Propafenone Obat Apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Propafenone Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Propafenone digunakan?

Propafenone adalah obat untuk membantu mencegah jenis aritmia serius yang mungkin fatal, misalnya paroxysmal supraventricular tachycardia dan fibrilasi atrium. Obat ini berguna untuk membantu mempertahankan detak jantung yang teratur, stabil. Propafenone dikenal sebagai obat anti-aritmia. Obat ini bekerja dengan menghambat aktivitas sinyal listrik tertentu di dalam jantung yang dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur. Mengobati aritmia mampu mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Bagaimana aturan pakai obat Propafenone?

Bacalah brosur informasi pasien kalau berlaku dari apoteker sebelum Anda mulai menggunakan Propafenone dan setiap kali Anda mendapatkan isi ulang. Jika memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Minumlah obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya setiap 12 jam atau sesuai dengan arahan dokter.

Telanlah kapsul secara utuh. Jangan menghancurkan atau mengunyah kapsul karena dapat melepaskan semua obat secara bersamaan, meningkatkan risiko efek samping.

Dosis berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan.

Gunakan obat secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah dalam waktu yang sama setiap hari. Hindari makan buah jeruk atau minum jus jeruk saat minum obat ini jika dokter atau apoteker memperbolehkan Anda. Buah jeruh dapat meningkatkan peluang efek samping dengan obat ini. Tanyakan dokter atau apoteker untuk detail lebih lanjut.

Beritahu dokter apabila kondisi tidak kunjung membaik atau semakin memburuk.

Bagaimana cara menyimpan Propafenone?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Propafenone?

Dalam keputusan untuk menggunakan obat, risiko obat harus dipertimbangkan melawan manfaatnya. Ini adalah keputusan Anda dan dokter yang akan buat. Untuk obat ini, hal-hal di bawah ini harus dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami reaksi tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lain. Selain itu, beri tahu penyedia layanan kesehatan profesional bila Anda memiliki jenis alergi lainnya, misalnya makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk tanpa resep, bacalah label atau bahan kemasan dengan hati-hati.

Anak-anak

Studi memadai belum dilakukan pada hubungan umur dengan efek Propafenone pada populasi anak-anak. Keamanan dan kemanjuran belum dipastikan.

Lansia

Studi memadai yang dilakukan sejauh ini belum menunjukkan gangguan khusus lansia yang akan membatasi manfaat Propafenone pada lansia.

Apakah obat Propafenone aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan pada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Efek Samping

Apa efek samping Propafenone yang mungkin terjadi?

Dapatkan pertolongan medis darurat apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi ini: gatal-gatal; sulit bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter segera apabila Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Napas pendek, bahkan saat tidak terlalu banyak mengeluarkan tenaga
  • Bengkak, berat badan bertambah dengan sangat cepat
  • Nyeri dada, detak jantung sangat cepat, tidak teratur atau berdebar
  • Demam, menggigil, radang tenggorokan, gejala flu, lemas
  • Kebingungan, pikiran atau kebiasaan tidak wajar
  • Kejang-kejanh
  • Detak jantung lambat, denyut nadi lemah, pingsan, napas lambat (pernapasan mungkin terhenti)

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk:

  • Pusing, cemas, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Rasa tidak biasa atau tidak menyenangkan di dalam mulut
  • Mual, muntah, sembelit, kehilangan nafsu makan
  • Rasa hangat, merah, atau kesemutan di bawah kulit
  • Sakit kepala
  • Merasa lelah
  • Telinga berdenging
  • Mimpi tidak biasa
  • Penglihatan buram

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Propafenone?

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini tidak disarankan. Dokter mungkin memutuskan tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang Anda gunakan.

  • Amifampridine
  • Bepridil
  • Cisapride
  • Dronedarone
  • Fluconazole
  • Ketoconazole
  • Levomethadyl
  • Mesoridazine
  • Nelfinavir
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Posaconazole
  • Ritonavir
  • Saquinavir
  • Sparfloxacin
  • Terfenadine
  • Thioridazine
  • Tipranavir
  • Propafenone

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini biasanya tidak disarankan, tapi mungkin dibutuhkan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Acecainide
  • Ajmaline
  • Alfuzosin
  • Amiodarone
  • Amisulpride
  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Anagrelide
  • Apomorphine
  • Aprindine
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Artemether
  • Asenapine
  • Astemizole
  • Azimilide
  • Azithromycin
  • Boceprevir
  • Bretylium
  • Bupropion
  • Buserelin
  • Carbamazepine
  • Ceritinib
  • Chloral Hydrate
  • Chloroquine
  • Chlorpromazine
  • Ciprofloxacin
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clomipramine
  • Cobicistat
  • Crizotinib
  • Dabrafenib
  • Darunavir
  • Dasatinib
  • Deferasirox
  • Delamanid
  • Delavirdine
  • Desipramine
  • Deslorelin
  • Dibenzepin
  • Digoxin
  • Disopyramide
  • Dofetilide
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Droperidol
  • Duloxetine
  • Eltrombopag
  • Enflurane
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Etravirine
  • Fingolimod
  • Flecainide
  • Fluoxetine
  • Foscarnet
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Granisetron
  • Halofantrine
  • Haloperidol
  • Halothane
  • Histrelin
  • Hydroquinidine
  • Ibutilide
  • Idelalisib
  • Iloperidone
  • Imipramine
  • Isoflurane
  • Isradipine
  • Ivabradine
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Levofloxacin
  • Lidocaine
  • Lidoflazine
  • Lopinavir
  • Lorcainide
  • Lumefantrine
  • Mefloquine
  • Methadone
  • Metronidazole
  • Mifepristone
  • Mirabegron
  • Mirtazapine
  • Mitotane
  • Moxifloxacin
  • Nafarelin
  • Nilotinib
  • Norfloxacin
  • Nortriptyline
  • Octreotide
  • Ondansetron
  • Paliperidone
  • Pazopanib
  • Pentamidine
  • Perflutren Lipid Microsphere
  • Pirmenol
  • Prajmaline
  • Prilocaine
  • Primidone
  • Probucol
  • Procainamide
  • Prochlorperazine
  • Promethazine
  • Propafenone
  • Protriptyline
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Quinine
  • Ranolazine
  • Risperidone
  • Salmeterol
  • Sematilide
  • Sertindole
  • Sertraline
  • Sevoflurane
  • Siltuximab
  • Simeprevir
  • Sodium Phosphate
  • Sodium Phosphate, Dibasic
  • Sodium Phosphate, Monobasic
  • Solifenacin
  • Sorafenib
  • Sotalol
  • Spiramycin
  • Sulfamethoxazole
  • Sultopride
  • Sunitinib
  • Tedisamil
  • Telaprevir
  • Telithromycin
  • Tetrabenazine
  • Tizanidine
  • Toremifene
  • Trazodone
  • Trifluoperazine
  • Trimethoprim
  • Trimipramine
  • Triptorelin
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vasopressin
  • Vemurafenib
  • Vilanterol
  • Vinflunine
  • Voriconazole
  • Zolmitriptan
  • Zotepine

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini mungkin meningkatkan risiko efek samping, tapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Cyclosporine
  • Paroxetine
  • Rifampin
  • Rifapentine
  • Theophylline
  • Tolterodine
  • Warfarin

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Propafenone?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Interaksi di bawah ini telah dipilih berdasarkan potensi signifikan dan tidak harus benar-benar inklusif.

Menggunakan obat ini dengan hal-hal berikut biasanya tidak disarankan, tapi mungkin tidak terhindari dalam beberapa kasus. Jika digunakan bersamaan, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan obat ini, atau memberikan instruksi khusus tentang konsumsi makanan, alkohol, atau tembakau.

  • Jus jeruk
  • Tembakau

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Propafenone?

Adanya gangguan medis lain mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter apabila Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

  • Asma
  • Bronkitis
  • Emfisema — propafenone dapat meningkatkan gangguan pada pernapasan.
  • Hambatan AV (jenis kelainan ritme jantung), tanpa alat pacu jantung
  • Bradikardia (detak jantung lambat)
  • Gangguan pernapasan atau penyakit paru-paru (misalnya bronchospasm, penyakit obstructive pulmonary parah)
  • Sindrom Brugada (kelainan ritme jantung genetik)
  • Syok kardiogenik (syok karena serangan jantung)
  • Gagal jantung
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Ketidakseimbangan mineral
  • Sindrom sick sinus node (jenis kelainan ritme jantung), tanpa alat pacu jantung — Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Kelainan darah atau sumsum tulang (misalnya agranulocytosis, granulocytopenia)
  • Penyakit arteri koroner
  • Gangguan ritme jantung (misalnya perpanjangan QT)
  • Myasthenia gravis (lemah otot parah)
  • Torsade de pointes
  • Ventricular fibrillation atau takikardia — Gunakan dengan hati-hati. Mungkin memperparah kondisi ini.
  • Penyakit ginjal atau
  • Penyakit hati — Gunakan dengan hati-hati. Efek mungkin meningkat karena pembuangan obat yang lebih lambat dari dalam tubuh.
  • Jika Anda memiliki alat pacu jantung permanen — Gunakan dengan hati-hati. Propafenone mungkin mengganggu kerja alat pacu jantung dan membutuhkan tindak lanjut dengan lebih seksama dari dokter.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Propafenone untuk dewasa?

Dosis biasa orang dewasa untuk fibrilasi atrium:

Dosis awal:

Immediate release: 150 mg oral setiap 8 jam

Extended release: 225 mg setiap 12 jam.

Dosis aturan:

Immediate release: Mungkin meningkat sampai interval 3-4 hari sampai 225 mg setiap 8 jam dan, bila perlu, 300 mg setiap 8 jam.

Extended release: Mungkin meningkat setelah terapi 5 hari sampai 325 mg setiap 12 jam. Dosis meningkat sampai 425 mg setiap 12 jam penting bagi beberapa pasien.

Dosis biasa orang dewasa untuk atrial flutter

Dosis awal:

Immediate release: 150 mg oral setiap 8 jam

Extended release: 225 mg setiap 12 jam.

Dosis aturan:

Immediate release: Mungkin meningkat sampai interval 3-4 hari sampai 225 mg setiap 8 jam dan, bila perlu, 300 mg setiap 8 jam.

Extended release: Mungkin meningkat setelah terapi 5 hari sampai 325 mg setiap 12 jam. Dosis meningkat sampai 425 mg setiap 12 jam penting bagi beberapa pasien.

Dosis biasa orang dewasa untuk ventricular tachycardia

Dosis awal:

Immediate release: 150 mg oral setiap 8 jam

Extended release: 225 mg setiap 12 jam.

Dosis aturan:

Immediate release: Mungkin meningkat sampai interval 3-4 hari sampai 225 mg setiap 8 jam dan, bila perlu, 300 mg setiap 8 jam.

Extended release: Mungkin meningkat setelah terapi 5 hari sampai 325 mg setiap 12 jam. Dosis meningkat sampai 425 mg setiap 12 jam penting bagi beberapa pasien.

Dosis biasa orang dewasa untuk sindrom Wolff-Parkinson-White

Dosis awal:

Immediate release: 150 mg oral setiap 8 jam

Extended release: 225 mg setiap 12 jam.

Dosis aturan:

Immediate release: Mungkin meningkat sampai interval 3-4 hari sampai 225 mg setiap 8 jam dan, bila perlu, 300 mg setiap 8 jam.

Extended release: Mungkin meningkat setelah terapi 5 hari sampai 325 mg setiap 12 jam. Dosis meningkat sampai 425 mg setiap 12 jam penting bagi beberapa pasien.

Berapa dosis obat Propafenone untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum dipastikan pada pasien anak-anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis dan sediaan apa Propafenone tersedia?

Tablet: 150 mg; 225 mg

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis mungkin meliputi:

  • Lelah
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur
  • Kejang-kejang

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Juli 28, 2017 | Terakhir Diedit: September 28, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca