Glucotrol: Kegunaan, Dosis, Efek Samping, dan Lain-Lain

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Glucotrol Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Kegunaan

Untuk apa obat Glucotrol?

Glucotrol adalah obat oral diabetes yang digunakan untuk membantu kontrol gula darah pada pasien diabetes tipe dua. Pengobatan ini tidak dipergunakan untuk pasien dengan diabetes tipe satu. Bersama dengan program diet dan olahraga yang tepat serta perubahan gaya hidup yang lebih sehat, Glucotrol dapat membantu kadar gula darah tetap dalam batas aman pada diri diabetesi (orang dengan diabetes).

Obat ini merupakan obat yang mengandung glipizide sebagai bahan aktif utamanya. Glipizide sendiri masuk ke dalam kelas pengobatan golongan sulfonilurea. Cara kerja Glucotrol adalah dengan meningkatkan produksi insulin oleh pankreas.

Kontrol gula darah yang baik dapat membantu Anda terhindar dari kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, amputasi anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual. Pengelolaan diabetes yang tepat juga dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke pada penderita diabetes.

Bagaimana aturan pakai Glucotrol?

Minumlah Glucotrol 30 menit sebelum sarapan atau makan pertama pada hari pertama, sesuai dengan yang diinstruksikan oleh dokter Anda. Obat ini biasanya dikonsumsi sekali sehari. Namun pada pasien yang membutuhkan kontrol gula darah lebih, biasanya membutuhkan dosis yang lebih tinggi dan dapat mengonsumsi obat ini hingga dua kali sehari.

Untuk menghindari risiko terjadinya efek samping, dokter Anda mungkin akan memberikan dosis yang rendah terlebih dahulu pada awal pengobatan dan meningkatkannya sesuai dengan respons tubuh Anda. Jangan mengubah dosis atau menghentikan konsumsi obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda. Dosisnya telah diberikan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan respons tubuh Anda terhadap pengobatan yang diberikan.

Informasikan kepada dokter Anda jika Anda tengah mengonsumsi obat diabetes lainnya, seperti chlorpropamide dan ikuti arahan dokter Anda dalam menghentikan obat yang lama dan memulai pengobatan dengan Glucotrol. Penggunaan colesevelam dapat memengaruhi penyerapan Glucotrol oleh tubuh. Konsumsilah Glucotrol empat jam sebelumnya.

Minumlah obat ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Untuk memudahkan Anda mengingat, minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap harinya. Beri tahu dokter Anda jika tidak terdapat perbaikan pada kondisi Anda atau bahkan memburuk.

Bagaimana aturan penyimpanan Glucotrol?

Simpanlah obat ini dalam suhu ruang tidak lebih dari 30 derajat Celcius. Jauhkan dari tempat yang panas dan terpapar sinar matahari langsung. Jangan menyimpan obat ini pada tempat yang lembap. Jangan menyimpan obat ini di kamar mandi. Jauhkan dari jangkauan anak-anak untuk menghindari risiko terjadinya keracunan.

Jangan membuang ini ke dalam toilet atau saluran pembuangan kecuali jika diinstruksikan. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Glucotrol untuk orang dewasa?

Tablet immediate release

  • Dosis awal: 5 mg, satu kali sehari, 30 menit sebelum makan
  • Dosis pemeliharaan: dapat mencapai 40 mg dengan pembagian dosis, 30 menit sebelum makan. Dosis dapat ditingkatkan 2,5 mg – 5 mg per hari bergantung dengan respons tubuh yang dilihat dari kadar gula darah
  • Dosis tunggal maksimum: 15 mg
  • Dosis maksimum harian: 40 mg

Tablet extended release

  • Dosis awal: 5 mg, satu kali sehari, 30 menit sebelum makan
  • Dosis pemeliharaan: 5 – 10 mg satu kali sehari
  • Dosis maksimum harian: 20 mg
  • Ketika menambahkan penggunaan obat penurun kadar gula darah pada pasien yang telah mengonsumsi Glucotrol (XR), dosis awal obat penurun gula darah yang diberikan adalah dosis terendah yang direkomendasikan
  • Ketika menambahkan penggunaan Glucotrol pada pasien yang telah mendapatkan terapi pengobatan dengan obat penurun gula darah lain, pemberian Glucotrol XR dapat dimulai dengan 5 mg

Pasien yang beralih dari insulin ke Glucotrol (glipizide)

  • Pasien dengan dosis insulin harian 20 unit atau kurang: hentikan penggunaan insulin dan mulailah pengobatan dengan Glucotrol pada dosis normal
  • Pasien dengan dosis insulin harian lebih dari 20 unit: kurangi dosis insulin hingga 50 persen dan konsumsi Glucotrol dengan dosis normal

Bagaimana dosis Glucotrol untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak tidak ditentukan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana dosis Glucotrol untuk pasien lansia?

Dosis awal: 2,5 mg

Dalam dosis dan sediaan apa saja Glucotrol tersedia?

Tablet, Oral (immediate release tablet): 5 mg; 10 mg

Tablet, Oral (extended release tablet): 2,5 mg; 5 mg; 10 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin ditimbulkan akibat konsumsi Glucotrol?

Mual, muntah, kehilangan selera makan, diare, sembelit, sakit perut, sakit kepala, dan penambahan berat badan dapat terjadi. Jika gejala tersebut tak kunjung hilang, bahkan memburuk, segera hubungi dokter Anda.

Ingatlah bahwa dokter Anda memberikan suatu pengobatan karena menilai manfaatnya yang lebih besar dibandingkan dengan risiko efek samping yang mungkin muncul. Hampir semua obat memiliki efek samping, namun sangat jarang yang menimbulkan reaksi serius.

Obat ini juga dapat menyebabkan gula darah rendah ketika Anda tidak mengonsumsi cukup kalori atau melakukan aktivitas fisik yang berat. Gejalanya adalah gemetar, berkeringat, jantung berdetak kencang, masalah penglihatan, rasa lapar, pusing, atau kesemutan pada tangan/kaki. Segera konsumsi makanan yang mengandung glukosa untuk meningkatkan kadar gula dalam darah secara cepat, seperti gula dapur, madu, permen.

Gejala alergi serius diketahui jarang terjadi akibat konsumsi obat ini. Meski begitu, segeralah pergi ke dokter ketika menemui reaksi alergi seperti ruam, gatal, bengkak pada area wajah/lidah/tenggorokan, pusing hebat, dan sesak napas.

Daftar di atas bukan merupakan daftar lengkap dari kemungkinan efek samping yang dapat terjadi akibat konsumsi Glucotrol. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai kemungkinan efek samping yang Anda khawatirkan akan terjadi.

Peringatan dan Pencegahan

Apa yang harus saya perhatikan sebelum mengonsumsi Glucotrol?

  • Informasikan kepada dokter Anda mengenai alergi obat yang Anda miliki, terutama alergi terhadap Glucotrol (glipizide) dan obat-obatan lainnya. Glucotrol mungkin mengandung bahan campuran lain yang berpotensi menimbulkan reaksi alergi
  • Informasikan kondisi kesehatan Anda, baik penyakit yang pernah maupun yang sedang Anda derita, seperti diabetes ketoasidosis, penyakit ginjal atau hati, diare kronis, penyumbatan pada usus, defisiensi dehidrogenase glukosa-6-fosfat, kelainan pada kelenjar pituitari/adrenal, riwayat penyakit jantung atau jika Anda kurang gizi
  • Anda mungkin mengalami pandangan kabur, lemas, dan mengantuk akibat perubahan kadar gula darah secara drastis. Jangan melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan tinggi setelah melakukan injeksi sebelum mengetahui bagaimana respons tubuh Anda terhadap Glucotrol
  • Obat ini mungkin membuat Anda lebih rentan terhadap paparan sinar matahari. Batasi paparan sinar matahari langsung terhadap diri Anda. Jangan berjemur. Gunakan krim tabir surya dan pakaian yang cukup melindungi ketika berada di luar. Beri tahu dokter Anda jika mendapati kulit Anda terbakar
  • Sebelum menjalani prosedur operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter/dokter gigi Anda mengenai seluruh jenis pengobatan yang Anda miliki
  • Informasikan kepada dokter Anda jika sedang merencanakan atau tengah hamil. Penggunaan Glucotrol untuk ibu hamil dan menyusui mungkin tak direkomendasikan

Apakah Glucotrol aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Studi yang dilakukan pada hewan telah menunjukkan adanya efek samping pada janin. Namun, belum ada penelitian memadai yang dilakukan wanita hamil. Berikan obat ini hanya jika manfaatnya lebih besar dibandingkan risiko terhadap janin.

Badan POM Amerika Serikat memasukkan obat ini ke dalam risiko kehamilan kategori C (mugkin berisiko). Belum diketahui juga apakah obat oini ikut dikeluarkan tubuh melalui ASI atau tidak. Namun, ibu hamil sebaiknya tidak memgonsumsi obat ini ketika menyusui.

Interaksi Obat

Beberapa obat tidak dapat dikonsumsi bersamaan karena dapat menimbulkan interaksi obat. Interaksi obat dapat menyebabkan obat Anda tidak bekerja dengan baik atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping. Beberapa obat yang mungkin berinteraksi dengan glipizide yang terkandung dalam Glucotrol:

  • Antikoagulan
  • Aspirin
  • Obat non-steroid anti-peradangan (NSAID), sepetri ibuprofen
  • Beta blockers, seperti atenolol, labetalol, metoprolol, propranolol
  • Diuretik
  • Pil KB
  • Amlodipine
  • Nicardipine

Informasikan seluruh obat yang pernah atau sedang Anda konsumsi kepada dokter dan apoteker Anda, termasuk obat resep/nonresep, vitamin, ataupun produk herbal untuk mencegah terjadinya interaksi dan meningkatnya risiko efek samping.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan jika overdosis Glucotrol?

Dalam kondisi gawat darurat atau overdosis segera hubungi bantuan darurat medis (119) atau segera ke rumah sakit terdekat. Overdosis Glucotrol dapat menyebabkan hipoglikemia yang membahayakan. Gejala hipoglikemia ditandai dengan rasa lemas hebat, pandangan kabur, keringat, kesulitan berbicara, tremor, sakit perut, kebingungan, kejang, dan kehilangan kesadaran.

Bagaimana jika saya melupakan minum obat?

Jika Anda melewatkan jadwal minum obat, minumlah sesegera mungkin 30 menit sebelum makan. Jika sudah terlalu dekat dengan jadwal minum obat selanjutnya, abaikan jadwal yang terlewat dan lanjutkan pada jadwal normal. Jangan menggandakan dosis pada satu kali jadwal minum obat.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.