Tenoxicam

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Tenoxicam Obat Apa?

Untuk apa tenoxicam?

Tenoxicam adalah obat yang tergolong dalam kelompok obat yang disebut non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAIDs), yang digunakan untuk mengurangi peradangan dan nyeri pada sendi dan otot dan juga mengurangi demam.

Tenoxicam Tablet digunakan untuk mengobati:
osteoarthritis dan rheumatoid arthritis
cedera jangka pendek seperti keseleo dan cedera jaringan lunak lainnya.

Bagaimana cara penggunaan tenoxicam?

Selalu gunakan Tenoxicam seperti apa yang dianjurkan dokter Anda. Tanyakan pada dokter atau apoteker jika Anda merasa tidak yakin. Tablet texonicam harus diminum, dengan air atau cairan lainnya dan dengan makanan.

Bagaimana cara penyimpanan tenoxicam?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Tenoxicam

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis tenoxicam untuk orang dewasa?

Dosis harian biasa adalah 20mg, dikonsumsi 1 table pada waktu yang sama setiap harinya. Jangan menggunakan Tenoxicam lebih dari yang dianjurkan dokter.

Luka sementara: Pengobatan normalnya  tidak boleh lebih dari 7 hari, tetapi untuk kasus yang parah, dapat dilanjutkan maksimal 14 hari.

Pasien lansia: Dokter akan menggunakan dosis serendah mungkin dan akan tetap memeriksa Anda untuk melihat adanya efek samping atau tidak.

Bagaimana dosis tenoxicam untuk anak-anak?

Keamanan dan keanjuran belum ditentukan untuk pasien anak-anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis apakah tenoxicam tersedia?

Tablet 20 mg

Efek samping Tenoxicam

Efek samping apa yang dapat dialami karena tenoxicam?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera cari bantuan medis. Berikut ini bisa jadi tanda dari reaksi alergi. Jika Anda mengalami:

  • gangguan pencernaan atau mulas
  • sembelit
  • masuk angin
  • kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • tinja berwarna gelap
  • kurang darah
  • sakit perut atau ketidaknyamanan
  • diare
  • merasa atau sakit (terutama muntah darah atau partikel gelap yang terlihat seperti bubuk kopi)
  • maag

Masalah kesehatan lainnya termasuk:

  • penumpulan cairan dalam tubuh, termasuk kaki, yang menyebabkan pembengkakan
  • perubahan pada darah misalnya penurunan sel darah merah atau sel darah putih (yang dapat membuat Anda merasa lelah atau sesak napas dan dapat membuat Anda infeksi) atau gejala lain yang mungkin termasuk sakit tenggorokan, memar atau perdarahan, sariawan, demam, atau malaise (agranulositosis). Jika gejala ini terjadi, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda
  • sakit kepala dan pusing, vertigo
  • umumnya merasa tidak sehat
  • dengung di telinga (tinnitus)
  • radang ginjal, masalah ginjal atau gagal ginjal
  • ruam kulit atau gatal-gatal
  • lepuhnya kulit
  • memar
  • peradangan pada pembuluh darah (vaskulitis)
  • mata bengkak, penglihatan kabur, gangguan mata.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Tenoxicam

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan tenoxicam?

Jangan gunakan obat ini jika:

  • Anda alergi terhadap tenoxicam atau salah satu bahan dari tenoxicam lainnya
  • Anda sebelumnya mengkonsumsi NSAID lain (misalnya ibuprofen) atau aspirin dan memiliki reaksi alergi. Reaksi ini mungkin merupakan tAnda-tAnda asma (misalnya mengi), pilek, pembengkakan kulit atau gatal-gatal
  • Anda memiliki, atau pernah memiliki ulkus lambung atau duodenum (usus)
  • Anda pernah menderita pendarahan di perut atau usus (perdarahan gastrointestinal) atau perdarahan di otak (perdarahan serebrovaskular) atau Anda memiliki gangguan perdarahan
  • Anda minum obat untuk mencegah pembekuan darah (misalnya warfarin)
  • Anda memiliki penyakit hati yang parah, ginjal atau gagal jantung
    Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil, atau Anda menyusui
  • dokter Anda memberitahu Anda bahwa saat ini Anda memiliki gangguan darah yang dikenal sebagai trombositopenia.

Beri tahu dokter atau apoteker Anda jika Anda tidak yakin Anda mengalami kondisi di atas.

Apakah tenoxicam aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Tenoxicam

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan tenoxicam?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Tolong beri tahu dokter atau apoteker jika Anda menggunakan, atau baru saja berhenti menggunakan, salah satu obat-obatan berikut:

  • non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAIDs) seperi aspirin, ibuprofen atau naproxen
  • obat apapun yang digunakan untuk mengobati masalah jantung atau tekanan darah tinggi misalnya “pil air” seperti bendroflumethiazide, furosemide atau acetazolamide, beta-blockers seperti atenolol
  • obat-obatan yang mencegah pembekuan darah seperti warfarin
  • lithium, yang digunakan untuk mengobati depresi
  • obat untuk diabetes (misalnya glibenklamid) cyclosporine, tacrolimus, digunakan untuk mencegah dan mengobati penolakan transplantasi organ dan juga digunakan dalam penyakit kekebalan tubuh
  • methotrexate, digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker, atau untuk psoriasis atau rheumatoid arthritis
  • kortikosteroid (seperti kortisol atau kortison) digunakan untuk mengobati peradangan
  • antibiotik kuinolon untuk mengobati infeksi seperti ciprofloxacin
  • mifepristone (diambil dalam 12 hari terakhir) yang biasanya diresepkan melalui rumah sakit dan digunakan untuk aborsi
  • selective serotonin reuptake inhibitor (obat-obatan yang digunakan untuk mengobati depresi) seperti paroxetine
  • zidovudine (obat yang digunakan untuk mengobati Human Immunodeficiency Virus (HIV))

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan tenoxicam?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan tenoxicam?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis Tenoxicam

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (115) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Katanya, sengatan lebah bisa bikin seseorang meriang dan panas dingin. Lalu bagaimana cara pertolongan pertama dalam mengobati sengatan lebah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Perceraian memang bukan sesuatu yang tabu. Tapi keutuhan rumah tangga adalah cita-cita banyak orang. Bagaimana cara menghindari perceraian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Psikologi, Seks & Asmara 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Benar Kena Air Hujan Bisa Bikin Sakit?

Banyak orang yang jatuh sakit setelah hujan-hujanan. Benarkah terkena air hujan memengaruhi kesehatan kita? Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

asam salisilat

Asam Salisilat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
ukuran otak dewasa berpikir

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
covid-19 vaksin yang terburu-buru

Pro Kontra Rencana Vaksin COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit