Zolpidem obat apa?

Oleh

Nama Generik: Zolpidem Merek: Slepzol, Stilnox, Zolmia dan Zolta.

Penggunaan

Untuk apa Zolpidem?

Zolpidem adalah obat dengan fungsi untuk mengobati masalah tidur (insomnia) pada orang dewasa. Jika Anda memiliki masalah tidur, obat ini akan membantu Anda tertidur lebih cepat, sehingga Anda bisa beristirahat dengan lebih baik pada malam hari. Zolpidem termasuk pada kategori obat yang disebut sedative-hypnotics. Bekerja pada otak Anda untuk menghasilkan efek tenang.

Pengobatan menggunakan obat ini biasanya terbatas pada jangka waktu 1 sampai 2 minggu atau kurang.

Dosis zolpidem dan efek samping zolpidem akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Zolpidem?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Baca petunjuk pengobatan dan, jika tersedia, brosur informasi pasien yang disediakan oleh apoteker sebelum menggunakan zolpidem dan setiap kali Anda mengisi ulang. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan tanyakan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini dalam keadaan perut kosong sesuai arahan dokter, biasanya satu kali pada malam hari. Karena zolpidem bekerja dengan cepat, minumlah saat Anda akan tidur. Jangan minum obat ini dengan atau sesudah makan karena tidak akan bekerja dengan cepat.

Jangan minum dosis obat ini kecuali jika Anda memiliki waktu tidur penuh setidaknya 7 sampai 8 jam. Jika Anda harus terbangun sebelum waktu tersebut, Anda mungkin akan mengalami kehilangan beberapa ingatan dan akan mengalami masalah saat melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan, seperti mengemudi atau mengoperasikan mesin. (lihat bagian Pencegahan).

Dosis diberikan berdasarkan jenis kelamin, usia, kondisi medis, obat-obatan lain yang Anda gunakan, dan respon terhadap pengobatan. Jangan naikkan dosis Anda, meminumnya lebih sering, atau menggunakan lebih dari waktu yang disarankan. Jangan minum lebih dari 10 miligram sehari. Wanita biasanya diberi resep dosis yang lebih rendah karena obat keluar dari tubuh lebih lambat dari pria. Orang tua biasanya diberi dosis lebih rendah untuk menurunkan risiko efek samping.

Obat ini dapat menyebabkan reaksi kecanduan, terutama jika digunakan secara rutin dalam jangka waktu lama atau dengan dosis yang tinggi. Pada beberapa kasus, gejala kecanduan(seperti, mual, muntah-muntah, kram perut, gelisah, gemetaran) dapat terjadi jika pemakaian obat dihentikan secara tiba-tiba. Untuk mencegah reaksi ini, dokter mungkin akan menurunkan dosis Anda secara perlahan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda untuk lebih rinci dan segera laporkan jika ada reaksi kecanduan

Bersamaan dengan manfaatnya, obat ini pada kasus yang jarang dapat menyebabkan kecanduan. Risiko ini cenderung lebih banyak terjadi jika Anda pernah menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan pada masa lampau. Gunakan obat ini sesuai dengan apa yang disarankan untuk memperkecil risiko kecanduan.

Ketika obat ini digunakan dalam jangku waktu yang lama, mungkin tidak akan bekerja sebaik sebelumnya. Bicarakan dengan dokter Anda jika obat ini berhenti bekerja.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tetap sama setelah 7 sampai 10 hari, atau jika memburuk. Anda mungkin akan mengalami kesulitan tidur pada beberapa malam pertama setelah menghentikan pemakaian obat. Ini disebut rebound insomnia dan normal terjadi. Biasanya akan hilang setelah 1-2 malam. Jika efek ini terus berlangsung, hubungi dokter Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Zolpidem?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Zolpidem untuk orang dewasa?

Untuk pengobatan insomnia:

Bentuk dosis oral (extended-release tablets):

Dewasa—6.25 miligram (mg) (untuk wanita) atau 6.25 atau 12.5 mg (untuk pria) sehari sekali sebelum tidur. Dokter Anda mungkin akan meningkatkan dosis jika diperlukan. Namun, jangan minum lebih dari 12.5 mg per hari.

Dewasa lebih tua—6.25 mg sehari sekali sebelum tidur

Untuk bentuk dosis oral (tablet):

Dewasa—5 miligram (mg) untuk wanita dan 5 atau 10 mg untuk pria sehari sekali sebelum tidur. Dokter Anda akan meningkatkan dosis Anda jika diperlukan. Namun jangan minum lebih dari 10 mg perhari.

Dewasa lebih tua—5 mg sehari sekali sebelum tidur

Bagaimana dosis Zolpidem untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Zolpidem tersedia?

Zolpidem tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Tablet 6,25 mg; 12; 5 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Zolpidem?

Zolpidem dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah. Hentikan penggunaan zolpidem dan mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Laporkan jika ada gejala baru atau memburuk ke dokter Anda, seperti: depresi, cemas, agresi, agitasi, kebingungan, pikiran yang tidak biasa, halusinasi, masalah pada ingatan, perubahan kepribadian, tindakan mengambil risiko, kontrol diri menurun, tidak takut pada bahaya, atau berpikir untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.

Hentikan penggunaan zolpidem dan segera hubungi dokter Anda, jika Anda mengalami:

  • Nyeri pada dada, detak jantung tidak beraturan, napas pendek;
  • Masalah pernapasan atau menelan; atau
  • Merasa Anda akan pingsan.

Efek samping yang umum terjadi di antaranya termasuk:

  • Mengantuk pada siang hari, pusing, lemas, merasa melayang atau kepala terasa ringan;
  • Merasa lelah, hilangnya koordinasi;
  • Hidung mampet, mulut kering, iritasi pada hidung atau tenggorokan;
  • Mual, sembelit, diare, gangguan pada perut; atau
  • Sakit kepala, nyeri pada otot.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Zolpidem?

Dalam memutuskan menggunakan obat ini, risiko dari penggunaan obat harus dipertimbangkan baik-baik dengan manfaat yang diperoleh nantinya. Ini adalah keputusan yang Anda dan dokter akan ambil. Untuk obat ini, berikut yang perlu Anda pertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter Anda jika Anda pernah memiliki reaksi berbeda atau alergi terhadap obat ini atau obat lainnya. Serta beri tahu dokter jika Anda punya alergi tertentu, seperti terhadap makanan, pewarna, pengawet, atau binatang. Untuk produk tanpa resep, baca label atau bahan pada kemasan secara teliti.

Anak-anak

Penelitan lebih lanjut belum dilakukan antara hubungan usia dengan pengaruh zolpidem pada populasi pediatrik. Keselamatan dan keberhasilan belum dibuktikan.

Lansia

Penelitian yang dilakukan hingga saat ini belum menunjukkan masalah spesifik pada pasien manula terkait terbatasnya kegunaan zolpidem untuk lanjut usia. Namun, kebingungan, pusing, dan jatuh lebih sering terjadi pada lanjut usia, yang lebih sensitif terhadap pengaruh zolpidem daripada pada dewasa muda .

Apakah Zolpidem aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Zolpidem?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun beberapa obat tidak boleh digunakan secara bersamaan, pada kasus lain dua obat berbeda mungkin dapat digunakan secara bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis, atau tindakan pencegahan lain mungkin akan diperlukan. Beritahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat resep lain atau obat non-resep (over-the-counter [OTC]).

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang telah Anda gunakan.

  • Sodium Oxybate

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut biasanya tidak dianjurkan, tetapi mungkin diperlukan pada beberapa kasus. Jika kedua obat itu diresepkan bersamaan, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau mengurangi frekuensi penggunaan  salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Alprazolam
  • Buprenorphine
  • Buspirone
  • Butabarbital
  • Carbamazepine
  • Carbinoxamine
  • Ceritinib
  • Chlordiazepoxide
  • Chlorpromazine
  • Clarithromycin
  • Clonazepam
  • Clorazepate
  • Cobicistat
  • Crizotinib
  • Dabrafenib
  • Dexmedetomidine
  • Diazepam
  • Diphenhydramine
  • Doxylamine
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Estazolam
  • Eszopiclone
  • Ethchlorvynol
  • Fentanyl
  • Flumazenil
  • Flurazepam
  • Fospropofol
  • Halazepam
  • Hydrocodone
  • Hydromorphone
  • Hydroxyzine
  • Idelalisib
  • Lorazepam
  • Meclizine
  • Meprobamate
  • Methadone
  • Midazolam
  • Mitotane
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Nilotinib
  • Oxazepam
  • Oxycodone
  • Oxymorphone
  • Pentobarbital
  • Phenobarbital
  • Piperaquine
  • Prazepam
  • Primidone
  • Promethazine
  • Propofol
  • Quazepam
  • Ramelteon
  • Secobarbital
  • Siltuximab
  • Suvorexant
  • Tapentadol
  • Temazepam
  • Thioridazine
  • Triazolam
  • Zaleplon

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut akan meningkatkan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat secara bersamaan mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat terdapat bersamaan dalam resep, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau frekuensi penggunaan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Bupropion
  • Ciprofloxacin
  • Desipramine
  • Fluvoxamine
  • Ketoconazole
  • Perampanel
  • Rifampin
  • Sertraline
  • St John’s Wort
  • Telaprevir
  • Venlafaxine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Zolpidem?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Zolpidem?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Penyalahgunaan alkohol atau memiliki riwayatnya
  • Memiliki riwayat penyalahgunaan atau ketergantungan pada obat—mungkin terjadi ketergantungan terhadap zolpidem dapat
  • Depresi atau memiliki riwayat depresi
  • Penyakit paru-paru atau masalah pernapasan lainnya
  • Sakit mental atau memiliki riwayat penyakit tersebut,
  • Myasthenia gravis (penyakit otot) atau
  • Sleep apnea (masalah pernapasan selama tidur)—Gunakan dengan hati-hati. Dapat memperparah kondisi.
  • Penyakit hati—Gunakan dengan hati-hati. Tingginya tingkat tekanan darah oleh zolpidem dapat menyebabkan meningkatnya risiko efek samping.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis diantaranya;

  • Mengantuk
  • Koma (hilangnya kesadaran pada periode waktu tertentu)
  • Napas lambat atau detak jantung lambat

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca