Nama Generik: Selegiline Merek: Jumex.

Penggunaan

Untuk apa selegiline?

Selegiline mencegah terjadinya kerusakan pada zat kimia dalam otak Anda yang bernama dopamine. Bila level zat ini rendah, dapat menyebabkan kita terkena penyakit Parkinson. Selegiline biasanya digunakan dengan obat lain untuk menyembuhkan gejala penyakit Parkinson.

Selegiline juga dapat digunakan untuk pengobatan lainnya.

Bagaimana cara penggunaan selegiline?

Gunakan selegiline sesuai yang diresepkan kepada Anda. Jangan gunakan obat dengan jumlah yang lebih banyak daripada anjuran dokter. Dosis berlebihan akan meningkatkan efek samping, tapi efek samping serius juga dapat terjadi. Ikutilah petunjuk dalam resep Anda.

Ketika Anda menggunakan selegiline dan 14 hari setelah berhenti, Anda tidak boleh mengkonsumsi makanan yang tertera pada tulisan “Apa yang harus saya hindari ketika menggunakan selegiline?” dalam pamflet Anda. Memakan makanan ini saat menggunakan selegiline dapat meningkatkan tekanan darah ke tingkat yang berbahaya.

Makanan yang MUNGKIN anda dapat makan adalah:

  • daging, unggas, atau ikan (termasuk daging saat makan siang, hotdog, sosis, dan ham)
  • sayuran, kecuali kacang fava
  • keju proses, mozzarella, ricotta, cottage
  • pizza dengan keju rendah tyramine
  • susu kedelai, yogurt
  • ragi

Kapsul selegiline biasanya diminum dua kali sehari, saat sarapan dan makan siang. Ikuti instruksi dari dokter.

Bentuk tablet selegiline yang telah dihancurkan (zelapar) sebaiknya diminum sehari sekali sebelum sarapan dan tanpa minuman apapun.

Untuk mengonsumsi Zelapar:

  1. Simpan tablet pada kemasan hingga Anda siap meminum obat. Buka kemasan dan robek bagian foil dalam kemasan. Jangan dorong tablet dari foil atau Anda akan merusak tablet.
  2. Dengan tangan kering, keluarkan tablet, dan masukkan ke dalam mulut. Tablet akan segera mencair.
  3. Jangan telan tablet bulat-bulat. Hancurkan tablet tanpa dikunyah dalam mulut Anda. Setelah beberapa kali larut, telanlah tablet tersebut.
  4. Jangan minum atau makan apapun minimal 5 menit setelah mengonsumsi Zelapar.

Penyakit Parkinson sering diobati dengan kombinasi obat yang berbeda. Pengobatan terbaik untuk kondisi Anda, gunakan semua obat yang dianjurkan oleh dokter. Ketika Anda menggunakan selegiline, dosis obat lain mungkin harus diubah. Jangan ubah dosis Anda atau jadwal konsumsi obat tanpa saran dokter.

Jangan hentikan konsumsi selegiline secara mendadak atau Anda akan mengalami efek samping yang berbahaya. Untuk hasil terbaik, tetap minum obat sesuai yang diresepkan oleh dokter.

Bagaimana cara penyimpanan selegiline?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis selegiline untuk orang dewasa?

Dosis orang dewasa untuk penyakit Parkinson:

Tablet oral:

Dosis disarankan: 5 mg diminum 2 kali sehari

Dosis maksimal : 10 mg diminum sehari

 

Zelapar:

Dosis awal: 1.25 mg dimakan sekali sehari selama minimal 6 minggu. Setelah 6 minggu, dosis dapat ditingkatkan menjadi 2.5 mg dimakan sekali sehari jika dibutuhkan.

Dosis pengembangan: 1.25mg hingga 2.5 mg dimakan sehari

Dosis maksimal: 2.5 mg dimakan per hari

 

Dosis orang dewasa untuk depresi:

Dosis awal: Gunakan 6 mg per hari dalam transdermal patch dan interaksikan ke kulit setiap 24 jam sekali

Dosis pengembangan: Gunakan 6 mg/24 jam atau 12 mg/24 jam transdermal patch diaplikasikan ke kulit sekali sehari.

Dosis maksimal: 12 mg/24 jam transdermal patch diaplikasikan ke kulit sekali sehari.

Bagaimana dosis selegiline untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas obat belum diumumkan oleh dokter anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis apakah selegiline tersedia?

Kapsul 5mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena selegiline?

Efek samping serius umumnya tidak terjadi. Hentikan penggunaan selegiline dan hubungi dokter jika terjadi reaksi alergi (gatal-gatal, kesulitan bernafas, penutupan pada tenggorokan, bengkak pada bibir, wajah, atau lidah).

Hentikan pemakaian selegiline dan hubungi dokter Anda jika Anda merasakan efek samping serius seperti:

  • sakit kepala tiba-tiba, bingung, penglihatan buram, kesulitan berbicara, mual, muntah, sakit pada dada, kejang-kejang, dan kebas secara mendadak atau merasa lemah (terutama pada satu bagian tubuh)
  • kepala merasa ringan, pingsan
  • berhalusinasi
  • merasa gelisah atau terganggu
  • otot berkedut
  • rasa sakit saat buang air kecil atau sulit buang air kecil

Efek samping yang tidak terlalu serius adalah:

  • pusing, merasa lemah
  • insomnia
  • hidung berair
  • sakit punggung
  • susah buang air besar
  • sakit mulut atau sariawan, sakit saat menelan (ketika menggunakan Zelapar).

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan selegiline?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan dengan baik.

Anak-anak

Penelitian mengenai obat ini hanya dilakukan pada orang dewasa, dan tidak ada informasi spesifik penggunaan selegiline pada anak.

Lansia

Banyak obat yang tidak dilakukan studinya terhadap lansia. Oleh karena itu, tidak diketahui apakah obat ini memiliki cara kerja yang sama dengan orang dewasa atau jika obat ini dapat menyebabkan efek samping yang berbeda atau masalah lainnya jika digunakan pada lansia. Tidak ada informasi spesifik tentang penggunaan selegiline terhadap lansia.

Apakah selegiline aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan resiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam resiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •      C=Mungkin berisiko
  •      D=Ada bukti positif dari risiko
  •      X=Kontraindikasi
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan selegiline?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengkonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Menggunakan selegiline dengan obat di bawah ini tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tidak menganjurkan penggunaan obat ini atau menggantinya dengan obat lain:

  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Amphetamine
  • Apraclonidine
  • Atomoxetine
  • Benzphetamine
  • Brimonidine
  • Bupropion
  • Carbamazepine
  • Carbinoxamine
  • Citalopram
  • Clomipramine
  • Cyclobenzaprine
  • Cyproheptadine
  • Desipramine
  • Desvenlafaxine
  • Dexfenfluramine
  • Dexmethylphenidate
  • Dextroamphetamine
  • Dextromethorphan
  • Diethylpropion
  • Doxylamine
  • Duloxetine
  • Ephedrine
  • Escitalopram
  • Fenfluramine
  • Fluoxetine
  • Fluvoxamine
  • Furazolidone
  • Guanadrel
  • Guanethidine
  • Hydroxytryptophan
  • Imipramine
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Isometheptene
  • Levomethadyl
  • Levomilnacipran
  • Linezolid
  • Lisdexamfetamine
  • Maprotiline
  • Mazindol
  • Meperidine
  • Methadone
  • Methamphetamine
  • Methotrimeprazine
  • Methyldopa
  • Methylene Blue
  • Methylphenidate
  • Milnacipran
  • Mirtazapine
  • Moclobemide
  • Nefopam
  • Nialamide
  • Nortriptyline
  • Opipramol
  • Paroxetine
  • Phendimetrazine
  • Phenelzine
  • Phenmetrazine
  • Phentermine
  • Phenylalanine
  • Phenylephrine
  • Phenylpropanolamine
  • Procarbazine
  • Propoxyphene
  • Protriptyline
  • Pseudoephedrine
  • Rasagiline
  • Reserpine
  • Selegiline
  • Sertraline
  • Sibutramine
  • St John’s Wort
  • Sumatriptan
  • Tapentadol
  • Tetrabenazine
  • Tramadol
  • Tranylcypromine
  • Trazodone
  • Trimipramine
  • Tryptophan
  • Venlafaxine
  • Vilazodone
  • Vortioxetine

Penggunaan selegiline dengan obat di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi dibutuhkan dalam beberapa kasus. Jika dalam resep Anda kedua obat ini tercantumkan secara bersamaan, dokter Anda mungkin merubah dosis atau intensitas penggunaan salah satu atau kedua obat.

  • Albuterol
  • Alizapride
  • Altretamine
  • Amineptine
  • Amisulpride
  • Amitriptylinoxide
  • Arformoterol
  • Avocado
  • Bambuterol
  • Bitter Orange
  • Bromocriptine
  • Bromperidol
  • Buspirone
  • Clenbuterol
  • Clovoxamine
  • Colterol
  • Dibenzepin
  • Difenoxin
  • Diphenoxylate
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Dothiepin
  • Doxepin
  • Droperidol
  • Ethchlorvynol
  • Femoxetine
  • Fenoterol
  • Fentanyl
  • Fluspirilene
  • Formoterol
  • Frovatriptan
  • Granisetron
  • Guarana
  • Haloperidol
  • Hexoprenaline
  • Hydrocodone
  • Hydromorphone
  • Indacaterol
  • Iobenguane I 123
  • Isoetharine
  • Kava
  • Levalbuterol
  • Licorice
  • Lofepramine
  • Lorcaserin
  • Ma Huang
  • Mate
  • Melitracen
  • Mephentermine
  • Metaproterenol
  • Metaraminol
  • Metoclopramide
  • Metopimazine
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Naratriptan
  • Nefazodone
  • Nilotinib
  • Olodaterol
  • Oxycodone
  • Palonosetron
  • Penfluridol
  • Pentazocine
  • Pimozide
  • Pirbuterol
  • Procaterol
  • Reboxetine
  • Reproterol
  • Ritodrine
  • Salmeterol
  • Sulpiride
  • Sultopride
  • Terbutaline
  • Tianeptine
  • Tiapride
  • Tretoquinol
  • Tulobuterol
  • Tyrosine
  • Veralipride
  • Vilanterol

Penggunaan selegiline dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan resiko efek samping, tapi menggunakan keduanya mungkin adalah pengobatan terbaik untuk Anda. Jika dalam resep Anda kedua obat ini dicantumkan secara bersamaan, dokter Anda mungkin merubah dosis atau intensitas penggunaan salah satu atau kedua obat.

  • Acarbose
  • Acetohexamide
  • Benfluorex
  • Chlorpropamide
  • Desogestrel
  • Dienogest
  • Dopamine
  • Drospirenone
  • Estradiol Cypionate
  • Estradiol Valerate
  • Ethinyl Estradiol
  • Ethynodiol Diacetate
  • Etonogestrel
  • Ginseng
  • Gliclazide
  • Glimepiride
  • Glipizide
  • Gliquidone
  • Glyburide
  • Guar Gum
  • Insulin
  • Insulin Aspart, Recombinant
  • Insulin Degludec
  • Insulin Detemir
  • Insulin Glargine, Recombinant
  • Insulin Glulisine
  • Insulin Human Regular
  • Insulin Lispro, Recombinant
  • Levonorgestrel
  • Medroxyprogesterone Acetate
  • Mestranol
  • Metformin
  • Miglitol
  • Norelgestromin
  • Norethindrone
  • Norgestimate
  • Norgestrel
  • Repaglinide
  • Tolazamide
  • Tolbutamide
  • Troglitazone

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan selegiline?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau pada makanan tertentu karena dapat menyebabkan terjadinya interaksi obat. Mengkonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda terkait makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Penggunaan selegiline tidak direkomendasikan dengan produk di bawah ini, tapi terkadang tidak dapat dipisahkan dalam beberapa kasus tertentu. Jika digunakan secara bersamaan, dokter Anda mungkin sudah merubah dosis, atau mengubah waktu Anda meminum obat, atau memberikan instruksi khusus tentang makanan, alkohol, atau tembakau.

  • Makanan mengandung tyramine.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan selegiline?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • dyskinesia (pergerakan otot tidak wajar)
  • hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • gangguan jiwa
  • postural hypotension (pusing, kepala terasa ringan, atau pingsan ketika bangun dari tidur atau posisi duduk)—gunakan dengan hati-hati karena dapat memperburuk keadaan
  • penyakit ginjal kambuhan—biasanya penggunaan obat pada kondisi ini tidak dianjurkan
  • penyakit liver—gunakan dengan hati-hati. Tekanan darah tinggi karena selegiline dapat terjadi, dan dapat meningkatkan risiko efek samping
  • phenylketonuria (PKU)—tablet hancur yang mengandung phenylalanine, yang dapat memperburuk kondisi ini.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Dalam keadaan darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yaitu:

  • rasa kantuk
  • pusing
  • pingsan
  • terganggu
  • hiperaktif
  • gelisah
  • sakit kepala
  • halusinasi
  • rahang kaku
  • punggung kaku
  • koma
  • detak jantung cepat dan tidak teratur
  • sakit pada dada
  • nafas melambat
  • berkeringat
  • demam
  • kulit dingin

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan