Dienestrol Obat Apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Dienestrol Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Dienestrol digunakan?

Dienestrol adalah obat yang berisi hormon estrogen, biasanya digunakan untuk mengobati vaginitis atrofi yaitu peradangan yang membuat vagina menjadi kering, nyeri, memerah, gatal, berbau, dan mengeluarkan cairan berlebihan. Dienestrol juga sering diresepkan pada wanita di masa menopause atau setelah menopause.

Bagaimana aturan pakai obat Dienestrol?

Produk estrogen vagina biasanya dilengkapi dengan petunjuk penggunaan untuk pasien. Baca dengan seksama sebelum menggunakan obat ini.

Cuci tangan sebelum dan setelah menggunakan obat. Selain itu, jauhkan dienestrol dari mata Anda. Jika obat ini masuk ke mata Anda, cucilah segera dengan banyak air secara hati-hati. Jika mata Anda masih terasa terbakar atau menyakitkan, periksakan dengan dokter Anda.

Gunakan obat ini hanya sesuai yang diarahkan. Jangan menggunakannya berlebihan dan jangan menggunakannya untuk waktu yang lebih lama dari anjuran dokter. Pengobatan ini dapat memakan waktu hingga 4 bulan untuk melihat efek penuh dari estrogen.

Anda mungkin perlu beralih ke estrogen oral untuk manfaat tambahan atau dosis yang lebih tinggi. Bila menggunakan estradiol vagina insert atau cincin, Anda akan perlu untuk menggantinya setiap 3 bulan atau melepaskannya setelah 3 bulan.

Cara pakai dienestrol krim vagina atau supositoria:

  • Lakukan dalam posisi santai sambil berbaring telentang dengan lutut ditekuk atau berdiri dengan satu kaki di atas kursi.
  • Pegang aplikator pada satu tangan. Masukan aplikator perlahan ke dalam vagina. 
  • Perlahan tekan tombol pendorong sampai ujung.
  • Tarik aplikator. Obat akan tertinggal di vagina.

Untuk bentuk dosis insersi atau cincin vagina:

Untuk memasukkan insersi vagina:

  • Lakukan dalam posisi santai sambil berbaring telentang dengan lutut ditekuk atau berdiri dengan satu kaki di atas kursi.
  • Jepit atau tekan sisi insersi vagina bersamaan, antara jari telunjuk dan jari tengah.
  • Dengan satu tangan, pisahkan lipatan kulit di sekitar vagina.
  • Masukan insersi vagina perlahan ke dalam sepertiga bagian atas vagina. Berhenti jika Anda merasa tidak nyaman. 
  • Jika terasa tidak nyaman, maka hati-hati saat mendorong insersi  vagina ke area yang lebih dalam pada vagina.

Untuk melepaskan insersi vagina:

  • Berdiri dengan satu kaki di atas kursi.
  • Masukan jari ke dalam vagina dan kaitkan jari pada sekitar bagian terdekat dari vagina insert.
  • Perlahan-lahan tarik insersi vagina keluar.
  • Buang insersi vagina dengan membungkusnya dan membuang ke tempat sampah. Jangan membuangnya ke toilet.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Dienestrol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Dienestrol?

Sebelum menggunakan Dienesterol, beri tahu dokter jika Anda memiliki:

  • Porfiria
  • Perdarahan vagina yang abnormal yang tidak terdiagnosis
  • Diketahui atau diduga memiliki neoplasia ketergantungan estrogen
  • Trombosis vena dalam atau emboli paru
  • Penyakit tromboemboli arteri
  • Penyakit atau gangguan hati
  • Hipersensitivitas

Apakah obat Dienestrol aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Studi pada hewan menunjukkan bahwa dienestrol dapat berakibat fatal pada janin jika digunakan selama hamil. Hindari penggunaan dienestrol jika Anda sedang hamil.

Penggunaan  dienetsrol juga tidak dianjurkan pada ibu menyusui. Estrogen masuk ke dalam ASI dan dapat menurunkan jumlah dan kualitas ASI. 

Efek Samping

Apa efek samping Dienestrol yang mungkin terjadi?

Efek samping dienestrol yang umum terjadi biasanya adalah:

  • iritasi vagina
  • pusing
  • kepala terasa ringan
  • sakit kepala
  • sakit perut
  • kembung
  • mual
  • perubahan berat badan
  • peningkatan / penurunan minat pada seks
  • nyeri payudara.
  • gangguan pencernaan
  • reaksi dermatologi
  • tekanan darah yang meningkat (dosis tinggi)
  • gangguan tromboemboli
  • retensi cairan / edema
  • toleransi glukosa menurun
  • hiperkalsemia
  • defisiensi folat
  • ikterus kolestatik
  • tumor hati
  • efek genitourinary
  • depresi mental
  • pusing
  • libido diubah
  • chorea
  • keratoconus
  • intoleransi lensa kontak
  • efek hematologi

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Dienestrol?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin mengubah dosis atau melakukan tindakan pencegahan lainnya mungkin diperlukan. beri tahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat non resep yang beredar di pasaran.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Dienestrol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Dienestrol?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • Asma
  • Epilepsi
  • Masalah jantung
  • Masalah ginjal
  • Sakit kepala migrain – Estrogen dapat memperburuk kondisi ini
  • Masalah pembekuan darah – Meskipun memburuknya kondisi pembekuan darah tidak mungkin terjadi, beberapa dokter tidak meresepkan estrogen vagina untuk pasien dengan masalah pembekuan darah atau riwayat masalah ini
  • Kanker payudara (aktif, dicurigai, atau riwayat pada masa lalu) – Estrogen tidak boleh digunakan
  • Kanker tertentu, termasuk kanker payudara, tulang, atau rahim (aktif atau dicurigai). Estrogen dapat mengganggu pengobatan kanker payudara atau tulang atau memperburuk kanker rahim ketika kondisi ini hadir.
  • Ikterus kolestasis (aliran empedu dari hati diblokir), riwayat masa lalu-perlu peringatan ketika ada masalah ini
  • Diabetes mellitus. Estrogen dapat mengubah respon tubuh Anda untuk gula dalam diet Anda.
  • Endometriosis
  • Tumor fibroid rahim. Estrogen dapat memperburuk endometriosis atau meningkatkan ukuran tumor fibroid.
  • Masalah kandung empedu (batu empedu). Estrogen dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan serangan kandung empedu.
  • Serangan jantung
  • Stroke (sejarah aktif atau pada masa lalu). Estrogen tidak boleh digunakan.
  • Hemangioma hati (tumor bukan kanker hati). Estrogen dapat memperburuk masalah kesehatan ini.
  • Tekanan darah tinggi. Estrogen dapat memperburuk masalah kesehatan ini.
  • Hiperkalsemia (terlalu banyak kalsium dalam darah). Estrogen dapat memperburuk masalah kesehatan ini.
  • Hipertrigliseridemia (terlalu banyak trigliserida dalam darah Anda). Estrogen dapat meningkatkan terjadinya untuk mendapatkan pankreatitis atau efek samping lainnya.
  • Hipokalsemia (kalsium terlalu sedikit dalam darah Anda). Dokter Anda harus mengembalikan kadar kalsium Anda ke batas sehat sebelum memulai terapi estrogen.
  • Iritasi atau infeksi vagina. Biasanya estrogen meredakan infeksi atau iritasi vagina tapi kadang terapi bisa membuat kondisi ini jadi lebih buruk.
  • Penyakit hati
  • Masalah hati – estrogen tidak boleh digunakan.
  • Lupus eritematosus sistemik (LES atau lupus). Estrogen dapat memperburuk masalah kesehatan ini.
  • Masalah fisik dalam vagina, seperti vagina sempit, stenosis vagina, atau vagina prolaps. Estradiol vagina insert atau cincin mungkin lebih cenderung untuk menyelinap keluar dari tempat atau menyebabkan masalah seperti iritasi vagina
  • Porfiria. Estrogen dapat memperburuk masalah kesehatan ini.
  • Masalah tiroid (tiroid kurang aktif). Estrogen dapat mengubah respon tubuh Anda terhadap obat tiroid Anda. Dokter Anda dapat mengganti jumlah tiroid yang Anda gunakan saat terapi estrogen
  • Perdarahan vagina atau genital yang tidak biasa dan tidak diketahui penyebabnya. Penggunaan estrogen dapat menunda diagnosis atau memperburuk kondisi. Penyebab perdarahan harus diketahui sebelum estrogen digunakan.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis dienestrol untuk dewasa?

Dosis obat-obatan dalam kelas ini akan berbeda untuk setiap pasien. Ikuti perintah dokter atau petunjuk pada label. Informasi berikut hanya mencakup dosis rata-rata obat-obatan ini. Jika dosis berbeda, jangan mengubahnya kecuali dokter Anda memberi tahu Anda untuk melakukannya.

Jumlah obat yang harus Anda gunakan tergantung pada kekuatan obat. Selain itu, jumlah dosis yang Anda ambil setiap hari, jeda waktu antar-dosis, dan lamanya waktu pemakaian obat tergantung pada masalah medis yang Anda alami.

Untuk estrogen konjugasi bentuk sediaan krim vagina

Pada awalnya, 0,5 gram (g) dari estrogen konjugasi dimasukkan ke dalam vagina sekali sehari, atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda untuk mencapai dosis serendah mungkin.

Biasanya dokter akan ingin Anda untuk menggunakan obat ini hanya tiga minggu setiap bulannya (tiga minggu pakai, satu minggu berhenti). Dokter mungkin dapat meningkatkan dosis yang diperlukan. Namun, dosis biasanya tidak lebih dari 2 gram per hari.

Untuk estradiol bentuk sediaan krim vagina:

200-400 mikrogram (mcg) estradiol (2-4 gram krim) dimasukkan ke dalam vagina sekali sehari selama satu sampai dua minggu. Kurangi dosis menjadi satu setengah bila lebih dari dua dan empat minggu.

Setelah empat minggu, dokter mungkin akan meminta Anda untuk lebih jarang menggunakan obat-obatan ini, seperti 100 mcg (satu gram krim ) satu sampai tiga kali seminggu dan hanya tiga minggu setiap bulan (tiga minggu pakai dan satu minggu libur) .

Untuk estradiol bentuk sediaan insersi atau cincin:

Satu insersi mengandung 2-24,8 miligram (mg) estradiol dimasukkan ke dalam vagina setiap tiga bulan. Insersi secara perlahan akan melepaskan estradiol pada tingkat 7,5-100 mikrogram (mcg) setiap dua puluh empat jam dengan penggunaan terus menerus.

Untuk estrone bentuk sediaan krim vagina:

2-4 miligram (mg) estrone dimasukkan ke dalam vagina sekali sehari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Untuk estrone bentuk sediaan supositoria:

250-500 mikrogram (mcg) dimasukkan ke dalam vagina sekali sehari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Berapa dosis obat dienestrol untuk anak-anak?

Dosis untuk anak belum ditentukan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa dienestrol tersedia?

Tersedia dalam bentuk dosis:

  • Tablet
  • Krim
  • Insersi
  • Supositoria

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa pakai obat?

Untuk supositoria atau krim yang digunakan dua kali dalam seminggu:

Jika Anda melewatkan dosis obat ini dan baru ingat setelah 1 atau 2 hari, maka segera gunakan dosis yang terlewat secepat mungkin. Namun, jika hampir waktu untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan tetap pada jadwal dosis rutin Anda. Jangan menggandakan dosis.

Untuk krim atau supositoria yang digunakan lebih dari dua kali seminggu:

Jika Anda melewatkan dosis obat ini, gunakan secepat mungkin jika Anda ingat dalam waktu 12 jam dari dosis yang terlewat. Namun, jika hampir waktu untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan kembali ke jadwal rutin dosis Anda. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 26, 2017 | Terakhir Diedit: September 26, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan