokter telah memutuskan bahwa terapi ini benar-benar diperlukan. Tanyakan kepada dokter terkait keamanannya untuk Anda.

    Jangan menyusui saat menggunakan tablet betahistin dihidroklorida kecuali dokter menyarankan demikian. Tidak diketahui apakah betahistine dapat bercampur dengan air susu ibu (ASI) dan berpindah ke tubuh bayi.

    Pastikan segala penggunaan obat-obatan saat sedang hamil dan menyusui telah Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

    Jangan menggunakan obat ini atau obat-obatan lain jika Anda masih ragu, sebab hal ini bisa saja membahayakan diri Anda dan buah hati Anda.

    Interaksi obat betahistin dengan obat lain

    acitral

    Interaksi obat yang terjadi antara obat satu dengan obat lainnya dapat mengubah kinerja obat atau justru meningkatkan risiko efek samping dari obat yang serius.

    Pastikan bahwa Anda selalu memberi dokter terkait semua jenis obat yang Anda gunakan, khususnya jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan berikut.

    • Antihistamin. Teorinya, betahistine mesylate mungkin berinteraksi dengan antihistamin (klorfeniramin, setirizin) sehingga tidak bekerja dengan benar. Selain itu, betahistine dapat menurunkan efek antihistamin jika terjadi interaksi.
    • Monoamine-oxidase inhibitor (MAOIs). Obat ini digunakan untuk mengobati depresi atau penyakit Parkinson. Obat ini juga dapat meningkatkan efek samping betahistine.

    Jika salah satu obat-obatan diatas pernah Anda gunakan, bicarakan dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan betahistine.

    health-tool-icon

    Kalkulator BMI (IMT)

    Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Betahistine – MIMS Indonesia. (2016). Retrieved January 31, 2022, from http://mims.com/Indonesia/Home/GatewaySubscription/?generic=Betahistine

    Betahistin dihidroklorida. Pusat Informasi Obat Nasional Badan Pengawas Obat dan Makanan. Retrieved January 31, 2022,  from http://pionas.pom.go.id/monografi/betahistin-dihidroklorida-0

    Betahistine dihydrochloride 16 mg tablets – Summary of Product Characteristics (SmPC) – (eMC). Retrieved January 31, 2022, from https://www.medicines.org.uk/emc/product/4160/smpc#UNDESIRABLE_EFFECTS

    Betahistine Hydrochloride 16 mg – Drugs.com. (2014). Retrieved January 31, 2022, from https://www.drugs.com/uk/betahistine-hydrochloride-16mg-tablets-leaflet.html

    Betahistine – NHS. (2019). Retrieved January 31, 2022, from https://www.nhs.uk/medicines/betahistine/

    Cek Produk BPOM. Retrieved January 31, 2022, from ​​https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/a4gdenf3upb8o2q01aoksidis5/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/1/betahistin

    KMK No. HK.01.07-MENKES-350-2020 ttg Formularium Nasional. Farmalkes.kemkes.go.id. (2021). Retrieved January 31, 2022,  from http://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/kmk-no-hk-01-07-menkes-350-2020-ttg-formularium-nasional/?ind=1603933059802&filename=KMK%20No.%20HK.01.07-MENKES-350-2020%20ttg%20Formularium%20Nasional.pdf&wpdmdl=9094&refresh=618cd08637d5d1636618374

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana Diperbarui May 09
    Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.