home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mefinal

Kegunaan Mefinal|Dosis Mefinal|Efek Samping Mefinal|Pencegahan dan Peringatan|Interaksi Obat|Overdosis
Mefinal

Kegunaan Mefinal

Mefinal obat apa?

Mefinal, atau Mefinal 500 mg, adalah merek obat untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang yang mengandung asam mefenamat.

Mefinal 500 mg berfungsi untuk mengobati sakit gigi, nyeri sendi, sakit kepala, nyeri haid, dan menurunkan demam. Obat ini termasuk dalam kelompok nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Bagaimana aturan minum obat Mefinal?

Mefinal biasanya diminum 3-4 kali sehari dengan segelas air mineral atau sesuai yang diresepkan dokter. Jangan berbaring setidaknya selama 10 menit setelah mengonsumsi obat ini.

Jika terjadi gangguan pada perut, minumlah bersamaan atau setelah makan. Anda juga dapat minum susu.

Jangan mengonsumsi obat ini bersamaan dengan antasid kecuali dokter menyarankan demikian. Antasid tertentu kemungkinan dapat mengubah jumlah obat yang diserap oleh tubuh.

Dosis diberikan berdasarkan kondisi Anda dan bagaimana tubuh merespons pengobatan. Untuk mengurangi risiko perdarahan pada perut dan efek samping lainnya, minum obat ini pada dosis terendah untuk waktu yang singkat.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk mengatasi nyeri haid, minumlah dosis pertama segera setelah menstruasi atau ketika rasa sakit tiba. Biasanya, Anda hanya perlu untuk mengonsumsi selama 2 atau 3 hari pertama saat datang bulan.

Beri tahu dokter jika rasa sakit Anda tidak berkurang atau semakin parah. Informasikan juga jika Anda memiliki gejala baru lainnya.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Mefinal

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Mefinal untuk orang dewasa?

Untuk orang dewasa, dosis Mefinal adalah satu tablet untuk 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan.

Bagaimana dosis Mefinal untuk anak-anak?

Dosis obat Mefinal untuk anak-anak belum ditentukan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk pengggunaan dan keamanan obat ini lebih lanjut.

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Mefinal tersedia dalam sediaan kapsul atau tablet 500 mg.

Efek Samping Mefinal

Apa efek samping Mefinal?

Efek samping Mefinal yang tidak serius tapi kadang terjadi, antara lain adalah:

  • Mual, mulas atau sakit perut, diare, sembelit, kembung
  • Pusing, sakit kepala, gugup
  • Kulit terasa gatal atau terdapat ruam
  • Mulut kering
  • Berkeringat, ingusan
  • Pandangan kabur
  • Dengung di telinga

Berhenti mengonsumsi obat ini dan cari pertolongan medis atau hubungi dokter Anda ketika memiliki efek samping serius, seperti:

  • Nyeri dada, lelah, napas pendek, kurang jelas berbicara, bermasalah dengan penglihatan atau keseimbangan
  • Tinja berwarna hitam, berdarah, batuk berdarah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Jarang buang air kecil atau tidak sama sekali
  • Nyeri, panas, atau berdarah saat buang air kecil
  • Mual, sakit pada perut, demam, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, feses berwarna seperti tanah liat, sakit kuning (menguning pada kulit dan mata)
  • Demam, sakit tenggorokan, serta sakit kepala, kulit melepuh, mengelupas, dan terdapat ruam merah pada kulit
  • Memar, kesemutan parah, mati rasa, otot terasa lemah

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan dan Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum pakai obat Mefinal?

Beri tahu dokter dan apoteker Anda jika Anda alergi terhadap asam mefenamat, aspirin, atau NSAID lainnya. Tanyakan pada apoteker Anda daftar bahan tidak aktif.

Beri tahu dokter jika Anda mengalami atau pernah mengalami kondisi seperti: asma, terutama jika Anda sering merasakan hidung tersumbat atau ingusan atau nasal polip (pembengkakan pada bagian dalam hidung); pembengkakan pada tangan, kaki, pergelangan kaki, dan kaki bagian bawah (retensi cairan); penyakit hati atau ginjal

Beri tahu dokter jika Anda hamil, khusunya jika Anda berada pada bulan terakhir kehamilan, Anda berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil ketika menggunakan Mefinal, segera hubungi dokter

Jika Anda akan operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda sedang dalam penggunaan Mefinal.

Apakah Mefinal aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Mefinal untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan manfaat dan risikonya sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan BPOM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Tidak diketahui apakah obat ini bisa terserap ke dalam ASI atau apakah membahayakan bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter Anda jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Apakah Mefinal bisa berinteraksi dengan obat lainnya?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker.

Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter.

Berikut adalah obat-obatan yang berpotensi menimbulkan interaksi dengan Mefinal yang sedang Anda konsumsi:

1. Obat diuretik

Tingkat keberhasilan obat diuretik dapat berkurang apabila dikonsumsi bersamaan dengan Mefinal. Beberapa contoh obat diuretik adalah:

  • chlorthalidone
  • torsemide
  • bumetanide

2. Obat pengencer darah (antikoagulan)

Anda juga sebaiknya menghindari konsumsi obat pengencer darah atau antikoagulan selama menjalani pengobatan dengan Mefinal.

3. Obat antihipertensi

Mengonsumsi obat antihipertensi bersamaan dengan Mefinal justru mengurangi efek penurun tekanan darah. Contoh-contoh obat yang termasuk dalam antihipertensi meliputi:

  • angiotensin receptor blocker, seperti valsartan, candesartan, atau losartan
  • angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor, seperti captopril, lisinopril, enalapril
  • beta-blocker, seperti metoprolol, atenolol, timolol

4. Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) dan antidepresan lainnya

Obat yang memengaruhi serotonin di dalam tubuh, atau SSRI, juga menimbulkan interaksi dengan Mefinal karena berpotensi menyebabkan pendarahan lambung serius. Berikut adalah obat SSRI yang sebaiknya dihindari:

  • citalopram (Celexa)
  • fluoxetine (Prozac, Sarafem, Symbyax)
  • sertraline (Zoloft)
  • duloxetine (Cymbalta)
  • escitalopram (Lexapro)
  • fluvoxamine (Luvox)
  • paroxetine (Paxil)
  • venlafaxine (Effexor)

Mengonsumsi salah satu obat ini bersamaan dengan Mefinal dapat menyebabkan memar atau mudah berdarah.

5. Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID)

Meskipun Mefinal termasuk dalam kategori obat NSAID, Anda sebaiknya tidak menggabungkan kandungan asam mefenamat di dalam Mefinal dengan obat NSAID lainnya.

Hal ini dikarenakan asam mefenamat yang dikombinasikan dengan obat-obatan NSAID meningkatkan risiko terjadinya pendarahan dan luka di lambung Anda. Berikut adalah contoh obat NSAID:

  • aspirin
  • ibuprofen
  • naproxen (Aleve, Naprosyn)
  • diclofenac (Voltaren)
  • etodolac (Lodine)
  • fenoprofen (Nalfon)
  • flurbiprofen (Ansaid)
  • indomethacin (Indocin)
  • ketoprofen (Orudis)
  • ketorolac (Toradol)
  • meclofenamate (Meclomen)
  • meloxicam (Mobic)
  • nabumetone (Relafen)
  • piroxicam (Feldene)

6. Obat-obatan lainnya

Obat-obatan lain juga dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat apabila dikonsumsi bersamaan dengan Mefinal:

  • cyclosporine (Gengraf, Neoral, Sandimmune)
  • lithium (Eskalith, Lithobid)
  • methotrexate (Rheumatrex, Trexall)
  • steroid (prednisone)
  • lovastatin (Mevacor)
  • ritonavir (Norvir)
  • sulfamethoxazole
  • sulfinpyrazone (Anturane)
  • trimethoprim (Proloprim)
  • zafirlukast (Accolate)

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh diminum bersamaan dengan makan atau mengonsumsi makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat memengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Menurut situs Drugs.com, berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang mungkin dapat menimbulkan interaksi dengan Mefinal:

1. Edema (retensi cairan atau pembengkakan pada tubuh)

Kandungan asam mefenamat dalam Mefinal berpotensi menimbulkan interaksi pada pasien yang memiliki kondisi retensi cairan atau edema. Beberapa penyakit yang berkaitan dengan kondisi ini adalah hipertensi dan gagal jantung.

Oleh karena itu, penderita edema yang mengonsumsi obat-obatan NSAID, termasuk Mefinal, harus mendapatkan pengawasan lebih ketat selama masa pengobatan.

2. Penyakit hati (liver)

Mefinal ermasuk dalam obat yang berpotensi memicu terjadinya hepatotoksisitas, kondisi di mana terjadinya masalah atau kerusakan pada hati.

Oleh karena itu, obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien dengan masalah atau penyakit hati.

3. Penyakit ginjal

Pasien penyakit ginjal juga tidak dianjurkan untuk mengonsumsi Mefinal. Kandungan asam mefenamat dalam Mefinal berpotensi meningkatkan kadar kreatinin. Jumlah kreatinin yang berlebihan dapat memicu terjadinya gagal ginjal.

4. Penyakit jantung dan pembuluh darah

Obat Mefinal juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien yang menderita masalah jantung dan pembuluh darah, seperti penyakit jantung iskemik, infark miokard, stroke, gagal janung kongestif, atau penyakit pembuluh darah lainnya.

5. Asma

Sekitar 10% pasien asma kemungkinan memiliki kondisi sensitif terhadap obat-obatan NSAID, termasuk Mefinal. Pasien asma yang mengonsumsi asam mefenamat berpotensi mengalami beberapa efek samping seperti bronkospasme (kejang) dan reaksi anafilaktik yang parah.

6. Masalah pencernaan

Orang-orang dengan masalah pencernaan, seperti tukak lambung atau radang usus, sebaiknya menghindari konsumsi obat NSAID, termasuk Mefinal.

Hal ini disebabkan karena obat ini berisiko memperparah masalah pencernaan yang sudah ada.

7. Hipertensi

Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi juga harus menghindari obat Mefinal karena berisiko memperburuk kondisi hipertensi yang sudah ada sebelumnya.

8. Anemia

Penderita anemia tidak disarankan mengonsumsi Mefinal agar terhindar dari risiko pendarahan di dalam tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mefenamic Acid Tablets 500 mg – Drugs.com. (2012). Retrieved February 13, 2020, from https://www.drugs.com/uk/mefenamic-acid-tablets-500mg-leaflet.html

Mefenamic Acid Disease Interactions – Drugs.com. (n.d.). Retrieved February 13, 2020, from https://www.drugs.com/disease-interactions/mefenamic-acid.html#platelet_aggregation_inhibition

Mefenamic Acid – WebMD. (n.d.). Retrieved February 13, 2020, from https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11586/mefenamic-acid-oral/details

Mefenamic Acid – MIMS Indonesia. (n.d.). Retrieved February 13, 2020, from http://mims.com/indonesia/drug/info/mefenamic%20acid?mtype=generic

Carter, A. (2019). Mefenamic Acid, Oral Capsule – Healthline. Retrieved February 13, 2020, from https://www.healthline.com/health/mefenamic-acid-oral-capsule#about

Ponstel, mefenamic acid – RxList. (2017). Retrieved February 13, 2020, from https://www.rxlist.com/ponstel-side-effects-drug-center.htm

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 31/01/2019
x