Eletriptan obat apa?

Oleh

Nama Generik: Eletriptan Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa eletriptan?

Obat ini umumnya digunakan untuk mengobati migrain. Obat ini dapat membantu Anda untuk meredakan sakit kepala, nyeri, dan gejala migrain lainnya termasuk mual, muntah, kepekaan terhadap cahaya/suara. Pengobatan migrain yang tepat dapat membantu Anda cepat pulih dan kembali ke rutinitas normal Anda. Obat ini termasuk kelas obat yang dikenal sebagai triptans. Obat ini mempengaruhi zat alami serotonin yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak. Selain itu, obat ini juga dapat mengurangi rasa sakit dengan mempengaruhi saraf tertentu dalam otak.
Perlu diingat bahwa obat ini tidak bisa mencegah migrain yang akan terjadi di masa mendatang atau mengurangi seberapa sering Anda akan terkena migrain.

Bagaimana cara penggunaan eletriptan?

Anda dapat mengonsumsi obat ini sebelum atau setelah makan atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Minum obat ini saat Anda merasakan sakit migrain. Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respon Anda terhadap pengobatan. Jika gejala migraine Anda tidak juga membaik, jangan ambil dosis lebih sebelum berkonsultasi dengan dokter Anda. Jika sakit migrain Anda hanya reda sedikit atau jika sakit kepala Anda kembali, Anda dapat mengonsumsi satu dosis lagi dua jam setelah Anda mengonsumsi dosis pertama. Untuk produk AS, jangan konsumsi lebih dari 80 miligram obat dalam waktu 24 jam. Untuk produk Kanada, produsen merekomendasikan maksimum untuk mengonsumsi 40 miligram obat dalam waktu 24 jam.

Jika Anda memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung, dokter Anda mungkin akan melakukan pemeriksaan jantung sebelum Anda memulai pengobatan. Dokter Anda juga akan mengarahkan Anda untuk mengonsumsi dosis pertama Anda di kantor/klinik agar dokter Anda sekaligus dapat memantau efek samping yang serius (seperti nyeri dada) yang mungkin muncul. Tanyalah dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
Terlalu sering menggunakan obat untuk mengobati serangan migrain mendadak terkadang dapat menyebabkan sakit kepala semakin memburuk. Oleh karena itu, jangan gunakan obat ini terlalu sering atau lebih lama dari yang ditentukan dokter Anda. Jelaskan kepada dokter Anda jika Anda perlu lebih sering menggunakan obat ini, jika obat ini tidak juga berhasil untuk Anda, atau jika Anda mengalami sakit kepala yang lebih buruk. Dokter Anda mungkin perlu mengubah obat Anda atau menambah obat lain untuk membantu sakit kepala Anda.

Bagaimana cara penyimpanan eletriptan?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis eletriptan untuk orang dewasa?

sekali

Dosis dewasa untuk Migrain

Dalam pengobatan migrain akut dengan atau tanpa aura: 40 mg diminum sekali sehari atau 20 mg diminum sekali sehari.

Jika setelah dosis awal sakit kepala Anda membaik namun kemudian kembali sakit, beri dosis kedua. Jika dosis kedua diperlukan, Anda harus meminumnya paling tidak dua jam setelah pemberian dosis awal.
Dosis maksimum harian tidak melebihi 80 mg.

Bagaimana dosis eletriptan untuk anak-anak?

Obat ini tidak boleh diberikan pada anak di bawah usia 18 tahun; keamanan dan efektivitas obat ini terhadap anak-anak belum dikonfirmasi.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena eletriptan?

Efek samping yang sering terjadi termasuk kesemutan/mati rasa, mual, lemas, mengantuk, atau pusing.

Hentikan penggunaan obat ini jika Anda mengalami tanda-tanda dari reaksi alergi seperti gatal-gatal; sulit bernafas; pembengkakan wajah Anda, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan obat ini dan cari bantuan medis jika Anda mengalami efek samping serius berikut:

  • perasaan nyeri atau sesak di bagian rahang, leher, atau tenggorokan
  • nyeri dada atau perasaan berat, rasa nyeri yang menyebar ke bagian lengan atau bahu
  • mual, berkeringat, rasa sakit
  • mati rasa atau lemas tiba-tiba terutama pada satu sisi tubuh
  • sakit kepala parah tiba-tiba, merasa kebingungan, masalah dengan penglihatan, berbicara, atau keseimbangan
  • sakit perut parah tiba-tiba dan diare berdarah
  • mati rasa atau kesemutan dan jari tangan atau kaki berwarna biru atau pucat
  • agitasi, demam tinggi, berkeringat, jantung berdebar atau berdetak cepat, mual, muntah, diare, kehilangan keseimbangan atau koordinasi, refleks terlalu aktif, berhalusinasi, pingsan. (Jika Anda juga mengonsumsi antidepresan)

Gejala efek samping yang tidak terlalu serius seperti:

  • sakit kepala ringan (bukan migren)
  • merasakan ada tekanan atau perasaan berat di bagian manapun di tubuh Anda
  • mulut kering, sakit perut, nyeri perut atau kram
  • pusing, mengantuk, lemas
  • di bawah kulit Anda terasa hangat, muncul kemerahan, atau merasa kesemutan ringan

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan eletriptan?

Sebelum memulai pengobataman, Anda sebaiknya menghubungi dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap eletriptan, salah satu bahan dari obat ini, atau terhadap obat lain.

Jangan minum obat ini jika Anda telah minum salah satu obat berikut dalam 24 jam terakhir: reseptor serotonin agonis lainnya seperti almotriptan (Axert), frovatriptan (Frova), Naratriptan (Amerge), rizatriptan (Maxalt), sumatriptan (Imitrex, di Treximet), atau zolmitriptan (Zomig); atau jenis obat ergot seperti bromocriptine (Parlodel), cabergoline, dihydroergotamine (DHE 45, Migranal), mesylates ergoloid (Hydergine), ergonovin (Ergotrate), ergotamine (Cafergot, Ergomar), metilergonovin (Methergine), methysergide (Sansert), dan pergolide (Permax). Jangan minum obat ini dalam waktu 72 jam setelah Anda minum klaritromisin (Biaxin), itrakonazol (Sporanox), ketoconazole (Nizoral), nefazodone (Serzone), nelfinavir (Viracept), ritonavir (ritonavir), dan troleandomycin (TAO).

Beri tahu dokter dan apoteker Anda mengenai obat dengan resep atau tanpa resep apa saja yang Anda minum beserta vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda sedang atau ingin minum terutama acetaminophen (Tylenol); antidepresan seperti amitriptyline (Elavil), amoxapine (Asendin), clomipramine (Anafranil), desipramine (Norpramin), doxepin (Adapin, Sinequan), imipramine (Tofranil), nortriptyline (Aventyl, Pamelor), protriptyline (Vivactil), dan trimipramine ( Surmontil); aspirin dan obat lain nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn); eritromisin (E.E.S., E-Mycin, Erythrocin); flukonazol (Diflucan); selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) seperti citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft); selektif serotonin/inhibitor norepinephrine reuptake (SNRIs) seperti desvenlafaxine (Pristiq), duloxetine (Cymbalta), sibutramine (Meridia), dan venlafaxine (Effexor); dan verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan). Juga memberitahu dokter atau apoteker jika Anda mengambil obat berikut atau telah berhenti mengambil mereka dalam dua minggu terakhir: isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl), dan tranylcypromine (Parnate). Dokter Anda mungkin akan mengubah dosis obat Anda untuk memantau risiko efek samping.

Beri tahu dokter Anda jika Anda sakit atau pernah sakit jantung; serangan jantung; angina (nyeri dada); detak jantung tidak teratur; stroke atau stroke kecil; atau masalah sirkulasi seperti varises dan pembekuan darah di kaki, penyakit Raynaud (masalah dengan aliran darah ke jari-jari, jari kaki, telinga, dan hidung), atau penyakit usus iskemik (diare berdarah dan sakit perut yang disebabkan oleh menurunnya aliran darah ke usus). Dokter Anda mungkin akan melarang Anda untuk mengambil obat ini.

Beri tahu dokter Anda jika Anda merokok atau jika Anda kelebihan berat badan; jika Anda sakit atau pernah sakit tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, atau penyakit ginjal atau hati; jika Anda telah melalui masa menopause atau jika ada anggota keluarga yang sakit atau pernah sakit jantung atau stroke.

Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, sedang dalam proses hamil, atau saat menyusui. Jangan menyusui saat meminum obat ini. Jika Anda berencana berhubungan seksual secara aktif saat Anda menggunakan obat ini, bicaralah dengan dokter Anda tentang metode KB yang pas. Jika Anda hamil sewaktu meminum obat, hubungi dokter Anda.

Anda harus paham bahwa obat ini dapat membuat Anda mengantuk. Jangan mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin setelah minum obat ini sampai Anda paham bagaimana obat ini mempengaruhi Anda.
Bicaralah dengan dokter Anda tentang gejala sakit kepala Anda. Obat ini tidak boleh digunakan untuk mengobati jenis sakit kepala migrain tertentu seperti hemiplegia atau migrain basilar atau jenis sakit kepala lainnya seperti sakit kepala cluster.

Apakah eletriptan aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan eletriptan?

Beberapa jenis obat mungkin dapat bereaksi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat ini. Beritahu dokter Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat lainnya, terutama salah satu dari obat berikut:

  • beberapa serotonin reuptake inhibitor (SSRI) (misalnya, fluoxetine) atau serotonin-norepinefrin reuptake inhibitor (SNRIs) (misalnya, duloxetine) karena ada risiko efek samping serius yang disebut sindrom serotonin
  • klaritromisin, ergot alkaloid (misalnya, dihydroergotamine, ergotamine), itraconazole, ketoconazole, nefazodone, nelfinavir, ritonavir, telitromisin, troleandomycin, verapamil, atau lain agonis 5-HT1 (misalnya sumatriptan) karena mereka dapat meningkatkan risiko efek samping obat ini.

Daftar di atas tidak lengkap dan mungkin masih ada obat lain yang dapat berinteraksi dengan eletriptan. Selalu beritahu dokter Anda semua obat-obatan yang Anda gunakan termasuk vitamin, mineral, produk herbal, dan obat yang diresepkan oleh dokter lain. Jangan mulai menggunakan obat baru tanpa memberi tahu dokter Anda.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan eletriptan?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Jika Anda menggunakan obat ini Anda tidak dianjurka untuk makan makanan yang disebutkan dibawah, tapi mungkin diperbolehkan dalam beberapa kasus. Jika digunakan bersamaan, dokter Anda akan mengubah dosis atau seberapa sering Anda bisa menggunakan obat ini.

  • Jeruk grapefruit

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan eletriptan?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • angina (nyeri dada)
  • aritmia (masalah irama jantung)
  • sakit atau pernah sakit migrain basilar (sakit kepala dengan masalah penglihatan dan pendengaran)
  • sakit atau pernah serangan jantung
  • masalah jantung atau pembuluh darah
  • sakit atau pernah sakit migrain hemiplegia (sakit kepala dengan beberapa kelumpuhan)
  • hipertensi
  • penyakit usus iskemik
  • penyakit hati parah
  • penyakit pembuluh darah perifer (penyumbatan arteri)
  • terkena atau pernah terkena stroke
  • sakit atau pernah Transient ischemic attack (TIA)
  • Wolff-Parkinson-White Syndrome. Jangan gunakan obat ini pada pasien dengan kondisi ini.
  • penyakit arteri koroner (riwayat dalam keluarga)
  • diabetes
  • hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi dalam darah)
  • hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • obesitas
  • sindrom Raynaud – gunakan dengan hati-hati karena meningkatkan risiko efek samping
  • masalah irama jantung (misalnya, fibrilasi ventrikel, takikardia ventrikel) – gunakan dengan hati-hati karena meningkatkan risiko efek samping dan dapat memperburuk kondisi
  • masalah ginjal. Obat ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah pada pasien yang memiliki masalah ginjal.
  • Penyakit hati ringan sampai sedang. Gunakan dengan hati-hati karena pengeluaran sisa zat obat dari tubuh melambat

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Sumber