Lacidipine

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Lacidipine Obat Apa?

Untuk apa lacidipine?

Lacidipine berfungsi untuk memperlambat pergerakan kalsium melalu sel-sel otot yang ada di dinding pembuluh darah. Lacidipine bekerja menghambat kanal kalsium dalam sel-sel otot tersebut. Kalsium dibutuhan oleh sel otot untuk berkontraksi. Dengan memperlambat asupan kalsium, lacidipine memberikan efek relaksan terhadap otot.

Lacidipine bekerja khusus pada sel otot di dinding pembuluh arteri untuk mengendurkan otot. Hal ini menyebabkan arteri dalam tubuh mengendur.
Proses rileksasi dan pelebaran arteri kecil dalam tubuh akan mengurangi perlawanan otot jantung saat memompa darah ke seluruh tubuh sehingga mengurangi tekanan darah. Kesimpulannya, lacidipine berfungsi sebagai obat penurun tekanan darah.

Bagaimana cara penggunaan lacidipine?

Konsumsi obat melalui mulut, satu kali sehari di pagi hari. Gunakan oboat ini sesuai dengan petunjuk dokter.

Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari, kecuali jika arahan dokter mengatakan sebaliknya.
Beberapa kondisi medis tertentu mungkin memerlukan aturan pakai yang berbeda atas anjuran dokter.

Bagaimana cara penyimpanan lacidipine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            
Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Lacidipine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis lacidipine untuk orang dewasa?

Oral

Hipertensi

2 mg satu kali sehari di pagi hari; tingkatkan menjadi 4 mg setiap hari, sesuai kebutuhan. Pada beberapa pasien, peningkatan dosis bisa mencapai 6 mg/hari

Bagaimana dosis lacidipine untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah lacidipine tersedia?

Tablet, oral: 2 mg, 4 mg

Efek samping Lacidipine

Efek samping apa yang dapat dialami karena lacidipine?

Efek samping, meliputi:

  • sensasi panas dan memerah pada tubuh (flushing)
  • palpitasi (kesadaran akan detak jantung)
  • sakit kepala
  • pusing
  • nyeri dada (angina)
  • kram otot
  • ruam kulit
  • pembengkakan pergelangan kaki
  • maag
  • tidak enak badan
  • volume urin lebih banyak dari biasanya
  • lemah lesu
  • perubahan yang terdeteksi saat tes darah, terkait dengan hati
  • pembengkakan gusi
  • perubahan mood
  • darah rendah

Jika salah satu kondisi di atas timbul, atau semakin parah, hubungi dokter.

Segera beri tahu dokter jika Anda mengalami: nyeri dada (atau semakin parah), nadi melemah, napas pendek dan terengah, tekanan darah rendah, kulit dingin dan terasa lembab, bibir membiru atau Anda merasa pusing sampai ingin pingsan, lemah, atau sakit secara umum.

Ingat bahwa dokter meresepkan obat ini pada Anda setelah mempertimbangkan segala faktor, termasuk manfaat yang lebih besar di kemudian hari daripada risiko efek samping yang mungkin terjadi. Tidak semua orang mengalami efek samping di atas.

Reaksi alergi serius sangat jarang terjadi, namun segera cari bantuan media jika efek samping ini timbul: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Lacidipine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan lacidipine?

Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter jika:

  • Anda alergi terhadap calcium-channel blockers (dihydropyridines), seperti nifedipine, amlodipine
  • Anda mengidap angina yang semakin parah, baik durasi maupun frekuensinya (angina tidak stabil)
  • Anda mengidap aortik stenosis, yaitu penyempitan arteri utama jantung dimana darah dipompa keluar menuju ke seluruh tubuh
  • Anda mengidap serangan jantung, atau riwayatnya beberapa bulan belakangan
  • Anda mengidap gagal jantung untuk memelihara sirkulasi darah yang mencukupi (syok kardiogenik)
  • Anda memiliki porfiriasis (penyakit darah turunan)
  • Anda memiliki kelainan langka intoleransi galaktosa, defisiensi laktosa Lapp, atau malabsorpsi glukosa-galaktosa (tablet lacidipine mengandung laktosa)

Obat ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak.

Apakah lacidipine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan lacidipne pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Isoconazole termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A= Tidak berisiko
  • B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C= Mungkin berisiko
  • D= Ada bukti positif dari risiko
  • X= Kontraindikasi
  • N= Tidak diketahui

Interaksi Obat Lacidipine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan lacidipine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • inhibitor ACE, contohnya aldesleukin
  • alpha-blockers, contohnya alprostadil
  • angiotensin II receptor antagonists, contohnya losartan
  • antipsikotik
  • benzodiazepines, contohnya temazepam, diazepam
  • baclofen
  • beta-blockers, contohnya propranolol
  • calcium-channel blockers, contohnya verapamil, nifedipine
  • clonidine
  • diazoxide
  • diuretik, contohnya furosemide, bendroflumethiazide
  • dopamine agonists, contohnya bromocriptine, apomorphine
  • hydralazine
  • levodopa
  • antidepresan MAOI, contohnya phenelzine
  • methyldopa
  • minoxidil
  • moxisylyte
  • moxonidine
  • nicorandil
  • nitrates, contohnya glyceryl trinitrate
  • tizanidine

Obat-obatan di bawah ini dapat meningkatkan pemecahan lacidipine dalam hati, yang akan mengurangi keefektivitasan obat. Jika Anda mengonsumsi salah satu obat di bawah ini bersamaan dengan lacidipine, dokter akan meningkatkan dosis lacidipine Anda:

  • carbamazapine
  • phenobarbital
  • phenytoin
  • primidone
  • rifampicin
  • St John’s wart

Obat-obatan di bawah ini dapat memperlambat pemecahan lacidipine dalam hati, yang akan meningkatkan risiko efek samping. Jika Anda mengonsumsi salah satu obat di bawah ini bersamaan dengan lacidipine dan mengalami kepala berkunang-kunang atau efek samping lainnya, hubungi dokter. Dokter akan mengurangi dosis lacidipine Anda:

  • cimetidine
  • clarithromycin
  • erythromycin
  • itraconazole
  • ketoconazole
  • inhibitor protease untuk infeksi HIV (ritonavir, nelfinavir, saquinavir)
  • telithromycin

Obat-obatan berikut ini mungkin mengurangi efek penurunan tekanan darah dari obat ini:

  • corticosteroid (dexamethasone atau prednisolone)
  • oestrogen, seperti yang terkandung dalam pil KB
  • penggunaan rutin dari non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) seperti ibuprofen, diclofenac atau indomethacin (obat penghilang rasa sakit dalam dosis kecil tidak akan memiliki efek yang berarti)

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan lacidipine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan lacidipine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan lacidipine. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • penurunan fungsi hati
  • masalah pada jalur elektromagnetik jantung
  • riwayat medis lemah jantung atau gagal jantung, terutama pada ventrikular kiri

Overdosis Lacidipine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Mata 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

Jangan biarkan gigi ngilu menghambat aktivitas sehari-hari Anda. Atasi gigi ngilu dengan berbagai obat medis dan ala rumahan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gigi, Gigi dan Mulut 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Pria dengan penis bengkok mungkin bertanya-tanya, adakah cara untuk meluruskan kembali organ intim ini? Yuk, simak perawatan khusus penis bengkok di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Susah Sendawa Bikin Perut Makin Terasa Kembung, Begini Cara Mengatasinya

Biasanya, Anda akan sendawa ketika perut terisi banyak gas. Cara ini memang bisa mengurangi perut kembung. Lalu, bagaimana jika saya susah sendawa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan, Informasi Kesehatan 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

melepas IUD lepas KB spiral

Sebenarnya Kapan Waktu yang Tepat untuk Lepas KB Spiral?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Tepat Menyuntik Insulin dan Lokasi Terbaiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit