Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)
Piroxicam adalah obat untuk mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan peradangan sendi akibat rheumatoid arthritis. Piroxicam termasuk ke dalam golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).
Piroxicam juga sering digunakan untuk mengobati encok atau asam urat. Cara kerja piroxicam adalah dengan menghalangi produksi zat tertentu pada tubuh Anda yang mengakibatkan peradangan.
Ikutilah petunjuk dokter saat minum obat ini. Piroxicam biasanya diminum sehari sekali secara oral. Sebaiknya Anda tidak berbaring setidaknya 10 menit setelah meminum obat. Untuk mencegah rasa mual, minum obat ini dengan makanan, susu, atau antacid.
Untuk mengurangi risiko perdarahan pada lambung dan efek samping lainnya, minum obat ini dosis terendah untuk waktu sesingkat mungkin. Jangan menambah dosis, meminum obat lebih sering, atau menggunakannya lebih dari waktu yang telah disarankan.
Jika Anda menggunakan obat ini “sesuai kebutuhan” (tidak rutin), ingatlah bahwa obat bekerja lebih baik ketika digunakan pada tanda pertama terjadinya rasa sakit. Jika Anda menunggu sampai kondisi bertambah parah, obat mungkin tidak bekerja dengan baik.
Membutuhkan waktu beberapa minggu setelah meminum obat ini secara teratur hingga Anda mendapatkan hasil yang maksimal. Laporkan pada dokter jika kondisi Anda tidak lebih baik atau bertambah parah.
Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.
Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi atau membekukannya. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan berbeda.
Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.
Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.
Berikut adalah dosis piroxicam yang dianjurkan untuk orang dewasa:
Dosis piroxicam untuk mengatasi rasa sakit/nyeri pada anak-anak adalah 0,2 hingga 0,3 mg/kg berat badan sehari sekali. Maksimal dosis harian 15 mg.
Piroxicam tersedia dalam bentuk kapsul, dengan kandungan 10 mg dan 20 mg.
Seperti obat lainnya, piroxicam juga berpotensi memicu terjadinya efek samping pada beberapa orang.
Jika terjadi efek samping, hentikan penggunaan piroxicam dan carilah bantuan medis atau segera hubungi dokter jika Anda mengalami:
Efek yang kurang serius dari piroxicam termasuk:
Tidak semua orang mengalami efek samping di atas setelah mengonsumsikan piroxicam. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.
Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.
Sebelum memutuskan untuk meresepkan atau menggunakan suatu obat, dokter akan mempertimbangkan manfaat yang didapat dengan risiko yang mungkin dihadapi. Itu sebabnya, keputusan ini harus dibuat bersama dengan dokter Anda.
Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum minum obat piroxicam, yaitu:
Beri tahu dokter jika Anda pernah memiliki reaksi berbeda atau alergi terhadap obat piroxicam atau obat lain. Serta beri tahu dokter jika Anda punya alergi tertentu, seperti terhadap makanan, pewarna, pengawet, atau binatang.
Untuk produk tanpa resep, baca label atau bahan pada kemasan secara teliti.
Belum terdapat penelitian yang cukup terkait penggunaan piroxicam untuk anak-anak. Belum diketahui keampuhan atau keamanan obat ini untuk kelompok usia tersebut.
Penelitian yang dilakukan hingga saat ini belum menunjukkan masalah spesifik terkait terbatasnya kegunaan piroxicam pada pasien lanjut usia.
Namun, pasien lanjut usia lebih sensitif pada bagian lambung (seperti tukak lambung dan perdarahan) dibandingkan dengan pasien berusia dewasa muda, dan lebih cenderung terkena masalah ginjal.
Maka itu, pasien lansia memerlukan kewaspadaan dan penyesuaian dosis bagi saat menjalani pengobatan dengan piroxicam.
Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan piroxicam untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.
Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan badan POM di Indonesia.
Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:
Penelitian pada wanita menunjukkan bahwa piroxicam hanya menimbulkan risiko minimal terhadap bayi ketika digunakan selama menyusui.
Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.
Simpan daftar semua obat-obatan yang Anda gunakan, baik resep, obat bebas, termasuk produk herbal dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter.
Menggunakan obat piroxicam dengan salah satu obat berikut ini tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang telah Anda gunakan.
Menggunakan obat piroxicam dengan salah satu obat berikut ini biasanya tidak dianjurkan, tetapi mungkin diperlukan pada beberapa kasus. Jika kedua obat terdapat bersamaan dalam resep, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau frekuensi Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.
Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.
Merokok atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.
Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat memengaruhi penggunaan obat piroxicam. Informasikan kepada dokter bila Anda memiliki masalah kesehatan lain sebelum mengonsumsi piroxicam, khususnya:
Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.
Tanda-tanda overdosis piroxicam termasuk:
Apabila Anda melupakan satu dosis obat piroxicam, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.
Catatan
Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.
Ditinjau secara medis oleh
dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)
Tanya Dokter
Punya pertanyaan kesehatan?
Silakan login atau daftar untuk bertanya pada para dokter/pakar kami mengenai masalah Anda.
Ayo daftar atau Masuk untuk ikut berkomentar