Nadroparin Calcium

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Nadroparin Calcium digunakan?

Nadroparin adalah obat untuk mencegah dan mengobati trombosis vena dalam, suatu kondisi di mana gumpalan darah yang berbahaya terbentuk di pembuluh darah kaki. Gumpalan darah ini dapat berjalan ke paru-paru dan bersarang di pembuluh darah paru-paru, sehingga menyebabkan kondisi yang disebut emboli paru. Nadroparin digunakan selama beberapa hari setelah operasi, saat Anda tidak dapat berjalan. Nadroparin juga digunakan untuk mencegah pembekuan darah selama hemodialisis.

Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.

Bagaimana aturan pakai obat Nadroparin Calcium?

Minum obat ini sesuai seperti yang dianjurkan. Ikuti semua petunjuk pada kemasan produk. Jika Anda tidak yakin mengenai informasi yang And abaca itu, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Beri tahu  dokter jika kondisi Anda tidak mengalami peningkatan atau malah memburuk atau jika Anda mengembangkan gejala baru . Jika Anda berpikir Anda mungkin memiliki masalah medis yang serius, segera cari bantuan medis.

Bagaimana cara menyimpan Nadroparin Calcium?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Nadroparin Calcium?

Sebelum menggunakan Nadroparin Calcium:

  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda bila Anda alergi terhadap obat tersebut dan obat-obatan lainnya
  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda mengenai obat-obatan (baik yang resep dokter maupun yang tanpa resep) termasuk vitamin yang Anda gunakan.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana akan hamil atau sedang dalam masa menyusui. Bila Anda hamil ketika sedang menjalani pengobatan dengan obat ini, hubungi dokter Anda
  • Beri tahu dokter bila Anda menderita infeksi akut endocarditis; gangguan haemorrhage atau haemostasis; luka peptic actif; haemorrhagic cerebrovascular event; tekanan darah tinggi parah yang tidak terkontrol; diabetes atau haemorrhagic retinopathy; cedera hingga operasi CNS, mata atau telinga; riwayat mengalami thrombocytopenia dengan Nadroparin.

Apakah obat Nadroparin Calcium aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B. (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Efek Samping

Apa efek samping Nadroparin Calcium yang mungkin terjadi?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera cari bantuan medis, bila efek samping berikut ini muncul

Umum

  • Memar ungu gelap, nyeri, atau bengkak di tempat suntikan

Langka

  • Nyeri punggung
  • Tinja berwarna hitam
  • Pendarahan dari mulut atau gusi
  • Ada darah dalam urin
  • Perubahan warna kulit
  • Perubahan warna atau kemerahan pada kulit
  • Kulit terasa terbakar, ditusuk-tusuk, menggelitik, atau kesemutan
  • Batuk
  • Kesulitan menelan
  • Pusing atau merasa mau pingsan
  • Demam
  • Gatal-gatal
  • Kulit terasa gatal
  • Kaki terasa lemah
  • Mimisan
  • Mati rasa
  • Kelumpuhan
  • Masalah pada fungsi kandung kemih atau usus
  • Kulit kemerahan atau mengelupas di area kulit tempat suntikan
  • Ruam kulit
  • Bintik-bintik ungu atau merah kecil di mulut, di gusi, atau pada kulit
  • Pembengkakan pada kelopak mata, wajah, atau bibir
  • Dada terasa sesak, pernapasan terganggu, mengi
  • Muntah darah atau berwarna seperti bubuk kopi

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Nadroparin Calcium?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • Peningkatan risiko perdarahan dengan agen trombolitik, antikoagulan oral dan obat antiplatelet.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Nadroparin Calcium?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Nadroparin Calcium?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Aborsi (risiko)
  • Masalah Pendarahan
  • Masalah pada mata yang disebabkan oleh diabetes atau tekanan darah tinggi
  • Infeksi jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Cedera atau operasi yang melibatkan otak, telinga, mata, atau sumsum tulang belakang
  • Penyakit hati
  • Jumlah platelet darah rendah
  • Luka pada perut atau usus
  • Stroke – Risiko terjadinya perdarahan bisa meningkat
  • Penyakit ginjal – Nadroparin dihapus dari tubuh oleh ginjal; pasien dengan penyakit ginjal mungkin harus menerima dosis Nadroparin yang lebih rendah

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Nadroparin Calcium untuk dewasa?

Subkutan

Profilaksis Tromboembolisme Vena selama Prosedur Pembedahan

Dewasa:

Pasien risiko sedang: 2850 unit sehari selama 7 hari atau sampai pasien dapat mobilisasi; berikan dosis pertama 2-4 jam sebelum operasi.

Pasien risiko tinggi: 38 unit/kg 12 jam sebelum operasi, 12 jam pasca-operasi dan kemudian setiap hari sampai 3 hari setelah operasi; meningkatkan dosis 50% untuk 57 unit/kg sehari. Total durasi pengobatan: Setidaknya 10 hari .

Gangguan ginjal sedang sampai berat: pengurangan dosis mungkin diperlukan

Subkutan

Gangguan Tromboemboli

Dewasa: 85 unit/kg setiap 12 jam hingga 10 hari atau 171 unit/kg/hari sekali sehari.

Gangguan ginjal sedang sampai berat: pengurangan dosis mungkin diperlukan.

Intra-arteri

Profilaksis Pembekuan dalam Sirkulasi Ekstrakorporeal selama Sesi Hemodialisis dari <4 jam

Dewasa:

<50 kg: 2.850 unit;

50-69 kg: 3800 unit;

≥70 kg: 5700 unit.

Obat diadministrasikan langsung ke sirkuit arteri pada awal dialisis.

Pasien berisiko tinggi perdarahan: kurangi dosis.

Parenteral

Angina tidak stabil

Dewasa: 86 unit/kg SC setiap 12 jam selama sekitar 6 hari . Dosis awal 86 unit/kg dapat diberikan IV. Aspirin dosis rendah juga harus diberikan.

Berapa dosis obat Nadroparin Calcium untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak belum ditentukan. Konsultasikan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa Nadroparin Calcium tersedia?

Subcutan: 0.2 mL, 0.3 mL, 0.4 mL, 0.6 mL, 0.8 mL, 1 mL.

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Koagulasi Adalah Proses Penggumpalan Darah. Berbahaya Atau Tidak?

    Penggumpalan darah atau koagulasi adalah proses membekunya darah menjadi padat. Jika proses ini mengalami gangguan, akankah berbahaya bagi tubuh?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Tamara Alessia
    Fakta Unik 08/08/2018

    Berbagai Gejala dan Cara Mengobati Darah Beku di Kuku

    Pernahkah Anda mengalami cedera kuku seperti kejatuhan barang berat? Jika sudah begitu Anda akan melihat adanya darah beku di kuku.Begini cara mengobatinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Sekadar Luka Memar Atau Ada Darah Membeku di Dalam? Ini Cara Mudah Membedakannya

    Meskipun keduanya sama-sama melibatkan darah, ternyata luka memar dan terjadinya pembekuan darah itu berbeda. Yang mana yang lebih bahaya? Simak di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

    Dahak Berdarah? Waspadai 10 Penyakit Penyebab Batuk Berdarah Ini

    Jika Anda batuk mengeluarkan dahak berdarah, jangan pernah disepelekan. Penyebab batuk berdarah bisa jadi merupakan penyakit serius.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    Direkomendasikan untuk Anda

    Mungkinkah COVID Toes atau Lesi pada Kaki Jadi Gejala Baru Coronavirus?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
    gejala deep vein thrombosis

    Jangan Abaikan Gejala Deep Vein Thrombosis, Ini Bahayanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 16/06/2019
    darah menggumpal setelah operasi

    3 Hal yang Wajib Dilakukan Agar Darah Tak Menggumpal Setelah Operasi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 22/03/2019
    suplemen testosteron

    4 Bahaya Suplemen Testosteron Jika Diminum Sembarangan

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 25/12/2018