home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Jenis Obat yang Bisa Bikin Badan Jadi Gemuk

5 Jenis Obat yang Bisa Bikin Badan Jadi Gemuk

Kaget saat melihat angka timbangan berat badan yang ternyata naik jauh berbeda dari sebelumya? Jika Anda sedang minum obat-obatan rutin, bisa jadi obat tersebut penyebab utama berat badan Anda naik.

Menurut ahli dari Well Cornel Medical College, Louis Aronne MD, sebanyak 10-15% orang yang gemuk diakibatkan oleh konsumsi dari suatu obat. Berbagai obat yang membuat Anda mengalami berat badan mempunyai efek samping masing-masing, yang secara tidak langsung menaikkan timbangan badan Anda. Lalu apa saja obat yang bisa bikin gemuk? Apakah semua obat bisa bikin gemuk?

Obat antidepresan

Berbagai macam obat antidepresan bisa membuat berat badan Anda meningkat. Beberapa contoh dari obat antidepresan tersebut adalah:

Obat antidepresan ini diandalkan untuk mengurangi gejala depresi dengan cara meningkatkan hormon serotonin pada penderita. Hormon serotonin sendiri lebih dikenal sebagai hormon ketenangan dan kebahagiaan karena merangsang perasaan tersebut muncul. Diketahui dari sebuah jurnal Cleveland Clinic Journal of Medicine, jenis obat antidepresan seperti selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) memang meningkatkan peluang kenaikan berat badan pada seseorang.

Apabila Anda mengonsumsi obat-obatan yang telah disebutkan sebelumnya dan mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan, segera periksakan diri dan diskusikan hal tersebut pada dokter Anda.

Obat mood stabilizer

Jenis obat yang bisa bikin gemuk lainnya adalah obat moood stabilizer. Obat ini diberikan untuk penderita gangguan bipolar serta schizophrenia dan memberikan efek langsung pada fungsi otak dan metabolisme Anda. Dilansir dari WebMD, obat moood stabilizer mampu meningkatkan nafsu makan dan bisa membuat berat badan Anda naik sebanyak 5 kg dalam kurun waktu 10 bulan penggunaan obat. Obat moood stabilizer yang ada di pasaran yaitu:

Obat khusus diabetes

Seseorang yang mengalami diabetes, pasti diberikan berbagai obat-obatan khusus agar kada gula darahnya terkendali dengan baik. Beberapa contoh obat diabetes yang bisa bikin gemuk, yaitu:

  • glimepiride (Amaryl)
  • glipizide (Glucotrol)
  • glyburide (Diabeta, Micronase)
  • insulin
  • nateglinide (Starlix)
  • pioglitazone (Actos)
  • repaglinide (Prandin)

Masing-masing obat diabetes memiliki cara kerjanya masing-masing untuk mengendalikan kadar gula darah tetap normal. beberapa dari obat tersebut membuat insulin penderita menjadi lebih sensitif, sedangkan yang lainnya menyebabkan peningkatan produksi insulin dalam tubuh setelah waktu makan.

Sebenarnya, hal yang normal jika Anda mengalami kenaikan berat badan saat pertama kali meminum obat-obatan tersebut. Namun apabila berat badan terus menerus bertambah, maka hal ini bisa disebabkan oleh obat diabetes yang Anda konsumsi.

Obat kortikosteroid

Obat kortikosteroid digunakan untuk meredakan rasa nyeri serta peradangan yang terjadi pada tubuh. Jenis obat ini tersedia di dalam berbagai bentuk, seperti krim yang bisa Anda oleskan ke bagian kulit yang meradang, berbentuk gas agar bisa dihirup, ataupun tablet dan pil yang bisa ditelan melalui mulut. Contoh dari obat kortikosteroid yang membuat Anda berisiko mengalami kegemukan adalah:

Penggunaan obat-obatan tersebut ternyata dapat meningkatkan nafsu makan seseorang. Nafsu makan yang tidak terkendali mengkibatkan kenaikan berat badan yang signifikan dan akhirnya kegemukan pun terjadi. Selain itu, metabolisme bisa menjadi lebih lambat jika mengonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama.

Obat penghilang migrain dan kejang

Obat jenis ini bisa bikin gemuk karena mempengaruhi hormon yang mengontrol rasa lapar dan kenyang di dalam tubuh. Obat penghilang migrain dan kejang seperti amitriptyline (Elavil), nortriptyline (Aventyl, Pamelor), valproic acid (Depacon, Depakote, Stavzor) mampu meningkatkan nafsu makan dan menurunkan metabolisme. Hal ini bahkan telah dibuktikan dalam sebuah studi yang dilakukan pada pasien epilepsi pada tahun 2007. Hasil studi tersebut menemukan bahwa sebanyak 44% wanita dan 24% pria mengalami kenaikan berat badan hingga 5 kg akibat penggunaan Depakote selama satu tahun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Davis, K. (2013). Pills That Make You Gain Weight Fast. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/257626-pills-that-make-you-gain-weight-fast/  [Accessed 8 Mar. 2017].

Health.com. (2017). 13 Drugs That Can Make You Gain Weight. [online] Available at: http://www.health.com/health/gallery/0,,20545602,00.html#depakote-valproic-acid–0  [Accessed 8 Mar. 2017].

WebMD. (2017). Is My Medicine Making Me Gain Weight?. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/diet/obesity/features/medication-weight-gain#1  [Accessed 8 Mar. 2017].

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 16/03/2017
x