Liothyronine

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Liothyronine Obat Apa?

Untuk apa liothyronine?

Liothyronine digunakan untuk mengobati tiroid yang kurang aktif (hypothyroidism). Obat ini menggantikan hormon yang biasanya dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Kadar tiroid yang rendah dapat terjadi secara alami atau ketika kelenjar tiroid terluka oleh radiasi / obat atau dihilangkan dengan operasi. Penting untuk mempunyai level  hormon tiroid  yang sesuai dalam aliran darah agar mempertahankan aktivitas mental dan fisik normal. Obat ini juga digunakan untuk menurunkan fungsi tiroid pada penyakit tertentu seperti saat kelenjar tiroid y membesar (goiter) dan Hashimoto’s thyroiditis. Obat ini juga digunakan untuk menguji aktivitas tiroid. Liothyronine adalah hormon buatan manusia yang dapat menggantikan hormon tiroid alami tubuh (T3).

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati kanker tiroid. Liothyronine tidak boleh digunakan untuk mengobati infertilitas pada pasien dengan kadar tiroid normal. Risikonya tinggi dan liothyronine tidak akan memberikan manfaat.

Bagaimana cara penggunaan liothyronine?

Minum obat ini melalui mulut dengan atau tanpa makanan, biasanya sekali sehari di pagi hari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda, level tiroid, dan respon terhadap terapi. Minum obat ini 4 jam sebelum atau setelah mengonsumsi produk yang mengandung aluminium atau besi, seperti antasida, sukralfat, dan vitamin / mineral. Minum liothyronine 4 jam sebelum atau setelah mengonsumsi cholestyramine atau colestipol. Produk-produk ini bereaksi dengan liothyronine, mencegah penyerapan penuh. Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat paling optimal. Untuk membantu Anda ingat, konsumsi pada waktu yang sama setiap hari. Jangan menghentikan minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokte.. Terapi penggantian tiroid biasanya diambil untuk hidup.

Gejala kadar tiroid rendah termasuk kelelahan, nyeri otot, sembelit, kulit kering, berat badan, denyut jantung yang lambat, dan kepekaan terhadap dingin. Gejala ini seharusnya berkurang saat tubuh Anda menyesuaikan diri dengan obat. Mungkin butuh beberapa hari sebelum Anda melihat peningkatan pada kondisi Anda. Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau jika memburuk setelah 2 sampai 3 hari pengobatan.

Bagaimana cara penyimpanan liothyronine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Liothyronine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Ikuti saran dokter atau petunjuk dosis yang tersedia di kemasan obat.

Efek samping Liothyronine

Efek samping apa yang dapat dialami karena liothyronine?

Efek samping yang umum yaitu mual. Dalam kasus yang jarang terjadi, kerontokan rambut sementara dapat terjadi selama beberapa bulan pertama saat memulai pengobatan ini (terutama pada anak-anak). Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Liothyronine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan liothyronine?

Sebelum mengonsumsi obat ini, beri tahu dokter Anda jika:

  • alergi terhadap obat Liothyronine, hormon tiroid, atau obat-obatan lain
  • Beri tahu dokter atau apoteker obat resep atau non-resep yang anda konsumsi, terutama amphetamines; antacids; anticancer medicines; anticoagulants (‘blood thinners’) seperti warfarin (Coumadin); antidepressants or anti-anxiety agents; arthritis medications; aspirin; beta-blockers seperti metoprolol (Lopressor, Toprol), propranolol (Inderal), atau timolol (Blocadren, Timoptic); cholesterol-lowering resins seperti cholestyramine (Questran) atau colestipol (Colestid); obat diabetes (insulin and tablets); digoxin (Lanoxin); estrogens; iron; methadone; oral contraceptives; phenytoin (Dilantin); sodium polystyrene sulfonate (Kayexalate); steroids; sucralfate (Carafate); theophylline (TheoDur); dan vitamins.
  • jika Anda mengonsumsi cholestyramine (Questran) atau colestipol (Colestid), minum minimal 4 jam sebelum atau 1 jam setelah minum liothyronine
  • beri tahu dokter jika Anda memiliki atau pernah memiliki diabetes; penyakit ginjal; hepatitis; penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, pengerasan arteri (atherosclerosis), nyeri dada (angina), aritmia, atau serangan jantung; atau kelenjar adrenal maupun kelenjar pituitari yang kurang aktif
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu mengonsumsi liothyronine, hubungi dokter Anda.
  • jika Anda melakukan operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda mengonsumsi liothyronine.

Apakah liothyronine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini adalah kategori risiko kehamilan B menurut Food and Drug Administration (FDA).

Kategori risiko kehamilan FDA referensi berikut:
• A = Tidak ada risiko,
• B = Tidak ada risiko dalam beberapa studi,
• C = Mungkin ada beberapa risiko,
• D = bukti positif dari risiko,
• X = Kontraindikasi,
• N = tidak diketahui.

Sejumlah kecil liothyronine dapat larut ke dalam ASI, tapi tidak berbahaya pada bayi yang menyusui. Namun, jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter jika Anda menyusui bayi.

Interaksi Obat Liothyronine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan liothyronine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • antidepresan
  • pil KB atau terapi pengganti hormone
  • pengencer darah seperti warfarin (Coumadin, Jantoven);
  • digoxin (digitalis, Lanoxin);
  • epinephrine (EpiPen) atau norepinephrine (Levophed)
  • insulin atau obat oral diabetes
  • obat yang mengandung yodium (seperti I-131);
  • salicylates seperti aspirin, Nuprin Backache Caplet, Kaopectate, Pamprin Cramp Formula, Pepto-Bismol
  • obat steroid  seperti prednisone.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan liothyronine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau pada saat waktu sekitar makan pada makanan atau makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan liothyronine?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberi tahu dokter jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

⇒ adrenal insufficiency (diobati)
⇒ thyrotoxicosis (tidak diobati, tiroid terlalu aktif) – jangan digunakan pada pasien dengan kondisi ini
⇒ masalah pembekuan
⇒ diabetes
⇒ penyakit jantung
⇒ hypogonadism (ovariumatau testis  kurang aktif)
⇒ masalah ginjal (misalnya, nephrosis)
⇒ myxedema (gangguan pada kulit atau jaringan yang disebabkan oleh hipotiroidisme)
⇒ masalah kelenjar adrenal lain
⇒ kelenjar pituitary kurang aktif – gunakan dengan hati-hati. Penyesuaian dosis mungkin diperlukan.

Overdosis Liothyronine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Beragam Hal Seputar Kesehatan Pria, Apa Saja yang Perlu Anda Ketahui?

Kesehatan pria perlu makin diperhatikan seiring bertambahnya usia. Apa saja masalah kesehatan yang rentan pada pria dewasa? Lalu bagaimana cara mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Kesehatan Pria 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Dari Genetik Hingga Penyakit, Simak Beragam Penyebab Alergi Dingin

Penyebab alergi dingin ternyata bukan hanya suhu dingin yang menempel pada kulit. Kondisi genetik, penyakit, hingga masalah sistem imun turut berperan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Alergi, Alergi Lainnya 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Selain Gatal, Ini Gejala Alergi pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Selain rasa gatal dan kulit kemerahan, ada beberapa tanda dan gejala alergi kulit yang perlu Anda waspadai. Kenali tanda-tandanya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Kulit 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kaki terasa panas, kaki panas

Berbagai Hal yang Bisa Menyebabkan Kaki Terasa Panas di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat daun sirih daun sirih merah, rebusan daun sirih, manfaat daun sirih untuk wajah, manfaat daun sirih untuk kewanitaan

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
sedih

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit