Trifluridine

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Trifluridine digunakan?

Trifluridine adalah obat untuk mengobati infeksi herpes mata. Herpes adalah virus yang bersemayam diam-diam dalam tubuh, dan baru akan menampakkan gejalanya jika ada suatu pemicu dari luar.

Trifluridine bukanlah obat untuk infeksi, tetapi pengobatan wabah dapat mempercepat penyembuhan luka/bengkak di mata dan menurunkan risiko komplikasi (misalnya, kehilangan penglihatan).

PENGGUNAAN LAINNYA: Bagian ini berisi penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label obat yang disetujui oleh ahli kesehatan, tetapi mungkin diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum dalam bagian ini  jika hanya sudah  diresepkan oleh ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi mata lainnya yang disebabkan oleh virus (misalnya, infeksi virus vaccinia).

Bagaimana aturan pakai obat Trifluridine?

Untuk menerapkan obat tetes mata, cuci tangan Anda terlebih dahulu. Untuk menghindari kontaminasi, jangan menyentuh ujung pipet atau membiarkannya menyentuh mata Anda atau permukaan lainnya.

Tengadahkan kepala Anda ke belakang, lihatlah ke atas, dan tarik lembut kelopak mata bawah dengan jari manis untuk membuat kantong. Posisikan ujung pipet langsung di atas mata Anda dan teteskan 1 tetes ke dalam kantong mata seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Melihatlah ke bawah dan tutup mata Anda dengan lembut selama 1 sampai 2 menit. Tempatkan satu jari di sudut mata Anda (dekat hidung) dan tekan dengan lembut. Cara ini akan mencegah obat dari mengalir keluar dan mengering. Cobalah untuk tidak berkedip dan jangan menggosok mata Anda. Ulangi langkah ini untuk mata Anda yang lain jika diarahkan.

Jangan bilas pipet. Ganti tutup pipet setelah digunakan.

Obat ini biasanya digunakan setiap 2 jam saat terjaga sampai mata telah sembuh. Jangan menggunakan lebih dari 9 tetes ke mata dalam jangka waktu 24 jam. Setelah penyembuhan, gunakan obat ini selama 7 hari, biasanya setiap 4 jam saat terjaga (minimal 5 tetes per hari) atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Jika Anda menggunakan jenis obat mata lainnya (misalnya, obat tetes atau salep), tunggu setidaknya 5 sampai 10 menit sebelum menerapkan obat lain. Gunakan obat tetes mata lebih dahulu sebelum obat salep mata untuk memungkinkan obat tetes masuk ke mata.

Gunakan secara teratur untuk mendapatkan manfaat penuh dari obat ini. Untuk membantu Anda ingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari. Terus gunakan obat ini selama waktu yang ditentukan. Menghentikan pengobatan terlalu dini dapat mengakibatkan kembalinya infeksi.

Jangan menggunakan obat ini lebih sering atau menggunakan lebih lama dari yang ditentukan karena hal itu dapat meningkatkan risiko efek samping. Obat ini tidak boleh digunakan untuk lebih dari 21 hari..

Beri tahu dokter jika kondisi Anda semakin memburuk, tidak membaik setelah 7 hari, atau tidak benar-benar sembuh setelah 14 hari.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Trifluridine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Trifluridine?

Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat ini, risiko penggunaan obat harus dipertimbangkan terhadap manfaatnya. Hal ini adalah keputusan Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, berikut yang harus dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda pernah memiliki reaksi yang tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lainnya. Selain itu beri tahu ahli kesehatan Anda, jika Anda memiliki jenis alergi lain, seperti terhadap makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk non-resep, bacalah daftar bahan penyusun obat pada label atau kemasan dengan hati-hati.

Anak-anak

Meskipun tidak ada informasi spesifik membandingkan penggunaan trifluridine pada anak-anak dengan yang digunakan dalam kelompok usia lainnya, obat ini diperkirakan tidak menyebabkan efek samping yang berbeda atau masalah pada anak-anak yang berbeda dengan penggunaan pada orang dewasa.

Orang tua

Banyak obat-obatan belum diteliti secara khusus pada orang tua. Oleh karena itu, mungkin tidak diketahui apakah obat ini bekerja dengan cara yang sama pada orang dewasa yang lebih muda atau jika obat ini menyebabkan efek samping yang berbeda atau masalah pada orang tua. Tidak ada informasi spesifik membandingkan penggunaan trifluridine pada orang tua dengan yang digunakan pada kelompok usia lainnya.

Apakah obat Trifluridine aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Efek Samping

Apa efek samping Trifluridine yang mungkin terjadi?

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini: mual, muntah, berkeringat, gatal-gatal, gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau merasa seperti Anda akan pingsan.

Hentikan menggunakan Trifluridine dan hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • Pembengkakan parah di sekitar mata Anda
  • Penurunan penglihatan
  • Mata terasa sakit parah, terasa terbakar, atau iritasi mata parah lainnya

Tetap gunakan obat dan konsultasilah dengan dokter Anda jika Anda memiliki salah satu efek samping yang kurang serius seperti:

  • Sakit mata ringan, rasa terbakar, menyengat, gatal, atau kemerahan
  • Penglihatan kabur
  • Sensasi tekanan di dalam mata

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Trifluridine?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin dapat mengubah dosis atau melakukan tindakan pencegahan lainnya mungkin diperlukan. Beri tahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat non resep lainnya yang beredar di pasaran

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Trifluridine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Trifluridine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Trifluridine untuk dewasa?

Orang dewasa dan anak-anak usia 6 tahun dan lebih tua-Satu tetes setiap dua jam saat Anda terjaga. Setelah penyembuhan terjadi, dosis dapat dikurangi selama tujuh hari untuk satu tetes setiap empat jam (setidaknya 5 dosis sehari) saat Anda terjaga.

Berapa dosis obat Trifluridine untuk anak-anak?

Anak-anak sampai usia 6 tahun-Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter Anda.

Dalam dosis dan sediaan apa Trifluridine tersedia?

Larutan 1% (7,5 mL)

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Herpes

Herpes adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Cari tahu gejala, penyebab, cara mengobati, hingga cara mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 6 Mei 2019 . Waktu baca 12 menit

Bolehkah Donor Darah Saat Terinfeksi Virus Herpes?

Tidak semua orang boleh melakukan donor darah. Lantas, bagaimana jika ingin donor darah saat terinfeksi herpes? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dermatologi, Health Centers 27 April 2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Perempuan Perlu Vaksin TORCH Sebelum Menikah dan Hamil

TORCH adalah sekumpulan penyakit yang dapat membahayakan ibu dan janin. Itu kenapa vaksin TORCH wajib Anda dapatkan apabila sedang berniat hamil.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dermatologi, Health Centers 9 Januari 2019 . Waktu baca 6 menit

Isoprinosine

Isoprinosine adalah obat antivirus. Cari tahu semua informasi tentang fungsi, dosis, efek samping, interaksi, dan peringatan obat ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 27 November 2018 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Dermatitis herpetiformis

Dermatitis Herpetiformis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
dermatitis kontak

Dermatitis Kontak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
kenapa penis ereksi di pagi hari

Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan untuk herpes oral

Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Pasien Herpes Oral

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 26 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit