Telbivudine

Telbivudine

Virus hepatitis B dapat menyerang hati. Dalam jangka panjang, tanpa pengobatan yang tepat, komplikasi seperti sirosis bisa terjadi. Jika Anda mengidap hepatitis B kronis, dokter mungkin akan meresepkan obat telbivudine.

Golongan obat: antivirus kelas analog nukleosida

Merek dagang: Sebivo

Apa itu telbivudine?

Telbivudine (telbivudin) adalah obat untuk mengobati infeksi hepatitis B kronis yang telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan hati.

Dokter akan meresepkan obat ini jika diagnosis lewat pemeriksaan HBV-DNA sudah ditegakkan.

Jika pemeriksaan setelah enam bulan masih positif, obat harus ditambahkan dosisnya atau digantikan dengan obat lain.

Pengobatan akan dihentikan apabila terjadi serokonversi HBsAg, yakni perkembangan antibodi yang dideteksi pada mikroorganisme dalam serum sebagai akibat dari infeksi.

Obat ini hanya diberikan oleh dokter spesialis penyakit dalam. Telbivudin bekerja dengan cara mengurangi jumlah virus hepatitis B dalam tubuh.

Dosis dan sediaan telbivudine

obat radang tenggorokan di apotek

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Dosis obat hepatitis ini bisa saja berbeda-beda pada setiap orang. Biasanya, dosis disesuaikan dengan usia, tingkat keparahan penyakit, dan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Namun, dosis yang umumnya dokter gunakan adalah adalah 600 mg, sekali sehari untuk pasien yang berusia di atas 16 tahun.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia, obat ini hanya tersedia dalam bentuk tablet salut selaput ukuran 600 mg.

Aturan pakai telbivudine

Gunakan obat sesuai dengan arahan dokter atau aturan pakai yang tercantum pada label kemasan obat.

Hindari menambahkan atau mengurangi dosis yang telah ditentukan. Jangan pula berhenti menggunakan obat tanpa izin dokter walaupun Anda merasa kondisi sudah membaik.

Anda dapat minum obat ini sebelum atau sesudah makan. Jika Anda rentan mengalami masalah pencernaan, sebaiknya minum obat ini setelah makan.

Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan tablet. Minum segelas air setelah Anda menelan obat.

Cobalah untuk minum obat ini di waktu yang sama setiap harinya agar Anda tidak melewatkan dosis.

Jika Anda melewatkan dosis dan waktunya tinggal 4 jam lagi menuju waktu minum obat berikutnya, lewati dosis. Hindari menggandakan dosis jika Anda melewatkan waktu minum obat.

Anda mungkin saja diminta dokter untuk mengonsumsi obat ini dalam beberapa bulan atau tahun. Jadi, selalu konsultasikan penggunaan obat dengan dokter.

Efek samping telbivudine

cara mencegah vertigo

Telbivudin dapat menyebabkan pusing. Jika Anda terpengaruh, jangan mengemudi atau mengikuti aktivitas yang membutuhkan konsentrasi penuh karena bisa berisiko menyebabkan cedera.

Efek samping yang bisa Anda alami sebagai berikut.

  • Sakit kepala.
  • Kelelahan.
  • Sakit tenggorokan.
  • Batuk.
  • Mual.
  • Diare.
  • Sakit perut.
  • Nyeri otot.
  • Sakit punggung.
  • Nyeri sendi.
  • Sulit tidur.

Jika Anda mengalami efek samping obat seperti di atas dan tidak juga membaik, segera periksa ke dokter.

Untuk efek samping berikut ini, pertolongan medis diperlukan segera.

  • Menguningnya bagian putih mata dan kulit (jaundice).
  • Kelemahan atau nyeri otot persisten.
  • Mati rasa, kesemutan, atau muncul sensasi panas terbakar di lengan tangan atau kaki.
  • Pembengkakan pada wajah, lidah, dan tenggorokan.
  • Sesak napas.

Setiap orang bisa mengalami efek samping yang berbeda-beda. Ini bergantung dengan respons tubuh dalam menanggapi obat.

Bahkan, ada beberapa orang yang mengalami efek samping yang tidak disebutkan seperti di atas.

Peringatan dan perhatian pakai obat Telbivudine

Anda tidak diperbolehkan minum obat ini jika memiliki alergi. Oleh karena itu, beri tahu dokter jika Anda menunjukkan reaksi alergi pada obat sejenis, seperti Lamivudine.

Selain itu, beri tahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut ini.

Penggunaan obat ini dapat meningkatkan risiko kerusakan hati serius yang disebut dengan asidosis laktat (penumpukan asam dalam darah).

Di samping itu, obat ini juga dapat melemahkan sistem imun sehingga Anda jadi rentan terhadap infeksi.

Selama menjalani perawatan, jaga kesehatan dengan baik untuk menurunkan risiko tertular infeksi.

Perlu diingat, penggunaan obat tidak mengurangi risiko Anda menularkan infeksi virus hepatitis ke orang lain, baik itu melalui kontak seksual maupun kontaminasi darah yang terinfeksi.

Apakah obat telbivudine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Anda tidak boleh menggunakan obat ini selama kehamilan kecuali jika dokter merekomendasikannya.

Anda juga perlu melakukan konsultasi lebih lanjut sebelum menggunakan obat jika punya rencana untuk hamil dalam waktu dekat. Tes kehamilan mungkin perlu dilakukan untuk memastikan.

Pemberian obat perlu pertimbangan lebih dalam oleh dokter untuk membandingkan antara besarnya manfaat atau efek sampingnya.

Obat ini dapat mengurangi risiko penularan virus hepatitis pada bayi Anda yang belum lahir. Hal ini terjadi jika digunakan bersamaan dengan globulin imun Hepatitis B dan vaksin Hepatitis B.

Saat menyusui, Anda juga tidak diperbolehkan menggunakan obat ini. Dikhawatirkan obat dapat mengalir ke ASI dan terminum oleh bayi.

Interaksi obat telbivudine dengan obat lain

obat meriang

Anda tidak boleh menggunakan obat ini jika sedang mengonsumsi obat untuk hepatitis lain, seperti peginterferon alfa-2a.

Selain itu, obat ini bisa berinteraksi dengan obat lain seperti berikut.

  • Obat untuk infeksi jamur, seperti itrakonazol dan ketokonazol.
  • Antibiotik tertentu misalnya eritromisin.
  • Obat untuk infeksi HIV contohnya zidovudin.
  • Obat untuk transplantasi organ dan gangguan kekebalan tertentu misalnya siklosporin.
  • Obat penurun kolesterol seperti gemfibrozil dan simvastatin.
  • Obat radang sendi, seperti penicilamin.
  • Suplemen, obat herbal, atau obat tradisional Tiongkok.

Jadi, pahami lebih dalam aturan penggunaan obat telbivudin lebih dahulu sebelum Anda meminumnya sebagai perawatan rutin.

Konsultasi lebih lanjut ke dokter dibutuhkan, mengingat obat ini tergolong dalam obat keras.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

U.S. National Library of Medicine. (n.d.). Telbivudine: Medlineplus drug information. MedlinePlus. Retrieved March 31, 2022, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a607045.html

Piratvisuth, T., Han, G. R., Pol, S., Dong, Y., & Trylesinski, A. (2016). Comprehensive review of telbivudine in pregnant women with chronic hepatitis BWorld journal of hepatology8(9), 452–460. https://doi.org/10.4254/wjh.v8.i9.452

Team, C. by M. I. M. S. O. (n.d.). Telbivudine – oral. Telbivudine – Oral Patient Medicine Information | MIMS Indonesia. Retrieved March 31, 2022, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/telbivudine/patientmedicine/telbivudine%2B-%2Boral

Cek produk BPOM – BPOM RI. (n.d.). Retrieved March 31, 2022, from https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/dbno197qc0qh516fvrds1j5ji6/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/5/Telbivudine

Package leaflet: Information for the user sebivo. (n.d.). Retrieved March 31, 2022, from https://www.medicines.org.uk/emc/files/pil.335.pdf

Keputusan menteri kesehatan republik … – kemkes.go.id. (n.d.). Retrieved April 7, 2022, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/KMK_No__HK_01_07-MENKES-707-2018_ttg_Formularium_Nasional1.pdf

Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2020, September 4). Hepatitis B. Mayo Clinic. Retrieved March 31, 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hepatitis-b/symptoms-causes/syc-20366802

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui May 05
Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.