Orinase

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2019 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Kegunaan

Obat apakah Orinase?

Orinase adalah obat oral yang digunakan untuk membantu kontrol gula darah pada pasien dewasa dengan diabetes tipe dua. Orinase digunakan bersamaan dengan program diet dan olahraga yang tepat akan membantu gula darah dalam keadaan normal secara optimal. Penggunaan obat diabetes lainnya kadang dibutuhkan meski telah mengonsumsi Orinase jika dibutuhkan.

Orinase adalah merek dagang dari tolbutamide yang bekerja dengan cara membantu pankreas untuk menghasilkan lebih banyak insulin, terutama pada waktu setelah makan. Pengobatan ini tidak digunakan untuk kontrol gula darah pada pasien dengan diabetes tipe satu ataupun diabetes ketoasidosis

Bagaimana aturan minum Orinase?

Minum obat ini sesuai dengan anjuran yang diberikan oleh dokter Anda. Obat ini biasanya dikonsumsi melalui mulut pada pagi hari, satu kali sehari. Anda juga dapat membagi Orinase ke dalam dosis yang lebih kecil untuk dikonsumsi beberapa kali dalam sehari, terutama karena obat ini dapat menyebabkan nyeri lambung, sehingga Anda mungkin membutuhkan dosis yang lebih rendah.

Untuk menurunkan risiko terjadinya efek samping, dokter Anda mungkin akan memberikan dosis rendah pada awal pengobatan dan meningkatkannya sampai menemukan dosis terbaik yang bekerja pada tubuh Anda. Dosis yang diberikan sudah mempertimbangan respons tubuh Anda terhadap pengobatan dan kondisi kesehatan Anda. Jangan mengubah dosis atau memberhentikan pengobatan ini tanpa mendiskusikannya dengan dokter Anda.

Gunakan Orinase secara rutin untuk mendapatkankan manfaat terbaiknya. Untuk memudahkan Anda mengingat, minumlah obat ini setiap hari pada waktu yang sama. Beri tahu dokter Anda jika kondisi ini tidak mengalami perbaikan atau bertambah buruk (gula darah terlalu rendah atau tinggi).

Bagaimana cara menyimpan Orinase?

Simpan obat ini pada suhu ruangan. Hindari dari cahaya langsung dan jangan menyimpan obat ini pada ruangan bertemperatur lembap, seperti di kamar mandi. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram atau membuang obat ini ke toilet atau saluran pembuangan kecuali diinstruksikan demikian. Buang produk ini ketika telah mencapai masa kedaluwarsa atau tak lagi digunakan. Konsultasikan dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai cara aman membuang obat ini.

Dosis

Bagaimana dosis Orinase untuk orang dewasa?

  • Dosis awal: 1- 2 gram, satu kali sehari atau terbagi ke dalam beberapa kali jadwal minum obat dalam sehari
  • Dosis pemeliharaan: 0,25 – 3 gram, satu kali sehari atau terbagi dalam beberapa kali jadwal minum obat dalam sehari
  • Dosis maksimum harian: 3 gram

Dalam dosis dan sediaan apakah Orinase tersedia?

Tablet, Oral: 500 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi akibat konsumsi Orinase?

Pengobatan ini dapat memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh. Hipoglikemia atau hiperglikemia dapat terjadi akibat konsumsi obat ini. Pastikan Anda mengetahui gejalanya. Pastikan agar Anda selalu membawa sumber gula cadangan, seperti permen atau gula dapur. Hal itu merupakan langkah yang baik dan dapat berguna sebagai pertolongan pertama pada hipoglikemia.

Sakit perut atau kembung, mual, sakit kepala, dan penambahan berat badan adalah efek samping yang umum terjadi akibat konsumsi obat ini. Jika gejala ini tidak kunjung hilang atau bahkan memburuk, segera hubungi dokter Anda.

Beberapa efek samping serius yang mungkin muncul akibat konsumsi Orinase adalah sebagai berikut:

  • Mudah memar atau berdarah
  • Demam, menggigil, radang tenggorokan, sariawan
  • Kulit pucat atau bahkan menguning, urin yang berwarna pekat
  • Kadar sodium yang rendah dalam tubuh, ditandai dengan sakit kepala, linglung, bicara cadel, rasa lelah yang luar biasa, kehilangan keseimbangan

Segera hubungi dokter Anda jika gejala tersebut tidak kunjung hilang atau bahkan memburuk.

Reaksi alergi serius diketahui jarang terjadi akibat konsumsi obat ini. Namun, segera hubungi dokter jika Anda mendapati gejala reaksi alergi obat, seperti ruam, gatal, pembengkakan (terutama pada wajah, lidah, dan tenggorokan), dan sesak napas.

Daftar di atas belum mencakup seluruh efek samping yang mungkin terjadi. Diskusikan dengan dokter Anda mengenai kemungkinan efek samping yang Anda khawatirkan akan terjadi.

Peringatan dan Pencegahan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi Orinase?

  • Informasikan kepada dokter Anda mengenai alergi obat yang Anda miliki, termasuk alergi terhadap tolbutamide (kandungan utama dalam Orinase) dan obat-obatan lainnya.
  • Informasikan kepada dokter Anda mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki termasuk penyakit yang pernah atau sedang Anda derita, terutama jika Anda memiliki penyakit lever dan ginjal, masalah hormonal (kelainan pada kelenjar adrenal dan pituitari, penyakit tiroid), serta riwayat penyakit jantung.
  • Batasi konsumsi alkohol ketika mengonsumsi obat ini karena dapat menurunkan kadar gula darah secara ekstrem.
  • Penggunaan obat ini dapat membuat Anda menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Hindari terlalu sering terkena paparan sinar matahari dengan menggunakan pakaian yang melindungi diri dari panas atau penggunaan krim tabir surya. Beri tahu dokter Anda jika mengalami kulit terbakar, mengelupas, atau kemerahan.
  • Jika Anda berencana melakukan operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter Anda terkait penggunaan Orinase dan seluruh obat yang Anda konsumsi.

Obat diabetes tertentu dapat meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit jantung. Meski begitu, tidak melakukan manajemen terhadap diabetes juga akan membawa risiko lainnya. Konsultasikan dengan dokter Anda terkait risiko dan keuntungan menggunakan Orinase.

Apakah Orinase aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Belum ada penelitian yang membuktikan mengenai risiko penggunaan Orinase pada ibu hamil dan menyusui. Namun, Anda tidak disarankan meminum obat ini ketika sedang menyusui. US Food and Drug Administration menggolongkan tolbutamide, sebagai bahan utama Orinase, berada dalam kategori C (mungkin berisiko). Konsultasikan kepada dokter Anda mengenai pertimbangan manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa saja yang mungkin berinteraksi dengan Orinase?

Obat-obatan tertentu tidak dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat ini karena akan menimbulkan interaksi obat. Interaksi obat akan membuat kerja salah satu obat menurun atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Anda mungkin dapat mengalami hipoglikemia jika mengonsumsi obat berikut bersamaan dengan Orinase.

  • Exenatide (Byetta)
  • Probenecid (Benemid)
  • Aspirin atau salisilat lainnya
  • Obat pengencer darah
  • Insulin atau obat diabetes lainnya
  • Obat-obatan sulfonamide

Daftar di atas belum mencakup seluruh daftar obat yang mungkin menimbulkan interaksi obat terhadap Orinase. Simpan dan informasikan seluruh daftar obat-obatan yang pernah atau sedang Anda konsumsi termasuk obat resep, nonresep, vitamin, dan obat-obatan herbal.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis Orinase?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, segeralah mencari bantuan darurat medis (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis dapat berupa kehilangan kesadaran,kejang, kesulitan berbicara, sesak napas, badan gemetar, detak jantung cepat, dan berkeringat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minumlah sesegera mungkin setelah Anda mengingatnya (dengan atau tanpa makanan, sesuai dengan yang diinstruksikan dokter Anda). Jika sudah mendekati jadwal berikutnya, lupakan dosis yang terlupakan dan lanjutkan pada jadwal biasa. Jangan menggandakan dosis pada satu kali jadwal minum obat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Paracetamol Saat Hamil, Apakah Aman?

Terkadang ibu hamil mungkin merasa demam dan nyeri. Hal ini membuat ibu hamil memerlukan paracetamol. Namun, apakah aman minum paracetamol saat hamil?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Bisul

Bisul adalah benjolan berisi nanah yang berada di kulit Anda. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengobatinya? Simak ulasan lengkapnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Ini Bedanya Obat yang Diminum Sebelum dan Setelah Makan

Saat diberi obat oleh dokter, dokter pasti memberi petunjuk minum obat sebelum atau setelah makan. Apa sih yang membuat aturan minum obat seperti itu?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Fakta Unik 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Meski populer, mi instan sering dicap sebagai makanan tidak sehat. Lantas, apakah diabetesi boleh makan mie instan? Jika boleh, bagaimana tips amannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Tennis elbow atau epikondilitis lateral adalah rasa sakit pada siku yang dapat terjadi karena rusaknya otot dan tendon di area siku.

Tennis Elbow (Epikondilitis Lateral)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 November 2020 . Waktu baca 12 menit
Konten Bersponsor
mencegah diabetes sejak dini

3 Langkah Lindungi Keluarga untuk Mencegah Diabetes Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
mencegah diabetes pada keluarga

Ibu, Ini Cara Cegah Risiko Diabetes pada Keluarga Tercinta Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2020 . Waktu baca 11 menit