Nama Generik: Rosiglitazone Merek: Avandia.

Penggunaan

Untuk apa rosiglitazone?

Rosiglitazone adalah obat anti-diabetes (dikenal dengan nama glitazones) yang biasanya digunakan dengan makanan dan program olahraga untuk mengontrol gula darah tinggi pada pasien diabetes tipe 2.

Rosiglitazone bekerja menyeimbangkan tubuh untuk merespon insulin, sehingga dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Mengontrol kadar gula tinggi dapat mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah sistem saraf, kehilangan organ tubuh, dan masalah fungsi organ seks. Kontrol pada diabetes mungkin akan mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Bagaimana cara penggunaan rosiglitazone?

Bacalah panduan obat dan Brosur Informasi Pasien yang tersedia di apotek, jika ada, sebelum Anda mendapatkan obat ini dan setiap kali Anda membeli kembali. Jika ada pertanyaan, ajukan kepada dokter atau apoteker.

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya diminum 1 atau 2 kali sehari, atau sesuai instruksi dokter. Dosis yang diberikan berdasarkan kondisi medis, respon Anda terhadap terapi, dan jika Anda menggunakan obat anti-diabetes lainnya.

Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaat optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap hari. Cek tingkat glukosa darah secara reguler.

Obat ini akan menunjukkan hasil maksimal setelah 2-3 bulan penggunaan.

Gunakan semua obat diabetes yang diberikan oleh dokter Anda.

Bagaimana cara penyimpanan rosiglitazone?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis rosiglitazone untuk orang dewasa?

Dosis awal: 4 mg diminum 1 kali sehari.

Dosis penyesuaian: jika respon belum cukup selama 8-12 minggu, naikkan dosis menjadi 8 mg 1 kali sehari.

Dosis maksimal: 8 mg per hari.

Bagaimana dosis rosiglitazone untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak (di bawah 18 tahun).

Dalam dosis apakah rosiglitazone tersedia?

Tablet: 2 mg; 4 mg; 8 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena rosiglitazone?

Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan rosiglitazone dan hubungi dokter jika Anda merasakan efek samping serius sepert:

  • nafas terasa pendek, meskipun beraktivitas ringan
  • bengkak atau berat badan naik dengan cepat
  • sakit pada dada atau rasa berat, sakit menyebar pada dada, bahu, berkeringat, tidak enak badan
  • mual, sakit perut, demam ringan, hilang nafsu makan, urin gelap, tinja bewarna pucat, sakit kuning (warna mata dan kulit menguning)
  • penglihatan memburam
  • meningkatnya rasa haus atau lapar, buang air kecil lebih banyak dari biasanya
  • kulit pucat, mudah memar atau berdarah, lemah

Efek samping yang tidak terlalu serius:

  • gejala flu seperti hidung mampet, bersin, sakit tenggorokan
  • sakit kepala
  • sakit punggung

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan rosiglitazone?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk rosiglitazone, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Studi lebih lanjut mengenai hubungan antara umur dan efek dari rosiglitazone pada anak belum ditemukan. Keamanan dan efisien dari obat belum ditentukan.

Lansia

Belum ada studi mengenai penggunaan obat ini pada lansia dengan masalah umur yang dapat membatasi kegunaan rosiglitazone pada orang tua.

Apakah rosiglitazone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan rosiglitazone?

Walau beberapa obat sama sekali tidak boleh dikonsumsi bersama, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun mungkin saja bisa terjadi interaksi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beritahu dokter jika Anda sedang mengkonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Abiraterone Acetate
  • Balofloxacin
  • Besifloxacin
  • Ceritinib
  • Ciprofloxacin
  • Dabrafenib
  • Enoxacin
  • Entacapone
  • Fleroxacin
  • Flumequine
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Insulin Aspart, Recombinant
  • Insulin Degludec
  • Insulin Detemir
  • Insulin Glulisine
  • Insulin Human Inhaled
  • Insulin Human Isophane (NPH)
  • Insulin Human Regular
  • Insulin Lispro, Recombinant
  • Levofloxacin
  • Lomefloxacin
  • Moxifloxacin
  • Nadifloxacin
  • Nitisinone
  • Norfloxacin
  • Ofloxacin
  • Pazufloxacin
  • Pefloxacin
  • Pixantrone
  • Prulifloxacin
  • Rufloxacin
  • Sparfloxacin
  • Tosufloxacin

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya. Namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Paria
  • Fenofibrate
  • Fenugreek
  • Gemfibrozil
  • Glucomannan
  • Guar Gum
  • Psyllium
  • Rifampin
  • Trimethoprim

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan rosiglitazone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau pada makanan tertentu karena dapat menyebabkan terjadinya interaksi obat. Mengkonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan rosiglitazone?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • angina, parah dan akut
  • diabetes ketoacidosis (ketones dalam darah)
  • serangan jantung, akut
  • gagal jantung, parah tau dengan gejala
  • diabetes tipe 1—sebaiknya tidak digunakan dengan pasien kondisi seperti ini
  • pasien dengan penyakit ginjal—sebaiknya obat ini tidak dikombinasikan dengan metformin dengan kondisi pasien seperti ini
  • diabetes macular edema (bengkak pada belakang mata)
  • edema (sulit buang air kecil atau pembengkakan)
  • serangan jantung, sejarah
  • penyakit jantung, sejarah
  • penyakit liver—gunakan dengan hati-hati, mungkin akan memperburuk kondisi
  • demam
  • infeksi
  • operasi
  • trauma—gunakan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan masalah pada kontrol gula darah
  • tulang rapuh (terutama wanita)—gunakan dengan hati-hati karena dapat meningkatkan risiko patah tulang

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Dalam keadaan darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016