backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Nystatin

Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm. · Farmasi · Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 07/09/2023

Nystatin

Nystatin adalah obat antijamur yang berfungsi mengatasi infeksi jamur. Obat ini bersifat keras sehingga hanya bisa didapat dengan resep dokter.

Golongan obat: antijamur

Merek dagang: Candistin, Nymiko, Nystin, Mycostatin, Myco-Z, Ronastin, dan Enystin

Apa itu nystatin?

Nystatin (nistatin) adalah obat untuk mengobati beberapa penyakit akibat infeksi jamur pada vagina, kulit, mulut, jaringan mukosa, dan lapisan lambung serta usus.

Obat ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan jamur. Nistatin terdapat dalam beberapa sediaan, yakni:

  • suspensi minum,
  • salep oles,
  • tablet vagina, dan
  • tablet minum.

Obat yang diminum (oral) digunakan untuk mengobati infeksi jamur mulut, usus, atau lambung. Tidak hanya mengobati infeksi, nistatin juga digunakan untuk mencegah kembalinya infeksi jamur.

Nystatin yang dikonsumsi secara oral tidak diserap ke dalam aliran darah dan tidak mengobati infeksi pada kulit atau bagian tubuh lainnya. Infeksi jamur pada kulit diobati dengan sediaan salep.

Dosis nystatin

apa itu nystatin

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dosis nystatin suspensi adalah 100.000 IU dalam kemasan sebesar 12 ml, 15 ml, dan 30 ml.

Sementara itu, satu tablet mengandung nystatin sebesar 500.000 IU. Sediaan tablet untuk infeksi kulit vagina mengandung nystatin sebesar 100.000 IU. 

Inilah dosis yang digunakan berdasarkan sediaan dan keluhan yang muncul.

Kandidiasis oral dosis dewasa

Untuk masalah kandidiasis ini, konsumsi sediaan suspensi dengan dosis 1 ml sebesar 100.000 IU sebanyak empat kali sehari.

Dosis 400.000–600.000 IU bisa diberikan sebanyak empat kali sehari jika diperlukan. 

Pengobatan biasanya dilakukan selama 7–14 hari. Setelah sembuh, tetap berikan obat setidaknya selama 48 jam agar mencegah kekambuhan.

Kandidiasis oral dosis anak-anak

Untuk bayi, obat nistatin suspensi bisa diberikan sebanyak tiga sampai dengan empat kali sehari dengan dosis 100.000 IU.

Jika dibutuhkan, dosis bisa ditingkatkan hingga 200.000 IU sebanyak empat kali sehari. 

Untuk mencegah timbulnya infeksi kembali pada bayi yang lahir dari ibu dengan kandidiasis vagina, berikan sebanyak 100.000 IU sekali sehari.

Kandidiasis usus dan lambung dosis dewasa

Berikan obat suspensi dengan dosis 500.000 IU atau 5 ml sebanyak empat kali sehari. Obat tablet bisa diberikan sebanyak 500.000–1.000.000 IU atau satu sampai dengan dua butir sebanyak tiga hingga empat kali sehari.

Untuk pencegahan, konsumsi obat suspensi atau tablet sebanyak 1.000.000 IU setiap hari. Lanjutkan pengobatan setidaknya 48 jam setelah penyembuhan agar tidak kambuh.

Kandidiasis usus dan lambung dosis anak dan bayi

Pemberian suspensi sebesar 100.000 IU sebanyak empat kali sehari. 

Infeksi jamur pada kulit atau jaringan mukosa

  • Dewasa: oleskan salep ke daerah yang terinfeksi sebanyak dua kali sehari pada jam yang sama sampai penyembuhan selesai.

Kandidiasis vulvovaginal

  • Dewasa: gunakan obat dengan dosis sebesar 100.000–200.000 IU atau satu sampai dengan dua butir tablet vagina sebelum tidur selama 14 hari berturut-turut atau lebih lama.

Aturan pakai nystatin

Untuk obat sediaan suspensi, kocok dengan merata sebelum dikonsumsi. 

Jika Anda mengalami infeksi jamur pada mulut, letakkan setengah dosis suspensi di setiap sisi mulut, lalu tahan selama mungkin sebelum ditelan.

Hindari makan selama 5-10 menit setelah menggunakan obat ini. Bila Anda mengonsumsi obat tablet, minumlah bersama segelas air.

Apabila Anda menggunakan nystatin salep, pastikan Anda mencuci tangan terlebih dahulu. Bersihkan pula area yang akan diolesi salep. Keluarkan salep dalam jumlah yang sesuai dengan petunjuk atau resep dari dokter.

Tetap ikuti arahan resep dari dokter. Hindari melebihkan dosis untuk menghindari overdosis. Tetap lanjutkan pengobatan hingga dokter menghentikannya.

Efek samping nystatin

Efek samping nystatin

Beberapa efek samping yang bisa muncul, yakni:

  • mual atau sakit perut
  • muntah,
  • diare, dan
  • kulit terbakar setelah dioles salep.

Beberapa efek samping bisa menjadi serius, seperti reaksi alergi berat atau anafilaksis. Hentikan penggunaan nystatin jika mengalami salah satu gejala di bawah ini, yakni:

  • iritasi atau mulut terbakar,
  • ruam atau gatal-gatal, dan
  • sulit bernapas atau menelan.

Peringatan dan perhatian saat pakai nystatin

Jangan gunakan obat ini bila Anda sensitif terhadap nistatin atau bahan-bahan lain yang terkandung di dalamnya.

Obat suspensi biasanya mengandung sukrosa. Pasien dengan intoleransi sukrosa tidak disarankan mengonsumsi obat ini. Pasien diabetes melitus juga harus mempertimbangkan obat ini.

Obat suspensi juga mengandung natrium 1 ml per dosis. Jadi, orang dengan diet natrium terkontrol harus mempertimbangkan konsumsi obat ini.

Meskipun jarang, obat ini mengandung natrium metabisulphite yang bisa menimbulkan reaksi hipersensitivitas berat dan bronkospasme atau otot-otot melapisi bronkus yang mengencang.

Kandungan propil p-hidroksi benzoat dan metil p-hidroksi benzoat juga bisa menimbulkan reaksi alergi (kemungkinan reaksinya tertunda).

Apakah obat nystatin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Mengutip Electronic Medicines Compendium, belum ada penelitian terkait nystatin dan ibu hamil hingga saat ini. Tidak diketahui apakah obat ini bisa membahayakan janin atau memengaruhi kapasitas reproduksi wanita. 

Obat ini hanya diresepkan selama kehamilan hanya jika manfaat yang didapatkan lebih besar daripada kemungkinan risikonya.

Pada ibu menyusui, penyerapan nystatin ke dalam ASI juga belum diketahui. Meskipun penyerapan di saluran pencernaan tidak signifikan, pemberian resep obat ini tetap harus hati-hati.

Interaksi obat nystatin dengan obat lain

Hingga saat ini, belum ada studi lebih lanjut tentang interaksi obat nystatin dengan obat lainnya.

Nystatin adalah obat antijamur yang bisa dikonsumsi melalui mulut, dioles ke kulit, atau diletakkan ke dalam vagina. Obat ini hanya bisa didapat dengan resep dokter.

Jika efek samping dari penggunaan antijamur ini berlanjut, segera hubungi dokter.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.

Farmasi · Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 07/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan