Nama Generik: Interferon Alfa-2A Merek: Interferon Alfanative, Intron-A, Kalferon dan Roferon-A.

Penggunaan

Untuk apa interferon alfa-2a?

Obat ini umumnya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kanker, misalnya leukemia, melanoma, dan AIDS terkait sarkoma Kaposi. Obat ini juga digunakan untuk mengobati infeksi virus, misalnya hepatitis B kronis, hepatitis C kronis, dan kondiloma acuminata. Obat ini sama dengan protein alami yang dihasilkan di dalam tubuh (interferon). Diperkirakan obat ini bekerja dengan mempengaruhi fungsi atau pertumbuhan sel serta pertahanan alami tubuh (sistem kekebalan tubuh) dalam berbagai cara. Menambahkan interferon dapat membantu tubuh Anda melawan infeksi kanker ataupun virus.

Bagaimana cara penggunaan Interferon Alfa-2A?

Obat ini diberikan melalui suntikan ke dalam otot atau di bawah kulit sesuai arahan dokter. Balikkan suntikan setiap kali Anda menyuntikkan obat ini untuk mencegah rasa sakit. Obat ini juga dapat diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah atau pada luka secara langsung, biasanya dilakukan oleh seorang perawat profesional.

Jika Anda menggunakan obat ini di rumah untuk diri sendiri, ketahuilah semua persiapan serta petunjuk penggunaan dari perawat profesional Anda. Jangan mengocok obat karena akan menurunkan efektivitas obat. Sebelum digunakan, periksalah produk ini apakah terdapat partikel atau perubahan warna. Jika terdapat gumpalan, jangan gunakan obat tersebut. Ketahui cara penyimpanan serta pembuangan persediaan medis yang aman. Jangan pernah menggunakan jarum suntik berulang kali (hanya sekali pakai). Multidose-pen dapat dipakai berulang kali. Obat ini paling baik digunakan pada malam hari sebelum tidur untuk mengurangi efek samping.

Minumlah banyak cairan ketika menggunakan obat ini, kecuali diarahkan sebaliknya dokter Anda.

Dosis dibuat berdasarkan kondisi medis dan respon tubuh terhadap terapi. Jangan mengubah dosis atau frekuensi penggunaan obat ini tanpa persetujuan dokter. Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat terbaiknya. Untuk membantu Anda ingat, gunakanlah obat pada waktu yang sama setiap malam sehingga dosis menjadi terjadwal.

Berbagai merek Interferon Alfa memiliki dosis yang berbeda-beda dalam darah. Obat ini tersedia dalam berbagai macam, yaitu bubuk dalam botol, larutan dalam botol, serta multidose-pen. Cara penggunaan produk bergantung pada jenis produk yang Anda gunakan. Ikuti arahan dokter Anda dengan hati-hati. Jangan beralih merek tanpa seizin dokter Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Interferon Alfa-2A?

Obat ini sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin. Ambillah obat 1 jam sebelum digunakan dari lemari es, taruh pada tempat kering dan bersih dalam suhu ruangan. Ikuti semua petunjuk yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda untuk mempersiapkan obat. Biarkan larutan menjadi hangat sebelum digunakan. Jangan menggunakan obat jika sudah dikeluarkan dari kulkas selama 24 jam atau lebih atau jika sudah berada dalam lemari es lebih dari 30 hari.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis interferon alfa-2a untuk orang dewasa?

Ikuti dosis yang telah ditetapkan dokter atau sesuai dengan yang tertera di kemasan obat.

Bagaimana dosis Interferon Alfa-2A untuk anak?

Ikuti dosis yang telah ditetapkan dokter atau sesuai dengan yang tertera di kemasan obat.

Dalam dosis apakah Interferon Alfa-2A tersedia?

Larutan untuk injeksi 6 juta unit/ml, 0.5 ml pemakaian sekali dengan jarum suntik yang belum diisi (3 juta unit/jarum suntik)

Larutan untuk injeksi 12 juta unit/ml, 0.5 ml pemakaian sekali dengan jarum suntik yang belum diisi (6 juta unit/jarum suntik)

Larutan untuk injeksi 18 juta unit/ml, 0.5 ml pemakaian sekali dengan jarum suntik yang belum diisi (9 juta unit/jarum suntik)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena interferon alfa-2a?

EFEK SAMPING: Reaksi di area injeksi (nyeri/bengkak/kemerahan), sakit kepala, kelelahan, diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan, nyeri punggung, pusing, mulut kering, perubahan mood, mual, atau muntah dapat terjadi. Jika salah satu dari efek tersebut tidak hilang atau memburuk, segera beritahu dokter atau apoteker.

Gejala mirip flu seperti demam, menggigil, dan nyeri otot dapat terjadi, terutama ketika pertama kali Anda memulai penggunaan obat ini. Gejala ini biasanya berlangsung sekitar 1 hari setelah injeksi dan akan berkembang atau hilang setelah beberapa minggu penggunaan. Anda dapat mengurangi efek samping dengan menyuntikkan obat ini pada waktu tidur dan menggunakan pereda demam/sakit seperti Acetaminophen sebelum penggunaan setiap dosis. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Masalah gigi dan gusi kadang-kadang terjadi selama pengobatan. Mulut kering dapat memperburuk efek samping ini. Cegahlah mulut kering dengan minum banyak air. Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari dan periksa gigi secara teratur. Jika Anda mengalami muntah selama pengobatan, bilas mulut Anda setelahnya untuk mengurangi masalah gigi dan gusi.

Kerontokan rambut sementara dapat terjadi. Pertumbuhan rambut normal akan kembali setelah perawatan berakhir.

Ingatlah bahwa dokter telah memberikan resep obat ini atas pertimbangan manfaat yang lebih besar dibandingkan risiko efek samping. Banyak orang menggunakan obat ini tidak mengalami efek samping yang serius.

Segera katakan kepada dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius, seperti: merasa terlalu panas atau dingin (lebih dari orang di sekitar Anda), denyut jantung cepat atau tidak teratur, rasa haus meningkat, buang air kecil meningkat, perubahan menstruasi (absen, tertunda, atau menstruasi yang tidak teratur), mati rasa/kesemutan pada tangan atau kaki, pembengkakan terutama pada wajah, tangan, kaki, sulit tidur, sulit berjalan, perubahan penglihatan (kabur, hilangnya sebagian), mudah berdarah/memar, persisten mual/muntah, tanda-tanda infeksi (misalnya, demam, sakit tenggorokan persisten), nyeri perut, urin berwarna gelap, tinja berwarna hitam, mata atau kulit menguning.

Dapatkan bantuan medis segera jika salah satu efek samping yang sangat serius terjadi: nyeri dada, kejang, kelemahan pada satu sisi tubuh, gangguan berbicara.

Obat ini dapat menyebabkan perubahan mental/suasana hati serius yang mungkin lebih buruk selama pengobatan atau setelah dosis terakhir. Segera katakan kepada dokter jika Anda memiliki gejala seperti kebingungan, depresi, keinginan bunuh diri, lekas marah, atau perilaku agresif. Jika ini terjadi, Anda dianjurkan untuk menjalani terapi dan pemantauan kejiwaan selama dan setelah pengobatan dengan obat ini.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, dapatkan bantuan medis segera jika Anda melihat gejala-gejala reaksi alergi yang serius, termasuk: ruam, gatal/bengkak (terutama pada wajah/lidah/tenggorokan), pusing, sulit bernapas.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan interferon alfa-2a?

Sebelum pemberian Interferon Alfa, sebaiknya Anda:

  • hubungi dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap Interferon Alfa atau obat lain.
  • hubungi dokter dan apoteker mengenai obat resep/nonresep yang Anda gunakan, terutama antibiotik dan vitamin.
  • beri tahu dokter jika Anda memiliki atau pernah memiliki penyakit jantung, ginjal atau hati, asma, depresi, gangguan kejiwaan, atau diabetes.
  • hubungi dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan Interferon Alfa, hubungi dokter Anda.
  • Anda tidak boleh mengubah merek Interferon tanpa memberitahu dokter Anda

Apakah Interferon Alfa-2A aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai untuk menentukan risiko penggunaan pengobatan pada wanita selama kehamilan atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam kategori risiko kehamilan D.

A=tidak berisiko,

B=tidak berisiko pada beberapa studi,

C=mungkin ada risiko,

D=terbukti positif berisiko,

X=kontraindikasi,

N=tidak diketahui

Hentikan menyusui atau hentikan pengobatan.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan interferon alfa-2a?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • AZT karena risiko masalah sumsum tulang akan meningkat
  • Interleukin-2 karena risiko masalah ginjal atau gula darah yang tinggi akan meningkat
  • Fluorouracil atau teofilin karena risiko efek samping akan meningkat dengan larutan Interferon Alfa-2A

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Interferon Alfa-2A?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Interferon Alfa-2A?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • jika Anda pernah memiliki masalah jantung, misalnya denyut jantung yang tidak teratur, serangan jantung, masalah pembuluh darah, tekanan darah tinggi, atau kadar trigliserida dalam darah tinggi
  • jika Anda memiliki riwayat penyakit autoimun (misalnya Lupus, Rheumatoid Arthritis), masalah ginjal, masalah liver (misalnya, hepatitis B), masalah pernapasan atau paru-paru, masalah perut atau usus (misalnya peradangan), masalah tiroid, diabetes, kejang, masalah pankreas, atau masalah mata atau penglihatan (misalnya retinopati)
  • jika Anda mengalami tingkat sel darah putih atau platelet rendah, anemia, atau riwayat masalah sumsum tulang, masalah perdarahan, atau transplantasi organ
  • jika Anda memiliki rasa kantuk yang berlebih atau sulit tidur
  • jika Anda memiliki infeksi, termasuk cacar atau HIV, atau Anda memiliki riwayat herpes simpleks
  • jika Anda memiliki riwayat masalah mental atau suasana hati (misalnya, depresi), keinginan bunuh diri, atau penyalahgunaan alkohol atau zat lain atau ketergantungan.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan