home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Probenesid

Probenecid Obat Apa?|Dosis Probenecid|Efek samping Probenecid|Peringatan dan Perhatian Obat Probenecid|Interaksi Obat Probenecid|Overdosis Probenecid
Probenesid

Probenesid adalah obat yang digunakan untuk mencegah serangan pada penyakit asam urat atau gout. Artikel kali ini akan mengupas secara mendalam terkait cara kerja, dosis, serta aturan minum obat ini.

Golongan obat: Antipirai

Merek dagang: Probenid

Apa itu obat probenesid?

Probenesid atau probenecid adalah obat yang diresepkan untuk mengobati penyakit asam urat atau gout.

Umumnya, obat probenesid berfungsi untuk mencegah serangan pada penyakit asam urat. Artinya, obat ini kurang direkomendasikan untuk mengobati serangan asam urat yang sedang terjadi.

Penyakit asam urat adalah salah satu jenis peradangan sendi yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Pada kondisi normal, asam urat seharusnya dikeluarkan dari tubuh melalui feses dan urine.

Namun, asam urat yang tersisa secara berlebihan di dalam tubuh dapat membentuk kristal di area sendi. Ini menyebabkan terjadinya peradangan sendi dan memicu gejala serangan asam urat, seperti nyeri sendi, bengkak, dan kemerahan.

Probenesid tidak menyembuhkan penyakit asam urat, namun jika Anda mengonsumsinya selama beberapa bulan, obat ini akan membantu mencegah serangan asam urat.

Selain itu, obat ini juga menghindarkan Anda dari gangguan medis lain yang disebabkan oleh kadar asam urat tinggi dalam tubuh.

Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan kinerja ginjal dalam membuang asam urat dari tubuh. Terkadang, probenesid juga dikonsumsi bersamaan dengan antibiotik jenis tertentu agar kinerja antibiotik semakin meningkat.

Obat ini adalah obat keras yang masuk ke dalam golongan K. Obat dengan simbol K di kemasannya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Dosis probenesid

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berikut adalah dosis probenesid yang dianjurkan berdasarkan kondisi medis yang Anda alami.

Pengobatan asam urat atau membuang asam urat dari tubuh

  • Dewasa: 250 mg (setengah dari tablet 500 mg) sebanyak 2 kali sehari selama seminggu, kemudian dilanjutkan dengan 500 mg (satu tablet) sebanyak 2 kali sehari selama beberapa minggu. Setelah ini, dosis akan disesuaikan kembali berdasarkan kadar asam urat dalam darah atau urine Anda.
  • Anak-anak: Umumnya, anak-anak tidak membutuhkan obat ini untuk membuang kadar asam urat tinggi dalam tubuhnya. Namun, jika anak membutuhkan obat tersebut, dosis hanya boleh ditentukan oleh dokter.

Untuk membantu antibiotik bekerja lebih baik

  • Dewasa: Dosis probenesid tergantung pada gangguan medis yang perlu ditangani dengan antibiotik. Biasanya pasien hanya membutuhkan 1 dosis yang terdiri dari 2 tablet, atau 1 tablet sebanyak 4 kali sehari.
  • Anak-anak: Dosis hanya boleh ditentukan oleh dokter, tergantung pada berat badan serta kondisi kesehatan anak.

Aturan pakai probenesid

Probenesid adalah obat yang sebaiknya dikonsumsi setelah makan. Apabila Anda mengalami gangguan pencernaan setelah minum obat ini, Anda bisa minum antasida untuk mengatasinya.

Untuk pasien asam urat yang mengonsumsi obat ini, Anda mungkin akan tetap mengalami serangan asam urat selama beberapa waktu.

Namun, jika Anda terus mengonsumsi obat sesuai arahan dari dokter, serangan tersebut perlahan akan berkurang dan tidak sesakit biasanya. Serangan asam urat akan berhenti sepenuhnya setelah Anda mengonsumsi probenesid selama beberapa bulan.

Penting untuk diingat bahwa obat ini hanya membantu mencegah serangan asam urat, bukan untuk meringankan rasa sakit akibat serangan asam urat yang sedang berlangsung.

Obat ini dapat diminum bersamaan dengan obat lain yang diperuntukkan bagi pengobatan serangan asam urat, seperti alopurinol. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait konsumsi obat ini dengan obat-obatan lainnya.

Selama mengonsumsi obat ini, pastikan Anda banyak minum air setidaknya 10-12 gelas sehari. Pasalnya, konsumsi awal obat probenesid bisa memicu kenaikan asam urat untuk sementara pada ginjal. Hal ini berisiko memicu munculnya gangguan ginjal sehingga Anda perlu minum banyak air untuk mencegahnya.

Efek samping probenesid

Sama seperti obat-obatan pada umumnya, probenesid juga berisiko menimbulkan sejumlah efek samping. Di bawah ini sejumlah efek samping yang ditimbulkan seperti dikutip dari Mayo Clinic.

Umum

  • Sakit kepala,
  • nyeri, bengkak, atau kemerahan pada otot,
  • nafsu makan menurun, dan
  • mual dan muntah.

Jarang terjadi

  • Urine berdarah,
  • nyeri atau kesulitan buang air kecil,
  • sakit punggung belakang, dan
  • reaksi alergi (ruam kulit atau gatal-gatal).

Sangat jarang terjadi

  • Urine berwarna keruh,
  • batuk atau bersuara serak,
  • napas lebih cepat atau tidak teratur,
  • demam,
  • sakti di punggung atau tulang rusuk,
  • sariawan atau luka di bibir atau mulut,
  • jumlah urine menurun drastis, dan
  • pembengkakan di wajah, jari tangan, kaki, atau betis.

Kemungkinan ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda menyadari adanya efek samping yang tak menyenangkan setelah mengonsumsi probenesid, segera periksakan diri ke dokter.

Peringatan dan perhatian saat pakai obat probenesid

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat ini.

  • Diskusikan dengan dokter jika Anda alergi terhadap obat probenesid.
  • Beri tahu dokter mengenai riwayat medis Anda secara rinci, misalnya adanya gangguan medis tertentu seperti diabetes, batu ginjal, kelainan darah, atau penyakit ginjal lain.
  • Informasikan ke dokter apa saja obat-obatan dan suplemen yang sedang Anda konsumsi. Pasalnya, probenesid bisa saja memicu interaksi dengan obat-obatan lain yang sedang Anda gunakan.
  • Simpanlah obat di tempat yang kering dengan suhu ruangan atau di antara 20-25 derajat Celsius. Hindari menyimpan obat di tempat yang langsung terkena cahaya atai sinar matahari.
  • Obat ini tidak boleh dibuang di toilet, saluran pembuangan air, atau tempat sampah rumahan. Tanyakan pada apoteker bagaimana cara membuang obat yang sudah habis atau tidak terpakai.

Apakah obat probenesid aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Hingga saat ini, belum ada penelitian terkontrol yang dilakukan terhadap ibu hamil terkait keamanan obat ini. Namun, ada potensi risiko dan efek samping yang bisa memengaruhi perkembangan janin.

Apabila Anda sedang hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat ini.

Interaksi obat probenesid dengan obat lain

Obat ini kemungkinan dapat memicu interaksi jika dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu, seperti:

  • parasetamol,
  • methotrexate,
  • sulfonamide,
  • naproxen,
  • ketoprofen,
  • meclofenamate,
  • lorazepam,
  • rifampicin,
  • aciclovir,
  • ganciclovir,
  • zidovudine, dan
  • pyrazinamide.

Probenecid Obat Apa?

Untuk apa Probenecid?

Probenecid adalah obat yang digunakan untuk mencegah asam urat dan artritis asam urat. Obat ini tak bisa mengobati serangan asam urat yang parah dan mungkin malah bisa membuatnya makin parah. Probenecid tergolong ke dalam kelas obat bernama uricosurics. Ia menurunkan level uric acid dalam tubuh dengan cara membantu ginjal membuang uric acid. Saat level uric acid terlalu tinggi, kristal akan terbentuk di sendi, menyebabkan asam urat. Menurunkan level uric acid juga akan membantu ginjal Anda.

Probenecid biasanya digunakan dengan antibiotik penicilin (misalnya penicillin, ampicillin, nafcillin) untuk meningkatkan level darah antibiotik. Peningkatan ini akan membuat antibiotik bekerja lebih baik dalam mengobati infeksi tertentu. Probenecid bekerja dengan cara menurunkan kemampuan ginjal untuk membuang antibiotik dari dalam tubuh.

Probenecid tak boleh digunakan untuk anak-anak di bawah 2 tahun.

Bagaimana cara penggunaan Probenecid?

Untuk mencegah asam urat, minum obat ini lewat mulut, biasanya 2 kali sehari dengan makanan atau antasid untuk mengurangi sakit perut, atau sesuai saran dokter. Lebih baik diminum dengan segelas air setiap dosisnya, dan minimal 8 gelas sehari (masing-masing 8 ons) selama Anda mengonsumsi obat ini, untuk mencegah batu ginjal. Jika Anda sedang dalam pembatasan cairan, konsultasikan pada dokter untuk instruksi selanjutnya. Dokter juga mungkin akan menginstruksikan tentang bagaimana menurunkan keasaman urin Anda (misalnya dengan menghindari ascorbic acid/vitamin C dalam jumlah besar) untuk mencegah batu ginjal. Dokter juga mungkin akan meresepkan obat lain (misalnya sodium bicarbonate, citrate) untuk membuat urin Anda tak terlalu asam.

Dosis adalah berdasarkan kondisi dan respon Anda terhadap pengobatan. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk mengonsumsi dosis rendah terlebih dulu, kemudian menyesuaikan dosis berdasarkan level uric acid dan gejala asam urat Anda. Setelah gejalanya hilang selama beberapa bulan dan level uric acid Anda normal, dokter akan menurunkan dosis probenecid ke dosis efektif terendah. Ikuti instruksi dokter dengan saksama.

Jangan memulai Probenecid saat Anda mendapatkan serangan asam urat yang cukup parah. Tunggulah sampai serangan berakhir sebelum mengonsumsi obat ini. Anda mungkin akan mengalami peningkatan serangan asam urat selama beberapa bulan setelah memulai obat ini, sembari tubuh membuat kelebihan uric acid. Jika Anda mendapat serangan asam urat saat sedang dalam pengobatan probenecid, lanjutkan pengobatan bersama dengan obat untuk mengatasi rasa sakit asam urat. Probenecid bukanlah penghilang nyeri. Untuk menghilangkan nyeri asam urat, lanjutkan pengobatan Anda yang dikhususkan untuk mengatasi rasa sakit akibat asam urat (misalnya colchicine, ibuprofen, indomethacin) sesuai yang dianjurkan dokter. Jika Anda mengonsumsi obat ini untuk meningkatkan level antibiotik dalam tubuh, ikuti petunjuk dokter tentang kapan harus minum antibiotik dan kapan harus minum probenecid. Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari. Jangan berhenti menggunakan obat ini sebelum berkonsultasi dengan dokter. Beri tahu dokter jika kondisi Anda tak berubah atau malah memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan Probenecid?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Probenecid

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Probenecid untuk orang dewasa?

Dosis awal: 250 mg oral setiap 12 jam selama 1 minggu.

Perawatan: 500 mg oral setiap 12 jam.

Dosis dapat ditingkatkan bulanan secara 500 mg bertahap hingga level serum uric acid menjadi normal. Dosis harian maksimum tak boleh melebihi 2 gr.

Berhubung ada risiko serangan asam urat di awal pengobatan, direkomendasikan untuk mengonsumsi prophylactic colchicine atau obat antiradang nonsteroid selama 3-6 bulan pertama dalam pengobatan probenecid Anda. Selain itu, pasien juga harus minum sekitar 2 liter air per hari untuk mencegah terbentuknya batu asam urat.

Dosis Dewasa untuk Tambahan Terapi Antibiotik

1 g oral satu kali untuk pasien dalam pengobatan uncomplicated gonorrhea dengan ampicillin atau cefuroxime.

500 mg oral 4 kali sehari selama 10-14 hari untuk pasien dalam pengobatan neurosyphilis dengan penicillin G procaine.

Bagaimana dosis Probenecid untuk anak-anak?

2 – 14 tahun:

Dosis awal: 25 mg/kg oral sebagai dosis tunggal atau 0.7 g/m2 oral sebagai dosis tunggal untuk memperpanjang level penicillin.

Perawatan: 10 mg/kg/hari oral atau 1.2 g/m2/hari oral diberikan dalam dosis yang dibagi rata 4 kali sehari.

Dalam dosis apakah Probenecid tersedia?

Efek samping Probenecid

Efek samping apa yang dapat dialami karena Probenecid?

Mual, hilang napsu makan, pusing, muntah, sakit kepala, gusi sakit, atau kencing jadi sering dapat terjadi saat tubuh Anda menyesuaikan diri dengan obat ini. Jika salah satu efek samping ini memburuk atau tak hilang-hilang, segera beri tahu dokter.

Ingatlah bahwa dokter meresepkan obat ini karena ia sudah mempertimbangkan bahwa manfaat obat ini lebih tinggi dari risiko efek sampingnya. Banyak orang yang meminum obat ini tak memiliki efek samping serius.

Beri tahu dokter langsung jika efek samping yang serius tapi jarang ini terjadi pada Anda: nyeri punggung bawah, kencing sulit atau sakit, perubahan dalam jumlah atau warna urin.

Beri tahu dokter segera jika Anda mengalami efek samping yang sangat serius tapi jarang terjadi ini: mudah lebam/berdarah, tanda-tanda infeksi (demam, sakit tenggorokan), sakit perut parah, tinja pucat, lelah tanpa sebab, urin gelap, mata dan kulit menguning.

Reaksi alergi yang serius terhadap obat ini sangat jarang. Namun, cari bantuan medis segera jika Anda mengalami salah satu gejala alergi serius berikut ini, termasuk: ruam kulit, pembengkakan dan gatal-gatal (terutama di wajah/lidah/tenggorokan), pusing parah, sulit bernapas.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Probenecid

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Probenecid?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Probenecid sudah diteliti pada anak-anak usia 2-14 tahun untuk digunakan bersamaan dengan antibiotik. Hasilnya, tidak ada efek samping yang berbeda dengan yang mungkin muncul pada orang dewasa. Penelitian mengenai efek probenecid pada pasien dengan asam urat hanya dilakukan pada orang dewasa. Asam urat sangat jarang terjadi pada anak-anak.

Lansia

Banyak obat tak pernah diteliti secara khusus pada orang lanjut usia. Maka tidak diketahui apakah obat ini bekerja sama efektifnya seperti pada orang yang lebih muda. Tak ada informasi spesifik yang membandingkan penggunaan probenecid pada orang lanjut usia dengan pasien usia lain.

Apakah Probenecid aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko,
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C=Mungkin berisiko,
  • D=Ada bukti positif dari risiko,
  • X=Kontraindikasi,
  • N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Probenecid

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Probenecid?

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Ketorolac

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Citalopram
  • Deferiprone
  • Doripenem
  • Methotrexate
  • Pegloticase
  • Zalcitabine

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Amoxicillin
  • Aspirin
  • Bismuth Subsalicylate
  • Cefditoren Pivoxil
  • Cefotaxime
  • Cefpodoxime Proxetil
  • Cefprozil
  • Choline Magnesium Trisalicylate
  • Ciprofloxacin
  • Enprofylline
  • Ertapenem
  • Gatifloxacin
  • Lorazepam
  • Magnesium Salicylate
  • Meropenem
  • Norfloxacin
  • Phenprocoumon
  • Piretanide
  • Pralatrexate
  • Sodium Salicylate
  • Sodium Thiosalicylate
  • Zidovudine
  • Zomepirac

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Probenecid?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Probenecid?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Penyakit darah atau
  • Kanker yang dalam pengobatan antineoplastics (obat kanker) atau radiasi (x-rays) atau
  • Riwayat penyakit ginjal atau batu ginjal atau
  • Riwayat tukak lambung– Risiko efek samping mungkin meningkat.

Overdosis Probenecid

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Probenesid – PIO Nas. (n.d.). Retrieved November 25, 2021, from http://pionas.pom.go.id/monografi/probenesid 

Probenecid – MIMS. (2021). Retrieved November 25, 2021, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/probenecid?mtype=generic 

Probenecid – National Library of Medicine. (n.d.). Retrieved November 25, 2021, from https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Probenecid 

Probenecid (Oral Route) – Mayo Clinic. (2021). Retrieved November 25, 2021, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/probenecid-oral-route/before-using/drg-20065625 

Probenecid – MedlinePlus. (2021). Retrieved November 25, 2021, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682395.html 

Probenecid – Johns Hopkins Arthritis Center. (n.d.). Retrieved November 25, 2021, from https://www.hopkinsarthritis.org/patient-corner/drug-information/probenecid/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 20/12/2021
Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.