home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Celiprolol

Celiprolol Obat Apa?|Aturan Pakai Celiprolol|Dosis Celiprolol|Efek samping Celiprolol|Peringatan dan Perhatian Obat Celiprolol|Interaksi Obat Celiprolol
Celiprolol

Celiprolol Obat Apa?

Untuk apa celiprolol?

Celiprolol adalah salah satu obat betablocker. Obat ini bekerja mengurangi tekanan darah pasien yang mengidap hipertensi.

Bagaimana cara penggunaan celiprolol?

Sebaiknya digunakan pada perut kosong, setidaknya 1-2 jam sebelum makan.

Bagaimana cara penyimpanan celiprolol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Aturan Pakai Celiprolol

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis celiprolol untuk orang dewasa?

Untuk mengobati hipertensi dan angina, dosis celiprolol adalah 200-400 mg diminum sekali sehari.

Bagaimana dosis celiprolol untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak (di bawah 18 tahun).

Dalam dosis apakah celiprolol tersedia?

Kesedian obat celiprolol adalah tablet.

Dosis Celiprolol

Efek samping apa yang dapat dialami karena celiprolol?

Efek samping paling umum dari penggunaan obat celiprolol adalah:

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Efek samping Celiprolol

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan celiprolol?

Beberapa kondisi yang harus Anda beri tahu dokter sebelum menggunakan obat celiprolol adalah:

  • Hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui
  • Memiliki alergi terhadap celiprolol atau komposisi dalam tablet tersebut (gejala alergi termasuk ruam, gatal atau sulit bernapas)
  • Mengidap gagal jantung, masalah dengan detak jantung atau ritme jantung atau lambatnya detak jantung.
  • Pernah memiliki serangan jantung atau alergi yang cukup parah
  • Memiliki masalah ginjal
  • Memiliki asma atau sulit bernapas
  • Memiliki psoriasis
  • memiliki hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Memiliki tekanan darah tinggi karena terdapat tumor di dekat ginjal
  • Memiliki level kimia seperti kalsium, sodium, kalium atau urea yang tidak normal dalam darah
  • Memiliki masalah sirkulasi pada tangan dan kaki
  • Pernah dioperasi di rumah sakit
  • Menggunakan obat lain terutama theophylline (untuk masalah pernapasan), disopyramide atau verapamile (untuk masalah detak jantung) digoxin (untuk menguatkan detak jantung) atau chlortalidone atau hydrochlorothiazide (untuk tekanan darah rendah)

Apakah celiprolol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Peringatan dan Perhatian Obat Celiprolol

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan celiprolol?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi.

Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan celiprolol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan celiprolol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Interaksi Obat Celiprolol

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

MIMS. Celiprolol. 2016. http://mims.com/Indonesia/Home/GatewaySubscription/?generic=Celiprolol Accessed February 18th, 2016

Celiprolol – https://www.drugbank.ca/drugs/DB04846 accessed date March 2th, 2018

Celiprolol – https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/celiprolol accessed date March 2th, 2018

 

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 17/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri