Imipenem

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Imipenem Obat Apa?

Untuk apa imipenem?

Imipenem adalah obat yang digunakan untuk infeksi yang rentan, profilaksis infeksi bedah, dan infeksi rentan ringan sampai sedang.

Bagaimana cara penggunaan imipenem?

Obat ini diberikan dengan suntikan ke otot atau pembuluh darah, biasanya setiap 6-8 jam atau sesuai petunjuk dokter Anda. Dosis berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan.

Jika Anda menggunakan obat ini sendiri di rumah, pelajari semua persiapan dan instruksi penggunaan dari perawat kesehatan profesional. Sebelum menggunakan, cek produk ini dengan melihat apakah ada kontaminasi atau perubahan warna. Jika keduanya terjadi, jangan gunakan cairan. Pelajari bagaimana menyimpan dan membuang persediaan obat dengan aman.

Antibiotik bekerja dengan baik ketika jumlah obat dalam tubuh Anda berada pada tingkat konstan. Oleh karena itu, gunakan obat ini dalam ruang waktu yang rata.

Gunakan penggunaan obat ini sampai waktu pengobatan dengan resep penuh selesai, meskipun jika gejalanya menghilang setelah beberapa hari. Menghentikan obat ini terlalu cepat dapat membuat infeksi kembali.

Katakan pada dokter Anda jika kondisi berkepanjangan atau memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan imipenem?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Imipenem

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis imipenem untuk orang dewasa?

Intravenous
Rentan Infeksi
Dewasa: Dikombinasikan dengan cilastatin: (sebagai anhydrous imipenem) 1-2 g setiap hari yang dosisnya dibagi setiap 6-8 jam, diberikan melalui infus IV. Dosis 250-500 mg diinfus sampai 20-30 menit, dan dosis 750 mg atau 1 g sampai 40-60 menit. Maksimal: 4 g/hari atau 50 mg/kg.

Intravenous
Infeksi bedah prophylaxis
Dewasa: 1 g dapat diberikan dalam induksi anaesthesia, diikuti dengan 1 g 3 jam berikutnya, dengan tambahan dosis 500 mg pada 8-16 jam setelah induksi jika diperlukan. 

Intramuscular
Rentan infeksi ringan sampai sedang
Dewasa: 500 atau 750 mg setiap 12 jam. 

Intramuscular
Gonorhea tanpa komplikasi
Dewasa: 500 mg sebagai obat tunggal

Bagaimana dosis imipenem untuk anak-anak?

Intravenous
Rentan infeksi
Anak-anak: >40 kg: sama dengan dosis dewasa. Anak-anak >3 bulan dan <40 kg: 15-25 mg/kg setiap 6 jam dengan infus IV. Dosis naik sampai 90 mg/kg dapat diberikan pada anak-anak lebih tua dengan fibrosis sistik. Neonatus dan bayi <3 bulan: 4 minggu – 3 bulan, 25 mg/kg setiap 6 jam; 1-4 minggu, 25 mg/kg setiap 8 jam; di atas 1 minggu, 25 mg/kg setiap 12 jam. Maksimal: >40 kg: 4 g/hari atau 50 mg/kg; <40 kg: 2 g/hari.

Dalam dosis apakah imipenem tersedia?

Bubuk larutan, Intravenous: 250 mg/20 mL, 500 mg/20 mL.

Efek samping Imipenem

Efek samping apa yang dapat dialami karena imipenem?

Efek samping termasuk:

  • ruam kulit
  • urticaria
  • eosinophilia
  • demam
  • mual
  • muntah
  • diare
  • perubahan warna gigi atau lidah
  • rasa yang berubah
  • perubahan banyak bentuk erythema
  • exfoliative dermatitis
  • nyeri dan thrombophlebitis dapat terjadi pada titik suntik

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Imipenem

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan imipenem?

Sebelum menggunakan obat ini, katakan pada dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap imipenem, penicillin, cephalosporins [contohnya, cefaclor (Ceclor), cefadroxil (Duricef), dan cephalexin (Keflex)], atau obat lainnya. Katakan pada dokter dan apoteker apa obat resep dan nonresep yang Anda gunakan, khususnya antibiotik dan vitamin.

Katakan pada dokter jika Anda memiliki atau pernah memiliki kejang-kejang, cedera otak, penyakit ginjal, hati, atau gastrointestinal (khususnya colitis), atau asma.

Katakan pada dokter Anda jika Anda hamil, berencana hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil ketika menggunakan imipenem dan cilastatin, hubungi dokter Anda.

Jika Anda memiliki diabetes dan teratur mengecek urin Anda untuk gula, gunakan clinistix atau testape. Jangan gunakan tablet clinites karena obat ini dapat menyebabkan hasil positif yang salah.

Apakah imipenem aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Tidak ada penelitian yang memadai pada wanita untuk mencari tahu risiko pada bayi saat sang ibu mengonsumsi obat ini selama menyusui. Pertimbangkan potensi manfaat dan potensi risikonya sebelum mengonsumsi obat ini selama menyusui.

Interaksi Obat Imipenem

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan imipenem?

Interaksi dengan obat lain dapat memengaruhi cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya. Artikel ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Catatlah semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, nonresep, dan herbal) dan perlihatkan kepada dokter serta apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa seizin dokter.

Untuk Imipenem, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • risiko kejang-kejang akan meningkat ketika Anda menggunakan obat ini dengan ganciclovir
  • ciclosporin dapat meningkatkan racun neuro ifosfamid; ifosfamide dapat juga menaikkan tingkat serum ciclosporin
  • tingkat serum dapat meningkat dengan agen uricosuric. Dapat mengurangi kemanjuran asam valproic. Awasi penggunaannya

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan imipenem?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan imipenem?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat memengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda bilang ke dokter jika Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • hipersensitivitas pada β-lactams lain karena kemungkinan sensitivitas bersebrangan
  • gangguan CNS seperti epilepsi, kerusakan ginjal, kerusakan hati

Overdosis Imipenem

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Benar Tinggi Badan Bertambah Saat Anak Tidur?

Mungkin ada alasannya kenapa banyak orangtua sejak zaman dahulu selalu menyuruh anak tidur cukup. Apakah benar tinggi badan bertambah saat anak tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala

Menelusuri Jumlah Kasus Positif COVID-19 Anak di Indonesia

Anak rentan mengalami gejala berat dan komplikasi. IDAI mencatat, angka kasus COVID-19 pada anak di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 04/06/2020

Orang yang Negatif Ternyata Beda dengan Orang Toxic, Ini Alasannya

Istilah ‘orang negatif’ dan ‘orang toxic’ sering dikaitkan antara satu sama lain. Walaupun mirip, ada beberapa faktor yang membedakan keduanya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Dinilai Belum Aman, Uji Klinis Hydroxychloroquine untuk Obat COVID-19 Ditunda

Hydroxychloroquine adalah obat malaria yang berpotensi menjadi obat COVID-19, tapi uji klinisnya dihentikan sementara karena dinilai tak aman bagi pasien.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 04/06/2020

Direkomendasikan untuk Anda

memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
gejala kanker usus besar

Apakah Anda Berisiko Kanker Usus Besar?

Ditulis oleh: Luthfiya Rizki
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
vaksin pneumonia

Berbagai Vaksin yang Bisa Mencegah Pneumonia

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
dampak menghirup udara kotor

Tak Hanya di Luar, Udara Kotor di Dalam Ruangan Bisa Ganggu Sistem Pernapasan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020