Fungitrazol

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Fungitrazol digunakan?

Fungitrazol adalah obat yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi jamur. Obat ini mengandung senyawa aktif Itraconazole sebanyak 100 mg. Itraconazole adalah obat antijamur golongan azole yang berspektrum luas. Artinya, obat ini dapat membunuh berbagai jenis jamur. Termasuk jamur yang ada di kuku, mulut, vagina, kulit, rambut, hingga paru-paru. 

Antijamur ini bekerja dengan cara merusak membran sel jamur. Dengan begitu, sel-sel jamur yang ada di tubuh akan mengalami kematian. 

Beberapa kondisi yang bisa diatasi dengan obat antijamur ini di antaranya: 

Fungitrazol termasuk obat keras, sehingga harus diminum dengan resep dokter. 

Bagaimana aturan pakai Fungitrazol?

Simak baik-baik, berikut beberapa aturan pakai obat Fungitrazo yang perlu untuk diperhatikan:

  • Obat ini harus diminum segera setelah makan. 
  • Obat bentuk kapsul harus ditelan secara utuh. Jadi, hindari menghancurkan, mengunyah, atau membuka obat ini dari kapsul pelindungnya. 
  • Gunakan obat ini sesuai jangka waktu yang ditentukan oleh dokter. Walaupun gejala Anda telah membaik, jangan hentikan pengobatan.
  • Obat ini tidak boleh dipakai bergantian dengan orang lain. Bahkan meski orang tersebut punya gejala yang sama dengan Anda. Pasalnya, dosis obat bagi setiap orang mungkin berbeda-beda.
  • Jangan menambahkan atau mengurangi dosis obat tanpa sepengetahuan dokter. Minum obat yang tidak sesuai aturan dapat meningkatkan risiko efek samping. 
  • Supaya Anda ingat terus, minum obat in pada waktu yang sama setiap hari. Anda juga bisa membuat pengingat di ponsel atau buku catatan bila harus minum obat ini dalam siklus tertentu. 

Penting untuk dipahami bahwa minum obat ini persis seperti yang dianjurkan dokter. Ikuti semua petunjuk pemakaian obat yang tertera pada label resep dan baca semua panduan pengobatan atau lembar instruksi dengan teliti. Jangan ragu untuk bertanya ke dokter bila Anda belum paham betul cara pakainya.

Di samping itu, segera berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak membaik atau gejalanya malah terus-terusan memburuk. Semakin cepat diobati, maka pengobatannya akan semakin mudah. 

Bagaimana cara menyimpan obat Fungitrazol?

Obat antijamur ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Berapa dosis obat Fungitrazol untuk dewasa?

  • Tinea corporis dan tinea cruris: 100 mg per hari diminum selama 15 hari atau 200 mg per hari selama 7 hari. 
  • Pytiriasis versicolor: 200 mg per hari diminum selama 7 hari. 
  • Dermatomycosis: 100 mg per hari diminum selama 15 hari. Pada kasus tinea pedis dan tinea manus, diperlukan perawatan tambahan 100 mg per hari selama 15 hari.
  • Kandidiasis oral: 100 mg per hari diminum selama 15 hari. Khusus untuk pasien dengan AIDS atau neutropenia, dosis obat meningkat menjadi 200 mg per hari diminum selama 15 hari. 
  • Keratitis jamur: 200 mg per hari diminum selama 21 hari
  • Kandidiasis vulvovaginal: 200 mg 2 kali sehari hanya diminum satu hari saja. Obat ini juga bisa diminum dengan dosis 200 mg sehari sekali selama 3 hari berturut-turut. 
  • Jamur kuku: 200 mg per hari diminum teratur selama 3 bulan. 

Pada beberapa pasien defisiensi imun (immunocompromised) seperti neutropenia, AIDS atau pasien dengan transplantasi organ mungkin membutuhkan dosis yang lebih tinggi. Silakan diskusikan dengan dokter untuk mengetahui dosis pastinya. 

Pada prinsipnya, dosis obat untuk setiap orang mungkin berbeda-beda. Dokter biasanya menentukan dosis obat yang cocok berdasarkan usia, kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh, serta respon mereka terhadap pengobatan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat jenis apa pun. Hal ini semata-mata untuk memastikan bahwa Anda mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan. 

Berapa dosis Fungitazol untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis pasti untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa Fungitrazol tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul dengan kekuatan 100 mg. 

Efek Samping

Apa saja efek samping obat Fungitrazol?

Setiap obat pada prinsipnya punya potensi efek samping, termasuk obat ini. Beberapa efek samping yang paling umum dari penggunaan obat fungitrazol di antaranya:

  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Diare
  • Mengantuk
  • Badan terasa lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  • Sakit kepala ringan
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Muncul ruam di kulit
  • Gatal-gatal di seluruh atau sebagian tubuh
  • Pembengkakan di bawah kulit karena alergi
  • Demam ringan
  • Rasa tidak biasa di mulut
  • Rambut rontok 
  • Nyeri atau kram otot

Dalam kasus tertentu, obat ini juga bisa memunculkan efek samping yang kurang umum seperti:

  • Kliyengan seperti ingin pingsan
  • Penglihatan kabur
  • Telinga berdengung
  • Jantung berdebar-debar
  • Frekuensi buang air kecil menurun
  • Sensasi nyeri atau terbakar ketika buang air kecil
  • Gangguan saluran cerna
  • Hipokalemia, kadar kalium rendah
  • Edema alias pembengkakan di sekujur atau sebagian tubuh
  • Warna feses seperti tanah liat
  • Penyakit kuning
  • Sering muncul keringat dingin
  • Urin berwarna lebih gelap

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat Fungitrazol?

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakan obat Fungitrazol adalah:

  • Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat alergi terhadap obat Itraconazole atau antijamur lainnya. 
  • Beri tahu dokter bila belakangan ini Anda sedang rutin minum obat-obatan tertentu. Entah itu obat resep, nonresep, hingga obat-obatan herbal. 
  • Beri tahu dokter bila Anda berencana hamil, sedang hamil, atau menyusui. 
  • Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat penyakit hati dan ginjal. 
  • Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat penyakit kronis meliputi penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, dan lain sebagainya. 
  • Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat cystic fibrosis atau masalah paru-paru lainnya. 
  • Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit tertentu, misalnya HIV/AIDS. 
  • Obat ini punya efek samping pusing dan mengantuk Itu sebabnya, hindari mengemudi, mengoperasikan mesin, atau kegiatan lain yang membutuhkan kewaspadaan tinggi sampai efek obat benar-benar hilang. 
  • Hentikan penggunaan obat ini bila Anda mengalami reaksi alergi. Bila dibiarkan, obat ini dapat menyebabkan reaksi berbahaya yang berakibat fatal. 

Apakah Fungitrazol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA), setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. 

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko,
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C = Mungkin berisiko,
  • D = Ada bukti positif dari risiko,
  • X = Kontraindikasi,
  • N = Tidak diketahui

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. 

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat Fungitrazol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan obat Fungitrazol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari obat Fungitrazol?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beberapa masalah kesehatan yang dapat berinteraksi dengan obat Fungitrazol meliputi:

  • Hipersensitivitas terhadap obat Itraconazole
  • Sedang hamil dan berencana ingin hamil
  • Menyusui
  • Penyakit ginjal dan hati
  • Penyakit jantung
  • Cystic fibrosis atau masalah paru-paru lainnya
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit HIV/AIDS

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera bawa ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Eksim dan Infeksi Kulit

    Sama-sama bikin kulit merah dan gatal, ternyata eksim dan infeksi jamur berbeda. Yuk, cari tahu beda eksim dan infeksi jamur dalam ulasan berikut.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    4 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menyebabkan Kulit Gatal Karena Jamur

    Ada banyak hal yang dapat memicu kulit gatal karena jamur. Namun biasanya, penyebab kulit gatal ini berasal dari kebiasaan Anda sehari-hari. Apa saja, ya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

    Tanpa Disadari, Anda Mungkin Punya Jamur Kulit. Simak Ciri-cirinya!

    Infeksi jamur pada kulit sangat umum terjadi. Namun, banyak orang yang tidak menyadari jika terkena kondisi ini. Lantas, apa saja ciri-cirinya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Pilihan Obat Dokter dan Perawatan Rumahan untuk Penyakit Kulit

    Setiap penyakit kulit memiliki obat yang berbeda-beda. Agar tak salah pilih dan keliru, berikut daftar obat untuk mengobati masalah kulit.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat untuk infeksi jamur kulit

    Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
    obat alami oral thrush

    Pilihan Obat Alami Oral Thrush atau Infeksi Jamur di Mulut

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020
    tembok rumah berjamur

    Berbagai Masalah Kesehatan yang Dapat Muncul Jika Tembok Rumah Anda Berjamur

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 01/12/2019
    infeksi jamur di kaki

    Hobi Pakai Sneakers? Yuk, Kenali Cara Menghalau Munculnya Jamur di Kaki

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2019