Nama Generik: Flupentixol Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa flupentixol?

Flupentixol umumnya digunakan untuk meringankan gejala skizofrenia dan gangguan mental serupa lainnya yang memengaruhi cara Anda berpikir, merasakan sesuatu, atau bersikap. Gangguan ini disebut juga sebagai psikotik. Flupentixol bekerja menyeimbangkan sejumlah senyawa kimiawi dalam otak. Mengonsumsi flupetixol tablet akan membantu meringankan gejala Anda, dan juga akan mencegah terjadinya episode-episode kambuhan.

Bagaimana cara penggunaan flupentixol?

Bacalah panduan obat dan Brosur Informasi Pasien yang terlampir dalam kemasan obat sebelum Anda memulai pengobatan. Di dalam brosur, tertera informasi lengkap mengenai merek produk flupentixol yang telah diresepkan oleh dokter khusus untuk Anda. Informasi mengenai daftar efek samping apa saja yang mungkin akan Anda alami juga terlampir dalam brosur tersebut.

 

Dosis diberikan tergantung pada alasan mengapa Anda diresepkan flupentixol oleh dokter, jadi pastikan konsumsi tablet sesuai dengan petunjuk dokter Anda. Sebagai pedoman, tablet flupentixol umumnya diresepkan untuk dikonsumsi rutin satu sampai dua kali sehari. Biasakan untuk mengonsumsi obat di waktu yang sama setiap harinya untuk menghindari melewatkan dosis. Anda dapat mengonsumsi flupentixol sebelum atau sesudah makan.

 

Flupentixol menyebabkan rasa kantuk. Namun, obat ini dilaporkan dapat menimbulkan efek yang mengkhawatirkan pada sejumlah pasien. Sebaiknya konsumsi obat ini di pagi hari sampai paling lambat sebelum pukul 4 sore, daripada meminumnya saat malam hari.

 

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Bagaimana cara penyimpanan flupentixol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                             
Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis flupentixol untuk orang dewasa?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana dosis flupentixol untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah flupentixol tersedia?

Flupentixol tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.
Solusi, injeksi: 20 mg/mL, 100 mg/mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena flupentixol?

Efek samping meliputi:

 

  • pergerakan abnormal pada tangan, kaki, leher, dan lidah, misal: tremor, kedutan, kaku (efek extrapyramidal)
  • gangguan kecemasan, resah dan gelisah, mudah marah (akathasia)
  • produksi air liur berlebih atau mulut kering
  • mudah mengantuk, sering tidur
  • pergerakan ritmik tidak terkontrol pada lidah, wajah, mulut, dan rahang, yang biasanya diikuti oleh pergerakan tangan dan kaki yang tidak bisa dikontrol (tardive dyskinesia – lihat bagian Peringatan)
  • detak jantung meningkat (tachycardia), sensasi jantung berdebar (palpitasi), atau ritme denyut jantung tidak teratur
  • tekanan darah menurun drastis (hipotensi) yang menyebabkan kepala terasa gamang
  • gangguan regulasi suhu tubuh (lebih umum terjadi pada pasien lanjut usia dan dapat menyebabkan heatstroke saat cuaca panas atau hipotermia saat cuaca dingin)
  • sakit kepala
  • perubahan nafsu makan dan berat badan
  • sulit berkonsentrasi atau bicara
  • gugup atau mudah marah
  • sulit tidur (insomnia)
  • gangguan visual, misalnya penglihatan mengabur
  • gangguan pencernaan, misalnya sembelit, diare, dispepsia (rasa tidak nyaman di perut bagian atas selama atau setelah makan), perut bergas, mual, muntah
  • sulit buang air kecil
  • keringat berlebih
  • reaksi alergi kulit, seperti ruam merah, gatal-gatal, sensitif terhadap paparan sinar matahari
  • masalah seksual, seperti disfungsi ereksi, gangguan dorongan seksual, atau kesulitan orgasme
  • kejang (konvulsi)
  • kadar gula darah meningkat. Beri tahu dokter Anda jika Anda menyadari adanya perubahan mendadak, seperti rasa haus atau lapar yang tidak biasa, atau buang air kecil lebih sering dari biasanya. Orang dengan diabetes harus rutin mengelola kadar gula darahnya dengan baik
  • kadar prolactin (hormon produksi susu) tinggi dalam darah, atau hyperprolactinaemia. Terkadang, kondisi ini dapat mengakibatkan timbulnya gejala, sperti pembesaran payudara, peningkatan produksi susu, atau periode menstruasi yang berhenti mendadak
  • suhu tubuh tinggi, diikuti oleh kehilangan kesadaran, kulit memucat, berkeringat, dan jantung berdebar (neuroleptic malignant syndrome). Dokter akan menghentikan pengobatan flupentixol dan segera memulai penanganan medis untuk tanda-tanda tersebut – lihat bagian Peringatan
  • gerakan bola mata dan leher secara acak atau sirkular (oculogyric crisis). Dibutuhkan penanganan medis segera
  • penurunan jumlah sel darah putih atau platelet dalam darah (leucopenia atau thrombocytopenia). Beri tahu dokter jika Anda mengalami lebam atau perdarahan mendadak, bintik-bintik ungu, sakit tenggorokan, maag, demam tinggi, kelelahan atau rasa sakit pada umumnya saat mengonsumsi obat ini. Tanda-tanda ini menunjukkan adanya masalah pada sel darah putih Anda. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk menjalani tes darah untuk memeriksa kadar sel darah putih Anda
  • sakit kuning (jaundice) atau gangguan hati. Segera beri tahu dokter jika Anda menyadari adanya penguningan pada mata atau kulit Anda saat mengonsumsi obat ini
  • penggumpalan darah abnormal dalam pembuluh (venous thromboembolism – lihat bagian Peringatan)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan flupentixol?

Beri tahu dokter jika Anda:

 

  • hamil atau menyusui
  • memiliki penyakit jantung atau penyakit seputar pembuluh darah
  • memiliki gangguan hati, ginjal, tiroid, atau prostat
  • memiliki masalah pernapasan
  • memiliki salah satu dari kondisi berikut: epilepsi, Parkinson’s disease, glaukoma (penekanan pada bola mata), atau myasthenia gravis (kelemahan otot)
  • memiliki riwayat sakit kuning atau kelainan pada darah
  • memiliki tumor kelenjar adrenalin (pheochromocytoma)
  • memiliki porfiria
  • pernah memiliki reaksi alergi terhadap obat-obatan tertentu
  • sedang menggunakan atau mengonsumsi obat-obatan lain, termasuk obat nonresep, herbal, dan suplemen pendukung

Apakah flupentixol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan flupentixol pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan flupentixol. flupentixol termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

 

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

 

  • A= tidak berisiko
  • B= tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C= mungkin berisiko
  • D= ada bukti positif dari risiko
  • X= kontraindikasi
  • N= tidak diketahui

 

Flupentixol mudah terserap dalam ASI. Jika pengobatan ini dirasa perlu untuk ibu menyusui, mereka akan disarankan untuk menghentikan aktivitas menyusui untuk sementara waktu.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan flupentixol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Efek anticholinergic dari atropine atau obat-obatan lain yang mengandung sifat anticholinergic mungkin akan meningkat. Penggunaan metoclopramide, piperazine, atau obat-obatan antiparkinson yang berbarengan dapat meningkatkan risiko efek extrapyramidal, seperti tardive dyskinesia. Terapi kombinasi antisikotik dan lithium atau sibutramine telah dikaitkan dengan peningkatan risiko neurotoksik (keracunan saraf).

 

Antipsikotik dapat memperbesar efek cardiac depressant dari quinidine; penyerapan corticosteroid dan digoxin. Efek hipontensif dari vasodilator antihypertensive agents, seperti hydralazine and α-blockers (contohnya, doxazosin), atau methyl-dopa dapat meningkat.

 

Peningkatan interval QT berkaitan dengan terapi antipsikotik dapat diperburuk dengan adanya bantuan obat-obatan lainnya yang dapat meningkatkan interval QT.

 

Bantuan obat-obatan di atas harus dihindari, termasuk:

 

  • obat-obatan aritmia kelas IA dan III (quinidine, amiodarone, sotalol, dofetilide)
  • beberapa antipsikotik lain, seperti thioridazine
  • beberapa macrolide, seperti erythromycin
  • antihistamin
  • antibiotik quinolone, seperti moxifloxacin

 

Daftar obat-obatan di atas tidak meliputi keseluruhan obat, dan obat-obatan individual lainnya yang diketahui dapat meningkatkan interval QT secara signifikan (contohnya cisapride, lithium) harus dihindari.

 

Obat-obatan yang diketahui menyebabkan gangguan elektrolit, seperti thiazide diuretic (hypokalaemia) dan obat-obatan penyebab kenaikan konsentrasi plasma dari flupentixol harus digunakan dengan hati-hati, karena dapat meningkatkan risiko prolongasi QT dan aritmia ganas.

 

Antipsikotik dapat memperparah efek adrenalin dan simpatomimetik, dan memutarbalikan efek antihipertensif dari guanethidine dan adrenergic-blocking agents serupa lainnya. Antipsikotik juga dapar merusak efek levodopa, obat-obatan adrenergik, dan antikonvulsan.

 

Metabolisme antidepresan trisiklik dapat diperlambat dan kontrol diabetes dapat terganggu.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan flupentixol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan flupentixol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan flupentixol. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

 

  • riwayat perilaku atau keinginan bunuh diri
  • penurunan fungsi hati atau penyakit hati
  • gagal ginjal
  • penyakit berat yang memengaruhi paru-paru atau jalur pernapasan
  • penyakit jantung, seperti gagal jantung, baru terserang serangan jantung, detak jantung sangat lambat (bradycardia) atau detak jantung tidak beraturan (aritmia)
  • riwayat prolongasi interval QT (kondisi abnormal ritme jantung yang terlihat pada ECG)
  • gangguan kadar garam (elektrolit) dalam darah, contohnya defisiensi kalium atau magnesium
  • faktor risiko stroke, contohnya riwayat stroke atau mini-stroke (TIA), merokok, diabetes, hipertensi, atau fibrilasi atrium (AF)
  • riwayat penggumpalan darah (venous thromboembolism), contohnya di pembuluh darah kaki (deep vein thrombosis) atau dalam paru-paru (embolisme pulmonari)
  • faktor risiko penggumpalan darah, sperti merokok, kelebihan berat badan, mengonsumsi pil kontrasepsi, berusia lebih dari 40 tahun, baru saja melakukan operasi pembedahan besar, atau disabilitas fungsi gerak dalam waktu lama
  • diabetes. Pasien diabetes harus mengawasi kadar gula darah dengan seksama saat mengonsumsi obat ini. Flupentixol dapat meningkatkan produksi gula darah dalam tubuh
  • epilepsi
  • kondisi yang memperparah konvulsi, contohnya kerusakan otak, atau gejala putus alkohol (sakaw)
  • penyakit Parkinson
  • myasthenia gravis (kelemahan otot)
  • glaukoma sudut tertutup
  • pembesaran kelenjar prostat (prostatic hypertrophy)
  • tumor kelenjar adrenalin (phaeochromoytoma)
  • hipertiroidisme atau hipotiroidisme
  • porfiria

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan