home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jamkho

Jamkho Obat Apa?|Dosis Jamkho|Efek samping Jamkho|Peringatan dan Perhatian Obat Jamkho|Interaksi Obat Jamkho|Overdosis Jamkho
Jamkho

Jamkho Obat Apa?

Untuk apa Jamkho digunakan?

Jamkho, yang merupakan singkatan dari “jamu kolesterol”, adalah merek dagang dari obat herbal yang bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Suplemen herbal ini diolah dari air, madu, gula aren, dan beberapa ekstrak tanaman obat lainnya.

Jamkho juga bisa membantu mengatasi penyakit asam urat, menurunkan kadar trigliserida, meningkatkan kadar kolesterol “baik” atau HDL, serta mengobati berbagai kondisi lain yang disebabkan oleh kolesterol tinggi.

Beberapa tanaman obat yang terdapat dalam Jamkho adalah:

Mahkota dewa

Tumbuhan mahkota dewa, atau Phaleria macrocarpa, adalah tanaman yang terkenal di Indonesia dan sudah dimanfaatkan sebagai obat herbal selama bertahun-tahun.

Sebuah studi dari jurnal Molecules menunjukkan bahwa ekstrak mahkota dewa dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam darah.

Centella asiatica

Tanaman herbal yang berasal dari dataran Tiongkok ini memiiki beragam manfaat kesehatan, salah satunya adalah efek antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel-sel.

Selain itu, centella asiatica juga memiliki efek hipolipidemik yang membantu menurunkan kolesterol dalam darah. Hal ini dibuktikan dalam penelitian di Oxidative Medicine and Cellular Longevity.

Morinda citrifolia

Tanaman herbal lain yang terkandung dalam Jamkho adalah morinda citrifolia atau mengkudu. Bagian buah, daun, serta akar dari tanaman ini sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan medis.

Penelitian dari jurnal Lipids in Health and Disease menyatakan bahwa ekstrak buah, daun, dan akar dari morinda citrifolia dapat menurunkan kolesterol dan kadar trigliserida dalam darah.

Temulawak

Tanaman dengan nama lain curcuma xanthorrhiza ini ternyata juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol Anda, serta mengurangi risiko tubuh terkena pengerasan arteri (aterosklerosis) dan penyakit kardiovaskular.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi dari jurnal Pharmacognosy Research. Dari penelitian tersebut, manfaat temulawak tidak hanya menurunkan kadar kolesterol secara signifikan. Tanaman ini juga mengandung efek penghambat stres oksidatif dalam tubuh, yang berguna untuk menangkal radikal bebas dan kerusakan sel tubuh.

Bagaimana aturan pakai Jamkho?

Jamkho ditelan lewat mulut (diminum) sesuai anjuran dokter atau sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan. Obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan sebanyak 1 kali sehari dengan dosis 1 sendok makan sekali minum, atau 3 kali sehari dengan dosis 2 sendok makan bila diperlukan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Jamkho paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila obat telah kedaluwarsa, atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana tata cara membuang obat yang benar dan aman untuk kesehatan lingkungan.

Dosis Jamkho

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Jamkho untuk dewasa?

Orang dewasa dengan kolesterol tinggi dianjurkan untuk minum obat ini sebanyak 2 kali sehari dengan dosis 2-3 sendok makan sekali minum.

Jika kadar kolesterol sudah kembali normal, obat ini bisa diminum 1 kali sehari dengan dosis 1 sendok makan sebelum tidur. Tujuannya sebagai dosis perawatan atau pencegahan peningkatan kadar kolesterol.

Berapa dosis Jamkho untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas obat ini belum ditetapkan pada pasien anak-anak kurang dari 18 tahun.

Dalam dosis dan sediaan apa obat ini tersedia?

Jamkho tersedia dalam bentuk sirup atau cairan untuk orang dewasa. Kandungan yang terdapat di dalamnya adalah:

  • 70 ml air
  • 20 ml madu
  • 10 gr gula aren
  • 120 mg ekstrak Phaleria macrocarpa
  • 120 mg ekstrak Centella asiatica
  • 64 mg ekstrak Morindae citrifoliae
  • 40 mg ekstrak Curcuma xanthorrhizae

Efek samping Jamkho

Apa efek samping Jamkho yang mungkin terjadi?

Ada beberapa kemungkian efek samping dari penggunaan obat ini. Hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami keluhan kesehatan yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Selain itu, obat ini juga memiliki risiko menyebabkan reaksi alergi parah (anafilaktik). Segera cari pertolongan medis jika terjadi gejala berikut:

  • pembengkakan di wajah atau tenggorokan
  • sesak napas
  • ruam dan kemerahan pada kulit

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Jamkho

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Jamkho?

Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan lebih dulu. Beri tahu dokter mengenai obat yang sedang rutin Anda konsumsi saat ini, serta penyakit yang sedang atau sudah pernah dialami sebelumnya.

Beri tahu dokter juga jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi terhadap obat tertentu, terutama tanaman herbal yang terkandung dalam Jamkho.

Beberapa kondisi kesehatan mungkin lebih rentan terhadap timbulnya efek samping. Konsultasikan pada dokter mengenai konsumsi obat herbal ini jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Apakah Jamkho aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Jamkho

Obat apa saja yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Jamkho?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Makanan dan minuman apa saja yang tidak boleh dikonsumsi saat menggunakan Jamkho?

Obat-obatan tertentu, termasuk metamizole, tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Jamkho?

Kondisi kesehatan yang dialami mungkin bisa memengaruhi efek penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Hindari pemakaian obat ini jika Anda memiliki alergi terhadap satu atau beberapa kandungan di dalamnya.

Overdosis Jamkho

Bagaimana gejala overdosis Jamkho dan apa efeknya?

Overdosis kandungan di dalam obat ini bisa menimbulkan berbagai gejala yang cukup serius. Maka itu, pastikan Anda menggunakan obat ini sesuai aturan pakai yang dianjurkan.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau muncul gejala overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis digandakan.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Altaf, R., Asmawi, M. Z., Dewa, A., Sadikun, A., & Umar, M. I. (2013). Phytochemistry and medicinal properties of Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl. extracts. Pharmacognosy reviews7(13), 73–80. https://doi.org/10.4103/0973-7847.112853

Andriani, Y., Tengku-Muhammad, T. S., Mohamad, H., Saidin, J., Syamsumir, D. F., Chew, G. S., & Abdul Wahid, M. E. (2015). Phaleria macrocarpa Boerl. (Thymelaeaceae) leaves increase SR-BI expression and reduce cholesterol levels in rats fed a high cholesterol diet. Molecules (Basel, Switzerland)20(3), 4410–4429. https://doi.org/10.3390/molecules20034410

Zhao, Y., Shu, P., Zhang, Y., Lin, L., Zhou, H., Xu, Z., Suo, D., Xie, A., & Jin, X. (2014). Effect of Centella asiatica on oxidative stress and lipid metabolism in hyperlipidemic animal models. Oxidative medicine and cellular longevity2014, 154295. https://doi.org/10.1155/2014/154295

Mandukhail, S. U., Aziz, N., & Gilani, A. H. (2010). Studies on antidyslipidemic effects of Morinda citrifolia (Noni) fruit, leaves and root extracts. Lipids in health and disease9, 88. https://doi.org/10.1186/1476-511X-9-88

Mauren, F. M., Yanti, & Lay, B. W. (2016). Efficacy of Oral Curcuminoid Fraction from Curcuma xanthorrhiza and Curcuminoid Cider in High-cholesterol Fed Rats. Pharmacognosy research8(3), 153–159. https://doi.org/10.4103/0974-8490.181468

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 11/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x