Sodium Asetat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Sodium Asetat Obat Apa?

Untuk apa sodium asetat?

Sodium asetat pada cairan infus bervolume besar adalah obat dengan fungsi untuk mencegah atau memperbaiki hyponatremia pada pasien dengan pemasukan cairan yang dibatasi; digunakan untuk melawan acidosis melalui konversi ke bikarbonat.

Dosis sodium asetat dan efek samping sodium asetat akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan sodium asetat?

Harus diencerkan sebelum dijadikan infus; campur dengan solusi hypertonic (>154 mEqL) melalui saluran sentral; tingkat administrasi maksimal: 1 mEq/kg/jam.

Bagaimana cara penyimpanan sodium asetat?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Sodium Asetat

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis sodium asetat untuk orang dewasa?

Injeksi sodium asetat, USP (2 mEq/ml) diadministrasikan melalui infus hanya setelah pengenceran dalam cairan yang bervolume lebih besar. Dosis dan tingkat administrasi tergantung pada kebutuhan individu dari pasien. Serum sodium harus dimonitor sebagai panduan untuk dosis. Menggunakan teknik aseptik, transfer jumlah yang diinginkan ke dalam cairan infus lain untuk memberikan jumlah sodium asetat dalam miliequivalent (mEq) yang cukup.

Injeksi sodium asetat, USP (2mEq/ml) pada apotek dalam jumlah besar didesain untuk penggunaan dengan manual, gravity flow operations dan alat-alat automated compounding untuk menyiapkan campuran infus bernutrisi. Campuran harus disimpan di dalam kulkas dan digunakan dalam 24 jam setelah compounding.

Produk obat-obatan parenteral harus diinspeksi secara visual untuk materi partikel dan perubahan warna sebelum diberikan. Jangan digunakan kecuali apabila solusi terlihat jernih dan segel masih tertutup. Buang sisa yang tidak terpakai

Bagaimana dosis sodium asetat untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum ditetapkan pada pasien anak-anak (di bawah usia 18 tahun).

Dalam dosis apakah sodium asetat tersedia?

Injeksi 50 ml; 100 ml

Efek samping Sodium Asetat

Efek samping apa yang dapat dialami karena sodium asetat?

Kelebihan sodium dapat terjadi dengan infus intravena dari jumlah solutio yang mengandung sodium berlebih.

Peringatan dan Perhatian Obat Sodium Asetat

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan sodium asetat?

Jangan gunakan kecuali apabila solusi jernih dan segel masih tertutup. Buang sisa yang tidak terpakai. Terapi penggantian sodium harus dipandu dengan tingkat sodium pada serum.

Butuh ketelitian dan perhatian lebih dalam memberikan solusi yang mengandung sodium kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal yang parah, sirosis, gagal jantung, atau keadaan edematous atau menahan sodium dalam tubuh, seperti pada pasien dengan oliguria atau anuria. Perhatian lebih juga diperlukan pada saat pemberian cairan parenteral, khususnya yang mengandung ion sodium, untuk pasien yang menggunakan kortikosteroid atau kortikotropin.

Solusi yang mengandung ion-ion asetat harus digunakan dengan hati-hati karena penggunaan berlebih dapat menyababkan alkalosis metabolik.

Apakah sodium asetat aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Sodium Asetat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Sodium Acetate?

Meskipun obat-obatan tertentu sama sekali tidak boleh digunakan bersamaan, pada kasus lain dua obat-obatan yang berbeda dapat digunakan bersamaan meskipun interaksi dapat terjadi. Pada kasus-kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosis, atau pencegahan lain yang diperlukan. Beritahu penyedia layanan kesehatan Anda apabila Anda menggunakan obat resep atau nonresep lain.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Sodium Acetate?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Sodium Acetate?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis Sodium Asetat

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Punya Psoriasis? Waspada, 5 Obat Ini Bisa Jadi Pemicu Gejalanya Makin Parah

Berbagai hal bisa memicu kambuhnya psoriasis, salah satunya adalah penggunaan obat. Oleh sebab itu, hindarilah konsumsi obat-obatan pemicu psoriasis ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Berbagai Macam Upaya Pencegahan agar Terhindar dari Pneumonia

Pencegahan pneumonia bisa dimulai dari hal kecil, seperti menjalani pola hidup sehat dan melakukan vaksinasi. Simak cara-cara mencegah pneumonia berikut ini

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Liburan Cuma di Rumah? Usir Rasa Bosan dengan 5 Kegiatan Seru Ini

Dengan aktivitas yang tepat, liburan hanya di rumah sekalipun bisa tetap terasa menyenangkan. Apa saja kegiatan yang bisa Anda lakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

6 Cara Mengatasi Nyeri Karena Growing Pain pada Anak

Nyeri yang menyerang kaki tentu membuat anak-anak tak nyaman dan kerap merengek. Bagaimana cara mengatasi growing pain pada anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

obat untuk infeksi jamur kulit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
pantangan makanan divertikulitis

Pantangan Makanan bagi Penderita Divertikulitis (Radang Kantung Usus Besar)

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
ommetaphobia

Mengenal Ometaphobia, Ketika Seseorang Takut Berlebihan pada Mata

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020