Floctafenine

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Floctafenine Obat Apa?

Untuk apa floctafenine?

Floctanine digunakan untuk penggunaan jangka pendek dalam mengatasi nyeri akut dengan tingkat keparahan ringan dan sedang.

Bagaimana cara penggunaan floctafenine?

Minum obat ini dengan mulut, biasanya setiap 6 sampai 8 jam sesuai kebutuhan dengan segelas penuh air (8 ons atau 240 mililiter) atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Jangan berbaring selama setidaknya 10 menit setelah minum obat ini. Untuk membantu mencegah sakit perut, minum obat ini dengan makanan atau setelah makan.

Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Untuk mengurangi risiko perdarahan lambung dan efek samping lainnya, minum obat ini pada dosis efektif terendah untuk waktu sesingkat mungkin. Jangan meningkatkan dosis, gunakan lebih sering, atau menggunakan untuk waktu yang lebih lama dari yang ditentukan. Jangan meminum lebih dari 1200 miligram per hari kecuali diarahkan oleh dokter Anda. Diskusikan risiko dan manfaat dengan dokter atau apoteker.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk sakit kepala migrain dan rasa sakit tidak kunjung reda, atau jika memburuk setelah dosis pertama, segera beri tahu dokter Anda.

Jika Anda meminum obat ini berdasarkan kebutuhan saja (bukan pada jadwal rutin), ingat bahwa obat penghilang rasa sakit bekerja terbaik jika mereka digunakan langsung saat tanda-tanda pertama dari nyeri terjadi. Jika Anda menunggu sampai gejala memburuk, obat mungkin tidak bekerja dengan baik.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tetap atau memburuk atau jika Anda mengalami gejala baru.

Bagaimana cara penyimpanan floctafenine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Floctafenine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis floctafenine untuk orang dewasa?

Oral

Pereda sakit

Dewasa: Hingga 1,2 g sehari terbagi dalam beberapa dosis

Lansia: Kurangi dosis.

Bagaimana dosis floctafenine untuk anak-anak?

Floctafenine tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak.

Dalam dosis apakah floctafenine tersedia?

Tablet, Oral: 200 mg

Efek samping Floctafenine

Efek samping apa yang dapat dialami karena floctafenine?

Efek samping termasuk:

  • gangguan pencernaan
  • efek  CNS
  • reaksi hipersensitivitas
  • kelainan darah
  • nefrotoksisitas
  • hematuria
  • edema
  • pankreatitis
  • epidermal toksik
  • alveolitis
  • sindrom Stevens-Johnson
  • photosensitivity
  • eosinofilia paru

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Floctafenine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan floctafenine?

Sebelum meminum floctafenine, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda alergi untuk itu; atau aspirin atau NSAID lainnya (misalnya, ibuprofen, naproxen, celecoxib); atau jika Anda memiliki alergi lain. Produk ini mungkin mengandung bahan-bahan aktif, yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lainnya. Bicaralah dengan apoteker Anda untuk lebih jelasnya.

Obat ini tidak boleh digunakan jika Anda memiliki kondisi medis tertentu. Sebelum menggunakan obat ini, konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda jika Anda memiliki:

  • asma sensitive terhadap aspirin (riwayat kesulitan bernapas dengan hidung berair/tersumbat setelah meminum aspirin atau NSAID lainnya)
  • penyakit ginjal berat
  • penyakit perut aktif /tukak usus/perdarahan
  • penyakit jantung berat  (misalnya, gagal jantung berat, penyakit jantung koroner, iskemik kardiomiopati)
  • penyakit hati

Apakah floctafenine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Kita usia subur mensyaratkan bahwa kemungkinan manfaat dari obat harus dipertehamilan: Karena asam floctafenic melintasi penghalang plasenta, penggunaan pada wanimbangkan terhadap risiko yang mungkin terjadi pada ibu dan janin.

Laktasi: Telah terbukti bahwa asam floctafenic sedikit disekresi dalam ASI. Oleh karena itu, penggunaan floctafenine pada wanita yang menyusui tidak dianjurkan.

Interaksi Obat Floctafenine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan floctafenine?

Obat anti-inflamasi diketahui secara luas terikat serum albumin. Hal ini dapat menyebabkan interaksi dengan antikoagulan, sulfonilurea, agen hipoglikemik, sulfonamid, fenitoin, lithium dan agen kemoterapi tertentu seperti methotrexate. Oleh karena itu, hati-hati ketika obat ini digunakan secara bersamaan.

Floctafenine dapat menyebabkan retensi air dan karena itu dapat mengganggu diuretik dalam pengobatan hipertensi.

Penggunaan bersamaan dengan asam asetilsalisilat menghasilkan penurunan konsentrasi serum puncak dari obat anti-inflamasi dan sedikit meningkat di pembersihan dan waktu reaksi. Signifikansi klinis dari perubahan ini tidak diketahui.

Pada pasien yang menerima terapi steroid di waktu bersamaan, setiap pengurangan dosis steroid harus bertahap untuk menghindari komplikasi yang mungkin menyebabkan penarikan steroid mendadak.

Tidak ada interaksi dengan antasida yang telah diamati.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan floctafenine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan floctafenine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • penyakit ginjal
  • diabetes  tidak terkontrol
  • masalah perut/usus/kerongkongan lainnya (misalnya, mulas, kolitis ulserativa, penyakit Crohn)
  • penyakit jantung (misalnya, gagal jantung kongestif, riwayat serangan jantung)
  • tekanan darah tinggi
  • stroke
  • pembengkakan  dari pergelangan kaki/kaki/tangan
  • kehilangan berat badan, kekurangan air (dehidrasi)
  • kelainan darah  (misalnya, anemia)
  • perdarahan /masalah pembekuan
  • asma
  • pertumbuhan di hidung (polip hidung)
  • gangguan autoimun  (misalnya, lupus, penyakit jaringan ikat)

Overdosis Floctafenine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Inilah Pantangan Makanan dan Minuman Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Ternyata, ada beberapa makanan yang bisa memicu gejala infeksi saluran kemih yang Anda derita, makanan ini juga menjadi pantangan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Urologi Lainnya 07/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Pasien Kanker Selama Pandemi: Cegah COVID-19, Rawat Kankernya

Selama masa pandemi, pasien kanker harus menjalani pengobatannya sesuai yang dijadwalkan dokter dengan tetap memperhatikan pencegahan penularan COVID-19.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 07/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi

Cara mencegah infeksi saluran kemih dapat dimulai dengan banyak minum air putih, menjaga kebersihan, mengenakan celana katun, juga minum suplemen cranberry.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Urologi, Urologi Lainnya 07/08/2020 . Waktu baca 7 menit

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

ISK diakibatkan oleh bakteri yang biasanya lebih sering menyerang perempuan. Cari tahu obat dan cara alami sembuhkan infeksi saluran kencing.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Urologi Lainnya 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu terinfeksi covid-19 bisa menyusui

Ibu Positif COVID-19 Bisa Menyusui Tanpa Menularkan ke Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 08/08/2020 . Waktu baca 4 menit
seks infeksi saluran kencing pasangan

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 5 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
penularan covid-19 di transportasi umum kereta

Risiko Penularan COVID-19 di Kereta dan Pencegahannya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit