Nama Generik: Ticlopidine Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Ticlopidine digunakan?

Ticlopidine adalah obat untuk mencegah stroke pada orang yang tidak dapat mengonsumsi aspirin atau pada orang yang sudah mengonsumsi aspirin, namun obat tersebut gagal untuk bekerja dalam tubuh orang tersebut. Obat ini juga dapat digunakan dalam kombinasi dengan Aspirin untuk beberapa jenis prosedur pengobatan jantung (seperti koroner stent implan).

Ticlopidine bekerja dengan cara menghalangi platelet untuk tidak saling menempel dan mencegah mereka dari pembentukan gumpalan yang berbahaya. Obat ini adalah obat antiplatelet. Ticlopidine juga membantu menjaga darah agar mengalir lancar dalam tubuh Anda.

Bagaimana aturan pakai obat Ticlopidine?

Bacalah panduan obat dan Brosur Informasi Pasien yang disediakan apotek, jika ada, sebelum Anda mendapatkan obat ini dan setiap kali Anda membeli ulang. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini dengan mulut dengan makanan atau hanya setelah makan seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, biasanya dua kali sehari.

Lamanya pengobatan didasarkan pada kondisi medis Anda. Jika Anda minum obat ini untuk mencegah pembekuan setelah implan stent, umumnya diminum bersama dengan Aspirin selama 30 hari kecuali diarahkan oleh dokter Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk lebih jelasnya.

Minum obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat terbaiknya. Untuk membantu Anda lebih mudah untuk mengingatnya, minum pada waktu yang sama setiap hari. Jangan meningkatkan dosis atau menggunakan obat ini lebih sering atau lebih lama dari yang ditentukan. Cara seperti itu tidak akan lebih cepat meningkatkan kondisi Anda, dan malah dapat berisiko untuk meningkatkan efek samping. Sangat disarankan untuk terus minum obat ini bahkan jika Anda merasa telah pulih. Jangan berhenti minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Bagaimana cara menyimpan Ticlopidine?

Simpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Ticlopidine?

Anda tidak harus menggunakan obat ini jika Anda alergi terhadap Ticlopidine, atau jika Anda memiliki penyakit hati yang parah, setiap perdarahan aktif seperti tukak lambung atau perdarahan di otak (seperti dari cedera kepala), atau gangguan sel darah seperti anemia (kekurangan sel darah merah) atau rendahnya tingkat trombosit (sel yang membantu pembekuan darah).

Apakah obat Ticlopidine aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B. (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Efek Samping

Apa efek samping Ticlopidine yang mungkin terjadi?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan Ticlopidine dan hubungi dokter Anda bila Anda mengalami efek samping serius seperti, berikut ini:

  • Mimisan atau jenis pendarahan lainnya yang tidak dapat berhenti
  • Tinja berwarna hitam, berdarah
  • Batuk berdarah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Nyeri dada atau dada terasa berat, rasa nyeri yang menyebar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat, rasa sakit
  • Mati rasa atau tiba-tiba tubuh terasa lemah, khususnya di satu sisi tubuh
  • Sakit kepala tiba-tiba, kebingungan, masalah penglihatan, kesulitan dalam berbicara atau masalah keseimbangan
  • Kulit pucat, mudah memar atau perdarahan, lemah, demam, dan buang air kecil lebih sedikit atau kurang dari biasanya;
  • Tanda-tanda infeksi seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan, gejala flu, luka mulut
  • Mual, sakit perut, demam, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, tinja berwarna seperti tanah liat, sakit kuning (menguningnya kulit atau mata)

Sedangkan untuk efek samping yang tidak terlalu serius, meliputi:

  • Perut terasa tidak enak, mual atau muntah
  • Telinga berdering
  • Diare
  • Pusing
  • Gatal

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Ticlopidine?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat tersebut yang diresepkan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Abciximab
  • Aceclofenac
  • Acemetacin
  • Acenocoumarol
  • Alipogene Tiparvovec
  • Alteplase, Recombinant
  • Amtolmetin Guacil
  • Anagrelide
  • Apixaban
  • Argatroban
  • Aspirin
  • Bivalirudin
  • Bromfenac
  • Bufexamac
  • Bupropion
  • Celecoxib
  • Choline Salicylate
  • Cilostazol
  • Citalopram
  • Clonixin
  • Clopidogrel
  • Clozapine
  • Dabigatran Etexilate
  • Dalteparin
  • Danaparoid
  • Desirudin
  • Desvenlafaxine
  • Dexibuprofen
  • Dexketoprofen
  • Diclofenac
  • Diflunisal
  • Dipyridamole
  • Dipyrone
  • Drotrecogin Alfa
  • Duloxetine
  • Enoxaparin
  • Eptifibatide
  • Escitalopram
  • Etodolac
  • Etofenamate
  • Etoricoxib
  • Felbinac
  • Fenoprofen
  • Fepradinol
  • Feprazone
  • Floctafenine
  • Flufenamic Acid
  • Fluoxetine
  • Flurbiprofen
  • Fluvoxamine
  • Fondaparinux
  • Heparin
  • Ibuprofen
  • Ibuprofen Lysine
  • Indomethacin
  • Ketoprofen
  • Ketorolac
  • Lepirudin
  • Levomilnacipran
  • Lornoxicam
  • Loxoprofen
  • Lumiracoxib
  • Meclofenamate
  • Mefenamic Acid
  • Meloxicam
  • Milnacipran
  • Morniflumate
  • Nabumetone
  • Naproxen
  • Nefazodone
  • Nepafenac
  • Niflumic Acid
  • Nimesulide
  • Oxaprozin
  • Oxyphenbutazone
  • Parecoxib
  • Paroxetine
  • Phenindione
  • Phenprocoumon
  • Phenylbutazone
  • Piketoprofen
  • Piroxicam
  • Pranoprofen
  • Proglumetacin
  • Propyphenazone
  • Proquazone
  • Protein C, Human
  • Rivaroxaban
  • Rofecoxib
  • Salicylic Acid
  • Salsalate
  • Sertraline
  • Sodium Salicylate
  • Sulindac
  • Tenoxicam
  • Tiaprofenic Acid
  • Tinzaparin
  • Tizanidine
  • Tolfenamic Acid
  • Tolmetin
  • Valdecoxib
  • Venlafaxine
  • Vortioxetine

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat mungkin pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat yang diresepkan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut:

  • Aluminum Carbonate, Basic
  • Aluminum Hydroxide
  • Aluminum Phosphate
  • Calcium
  • Carbamazepine
  • Dihydroxyaluminum Aminoacetate
  • Dihydroxyaluminum Sodium Carbonate
  • Fosphenytoin
  • Magaldrate
  • Magnesium Carbonate
  • Magnesium Hydroxide
  • Magnesium Oxide
  • Magnesium Trisilicate
  • Phenytoin
  • Theophylline
  • Warfarin

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Ticlopidine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Ticlopidine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Pendarahan atau gangguan pembekuan darah
  • Riwayat stroke, termasuk TIA (“mini-stroke”)
  • Luka pada lambung atau Ulcerative Colitis
  • Kolesterol tinggi atau trigliserida
  • Penyakit hati ,
  • Penyakit ginjal

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Ticlopidine untuk dewasa?

250 mg secara oral dua kali sehari.

Berapa dosis obat Ticlopidine untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum ditentukan pada pasien anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis dan sediaan apa Ticlopidine tersedia?

Ticlopidine tersedia dalam dosis tablet 250 mg.

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 28, 2017 | Terakhir Diedit: September 28, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan