Enoxaparin obat apa?

Oleh

Nama Generik: Enoxaparin Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa enoxaparin?

Enoxaparin adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati pembekuan darah yang membahayakan jiwa. Obat ini membantu mengurangi risiko serangan jantung. Obat ini menjaga aliran darah tetap lancar dengan menurunkan aktivitas pembekuan protein dalam darah. Enoxaparin adalah antikoagulan, juga dikenal sebagai “pengencer darah.” Obat ini tergolong jenis heparin.

Kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah meliputi beberapa operasi tertentu (seperti pada lutut/penggantian pinggul, dan operasi bagian perut), lama tidak bergerak dalam jangka waktu yang cukup lama, serangan jantung, dan angina tidak stabil. Untuk beberapa kondisi medis, enoxaparin dapat digunakan dengan kombinasi beserta obat “pengencer darah” lainnya.

Bagaimana cara penggunaan enoxaparin?

Obat ini diberikan melalui suntikan pada kulit seperti yang diarahkan oleh dokter, biasanya sekali atau dua kali sehari di area perut (minimal 5 cm dari pusar). Jangan menyuntikkan obat ke dalam otot. Jumlah dosis dan lamanya pengobatan didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon tubuh terhadap pengobatan. Dosis juga dapat didasarkan pada usia dan berat badan pada jenis penyakit tertentu. Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan hasil terbaik. Supaya Anda ingat, gunakan obat pada waktu yang sama setiap harinya.

Jika Anda menggunakan obat ini di rumah, pelajari semua persiapan dan instruksi penggunaan dari ahli kesehatan profesional Anda serta yang tertera pada kemasan produk. Sebelum menggunakan obat, periksalah produk ini apakah terdapat partikel atau terjadi perubahan warna. Jika obat tampak sudah mengalami perubahan tekstur atau warna, jangan gunakan obat ini.

Sebelum menyuntikkan obat, bersihkan terlebih dahulu area yang akan disuntik menggunakan alkohol. Jangan menyuntik di tempat yang sama untuk menghindari kerusakan kulit. Untuk meminimalisasi timbulnya bengkak pada kulit, jangan menggosok-gosok area yang disuntik. Ketahui cara menyimpan dan membuang sisa obat secara aman.

Obat ini juga dapat disuntikkan melalui pembuluh darah oleh ahli kesehatan profesional, sesuai arahan dokter Anda.

Bagaimana cara penyimpanan enoxaparin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis enoxaparin untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Deep Vein Thrombosis – Profilaksis:

40 mg disuntikkan ke bawah kulit sekali sehari selama 6 hingga 11 hari. Pengobatan hingga hari ke-14 masih dapat ditoleransi dalam uji klinis. Pada pasien obesitas (BMI 40 kg/m2 atau lebih), peningkatan dosis profilaksis sebesar 30% mungkin tepat.

Dosis Dewasa untuk Deep Vein Thrombosis:

Rawat Jalan: 1 mg/kg disuntikkan ke bawah kulit setiap 12 jam.

Rawat Inap: 1 mg/kg disuntikkan ke bawah kulit setiap 12 jam atau 1,5 mg/kg subkutan sekali sehari pada waktu yang sama setiap harinya. Dalam perawatan rawat jalan dan rawat inap, terapi warfarin sodium harus dimulai pada hari yang sama dengan mulainya penggunaan enoxaparin. Enoxaparin harus dilanjutkan selama minimal 5 hari dan sampai efek terapi antikoagulan berhasil (INR 2,0-3,0). Lama pengobatan biasanya 7 hari; hingga hari ke-17 masih dapat ditoleransi dalam uji klinis terkontrol.

Obesitas: Dosis dihitung berdasarkan berat badan; penghentian penggunaan dosis tidak dianjurkan; Penggunaan dosis dua kali sehari lebih disarankan.

Dosis Dewasa untuk Myocardial Infarction:

Angina tidak stabil dan non-Q gelombang infark miokard:

1 mg/kg disuntikkan ke bawah kulit setiap 12 jam dalam hubungannya dengan terapi aspirin oral (100-325 mg sekali sehari). Obesitas: Dosis dihitung berdasarkan berat badan; penghentian penggunaan dosis tidak dianjurkan. Pengobatan harus diberikan selama minimal 2 hari dan berlanjut sampai kondisi kesehatan stabil. Akses selubung pembuluh darah untuk instrumentasi obat harus tetap terjaga selama 6-8 jam setelah penggunaan dosis enoxaparin. Dosis dijadwalkan berikutnya harus diberikan tidak boleh kurang dari 6-8 jam setelah pelepasan selubung. Lama pengobatan umumnya 2-8 hari; pengobatan hingga hari ke-12,5 masih dapat ditoleransi dalam uji klinis.

ST segmen elevasi miokard infark akut:

Sebuah single 30 mg bolus intravena ditambah 1 mg/dosis disuntikkan ke bawah kulit (subkutan) kg diikuti dengan 1 mg/kg disuntikkan ke bawah kulit setiap 12 jam (maksimal 100 mg selama dua dosis pertama saja, diikuti dengan 1 mg/kg untuk dosis yang tersisa).

Obesitas:

Dosis dihitung berdasarkan berat badan; dosis maksimum 100 mg dianjurkan untuk 2 dosis pertama. Ketika diberikan bersamaan dengan trombolitik, enoxaparin harus diberikan antara 15 menit sebelum dan 30 menit sesudah dimulainya pengobatan fibrinolitik. Semua pasien harus diberi terapi aspirin yang diminum sebanyak 75-325 mg sekali sehari (kecuali kontraindikasi). Durasi pengobatan yang optimal belum dapat dipastikan, kemungkinan lebih dari 8 hari. Pasien yang menerima trombolitik, gunakan enoxaparin antara 15 menit sebelum dan 30 menit sesudah terapi fibrinolitik. Untuk pasien yang menjalani pengobatan oleh PCI, jika dosis subkutan terakhir enoxaparin kurang dari 8 jam sebelum inflasi balon, tidak ada dosis tambahan diperlukan. Jika dosis subkutan terakhir diberikan lebih dari 8 jam sebelum inflasi balon, maka pasien harus diberikan bolus intravena sebesar 0,3 mg/kg.

Dosis Dewasa biasa untuk Angina Pektoris:

Angina tidak stabil dan non-Q gelombang infark miokard:

1 mg/kg disuntikkan ke bawah kulit setiap 12 jam dalam hubungannya dengan terapi aspirin oral (100-325 mg sekali sehari).

Obesitas:

Gunakan berat badan yang sebenarnya untuk menghitung dosis; dosis capping tidak dianjurkan. Pengobatan harus diberikan selama minimal 2 hari dan berlanjut sampai kondisi kesehatan stabil. Akses selubung pembuluh darah untuk instrumentasi obat harus tetap terjaga selama 6-8 jam setelah penggunaan enoxaparin. Dosis dijadwalkan berikutnya harus diberikan tidak boleh lebih dari 6-8 jam setelah pelepasan selubung. Lama pengobatan biasanya 2-8 hari; pengobatan hingga hari ke-12,5 masih dapat ditoleransi dalam uji klinis.

ST segmen elevasi miokard infark akut:

Sebuah single 30 mg bolus intravena ditambah 1 mg/kg dosis subkutan diikuti dengan 1 mg/kg subkutan setiap 12 jam (maksimal 100 mg selama dua dosis pertama saja, diikuti dengan 1 mg/kg untuk dosis yang tersisa).

Obesitas:

Gunakan dosis berdasarkan berat badan; dosis maksimum 100 mg dianjurkan untuk 2 dosis pertama. Ketika diberikan bersamaan dengan trombolitik, enoxaparin harus diberikan antara 15 menit sebelum dan 30 menit sesudah dimulainya pengobatan fibrinolitik. Semua pasien harus diberi terapi aspirin oral (75-325 mg sekali sehari kecuali terjadi kontraindikasi). Lamanya pengobatan belum dapat dipastikan, kemungkinan lebih dari 8 hari. Pada pasien yang menerima trombolitik, gunakan dosis enoxaparin antara 15 menit sebelum dan 30 menit sesudah terapi fibrinolitik. Untuk pasien yang menjalani pengobatan oleh PCI, jika dosis enoxaparin subkutan terakhir kurang dari 8 jam sebelum inflasi balon, tidak perlu menggunakan obat lagi. Jika dosis subkutan terakhir diberikan lebih dari 8 jam sebelum inflasi balon, maka pasien perlu diberikan bolus intravena sebesar 0,3 mg/kg.

Dosis Dewasa biasa untuk Sindrom Koroner Akut:

Angina tidak stabil dan non Q gelombang infark miokard:

1 mg/kg subkutan setiap 12 jam dalam hubungannya dengan terapi aspirin oral (100-325 mg sekali sehari).

Obesitas:

Dosis dihitung berdasarkan berat badan, tidak dianjurkan untuk menghentikan penggunaan dosis. Pengobatan harus diberikan selama minimal 2 hari dan berlanjut sampai kondisi kesehatan stabil. Akses selubung pembuluh darah untuk instrumentasi obat harus tetap terjaga selama 6-8 jam setelah penggunaan enoxaparin. Penggunaan dosis selanjutnya tidak boleh lebih dari 6-8 jam setelah pelepasan selubung. Lama pengobatan biasanya 2-8 hari; hari ke-12,5 masih dapat ditoleransi dalam uji klinis.

ST segmen elevasi miokard infark akut:

Sebuah single 30 mg bolus intravena ditambah 1 mg/dosis subkutan kg diikuti dengan 1 mg/kg subkutan setiap 12 jam (maksimal 100 mg selama dua dosis pertama saja, diikuti dengan 1 mg/kg untuk dosis yang tersisa). Obesitas: Dosis didasarkan pada berat badan; dosis maksimum 100 mg dianjurkan untuk 2 dosis pertama. Ketika diberikan bersamaan dengan trombolitik, enoxaparin harus diberikan antara 15 menit sebelum dan 30 menit sesudah dimulainya pengobatan fibrinolitik. Semua pasien harus diberikan terapi aspirin oral (75-325 mg sekali sehari kecuali terjadi kontraindikasi). Durasi pengobatan yang optimal belum dapat dipastikan, kemungkinan lebih dari 8 hari. Pasien yang menerima trombolitik, gunakan enoxaparin antara 15 menit sebelum dan 30 menit sesudah terapi fibrinolitik. Untuk pasien yang menjalani pengobatan dengan PCI, jika dosis enoxaparin subkutan terakhir kurang dari 8 jam sebelum inflasi balon, maka pasien tidak membutuhkan dosis tambahan. Jika dosis subkutan terakhir diberikan lebih dari 8 jam sebelum inflasi balon, maka pasien harus diberikan bolus intravena sebanyak 0,3 mg/kg.

Dosis Dewasa biasa untuk Deep Vein Thrombosis Profilaksis setelah Operasi Penggantian Panggul

30 mg subkutan setiap 12 jam. Asalkan hemostasis telah ditentukan, dosis awal harus diberikan 12-24 jam setelah operasi. Untuk operasi penggantian panggul, dosis 40 mg subkutan sekali sehari diberikan 12 jam sebelum operasi dapat dipertimbangkan. Setelah tahap awal thromboprophylaxis pada pasien operasi penggantian pinggul, terus gunakan profilaksis dengan 40 mg subkutan sekali sehari selama 3 minggu. Lama pengobatan biasanya 7 hingga 10 hari; sampai 14 hari masih dapat ditoleransi dalam uji klinis.
Pada pasien obesitas (BMI 40 kg/m2 atau lebih), peningkatan dosis profilaksis sebesar 30% kemungkinan akan berhasil.

Dosis Dewasa biasa untuk Deep Vein Thrombosis Profilaksis setelah Operasi Penggantian Lutut:

30 mg subkutan setiap 12 jam. Asalkan hemostasis ditentukan, dosis awal harus diberikan 12-24 jam setelah operasi. Untuk operasi penggantian lutut, pasien dapat diberikan dosis 40 mg subkutan sekali sehari diberikan 12 jam sebelum operasi. Setelah tahap awal thromboprophylaxis pada pasien operasi penggantian lutut, dianjurkan untuk terus menggunakan profilaksis dengan 40 mg subkutan sekali sehari selama 3 minggu. Lama pengobatan biasanya antara 7-10 hari; pengobatan hingga hari ke-14 masih dapat ditoleransi dalam uji klinis.
Pada pasien obesitas (BMI 40 kg/m2 atau lebih), peningkatan dosis profilaksis sebesar 30% kemungkinan akan berhasil.

Dosis Dewasa biasa untuk Deep Vein Thrombosis Profilaksis setelah Bedah Perut:

40 mg subkutan sekali sehari dengan dosis awal yang diberikan 2 jam sebelum operasi. Lama pengobatan biasanya antara 7-10 hari; pengobatan hingga hari ke-12 masih dapat ditoleransi dalam uji klinis.

Operasi bariatrik:

Roux en Y pada lambung: belum ada petunjuk penggunaan dosis obat yang jelas. BMI kurang dari atau sama dengan 50 kg/m2: 40 mg subkutan setiap 12 jam. BMI lebih besar dari 50 kg/m2: 60 mg subkutan setiap 12 jam.

Dosis Geriatric untuk Myocardial Infarction:

ST segmen elevasi miokard infark akut:

Pasien berusia lebih atau sama dengan 75 tahun: Tidak ada bolus IV awal. Dosis awal: 0,75 mg/kg subkutan setiap 12 jam (maksimum 75 mg selama dua dosis pertama saja, diikuti oleh 0,75 mg/kg untuk dosis yang tersisa).

Bagaimana dosis enoxaparin untuk anak-anak?

Dosis Pediatrik untuk Deep Vein Thrombosis – Profilaksis:

Kurang dari 2 bulan: 0,75 mg/kg subkutan setiap 12 jam. 2 bulan hingga 17 tahun: 0,5 mg/kg subkutan setiap 12 jam.

Dosis Pediatrik untuk Deep Vein Thrombosis:

Kurang dari 2 bulan: 1,5 mg/kg subkutan setiap 12 jam. 2 bulan sampai 17 tahun: 1 mg/kg subkutan setiap 12 jam.

Dosis alternatif:

Catatan: Studi terbaru menganjurkan penggunaan dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan (terutama pada neonatus prematur, neonatus, dan bayi muda). Beberapa pusat penelitian menggunakan dosis berikut, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengesahkan usulan penggunaan dosis yang lebih tinggi tersebut.

Bayi prematur: 2 mg/kg/dosis setiap 12 jam

Neonatus: 1,7 mg/kg/dosis setiap 12 jam

Bayi kurang dari 3 bulan: 1,8 mg/kg/dosis setiap 12 jam

3 sampai 12 bulan: 1,5 mg/kg/dosis setiap 12 jam

1 sampai 5 tahun: 1,2 mg/kg/dosis setiap 12 jam

6 sampai 18 tahun: 1.1 mg/kg/dosis setiap 12 jam

Dalam dosis apakah enoxaparin tersedia?

Larutan, injeksi, natrium: 300 mg/3 mL.

Larutan, subkutan, natrium: 30 mg/0,3 mL, 40 mg/0,4 mL, 60 mg/0,6 mL, 80 mg/0,8 mL, 100 mg/mL, 120 mg/0,8 mL, 150 mg/mL.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena enoxaparin?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Berhenti menggunakan enoxaparin dan hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki efek samping yang serius seperti:

  • perdarahan yang tidak normal (dari hidung, mulut, vagina, atau anus), perdarahan akibat suntikan jarum, serta perdarahan yang sulit berhenti
  • muncul bintik-bintik merah atau keunguan pada kulit
  • kulit pucat, merasa pusing atau sesak napas, denyut jantung menjadi cepat, kesulitan berkonsentrasi
  • tinja berwarna hitam atau berdarah, batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • mati rasa, kesemutan, atau lemah otot (terutama pada kaki)
  • hilangnya kemampuan motorik pada sebelah bagian tubuh
  • lemas mendadak, sakit kepala, linglung, atau gangguan berbicara, masalah penglihatan, atau masalah keseimbangan tubuh
  • sulit bernapas

Efek samping yang tidak terlalu serius antara lain:

  • mual, diare
  • demam
  • bengkak di tangan atau kaki
  • nyeri ringan, iritasi, kemerahan, atau bengkak di area bekas suntikan

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Kemungkinan terdapat beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tertentu mengenai efek samping yang ditimbulkan akibat penggunaan obat, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan enoxaparin?

Sebelum mendapatkan pengobatan enoxaparin, hubungi dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap enoxaparin, heparin, obat lain, atau produk daging babi.

Beri tahu dokter dan apoteker mengenai semua obat baik dengan atau tanpa resep, terutama yang tercantum dalam bagian PERINGATAN PENTING serta vitamin yang Anda konsumsi.

Beri tahu dokter jika Anda memasang katup jantung buatan dan jika Anda memiliki atau pernah memiliki penyakit ginjal, infeksi pada jantung, stroke, gangguan perdarahan, borok, atau penurunan jumlah trombosit.

Hubungi dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda hamil saat menggunakan enoxaparin, hubungi dokter Anda.

Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan enoxaparin.

Apakah enoxaparin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Tidak ada penelitian yang memadai pada wanita untuk mencari tahu risiko pada bayi saat sang ibu mengonsumsi obat ini selama menyusui. Pertimbangkan potensi manfaat dan potensi risikonya sebelum mengonsumsi obat ini selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan enoxaparin?

Beri tahu dokter tentang semua obat-obatan yang Anda gunakan, termasuk obat yang mulai Anda gunakan atau hentikan penggunaannya selama menggunakan enoxaparin, juga obat lain yang digunakan untuk mengobati atau mencegah pembekuan darah, seperti:

  • abciximab, anagrelide, cilostazol, clopidogrel, dipyridamole, eptifibatide, tiklopidin, tirofiban
  • alteplase, reteplase, tenecteplase, urokinase
  • apixaban, argatroban, bivalirudin, dabigatran, desirudin, fondaparinux, lepirudin, rivaroxaban, tinzaparin
  • heparin

Daftar ini tidak lengkap. Obat lain dapat berinteraksi dengan enoxaparin, termasuk obat resep maupun tnon-resepdak, vitamin, serta produk herbal. Kemungkinan tidak semua jenis interaksi yang bisa terjadi tercantum dalam panduan pengobatan.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan enoxaparin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan enoxaparin?

Adanya masalah medis lainnya dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberi tahu dokter bila Anda memiliki masalah medis lain, terutama:

  • penyakit darah atau perdarahan
  • masalah pembuluh darah
  • penyisipan tabung kateter pada tulang belakang
  • retinopati diabetik (masalah mata)
  • infeksi jantung
  • masalah katup jantung, prostetik
  • hipertensi (tekanan darah tinggi), yang tidak terkendali
  • septic shock
  • tukak lambung atau tukak usus atau perdarahan, aktif
  • stroke, atau pernah mengalami
  • pembedahan (misalnya pada mata, otak, atau tulang belakang), baru menjalani operasi atau pernah menjalani operasi
  • trombositopenia, induksi heparin, atau pernah memiliki
  • terancam keguguran
  • berat kurang dari 44 kg (wanita) atau 57 kg (pria). Gunakan dengan hati-hati karena isiko perdarahan dapat meningkat
  • perdarahan besar, aktif
  • trombositopenia (jumlah trombosit yang rendah dalam darah). Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • penyakit ginjal – gunakan dengan hati-hati. Efek samping dapat meningkat karena proses pembersihan obat lebih lambat di dalam tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Sumber
Yang juga perlu Anda baca