Granon

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Granon Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa obat granon digunakan?

Granon adalah merek obat yang tersedia dalam cairan injeksi. Obat ini mengandung bahan utama granisetron.

Granisetron adalah salah satu obat yang termasuk ke dalam golongan antagonis 5-HT3, yang biasa digunakan untuk mengurangi gejala mual dan muntah.

Umumnya, obat granon diberikan pada pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi atau radiasi untuk mencegah munculnya gejala mual dan muntah.

Obat granon bekerja dengan cara menghalangi serotonin, sebuah zat alami yang ada di dalam tubuh yang dapat menyebabkan rasa mual dan muntah.

Obat ini termasuk ke dalam obat resep, sehingga Anda tidak bisa membelinya secara bebas di apotek.

Bagaimana cara penggunaan granon?

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam menggunakan granon. Di antaranya:

  • Obat ini akan diberikan oleh dokter atau ahli medis profesional di rumah sakit.
  • Biasanya, obat ini disuntikkan 30 menit sebelum kemoterapi. Bisa juga diberikan sebelum, saat, atau sesudah operasi.
  • Obat ini diberikan selama 30 detik atau dicampurkan ke dalam cairan infus dan diberikan selama 5 menit.
  • Jika dokter menganjurkan Anda untuk menggunakan obat ini di rumah, pahami dulu cara penggunaan produk dengan baik
  • Jangan lupa untuk memeriksa cairan obat; apakah mengalami perubahan warna atau muncul partikel kecil di dalamnya.
  • Jangan mencampurkan cairan obat lain ketika menyuntikkan obat ini.
  • Dosis obat ini ditentukan berdasarkan kondisi kesehatan Anda atau reaksi Anda terhadap pemberian obat ini.
  • Jika sedang menjalani kemoterapi, dosis kedua dari obat ini terkadang diberikan 12 jam setelah pemberian dosis pertama.

Bagaimana cara menyimpan granon?

Untuk menyimpan obat ini, beberapa hal berikut dapat menjadi acuan, seperti:

  • Simpan obat ini di tempat dengan suhu ruang.
  • Jauhkan dari tempat yang lembap.
  • Jangan menyimpannya di dalam kamar mandi.
  • Jangan pula menyimpannya hingga beku di dalam freezer.
  • Jauhkan dari paparan sinar matahari atau cahaya langsung.
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak hingga hewan peliharaan.

Jika Anda sudah tidak menggunakan obat ini, atau obat sudah dalam keadaan tidak layak pakai, atau obat sudah kedaluwarsa, maka sebaiknya Anda segera membuang granon. Tetapi, ikuti aturan membuang sampah obat sesuai dengan tata cara yang tepat.

Pastikan bahwa Anda tidak mencampurkan sampah obat dengan sampah rumah tangga. Jangan pula membuang obat ini di toilet atau saluran pembuangan air lainnya. Jika dilakukan, sampah obat akan mencemari lingkungan.

Bila Anda tidak yakin dengan tata cara pembuangan obat yang tepat, sebaiknya Anda bertanya kepada ahli medis profesional seperti apoteker atau kepada petugas mengenai tata cara yang tepat dan aman dalam membuang obat.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis granon untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk mual dan muntah setelah kemoterapi

  • Dosis pencegahan (IV):
    • 1-3 miligram (mg) yang diberikan dengan cara disuntikkan selama 30 detik
    • Jika dilarutkan ke dalam cairan infus, 20-50 mililiter (mL) yang diinfuskan selama 5 menit sebelum memulai kemoterapi
  • Dosis perawatan:
    • 1-3 mg yang diberikan dengan cara disuntikkan selama 30 detik
    • Jika dilarutkan ke dalam cairan infus, 20-50 mililiter (mL) yang diinfuskan selama 5 menit sebelum memulai kemoterapI
    • Jika dibutuhkan, dosis tambahan bisa diberikan setidaknya 10 menit setelah dosis sebelumnya.
    • Dosis maksimum: 9 mg/24 jam.
  • Dosis pencegahan dan perawatan (IM):
    • 3 mg disuntikkan melalui otot 15 menit sebelum memulai kemoterapi.
    • Jika dibutuhkan, dosis tambahan bisa diberikan dua kali dalam jangka waktu 24 jam.

Dosis dewasa untuk mual dan muntah setelah radioterapi

  • Dosis pencegahan (IV):
    • 1-3 mg yang diberikan dengan cara disuntikkan selama 30 detik
    • Jika dilarutkan ke dalam cairan infus, 20-50 mililiter (mL) yang diinfuskan selama 5 menit sebelum memulai radioterapi

Dosis dewasa untuk mual dan muntah pasca operasi

  • Dosis pencegahan (IV):
    • 1 mg yang diberikan dengan cara disuntikkan selama 30 detik sebelum induksi anestesi.
  • Dosis perawatan (IV):
    • 1 mg diberikan dengan cara disuntikkan perlahan selama 30 detik
    • Dosis maksimum: 3 mg dalam sehari sebelum pasien mendapatkan induksi anestesi sebelum operasi
    • Dosis pemberian maksimum: 2 kali pemberian dosis.

Bagaimana dosis granon untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk mual dan muntah setelah yang diberikan kemoterapi

  • Dosis 10-40 mikrogram (mcg)/kg yang dilarutkan dalam 10-30 mL cairan infus dan diberikan selama 5 menit sebelum memulai kemoterapi.

Dalam dosis apa granon tersedia?

Granon tersedia dalam dosis 1 mg/mL dan 3 mg/mL

Efek Samping

Apa efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan granon?

Sama halnya dengan menggunakan obat-obatan lainnya, penggunaan granon juga dapat menyebabkan efek samping penggunaan. Efek samping yang terjadi biasanya berupa kondisi kesehatan ringan hingga berat.

Efek samping ringan yang mungkin muncul adalah:

  • Sakit kepala
  • Sembelit
  • Gangguan tidur, seperti insomnia atau susah tidur

Namun, jika efek samping ringan yang Anda alami tak kunjung membaik atau justru semakin buruk, segera hubungi dokter. Akan tetapi, ada juga efek samping serius yang juga mungkin terjadi, seperti:

  • Ruam kulit
  • Kulit terasa gatal
  • Susah bernafas
  • Nafas terengah-engah
  • Pembengkakan pada mata, wajah, lidah, dan tenggorokan
  • Dada terasa sesak
  • Bagian kulit yang disuntik berubah kemerahan, lebam, atau terasa sakit
  • Perut terasa sakit dan membengkak
  • Perubahan pada detak jantung
  • Tremor, kehilangan koordinasi, tubuh terasa kaku
  • Demam
  • Keringat berlebih
  • Mual, muntah, dan diare
  • Kejang
  • Halusinasi, perubahan pada kondisi mental, hingga koma

Tidak semua efek samping disebutkan dalam daftar di atas. Bahkan, Anda mungkin tidak akan mengalami efek samping sama sekali. Tetapi, jika Anda mengalami efek samping lain setelah menggunakan granon, beri tahu dokter.

Peringatan & Pencegahan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan granon?

Sebelum menggunakan granon, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui, seperti:

  • Jangan menggunakan obat ini jika Anda memiliki alergi terhadap granon atau bahan aktif utama di dalamnya, yaitu granisetron.
  • Beri tahu dokter jika Anda:
    • punya alergi lain terhadap obat-obatan, makanan, zat pewarna, zat pengawet, bahkan alergi terhadap hewan.
    • Ada riwayat penyakit jantung, gangguan ritme jantung, long QT syndrome, ketidakseimbangan elektrolit.
    • baru-baru ini menjalani operasi perut atau usus.
    • sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
  • Jangan berikan obat ini kepada orang lain di bawah usia 18 tahun kecuali jika dokter menginstruksikan demikian.
  • Obat ini mungkin membuat Anda merasa pusing. Hindari melakukan aktivitas yang memerlukan konsentrasi.
  • Lansia mungkin lebih rentan dan sensitif terhadap efek samping obat ini.

Apakah granon aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui?

Masih belum diketahui dengan pasti apakah obat ini dapat memberikan dampak negatif terhadap ibu dan janinnya.

Tetapi, jika Anda hendak menggunakan obat ini, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter mengenai risiko dan manfaat penggunaan obat. Hanya gunakan obat jika Anda benar-benar membutuhkannya.

Selain itu, granon masih belum diketahui apakah dapat keluar melalui Air Susu Ibu (ASI) dan tidak sengaja terkonsumsi oleh bayi yang sedang menyusu.

Jika Anda menggunakan obat ini saat sedang menyusu, tanyakan kepada dokter terlebih dahulu. Hanya gunakan obat ini jika manfaatnya lebih besar dibanding risikonya.

Interaksi

Obat-obatan apa yang dapat berinteraksi dengan granon?

Interaksi antar obat bisa terjadi jika Anda menggunakan lebih dari satu obat dalam waktu bersamaan. Interaksi yang terjadi dapat menyebabkan risiko efek samping meningkat atau cara kerja obat berubah.

Namun, mungkin saja adanya interaksi obat dapat meningkatkan kerja obat. Oleh karena itu catat segala jenis obat yang Anda gunakan, mulai dari obat resep, obat non resep, obat herbal, suplemen makan, hingga multivitamin. Lalu, berikan catatan itu kepada dokter agar ia dapat membantu Anda menentukan dosis obat.

Jangan memulai, memberhentikan, atau mengubah dosis obat tanpa sepengetahuan dokter. Granon dapat berinteraksi dengan 293 jenis obat. Namun, berikut adalah jenis obat yang paling sering berinteraksi, termasuk:

  • Demerol (meperidine)
  • Dilaudid (hydromorphone)
  • Emend (aprepitant)
  • Fentanyl Transdermal System (fentanyl)
  • Lexapro (escitalopram)
  • MiraLax (polyethylene glycol 3350)
  • Vitamin B12 (cyanocobalamin)
  • Vitamin C (ascorbic acid)
  • Vitamin D3 (cholecalciferol)
  • Zofran (ondansetron)

Apa makanan dan alkohol yang dapat berinteraksi dengan granon?

Obat-obat tertentu sebaiknya tidak dikonsumsi pada waktu makan atau saat memakan jenis makanan tertentu karena dapat terjadi interaksi. Mengonsumsi alkohol atau produk yang berasal dari tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya interaksi.

Saat menggunakan granon, sebaiknya hindari penggunaan alkohol karena dapat meningkatkan salah satu risiko efek samping obat yaitu sakit kepala. Diskusikan dengan ahli kesehatan Anda untuk penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau produk yang berasal dari tembakau.

Apa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan granon?

Selain interaksi antara obat dan interaksi antara obat dan makanan serta alkohol, obat ini juga dapat berinteraksi dengan berbagai kondisi kesehatan di dalam tubuh Anda.

Interaksi yang terjadi dapat mempengaruhi cara kerja obat, meningkatkan efek samping obat, hingga memperburuk kondisi kesehatan Anda. Sebaiknya, beri tahu dokter semua jenis kondisi kesehatan yang pernah ataupun sedang Anda miliki agar dokter bisa menentukan apakah obat ini aman digunakan.

Berikut adalah penyakit yang sebaiknya Anda beri tahukan ke dokter jika Anda hendak menggunakan granon:

  • Alergi terhadap antagonis 5-HT3
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Penyakit jantung
  • Gangguan ritme jantung

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan gawat darurat atau overdosis?

Dalam menggunakan obat ini, kemungkinan Anda mengalami overdosis sangatlah kecil. Pasalnya, obat ini diberikan oleh ahli medis profesional. Tetapi, jika Anda mengalami kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan jika melewatkan satu dosis?

Jika Anda melewatkan dosis penggunaan obat, beri tahu dokter setidaknya satu jam sebelum menjalani kemoterapi atau radiasi. Jangan meningkatkan dosis untuk mengganti dosis yang terlupa.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: April 20, 2016 | Terakhir Diedit: November 1, 2019

Sumber