Nama Generik: Laktulosa Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa Laktulosa?

Laktulosa adalah pencahar yang digunakan untuk mengobati konstipasi. Mungkin dapat memperlancar buang air besar per hari atau memperbanyak jumlah hari Anda buang air besar. Laktulosa adalah pengasam usus besar yang bekerja dengan meningkatkan kadar air feses dan melembutkan feses. Laktulosa merupakan cairan gula buatan.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini berisi penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang disetujui oleh profesional , tetapi mungkin diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum dalam bagian ini jika hanya sudah diresepkan oleh ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga digunakan untuk mengobati atau mencegah komplikasi penyakit hati (hepatic encephalophaty)

Bagaimana cara penggunaan Laktulosa?

Gunakan dengan cara diminum, biasanya sehari sekali untuk konstipasi, atau sebagaimana dianjurkan oleh dokter Anda. Apabila Anda menggunakan produk cair, untuk meningkatkan rasa, dapat dicampur dengan jus buah, air, susu, atau makanan penutup yang lembut. Apabila Anda menggunakan kristal dalam kemasan, larutkan isi kemasan dalam setengah gelas air (4 oz atau 120 ml), atau sebagaimana dianjurkan oleh dokter Anda.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapat hasil terbaik. Ingat untuk mengonsumsi pada saat yang sama tiap hari. Dosis berdasarkan kondisi kesehatan dan respon terhadap terapi.

Mungkin akan memakan waktu hingga 48 jam hingga Anda merasa ingin buang air besar. Hubungi dokter Anda apabila kondisi tidak berubah atau bertambah parah.

Bagaimana cara penyimpanan Laktulosa?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

 Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Laktulosa untuk orang dewasa?

Dosis untuk konstipasi kronis pada orang dewasa:

15 ml oral sekali sehari.

Dosis untuk konstipasi akut pada orang dewasa:

Dosis awal: 15 ml oral sekali sehari. Terapi harus dilanjutkan hingga buang air besar kembali berjalan dengan normal.

Dosis untuk hepatic encepalopathy pada orang dewasa:

Dosis awal: 30 ml oral tiga kali sehari atau

300 ml dalam 700 ml air atau saline normal sebagai enema diberi tiap 30 hingga 60 menit tiap 4-6 jam.

Dosis perawatan: 30 hingga 45 ml oral tiga kali sehari

Bagaimana dosis Laktulosa untuk anak-anak?

Dosis untuk hepatic encephalopathy pada anak-anak:

Bayi: 1.7 hingga 6.7 g/hari (2.5 hingga 10 ml) oral per hari terbagi dalam 3 hingga 4 dosis. Sesuaikan dosis hingga terdapat 2-3 feses lembut per hari.

Anak-anak: 1.7 hingga 6.7 g/hari (40-90 ml) oral per hari terbagi dalam 3-4 dosis. Sesuaikan dosis hingga terdapat 2-3 feses lembut per hari.

Dosis untuk konstipasi kronis pada anak-anak:

Anak-anak: 0.7 hingga 2 g/kg/hari (1 hingga 3 ml/kg/hari) oral terbagi dalam beberapa dosis per hari; umumnya tidak disarankan untuk melebihi dosis maksimal orang dewasa yaitu 40 g/hari (60 ml/hari).

Dalam dosis apakah Laktulosa tersedia?

Solusi 10 g laktulosa/15 ml

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Laktulosa?

Apabila Anda mengalami reaksi alergi pada obat ini, segera cari pertolongan medis. Gejala reaksi alergi dapat berupa: Gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan laktulosa dan hubungi dokter segera apabila Anda mengalami diare yang parah atau berkelanjutan.

Efek samping ringan dapat termasuk:

  • Kembung, gas
  • Sakit perut
  • Diare
  • Mual, muntah

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Laktulosa?

Perhatikan hal berikut, sebelum Anda menggunakan laktulosa:

  • Beri tahu dokter atau apoteker apabila Anda memiliki alergi terhadap laktulosa atau obat-obatan lain
  • Beri tahu dokter atau apoteker mengenai obat-obatan resep dan nonresep yang Anda gunakan, khususnya antacid, antibiotik termasuk neomycin (mycifradin), dan pencahar lain
  • Beri tahu dokter apabila Anda memiliki diabetes atau memerlukan diet rendah laktosa
  • Apabila Anda sedang menjalani operasi atau tes pada kolon atau rektum, beritahu dokter bahwa Anda menggunakan laktulosa

Apakah Laktulosa aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •  A= Tidak berisiko
  •  B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C= Mungkin berisiko
  •  D= Ada bukti positif dari risiko
  •  X= Kontraindikasi
  •  N= Tidak diketahui

Tidak diketahui apabila laktulosa akan keluar bersama air susu ibu atau apabila dapat membahayakan bayi yang disusui. Jangan gunakan obat ini tanpa sepengetahuan dokter apabila Anda sedang menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Laktulosa?

Interaksi obat dapat mengubah bagaimana pengobatan Anda bekerja atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Dokumen ini tidak menyertakan semua kemungkinan interaksi obat. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep/nonresep dan produk herbal) dan beritahu dokter dan apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis dari obat-obatan apapun tanpa persetujuan dokter Anda.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Laktulosa?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

  • Ethanol

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Laktulosa?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Usus buntu (atau tanda-tanda usus buntu)
  • Pendarahan pada rektum karena sebab yang tidak diketahui—kondisi ini perlu penanganan dokter segera
  • Colostomy
  • Penyumbatan usus
  • Ileostomy—penggunaan pencahar dapat menyebabkan masalah lain apabila terdapat kondisi ini
  • Diabetes mellitus tipe 2 –pasien diabetes harus berhati-hati karena beberapa pencahar memiliki kandungan gula yang tinggi, seperti dekstrosa, galaktosa, dan/atau sukrosa
  • Penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi—beberapa pencahar memiliki kandungan sodium yang tinggi, yang dapat memperparah kondisi ini
  • Penyakit ginjal—magnesium dan kalium (terkandung pada beberapa pencahar) dapat menumpuk di dalam tubuh apabila terdapat penyakit ginjal; kondisi serius dapat terjadi
  • Kesulitan menelan—minyak mineral tidak dapat digunakan karena dapat masuk secara tidak sengaja ke dalam paru-paru dan menyebabkan pneumonia; juga pencahar dengan bentuk besar dapat tersangkut di dalam esophagus pada pasien dengan kesulitan menelan

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan