Glukagon obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Glukagon Merek: glukagon, Glukagon, Glukagon dan Glukagon.

Penggunaan

Untuk apa glukagon digunakan?

Glukagon adalah hormon sintetis dari hormon glukagon yang  juga diproduksi di dalam pankreas. Cara kerja glukagon adalah meningkatkan kadar gula darah.

Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati hipoglikemia atau kadar gula darah rendah. Obat ini digunakan saat tes radiologi untuk membantu mendiagnosa beberapa kondisi kesehatan perut dan usus.

Selain itu, obat ini juga dapat memperlambat pergerakan otot perut dan usus yang berperan penting dalam proses pencernaan.

Obat ini berbentuk bubuk yang digunakan dengan cara disuntikkan ke dalam tubuh. Glukagon adalah obat resep, sehingga Anda tidak bisa membelinya di apotek tanpa resep dari dokter.

Bagaimana cara penggunaan glukagon?

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat menggunakan glukagon, di antaranya adalah:

  • Glukagon disuntikkan di bawah kulit, di otot, atau di dalam pembuluh darah.
  • Baca dan pahami penggunaan obat ini. Pasalnya, obat ini tidak bisa digunakan sembarangan karena harus disuntikkan ke dalam tubuh.
  • Jika kadar gula darah Anda sering menurun, sebaiknya bawa obat ini ke mana pun Anda pergi untuk berjaga-jaga.
  • Pastikan keluarga atau teman dekat Anda tahu bagaimana cara membantu Anda dalam keadaan darurat.
  • Setelah menggunakan obat ini, segera makan makanan yang mengandung gula seperti jus buah, permen, soda, keju, biskuit, dan makanan manis lainnya.
  • Untuk terhindar dari hipoglikemia akut, lakukan pola diet sehat, pengobatan, dan olahraga secara rutin.
  • Pastikan Anda mengetahui cara menyuntikkan glukagon yang benar sebelum menggunakannya.
  • Suntikkan setengah dosis dewasa pada anak-anak di bawah umur 6 tahun, atau pada orang yang memiliki berat badan kurang dari 20 kg.
  • Bubuk glukagon harus dicampur dulu dengan pengencer sebelum digunakan.
  • Sebaiknya siapkan obat ketika akan dipakai.
  • Jangan gunakan obat ini jika warnanya telah berubah dan terdapat partikel lain di dalamnya.
  • Segera hubungi dokter Anda jika masih terdapat partikel lain dalam obat setelah mencampurkan dosis glukagon yang baru.

Bagaimana cara penyimpanan glukagon?

Sama halnya dengan obat-obatan lain, glukagon juga memiliki aturan penyimpanan yang bisa Anda ikuti. Di antaranya:

  • Simpan obat ini di tempat dengan suhu ruang yang sejuk.
  • Jauhkan dari tempat yang lembap, terlalu dingin atau terlalu panas.
  • Jauhkan dari paparan sinar matahari dan cahaya langsung.
  • Jauhkan pula dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.
  • Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi.
  • Jangan pula menyimpannya hingga beku di dalam freezer.

Jika Anda sudah selesai menggunakan obat, atau jika obat sudah habis masa berlakunya, sebaiknya buang obat ini. Tetapi, buang obat sesuai dengan cara yang tepat dan aman.

Pastikan Anda tidak membuang sampah obat bersama dengan sampah rumah tangga lainnya. Selain itu, jangan membuangnya di toilet atau saluran pembuangan air lain. Pasalnya, hal-hal tersebut dapat mencemari lingkungan.

Oleh karena itu, jika Anda tidak tahu bagaimana cara yang benar dalam membuang sampah obat, tanyakan kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis glukagon untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk hipoglikemia

  • 1 mg IM/IV atau subkutan sekali.
  • Jika pasien tidak segera sadar dalam jangka waktu 15 menit, ulangi dosis yang sama hingga bantuan medis datang.

Dosis dewasa untuk diagnosis (keperluan pemeriksaan)

  • Obat ini sangat bermanfaat untuk pemeriksaan radiografi pada bagian perut, duodenum, dan usus kecil.
    • IV: 0.2-0.5 mg IV sebelum prosedur
    • 1 mg IM sebelum prosedur.
  • Obat ini sangat bermanfaat untuk pemeriksaan usus besar.
    • IV: 0.5-0.75 mg IV sebelum prosedur
    • IM: 1-2 mg IM sebelum prosedur

Berapa dosis glukagon untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk hipoglikemia

  • Berat badan kurang dari 20 kg: 0.5 mg (atau 20-30 microgram (mcg)/kilogram (kg) berat badan diberikan melalui IM/IV atau subkutan sekali penggunaan.
  • Berat badan 20 kg ke atas: 1 mg diberikan secara IM/IV atau subkutan sekali penggunaan.

Dalam dosis apakah glukagon tersedia?

Glukagon tersedia dalam beberapa dosis, di antaranya adalah:

Bubuk injeksi: 1 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena glukagon?

Sama halnya dengan penggunaan obat lainnya, glukagon juga dapat menyebabkan gejala efek samping. Biasanya, gejala ini berkaitan dengan kondisi kesehatan, baik ringan maupun yang cukup serius.

Efek samping ringan yang mungkin Anda alami setelah menggunakan glukagon adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Ruam kulit
  • Kulit gatal

Jika Anda mengalami efek samping di atas, Anda tidak perlu khawatir karena biasanya efek samping ini akan hilang dengan sendirinya. Tetapi, efek samping yang telah disebutkan di atas tidak membaik atau semakin memburuk, hubungi dokter.

Sementara, efek samping serius yang mungkin terjadi akibat penggunaan glukagon adalah:

  • Susah bernafas
  • Kehilangan kesadaran

Segera hubungi dokter dan dapatkan bantuan medis jika Anda mengalami efek samping yang cukup serius.

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas. Bahkan, Anda bisa saja tidak mengalami gejala efek samping sama sekali. Tetapi,  ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas yang mungkin Anda alami. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan glukagon?

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan glukagon, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda pahami terlebih dahulu. Hal ini termasuk:

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda memiliki alergi terhadap glukagon.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan lain, atau makanan yang berasal dari olahan daging sapi dan daging kambing.
  • Beri tahu dokter atau apoteker Anda segala jenis obat-obatan yang Anda gunakan, termasuk obat resep, non resep, multivitamin, hingga produk herbal.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah memiliki masalah pada kelenjar adrenal, pembuluh darah, kekurangan nutrisi, tumor pankreas, dan pheochromocytoma atau tumor langka yang muncul pada kelenjar adrenal.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau menyusui.
  • Hanya gunakan obat ini jika kondisi kadar gula darah Anda sudah tidak bisa tertolong dengan makanan manis. Contohnya, jika Anda sudah pingsan atau sudah mengalami kejang.
  • Setelah menggunakan obat ini dan Anda sudah sadar kembali, segera hubungi dokter. Periksakan kadar gula darah Anda setiap jam selama 3-4 jam.

Apakah glukagon aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Tetapi, obat ini diduga tidak akan memberikan efek buruk pada ibu hamil dan janin.

Meski begitu, selalu konsultasikan kepada dokter Anda terlebih dahulu untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Sementara, untuk ibu menyusui, obat ini mungkin keluar dari Air Susu Ibu (ASI) dan tidak sengaja terkonsumsi oleh bayi yang sedang menyusu. Oleh karena itu, untuk memastikan apakah obat ini aman digunakan atau tidak, tanyakan kepada dokter terlebih dahulu.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan glukagon?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Risiko yang mungkin terjadi jika mengonsumsi glukagon dengan daftar obat di bawah ini adalah meningkatkan risiko efek sampingnya atau mengubah cara kerja obat. Namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik untuk kondisi Anda.

Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut. Di antaranya:

  • acebutolol
  • atenolol
  • betaxolol
  • bisoprolol
  • carteolol
  • carvedilol
  • esmolol
  • indomethacin
  • labetalol
  • levobetaxolol ophthalmic
  • metoprolol
  • nadolol
  • penbutolol
  • pindolol
  • timolol
  • warfarin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan glukagon?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan glukagon?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Diabetes mellitus. Ketika obat ini digunakan untuk melakukan pemeriksaan dengan sinar X pada pasien dengan diabetes yang tak terkendali, gula darah akan naik atau justru sebaliknya.  glukagon merupakan obat penting untuk mengobati hipoglikemia (gula darah rendah).
  • Insulinoma (tumor di kelenjar pankreas yang memproduksi insulin dalam jumlah besar). Konsentrasi gula darah akan turun.
  • Feokromositoma. Glukagon dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Obat ini tidak digunakan berdasarkan aturan dosis yang dikonsumsi secara rutin. Jadi, mungkin Anda tidak akan melewatkan dosis tertentu. Tetapi, jangan meningkatkan dosis karena dapat menimbulkan risiko overdosis obat.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: September 12, 2019

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan