home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Kortikosteroid adalah salah satu golongan obat yang sangat sering digunakan, berfungsi sebagai anti peradangan dan sering disebut sebagai “obat dewa” karena kemampuannya untuk mengobati berbagai gejala penyakit. Beberapa nama kortikosteroid yang sering kita temukan adalah prednison, metilprednisolon, dexamethason, hidrokortison, betametason, triamsinolon dan lainnya. Walaupun terbukti ampuh untuk meredakan banyak keluhan seperti kulit bengkak, gatal-gatal, kemerahan, flu, pegal-pegal serta penyakit alergi, pemakaian yang berlebihan dari kortikosteroid justru dapat menyebabkan efek samping yang tidak baik untuk kesehatan.

Apa itu kortikosteroid?

Kortikosteroid adalah sekumpulan hormon yang diproduksi oleh tubuh manusia melalui kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal. Hormon ini berfungsi dalam pengaturan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, regulasi cairan tubuh, sistem pertahanan tubuh, dan pembentukan tulang.

Apa fungsi obat kortikosteroid?

Kortikosteroid digunakan untuk gangguan produksi hormon oleh kelenjar adrenal yang mengakibatkan tubuh kekurangan hormon steroid. Kondisi lain yang sering diobati dengan kortikosteroid antara lain adalah penyakit alergi seperti asma, urtikaria konjungtivitis alergi dan lainnya, penyakit autoimun, peradangan sistemik, transplantasi, pembengkakan otak, dan masih banyak lagi.

Apa efek samping obat kortikosteroid?

Penggunaan kortikosteroid pada pasien harus dipertimbangkan dengan baik, dikarenakan efek sampingnya yang luas. Timbulnya efek samping dipengaruhi banyak hal, penggunaan lebih dari 2 minggu dapat menyebabkan timbul efek samping yang serius. Kortikosteroid potensi kuat dengan dosis tinggi lebih sering menyebabkan efek samping. Efek samping yang timbul tergantung daripada bagaimana penggunaannya, karena penggunaan secara sistemik umumnya menyebabkan efek samping yang lebih besar.

Kortikosteroid sistemik

Sediaan kortikosteroid sistemik biasanya berbentuk tablet atau injeksi ke dalam pembuluh darah. Efek samping yang bisa timbul adalah :

  • Hipertensi
  • Peningkatan gula darah, diabetes
  • Tukak lambung
  • Perdarahan saluran cerna
  • Penyembuhan luka yang lama dan abnormal
  • Kekurangan kalium
  • Osteoporosis
  • Mudah terkena infeksi
  • Gangguan emosi
  • Insomnia
  • Peningkatan nafsu makan
  • Glaukoma
  • Otot yang melemah
  • Penipisan kulit

Kortikosteroid lokal

Sediaan kortikosteroid lokal bisa bermacam-macam, termasuk injeksi, inhalasi, dan salep.

Efek samping kortikosteroid injeksi

  • Nyeri dan pembengkakan pada otot atau sendi yang disuntik
  • Kelemahan otot dan tendon
  • Infeksi
  • Penipisan kulit

Efek samping kortikosteroid inhalasi

  • Sariawan di mulut atau tenggorokan
  • Mimisan ringan
  • Suara serak atau kesulitan berbicara
  • Batuk
  • Jamur di rongga mulut
  • Peningkatan risiko infeksi pneumonia pada pasien penyakit paru obstruktif kronik

Efek samping kortikosteroid salep

  • Penipisan kulit
  • Warna kulit menjadi lebih pucat
  • Peningkatan risiko infeksi kulit
  • Menghambat penyembuhan luka

Pada kasus yang lebih berat, penggunaan kortikosteroid dosis tinggi dapat menyebabkan sindrom Cushing, yang ditandai oleh:

  • Obesitas
  • Hipertensi
  • Mudah lelah
  • Striae abdomen, garis berwarna ungu di perut
  • Pembengkakan
  • Penumpukan lemak di wajah (moon face) dan di belikat (buffalo hump)
  • Hirsutisme, pertumbuhan rambut di tempat yang tidak umum pada wanita
  • Gangguan menstruasi pada wanita

Bagaimana penggunaan kortikosteroid yang aman?

Oleh karena berbagai efek samping di atas, penggunaan kortikosteroid haru sesuai dengan petunjuk dokter, baik berapa dosisnya, berapa kali minum dalam sehari, dan untuk diminum berapa harinya. Masyarakat tidak disarankan untuk mengonsumsi atau menambah-kurangi dosis obat ini tanpa petunjuk dokter. Untuk mengurangi efek samping kortikosteroid, pasien dapat mengikuti tips berikut:

  • Jangan meminum kortikosteroid saat lambung kosong, untuk mengurangi efek samping terhadap sistem pencernaan
  • Gunakan spacer pada kortikosteroid inhalasi, untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi jamur di rongga mulut
  • Lakukan penyuntikan di tempat berbeda, maksimal penyuntikan kortikosteroid di tempat yang sama yaitu tiga kali
  • Pada daerah kulit yang tipis atau lipatan, gunakalah steroid dengan potensi lemah
  • Hati-hati pada penggunaan sekitar mata, karena dapat menyebabkan glaukoma atau katarak

Jangan hentikan pengobatan mendadak. Pada penggunaan jangka panjang, dokter biasanya melakukan “tappering off” saat akan menghentikan pengobatan, yaitu dengan cara dosis obat diturunkan perlahan-lahan baru kemudian dihentikan. Penghentian mendadak kortikosteroid dapat menyebabkan sindrom Addison.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
  1. Piliang, Sjafil. Bahri, Chairul. Hormon Steroid dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jlid III Edisi V. Jakarta : Interna Publishing. 2009
  2. Katzung, Betram G. Basic and Clinical Phamacology 10th edition. San Fransisco : The McGraw-Hill. 2006.
  3. Corticosteroids. http://www.nhs.uk/Conditions/Corticosteroid-%28drugs%29/Pages/Introduction.aspx Accessed on May 23, 2016
Foto Penulis
Ditulis oleh dr. Angga Maulana
Tanggal diperbarui 28/07/2020
x