home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Bedakuilin fumarat (Bedaquiline fumarate)

Bedakuilin fumarat (Bedaquiline fumarate)

Bedakuilin fumarat (bedaquiline fumarate) adalah obat untuk mengatasi tuberkulosis (TBC) aktif. Obat ini digunakan bersama kombinasi obat-obatan lain dalam pengobatan antituberkulosis.

Golongan obat: anti-infeksi khusus, antituberkulosis

Merek dagang bedakuilin fumarat: Sirturo

Apa itu obat bedakuilin fumarat?

Bedakuilin fumarat adalah obat yang digunakan untuk mengobati tuberkulosis, terutama terhadap tuberkulosis resisten obat.

Obat ini digunakan bila obat antituberkulosis biasa seperti isoniazid dan rifampin tidak lagi bekerja.

TBC resisten obat awalnya berasal dari tuberkulosis biasa. Namun, bakteri TBC dapat menjadi kebal terhadap obat lini pertama akibat beberapa faktor.

Penggunaan obat yang tidak tepat atau kambuhnya TBC yang sebelumnya berhasil diobati merupakan beberapa faktor dari TBC resisten obat.

Bedaquiline fumarate termasuk dalam kelas obat yang disebut diarylquinoline.

Obat ini bekerja dengan menghambat pembentukan enzim adenosin trifosfat sintase (ATP sintase) pada Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab TBC.

Hal ini akan menghambat pertumbuhan dan mematikan M. tuberculosis. Akan tetapi, bedakuilin hanya dapat mengatasi infeksi bakteri dan tidak bisa mengobati infeksi virus, seperti pada pilek atau flu.

Sediaan dan dosis bedakuilin fumarat

Bedaquiline fumarat tersedia dalam bentuk tablet. Berikut dosis obat ini menurut kelompok usia.

Tuberkulosis (TBC) resisten obat

  • Dewasa: kombinasi dengan 3 jenis atau lebih obat antituberkulosis jika rejimen pengobatan yang efektif tidak bisa diberikan. Minggu 1–2 sebanyak 400 mg satu kali sehari; minggu 3–24 sebanyak 300 mg 3 kali seminggu (dengan jarak 48 jam antardosis).
  • Anak-anak 12–18 tahun dengan berat badan 30 kg atau lebih: dosis sama seperti orang dewasa. Rekomendasi pengobatan bisa bervariasi di tiap negara.

Aturan pakai bedakuilin fumarat

Aturan cara minum obat TBC dengan benar

Minumlah bedaquiline fumarate melalui mulut bersama makanan sesuai anjuran dokter dan keterangan pada kemasan obat.

Obat ini sebaiknya diminum satu tablet langsung, tapi Anda juga bisa membelah atau menghancurkannya.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, minumlah obat ini pada waktu yang sama. Jika Anda mengonsumsinya dalam jadwal mingguan, minumlah pada hari dan jam yang sama.

Tandai kalender Anda agar Anda tidak melewatkan dosisnya. Jika Anda melewatkan dosis obat selama dua minggu pertama, lanjutkan minum obat sesuai jadwal.

Pada tiga minggu setelahnya, jika Anda melewatkan 200 mg dosis, Anda harus mengonsumsi dosis yang terlewat tersebut sesegera mungkin.

Anda harus mengonsumsi bedakuilin dan obat TBC lainnya hingga tuntas. Lanjutkan penggunaan obat sesuai masa pakai yang tertera pada resep bahkan jika Anda merasa lebih baik.

Jangan menghentikan konsumsi obat tanpa anjuran dokter. Menghentikan dosis obat ini sebelum waktunya bisa menyebabkan bakteri menjadi kebal obat (resisten) dan makin sulit untuk ditangani.

Efek samping bedaquiline fumarate

mual muntah darah saat hamil

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), efek samping yang paling umum dari penggunaan bedakuilin antara lain:

  • mual dan muntah,
  • pusing,
  • sakit kepala,
  • ruam kulit,
  • nyeri dada,
  • nyeri otot atau sendi,
  • keluarnya darah saat batuk, serta
  • perubahan warna urine menjadi merah atau kecokelatan.

Tidak semua orang mengalami efek samping obat TBC. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan perhatian saat pakai bedakuilin fumarat

penyakit jantung sakit jantung

Sebelum menggunakan bedakuilin fumarat, beri tahu dokter bila Anda memiliki kondisi berikut.

  • Alergi terhadap bedakuilin atau bahan-bahan lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Memiliki riwayat penyakit hati, penyakit ginjal, atau gangguan pada jantung.
  • Pernah mengalami hipotiroidisme (kelenjar tiroid kurang aktif).
  • Kekurangan kalium atau magnesium.
  • Mengalami penyakit kuning (jaundice).

Jika Anda tidak dapat memastikan apakah Anda memiliki kondisi di atas, konsultasikan kepada dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Apakah bedakuilin fumarat aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Menurut kategori tingkat keamanan penggunaan obat pada ibu hamil oleh US FDA, bedaquiline termasuk ke dalam golongan B. Artinya, studi pada hewan tidak menunjukkan adanya risiko terhadap ibu atau janin.

Tidak diketahui apakah bedakuilin fumarat dapat masuk ke air susu ibu yang menyusui. Namun, studi terhadap tikus menunjukkan bahwa obat ini bisa bercampur dengan air susu induk.

Interaksi bedaquiline fumarate dengan obat lain

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Beberapa jenis obat yang berpotensi berinteraksi dengan bedakuilin antara lain:

  • rifampisin,
  • rifapentine,
  • rifabutin,
  • efavirenz, serta
  • obat-obatan untuk tekanan darah tinggi, depresi, gangguan kejiwaan, malaria, kanker, atau HIV.

Bedakuilin fumarat merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi TBC resisten obat.

Guna mengoptimalkan manfaat obat dan mencegah efek samping, pastikan Anda memberi tahu dokter atau apoteker mengenai riwayat medis Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Cek Produk BPOM – BPOM RI. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/81u7c3jn5nd7kb074cqt4cehp7/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/5/bedaquiline

Bedaquiline: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution | MIMS Indonesia. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/bedaquiline?mtype=generic

Fact Sheets | Treatment | Treatment of Multidrug-Resistant Tuberculosis: Bedaquiline | TB | CDC. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://www.cdc.gov/tb/publications/factsheets/treatment/bedaquiline.htm

Tuberculosis (TB) – Drug-Resistant TB. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://www.cdc.gov/tb/topic/drtb/default.htm

SIRTUROTM (bedaquiline) Tablets. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2013/204384s002lbl.pdf

Nagabushan, H., & Roopadevi, H. (2014). Bedaquiline: A novel antitubercular drug for multidrug-resistant tuberculosis. Journal Of Postgraduate Medicine, 60(3), 300. doi: 10.4103/0022-3859.138772

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.