Granisetron

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Granisetron Obat Apa?

Untuk apa granisetron?

Obat ini adalah obat yang digunakan sendiri atau dengan obat lain untuk mencegah mual dan muntah yang disebabkan oleh perawatan obat kanker (kemoterapi). Ia juga digunakan untuk mencegah dan mengatasi mual dan muntah setelah operasi pada orang dewasa.

Granisetron termasuk dalam kelas obat yang disebut penghambat 5-HT3. Ia bekerja dengan menghambat salah satu zat alami tubuh (serotonin) yang bisa menyebabkan muntah-muntah.

Bagaimana cara penggunaan granisetron?

Obat ini dimasukkan melalui pembuluh darah seperti yang diarahkan dokter Anda, biasanya 30 menit sebelum kemoterapi kanker atau sebelum/saat/setelah operasi. Obat ini bisa diberikan langsung melalui pembuluh darah selama 30 detik, atau ia bisa dicampur dalam cairan IV dan diberikan melalui pembuluh dara dalam waktu yang lebih lama (5 menit).

Jika Anda menggunakan obat ini sendiri di rumah, pelajari semua persiapan dan instruksi penggunaan dari perawat kesehatan profesional Anda. Sebelum menggunakannya, cek produk dengan melihat butiran-butiran atau perubahan warna. Jika terlihat ada yang salah, jangan gunakan cairannya. Pelajari bagaimana menyimpan dan membuang persediaan obat dengan aman.

Jangan campur granisetron dengan obat lain dalam suntikan yang sama atau menyuntikkan obat lain di pembuluh yang sama pada waktu yang sama. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang penggunaan obat ini dengan benar, konsultasikan dengan apoteker Anda.

Dosis ditentukan berdasarkan kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Dosis juga dapat berdasarkan berat badan. Gunakan obat ini tepat seperti yang diarahkan untuk mendapatkan manfaat terbaiknya. Jangan gunakan obat lebih atau menggunakannya lebih sering dari yang diresepkan. Tanyakan dokter atau apoteker jika Anda memiliki pertanyaan.

Katakan pada dokter Anda jika mual Anda tidak berkembang atau jika memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan granisetron?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Granisetron

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis granisetron untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Mual/Muntah Karena Kemoterapi

IV: 10 mcg/kg selama 5 menit, permulaan 30 menit sebelum inisiasi kemoterapi.
Secara oral: 2 mg, diberikan sampai 1 jam sebelum kemoterapi, atau 1 mg dua kali sehari (dosis pertama diberikan sampai 1 jam sebelum kemoterapi, dan dosis kedua diberikan 12 jam kemudian).

Sistem granisetron transdermal: pasang satu tambalan ke bagian atas tangan minimal 24 jam sebelum kemoterapi. Tambalan dapat dipasang sampai maksimal 48 jam sebelum kemoterapi seperti yang disesuaikan. Lepas tambalan minimal 24 jam setelah kemoterapi selesai. Tambalan bisa digunakan sampai 7 hari tergantung durasi aturan kemoterapi. Sistem Granisetron transdermal adalah tambalan 52 cm2 yang mengandung 34.3 mg granisetron. Tambalan melepas 3.1 mg granisetron per 24 jam sampai 7 hari.

Dosis Dewasa untuk Mual/Muntah Karena Radiasi

2 mg secara oral diberikan selama 1 jam radioterapi.

Dosis Dewasa untuk Mual/Muntah Pasca-Operasi

Pencegahan dan perawatan
IV: 1 mg dicairkan selama 30 detik, diberikan sebelum induksi anesthesia, atau sesegera mungkin sebelum reversal anestesi, atau diberikan setelah operasi.

Bagaimana dosis granisetron untuk anak-anak?

Dosis Anak-anak untuk Mual/Muntah – Karena Kemoterapi

2 – 16 tahun: 10 mcg/kg IV 30 menit sebelum memulai kemoterapi.

Studi (n=80)
Studi klinis double-blind acak telah menggunakan suntik granisetron dalam jarak 10-40 mcg/kg.

Dalam dosis apakah granisetron tersedia?

  • solution, intravenous: 0.1 mg/ml, 1mg/ml, 4 mg/4ml
  • solution, oral: 2 mg/10 ml
  • tablet, oral: 1 mg

Efek samping Granisetron

Efek samping apa yang dapat dialami karena granisetron?

Efek samping: sakit kepala, diare, pusing, demam, atau nyeri/kemerahan/bengkak pada titik suntik bisa terjadi. Jika ada efek samping yang berkepanjangan atau memburuk, bilang segera pada dokter Anda.

Ingat bahwa dokter Anda telah memberikan resep obat ini karena ia telah memutuskan apa manfaatnya pada Anda lebih besar daripada risiko efek sampingnya. Banyak orang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping serius.

Segera katakan pada dokter Anda jika Anda memiliki efek samping serius apapun, termasuk sakit perut.

Segera cari pertolongan medis jika ada efek samping yang jarang tapi serius terjadi: nyeri dada, detak jantung cepat/tidak teratur, pusing berat, pingsan.

Reaksi alergi sangat serius pada obat ini jarang terjadi. Namun, segera cari pertolongan medis jika Anda menyadari gejala reaksi alergi serius, yaitu: ruam, gatal-gatal/bengkak (khususnya di wajah/lidah/tenggorokan), pusing berat, masalah pernafasan.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada efek samping yang tidak terdaftar  di atas. Jika Anda khawatir efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Granisetron

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan granisetron?

Sebelum menggunakan granisetron, bilang pada dokter atau apoteker Anda jika Anda alergi pada granisetron, alosetron (Lotronex), dolasetron (Anzemet), ondansetron (Zofran, Zuplenz), palonosetron (Aloxi, in Akynzeo), obat lain, atau bahan apapun dalam tablet granisetron. Tanyakan pada apoteker Anda daftar bahannya.

Katakan pada dokter dan apoteker apa obat resep dan nonresepnya, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau rencanakan untuk digunakan. Pastikan Anda menyebutkan beberapa obat berikut: fentanyl (Abstral, Actiq, Duragesic, Fentora, Lazanda, Onsolis, Subsys); ketoconazole (Nizoral), lithium (Lithobid); obat untuk mengatasi migraine seperti almotriptan (Axert), eletriptan (Relpax), frovatriptan (Frova), naratriptan (Amerge), rizatriptan (Maxalt), sumatriptan (Imitrex), dan zolmitriptan (Zomig); methylene blue; mirtazapine (Remeron); monoamine oxidase (MAO) inhibitor termasuk isocarboxazid (Marplan), linezolid (Zyvox), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), dan tranylcypromine (Parnate); phenobarbital; selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) such as citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem, in Symbyax), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Brisdelle, Paxil, Pexeva), dan sertraline (Zoloft); dan tramadol (Conzip, Ultram, in Ultracet). Dokter Anda mungkin perlu mengganti dosis obat Anda atau mengawasi Anda dengan baik untuk efek sampingnya.

Katakan pada dokter Anda jika Anda hamil, berencana hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil saat menggunakan granisetron, hubungi dokter Anda.

Apakah granisetron aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Granisetron

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan granisetron?

Interaksi dengan obat lain dapat memengaruhi cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya. Artikel ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Catatlah semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, nonresep, dan herbal) dan perlihatkan kepada dokter serta apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa seizin dokter.

Beberapa produk yang dapat berinteraksi dengan obat ini yaitu: apomorphine.

Beberapa obat di samping granisetron dapat menyebabkan ritme jantung (QT prolongation), termasuk amiodaronedofetilide, pimozide, procainamide, quinidine, sotalol, macrolide antibiotics (seperti erythromycin), di antara yang lainnya.

Risiko sindrom/obat yang mengandung racun serotonin meningkat jika Anda juga menggunakan obat lain yang juga meningkatkan serotonin. Contohnya yaitu obat jalanan seperti MDMA/”ecstasy,” St. John’s wort, antidepressants tertentu (termasuk SSRIs seperti fluoxetine/paroxetine, SNRIs seperti duloxetine/venlafaxine), di antara yang lainnya.

Risiko sindrom/obat yang mengandung racun serotonin bisa lebih seperti ketika Anda memulai atau meningkatkan dosis obat ini.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan granisetron?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan granisetron?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat memengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda bilang ke dokter jika Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • alergi pada 5-HT3 selektif receptor antagonists (seperti alosetron [Lotronex®], dolasetron [Anzemet®], ondansetron [Zofran®], atau palonosetron [Aloxi®])—Gunakan dengan hati-hati. Ia lebih seperti Anda juga akan alergi pada granisetron
  • hambatan usus
  • distensi lambung (pembesaran perut)- dapat melindungi gejala masalah perut atau usus, khususnya pada pasien yang baru saja operasi perut atau usus
  • ketidakseimbangan elektrolit
  • penyakit jantung – dapat meningkatkan risiko QT interval berkepanjangan
  • masalah ritme jantung (contohnya, arrhythmia, QT interval berkepanjangan)— gunakan dengan hati-hati. Dapat meningkatkan kondisi ini memburuk

Overdosis Granisetron

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis dapat termasuk gejala hypoglycemia dan sakit kepala.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Infeksi COVID-19 Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

COVID-19 baru-baru ini diduga dapat menyebabkan gangguan pendengaran mendadak. Apakah gangguan pendengaran akibat COVID-19 bisa diobati?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Tapi taukah Anda jika setelah diminum, ternyata ampas teh pun dapat dimanfaatkan untuk perawatan wajah? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
dampak COVID-19 pada laki-laki

Laki-laki Lebih Berisiko Mengalami Gejala Buruk Saat Terinfeksi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
cara mencapai multiorgasme

7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Seks (untuk Wanita)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit