home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Efek Samping Cetirizine Jika Diminum Setiap Hari?

Apa Efek Samping Cetirizine Jika Diminum Setiap Hari?

Cetirizine adalah obat antihistamin non-resep yang digunakan untuk mengobati gejala alergi dan flu, seperti bersin, kulit gatal, mata berair, atau hidung meler. Seiring dengan efek obat yang diperlukan, cetirizine dapat menimbulkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meski tidak semua efek samping pasti terjadi, jika salah satu dari efek samping cetirizine jadi menetap atau makin meresahkan setelah Anda mengonsumsi obat, konsultasikan dengan dokter untuk info lebih lanjut.

Efek samping apa yang dapat dialami karena cetirizine?

Efek samping cetirizine yang ringan akibat penggunaan jangka pendek, mungkin termasuk:

  • Pusing
  • Kantuk
  • Perasaan lelah (kecapekan)
  • Mulut kering
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Mual
  • Sembelit
  • Sakit kepala
  • Insomnia (dilaporkan berdasarkan penggunaan tetap kombinasi dari hidroklorida-pseudoephedrine hidroklorida cetirizine)
  • Radang tenggorokan, sakit perut — umum pada anak usia 2-11 tahun

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami efek samping cetirizine yang lebih serius, seperti:

  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Tubuh melemah, bergetar tidak terkendali, atau sulit tidur (insomnia)
  • Tidak bisa beristirahat sama sekali, hiperaktif
  • Kebingungan
  • Masalah penglihatan
  • Lebih jarang atau sama sekali tidak buang air kecil

Overdosis obat akibat efek samping cetirizine jangka panjang

Jika Anda mencurigai Anda mengalami overdosis cetirizine, beri tahu dokter segera. Dokter Anda akan memutuskan apa langkah-langkah, jika ada, yang harus diambil.

Salah satu gejala overdosis obat adalah peningkatan intensitas dari efek samping yang Anda alami (dari uraian di atas). Efek samping overdosis lainnya, termasuk kebingungan, diare, pusing, kelelahan, sakit kepala, sakit, pupil mata melebar, gatal, kegelisahan, lemas seperti terbius, mengantuk, pingsan, denyut jantung yang cepat tidak normal, tremor, sulit bernapas, dan retensi urin.

Efek samping cetirizine dalam jangka panjang dipercaya dapat memperkuat kekebalan anak pada alergen baru

Sebuah studi kecil dari San Martino Hospital Italy, yang diterbitkan dalam jurnal European Annals of Allergy and Clinical Immunology, melaporkan bahwa terapi obat cetirizine yang dilakukan setiap hari selama tiga tahun dapat mengurangi gejala alergi, penggunaan obat alergi resep, dan pengembangan sensitivitas alergen baru pada anak-anak yang monosensitized (sensitif terhadap satu alergen saja).

Efek samping cetirizine dari penggunaan jangka panjang dilaporkan tidak memengaruhi perilaku atau proses belajar pada anak-anak yang memiliki eksim atopik.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Cetirizine 10 mg film-coated tablets https://www.drugs.com/uk/cetirizine-10mg-tablets-363.html accessed Jan 31 2017

Cetirizine Side Effects https://www.drugs.com/sfx/cetirizine-side-effects.html accessed Jan 31 2017

Ciprandi, G., Tosca, M., Passalacqua, G., & Canonica, G. (2001). Long-term cetirizine treatment reduces allergic symptoms and drug prescriptions in children with mite allergy. Annals of Allergy, Asthma & Immunology, 87(3), 222-226. doi:10.1016/s1081-1206(10)62230-2 accessed Jan 31 2017

Stevenson, J., Cornah, D., Evrard, P., Vanderheyden, V., Billard, C., Bax, M., & Hout, A. V. (2002). Long-Term Evaluation of the Impact of the H1-Receptor Antagonist Cetirizine on the Behavioral, Cognitive, and Psychomotor Development of Very Young Children with Atopic Dermatitis. Pediatric Research, 52(2), 251-257. doi:10.1203/00006450-200208000-00018 accessed Jan 31 2017

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 31/01/2017
x