backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Chloral Hydrate (Kloral Hidrat)

Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm. · Farmasi · Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 03/01/2023

Chloral Hydrate (Kloral Hidrat)

Untuk mengobati insomnia, dokter Anda bisa meresepkan obat sirup yang mengandung chloral hydrate. Agar tidak keliru saat menggunakannya, simak pembahasan mengenai kegunaan, dosis, aturan pakai, dan efek samping chloral hydrate berikut ini.

Golongan obat: hipnotik dan sedatif

Merek dagang chloral hydrate: Chloral Hydrate

Apa itu obat chloral hydrate?

Kloral hidrat (chloral hydrate) adalah yang digunakan untuk mengobati insomnia jangka pendek.

Pengidap insomnia akan merasa sulit untuk tertidur atau tidak bisa tidur nyenyak. Gangguan ini terkadang membuat Anda terbangun tengah malam dan tidak bisa tidur kembali.

Di samping itu, obat penenang ini juga digunakan untuk menenangkan pasien sebelum operasi, menghilangkan rasa sakit setelah operasi, atau mengobati gejala sakau alkohol.

Chloral hydrate termasuk kelas obat hipnotik dan sedatif. Obat ini bekerja dengan memengaruhi bagian-bagian tertentu dari otak yang memberikan efek tenang.

Dosis chloral hydrate

Obat sirup

Kloral hidrat tersedia dalam bentuk sirup 500 mg/5 ml. Dokter akan memberikan dosisnya berdasarkan usia dan kondisi yang dialami pasien seperti di bawah ini.

Insomnia

  • Dewasa: 5–10 ml yang diminum 15–30 menit sebelum tidur. Dosis maksimum 20 ml per hari dengan durasi pengobatan kurang dari 2 minggu.
  • Anak-anak 2–11 tahun: 0,3-0,5 ml/kg berat badan yang diminum 15–30 menit sebelum tidur. Dosis maksimum 10 ml per hari dengan durasi pengobatan kurang dari 2 minggu.
  • Anak-anak ≥12 tahun: 5–10 ml yang diminum 15–30 menit sebelum tidur. Dosis maksimum 20 ml per hari dengan durasi pengobatan kurang dari 2 minggu.
  • Lansia: 2,5 ml yang diminum 15–30 sebelum tidur. 

Sedasi dan anestesi

  • Dewasa: 2,5 ml yang diminum 3 kali sehari setelah makan atau 5–10 ml yang diminum 30 menit sebelum operasi.

Aturan pakai chloral hydrate

Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan obat yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum Anda mulai menggunakan obat kloral hidrat.

Minum obat sirup ini sebelum atau sesudah makan, umumnya 15–30 menit sebelum tidur dan 30 menit sebelum operasi.

Gunakan alat pengukur atau sendok khusus saat meminum obat chloral hydrate. Jangan pakai sendok rumah tangga karena Anda mungkin tidak akan memperoleh dosis yang tepat.

Dosis obat tergantung pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Pada pasien anak-anak, dosis juga didasarkan pada berat badan.

Gunakan obat persis seperti yang ditentukan untuk mengurangi risiko efek samping obat. Jangan meningkatkan dosis chloral hydrate atau memakainya untuk waktu yang lebih lama dari yang ditentukan. 

Ikuti aturan yang telah diberikan sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Efek samping chloral hydrate

efek samping obat chloral hydrate

Sama halnya dengan obat-obatan lain, chloral hydrate juga bisa menimbulkan beberapa reaksi efek samping pada penggunanya.

Efek samping tidak serius

Sejumlah efek samping yang umum terjadi setelah menggunakan obat ini meliputi:

  • rasa kantuk berlebihan,
  • sakit perut,
  • mual dan muntah,
  • perut kembung,
  • diare, dan
  • rasa tidak enak pada mulut.

Efek samping serius

Segera hubungi dokter bila Anda merasakan efek samping yang lebih serius, seperti:

  • sakit perut yang parah,
  • kebingungan,
  • demam,
  • sakit tenggorokan,
  • detak jantung terasa tidak normal,
  • kesulitan bernapas,
  • merasa pusing dan ingin pingsan, dan
  • tanda-tanda reaksi alergi, seperti gatal, mengi, sulit bernapas, dan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Pengguna chloral hydrate berisiko mengalami withdrawal syndrome (gejala putus obat) bila berhenti mengonsumsinya secara mendadak.

Kondisi ini bisa membuat Anda kebingungan (delirium) hingga mengalami halusinasi. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami gejala tersebut.

Tidak semua orang mengalami efek samping seperti yang telah disebutkan di atas. Bahkan, ada orang yang tidak merasakan efek samping apa pun sama sekali.

Apabila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan perhatian saat pakai obat kloral hidrat

Penggunaan obat chloral hydrate perlu diperhatikan pada orang yang mengidap kondisi medis tertentu. Beri tahu dokter bila Anda mengalami kondisi seperti berikut.

  • Menunjukkan reaksi alergi terhadap chloral hydrate sirup atau kandungan lain dalam obat ini.
  • Sedang atau pernah mengalami penyakit ginjal, penyakit hati, radang kerongkongan, gangguan darah (seperti porfiria), atau memiliki riwayat depresi, pikiran untuk bunuh diri, dan penyalahgunaan zat atau ketergantungan.
  • Menggunakan obat resep, obat nonresep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal.
  • Sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui saat memakai obat.

Obat ini tidak perlu kondisi penyimpanan khusus dan dapat disimpan pada suhu ruangan di bawah 25°C. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Perhatikan tanggal kedaluwarsa obat pada kemasan produk. Buang obat sirup ini bila masa berlakunya telah habis atau sudah tidak digunakan lagi.

Apakah obat kloral hidrat aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Obat untuk ibu hamil

Tidak ada studi yang memadai tentang risiko obat chloral hydrate pada ibu hamil dan menyusui.

Beberapa data menunjukkan bahwa pemberian dosis sedatif kloral hidrat yang berkepanjangan bisa meningkatkan kemungkinan penyakit kuning pada bayi baru lahir.

Meski begitu, obat ini biasanya hanya digunakan dalam jangka pendek sehingga risiko terhadap ibu hamil dan janin dalam kandungan relatif sedikit.

Chloral hydrate dapat masuk ke dalam ASI dalam kadar rendah. Maka dari itu, selalu perhatikan gejala tak wajar pada bayi selama Anda menggunakan obat ini.

Ibu hamil dan menyusui harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui manfaat dan risiko dari penggunaan obat ini.

Interaksi obat kloral hidrat dengan obat lain

Beberapa obat mungkin berinteraksi dengan cloral hydrate. Hal ini dapat mengubah cara kerja obat hingga meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Beri tahu dokter bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan seperti:

Catat juga semua produk yang sedang Anda gunakan, termasuk obat resep, obat nonresep, vitamin, suplemen, dan produk herbal.

Konsultasikan daftar produk tersebut dengan dokter atau apoteker untuk menilai risiko yang mungkin ditimbulkan bilsa digunakan bersamaan dengan kloral hidrat.

Periksakan kepada dokter sebelum Anda mulai mengonsumsi, berhenti mengonsumsi, dan mengubah dosis obat apa pun.

Kesimpulan

  • Chloral hydrate (kloral hidrat) adalah obat penenang yang digunakan untuk mengatasi insomnia, menangani pasien operasi, dan mengobati gejala sakau alkohol.
  • Obat ini hanya boleh digunakan untuk jangka pendek atau kurang dari dua minggu.
  • Penggunaan obat dalam jangka panjang dapat menimbulkan gejala putus obat bila Anda menghentikannya secara tiba-tiba.
  • Sebagai golongan obat keras, konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat chloral hydrate.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.

Farmasi · Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 03/01/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan