Primakuin merupakan salah satu obat malaria yang tersedia dalam sediaan tablet oral. Obat ini umumnya akan dikombinasikan dengan obat antimalaria lainnya.
Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm. · Farmasi · Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita
Primakuin merupakan salah satu obat malaria yang tersedia dalam sediaan tablet oral. Obat ini umumnya akan dikombinasikan dengan obat antimalaria lainnya.
Golongan obat: antimalaria
Merek dagang artesunat: Primaquine Phosphate
Primakuin adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina.
Plasmodium yakni parasit yang menyebabkan malaria masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk dan hidup dalam jaringan tubuh, seperti sel darah merah atau hati.
Pada dasarnya, semua terapi pengobatan malaria bertujuan untuk membunuh semua parasit Plasmodium yang ada dalam tubuh manusia.
Primaquine termasuk dalam kelas obat antimalaria. Selain mengobati, obat ini digunakan untuk mencegah infeksi pada orang yang tinggal di daerah yang terjadi malaria.
Dalam kasus lain, obat ini dapat digunakan untuk mengobati pneumocystis pneumonia (PCP) yang terkait dengan pasien AIDS.
Obat primakuin juga tergolong ke dalam obat keras. Oleh karena itu, penggunaan obat ini harus diberikan dengan resep dan di bawah pengawasan dokter.
Buku Saku Penatalaksanaan Kasus Malaria dari Kemenkes RI telah menentukan kombinasi obat yang tepat untuk pengendalian malaria di Indonesia.
Penderita malaria tanpa komplikasi harus diobati dengan terapi kombinasi berbasis artemisinin (ACT) dan primakuin sesuai dengan jenis Plasmodium yang menjangkitinya.
Berikut ini anjuran dosis obat primakuin untuk masing-masing kondisi yang bisa ditanganinya.
Primakuin tidak boleh diberikan pada bayi berusia di bawah 6 bulan. Pengobatan pada rentang usia ini hanya menggunakan obat ACT, yakni dihidroartemisinin + piperakuine (DHP).
Obat ini juga tidak boleh diberikan pada ibu hamil. Orang dengan defisiensi G6PD juga tidak boleh menggunakan obat ini karena bisa menyebabkan anemia hemolitik.
Untuk menghindari risiko tersebut, konsultasikan dengan dokter untuk mencegah timbulnya risiko efek samping serius setelah mendapatkan obat ini.
Ikuti anjuran dokter atau petugas medis yang merawat Anda selama menggunakan primakuin.
Minum obat ini sesuai dosis yang disarankan melalui mulut dengan bantuan air. Makan terlebih dahulu sebelum minum obat primaquine untuk mencegah sakit perut.
Pengobatan dengan obat ini umumnya berlangsung selama 1–2 minggu yang dikombinasikan dengan obat antimalaria lain. Obat ini tidak boleh dikonsumsi lebih dari 14 hari.
Untuk pencegahan malaria, obat ini dikonsumsi selama 2 minggu setelah Anda bepergian dari daerah dengan kasus malaria yang tinggi.
Obat ini bekerja lebih baik saat jumlahnya di tubuh berada dalam level konstan. Maka dari itu, minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap hari.
Jangan meminum lebih banyak atau sedikit dari yang diresepkan. Lanjutkanlah obat ini hingga habis, bahkan bila gejala sudah menghilang dalam beberapa hari.
Melewatkan dosis atau berhenti minum obat terlalu cepat malah menyebabkan jumlah parasit meningkat, infeksi sulit sembuh (resistan), atau memperburuk efek samping.
Beri tahukan dokter bila Anda tak merasa lebih baik setelah pengobatan. Konsultasikanlah dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Primaquine dapat menimbulkan efek samping sama halnya dengan obat-obatan lain. Meski begitu, tidak semua orang mengalami efek samping terkait penggunaan obat ini.
Obat primakuin mungkin menimbulkan sejumlah efek samping umum, meliputi:
Pasien juga bisa mengalami efek samping lain yang kurang umum, meliputi:
Apabila memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, lebih baik konsultasikanlah dengan dokter atau apoteker Anda.
Sebelum mendapatkan primakuin, dokter atau petugas medis akan menanyakan terkait gejala dan riwayat kesehatan yang Anda alami sebelumnya.
Di samping itu, ada beberapa hal lainnya yang harus Anda perhatikan seperti berikut.
Obat ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan pada suhu khusus. Primaquine baik disimpan dalam suhu ruangan berkisar 25 ℃ yang jauh dari cahaya langsung.
Perhatikan instruksi penyimpanan dan tanggal kedaluwarsa pada kemasan produk. Jauhkan obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Primakuin tidak boleh diberikan pada ibu hamil atau menyusui, kecuali jelas dibutuhkan dan manfaat penggunaannya lebih besar dari risikonya.
Malaria pada ibu hamil harus segera mendapatkan penanganan karena dapat menyebabkan keguguran, lahir prematur, berat badan lahir rendah, dan lahir mati.
Tidak diketahui apakah obat ini masuk ke dalam ASI dan memengaruhi bayi menyusui. Lebih baik, beri tahukan kepada dokter bila Anda sedang menyusui.
Konsultasi dengan dokter akan membantu Anda dalam mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko dari penggunaan obat ini.
Interaksi obat primakuin bisa mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius.
Jenis-jenis obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan karena bisa meningkatkan kemungkinan efek samping, termasuk:
Selain dari daftar tersebut, terdapat obat-obatan lain yang bisa berinteraksi dengan primakuin dan mungkin belum tercantum.
Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terkait semua produk yang sedang Anda gunakan, termasuk obat-obatan resep, nonresep, dan produk herbal.
Dokter mungkin menyarankan untuk mengurangi atau menghentikan dosis obat sementara sebelum ataupun setelah Anda mendapatkan obat antimalaria ini.
Disclaimer
Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.
Ditinjau secara medis oleh
Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.
Farmasi · Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita
Tanya Dokter
Punya pertanyaan kesehatan?
Silakan login atau daftar untuk bertanya pada para dokter/pakar kami mengenai masalah Anda.
Ayo daftar atau Masuk untuk ikut berkomentar