Tetracaine

Tetracaine

Obat bius atau anestesi diperlukan untuk membantu meredakan nyeri yang mungkin timbul selama prosedur medis tertentu. Salah satu jenis obat bius yang dapat digunakan yaitu tetracaine. Obat ini tersedia dalam beberapa bentuk sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.

Golongan obat: Anestesi

Merek obat: Pantocain, Tetracaine HCL, Pantocain 0,5%, Pantocain 2%, Pantocain 1%, Ximex Tetrium 0,5%, Litramed

Apa itu tetracaine?

Tetracaine atau tetrakain adalah obat untuk mematikan rasa (kebas) selama persalinan, operasi, atau prosedur medis tertentu. Cara kerjanya yaitu dengan memblokir sinyal saraf dalam tubuh Anda.

Obat ini merupakan obat bius atau anestesi lokal yang tersedia dalam bentuk suntik, salep, dan tetes mata.

Tetracaine suntik diberikan sebagai suntikan epidural ke dalam tulang belakang untuk menghasilkan sensasi mati rasa. Obat jenis ini umumnya digunakan sebelum prosedur yang dilakukan selama 2—3 jam.

Untuk tetracaine salep, obat ini dapat digunakan untuk meredakan nyeri akibat iritasi pada kulit, seperti sengatan matahari (sunburn) dan ruam ringan.

Sementara itu, tetracaine tetes mata digunakan untuk membuat mata mati rasa sebelum dilakukan operasi, pemeriksaan, atau prosedur lainnya. Obat ini berfungsi mencegah timbulnya rasa nyeri selama prosedur dilakukan.

Dosis tetracaine

Tetracaine tersedia dalam bentuk larutan injeksi 1%, tetes mata 0,5% dan 1%, serta salep 4%.

1. Dosis obat Tetracaine untuk dewasa

Tetes mata

Larutan tetes mata tetrakain 0,5% atau 1%: Teteskan 1 tetes ke mata sesuai kebutuhan. Dosis dapat bervariasi tergantung pada jenis prosedur dan masing-masing produk.

Salep untuk anestesi lokal sebelum pungsi vena atau kanulasi vena

Salep 4%: Oleskan hingga sekitar 5 g (5 tabung) ke tengah tempat yang akan dibius lalu tutup dengan pembalut oklusif. Dosis dapat dioleskan di bagian tubuh terpisah pada satu waktu.

Lepaskan gel dan pembalut setelah 30 menit (untuk vena puncture) atau 45 menit (untuk kanulasi vena) dan siapkan tempat tersebut dengan tisu antiseptik seperti biasa.

Penggunaan dapat diulang setelah minimal 5 jam jika perlu. Dosis kumulatif maksimal kira-kira 7 g (7 tabung) dalam 24 jam.

Injeksi

Sebagai larutan injeksi 1%: diberikan melalui prosedur lumbal pungsi sebanyak 1mL per 5 detik.

2. Dosis obat Tetracaine untuk anak-anak

Salep untuk anestesi lokal perkutan sebelum pungsi vena atau kanulasi vena

Gel tetrakain 4% untuk usia lebih dari 1 bulan sampai kurang dari 5 tahun: Pakai hingga kira-kira 1 g (1 tabung) ke tempat yang akan dibius lalu tutup dengan pembalut oklusif.

Dosis dapat dioleskan di bagian tubuh terpisah pada satu waktu. Lepaskan gel dan pembalut setelah 30 menit (untuk venepuncture) atau 45 menit (untuk kanulasi vena) dan bersihkan bagian tersebut dengan tisu antiseptik.

Penggunaan dapat diulang setelah minimal 5 jam jika perlu. Dosis kumulatif maksimal kira-kira 2 g (2 tabung) dalam 24 jam.

Gel tetrakain 4% untuk usia ≥5 tahun: Sama dengan dosis dewasa.

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. Selalu konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Aturan pakai tetracaine

tetrakain tetes mata

Selalu ikuti aturan penggunaan obat dari dokter atau baca panduan pada kemasan obat setiap kali sebelum menggunakan obat. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Sebagai larutan injeksi, tetracaine diberikan sebagai suntikan melalui jarum yang ditempatkan ke area tengah atau punggung bawah dekat tulang belakang. Anda akan menerima injeksi ini di rumah sakit.

Pernapasan, tekanan darah, kadar oksigen, dan tanda-tanda vital Anda lainnya akan diperhatikan dengan seksama saat Anda menerima injeksi tetracaine.

Obat mati rasa tulang belakang dapat memiliki efek jangka panjang pada proses tubuh tertentu seperti fungsi seksual, kontrol pada usus atau kandung kemih, dan gerakan atau perasaan di kaki. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang efek ini.

Sebagai salep, tetracaine hanya boleh digunakan sebagai obat luar yang dioleskan langsung pada kulit.

Oleskan salep secukupnya pada kulit. Jangan membungkus kulit yang telah dioleskan salep dengan perban jika tidak diminta oleh dokter. Segera bilas dengan air jika obat terkena pada mata atau mulut.

Jangan mengoleskan obat terlalu melebar pada kulit dan jangan mengoleskan salep terlalu banyak pada kulit. Tubuh bisa menyerap obat terlalu banyak jika obat digunakan secara berlebihan.

Hindari mengoleskan pada luka yang terlalu dalam atau melepuh. Kulit yang terluka bisa langsung menyerap obat masuk ke dalam tubuh.

Sebagai tetes mata, penggunaan tetracaine langsung diteteskan beberapa kali pada mata.

Penting untuk melindungi mata dari cedera saat mata masih terasa masti rasa. Lindungi mata dari debu, pasir, atau partikel lainnya yang bisa menyebabkan iritasi.

Jangan menyentuh atau mengucek mata. Jangan meneteskan obat tetes mata tambahan jika tidak diminta oleh dokter.

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Ikuti aturan minum obat yang tepat.

Efek samping tetracaine

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi obat, seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera beritahu perawat Anda, bila Anda mengalami efek samping berikut.

  • Pusing, seperti akan pingsan.
  • Tremor, mengantuk berat.
  • Lemah, bernafas terengah-engah.
  • Sakit kepala parah, leher kaku, peningkatan kepekaan terhadap cahaya.
  • Mati rasa, kesemutan, rasa nyeri yang seperti terbakar, nyeri yang terasa berlebihan di bagian tubuh tertentu.

Efek lainnya yang lebih ringan juga bisa terjadi, di antaranya sebagai berikut.

  • Merasa gugup atau merasa bersemangat.
  • Pusing, mengantuk.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Daya penglihatan kabur.
  • Mual dan muntah.
  • Terasa ada dering di telinga.

Tidak semua orang mengalami efek samping obat tadi. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan perhatian saat pakai obat tetracaine

salep 2-4 tetrakain

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat pakai obat tetrakain.

1. Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain, termasuk obat herbal dan mengonsumsi suplemen.

Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

2. Anak-anak

Tidak ada informasi yang tersedia mengenai efek tetracaine pada anak-anak. Keamanan dan kemanjuran belum ditentukan.

3. Lansia

Tidak ada informasi yang tersedia pada hubungan usia terhadap efek tetracaine pada pasien lansia.

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama sebagai berikut.

  • Masalah pada otak atau tulang belakang.
  • Gangguan pada mata.
  • Masalah pada jantung atau pembuluh darah.
  • Terjadi infeksi di area atau sekitar area injeksi.
  • Luka besar, kulit rusak , atau cedera parah di area injeksi.

Bagaimana cara menyimpan Tetracaine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi dan jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan obat pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan membuang obat-obatan sembarangan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan.

Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Apakah obat tetracaine aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tetracaine termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Belum ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Segera konsultasikan kepada dokter Anda hamil atau diduga hamil saat menggunakan obat ini.

Dilansir dari Mayo Clinic, obat ini terbukti memiliki risiko bahaya yang kecil pada bayi melalui ASI yang dikonsumsi.

Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi obat tetracaine dengan obat lain

Meski beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi.

Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan.

Tetracaine tidak boleh digunakan bersamaan dengan sulfonamida karena asam aminobenzoat bisa menghambat kerja sulfonamida.

Beri tahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat non resep lainnya.

Dokumen ini tidak menyertakan semua interaksi obat yang dapat terjadi.

Simpan daftar produk yang Anda gunakan, termasuk obat-obatan resep/nonresep dan obat herbal, serta beri tahu dokter dan apoteker Anda.

Mungkin ada obat lainnya yang bisa berinteraksi dengan nifedipin. Tanyakan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

Apt. Ambar Khaerinnisa, S.Farm

Farmasi · None


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 4 hari lalu

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan