Epoetin Beta

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Epoetin Beta Obat Apa?

Untuk apa epoetin beta?

Obat ini umumnya digunakan untuk mengobati anemia yang disebabkan oleh gagal ginjal kronis, anemia yang berkaitan dengan kemoterapi penyakit non-myeloid ganas, anemia prematuritas, yang meningkatkan hasil darah autologous.

Bagaimana cara penggunaan epoetin beta?

Suntikkan obat ini diberikan di bawah kulit (subkutan) atau ke dalam nadi (intravena).

Cara yang digunakan dan seberapa sering suntikan diberikan tergantung pada kondisi Anda serta tingkat sel darah merah dan hemoglobin dalam darah Anda.
Dokter Anda akan memutuskan cara mana yang paling tepat. Namun, beberapa orang atau perawat pasien biasanya diajarkan untuk memberikan suntikan subkutan sendiri sehingga pengobatan yang dapat dilanjutkan setelah pasien keluar dari rumah sakit. Ikuti petunjuk dokter jika Anda berencana untuk melakukan metode ini.

Bagaimana cara penyimpanan epoetin beta?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Epoetin Beta

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis epoetin beta untuk orang dewasa?

Secara parenteral

Anemia karena gagal ginjal kronis

Dewasa: Diberi via SC rute: 60 unit / kg / minggu untuk 4 minggu. Dosis dapat dibagi untuk diberikan pada setiap hari atau 3 kali / minggu. Ketika pemberian via infus, dosis awal: 40 unit / kg 3 kali / minggu selama 4 minggu. Dapat ditingkatkan sampai 80 unit / kg 3 kali / minggu. Untuk Subkutan dan infus, dosis selanjutnya dapat ditingkatkan pada 60 unit / kg / minggu sampai target tercapai.

Dosis Max: 720 unit / kg / minggu.

Subkutan

Anemia karena prematuritas

Dewasa: 250 unit / kg 3 kali seminggu. Pengobatan harus dimulai sedini mungkin dan dilanjutkan selama 6 minggu.

Secara parenteral

Peningkatan hasil darah autologous

Dewasa: Dosis hingga 800 unit / kg dengan infus, atau sampai dengan 600 unit / kg subkutan, dua kali seminggu selama 4 minggu sebelum operasi.

Bagaimana dosis epoetin beta untuk anak-anak?

Dosis awal yang direkomendasikan untuk anak-anak sama dengan seperti dosis orang dewasa, tetapi efek dari obat ini tergantung usia anak yang diberi obat. Obat ini tidak berdampak pada pertumbuhan anak.

Dalam dosis apakah epoetin beta tersedia?

Obat ini memiliki 4 ukuran dosis (1.000 IU, 2.000 IU, 5.000 IU dan 10.000 IU / vial), setiap ukuran diberikan untuk satu dosis.

Efek samping Epoetin Beta

Efek samping apa yang dapat dialami karena epoetin beta?

Efek samping yang sering terjadi adalah:

  • sakit kepala
  • kejang
  • hipertensi
  • trombosis di pembuluh darah
  • penggumpalan
  • peningkatan jumlah trombosit sementara
  • gejala flu seperti menggigil, nyeri otot, hiperkalemia, ruam kulit
  • krisis hipertensi dengan gejala seperti, sakit kepala dan kebingungan, kejang (pasien dengan tekanan darah normal atau rendah)
  • reaksi anafilaktoid yang jarang terjadi.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Epoetin Beta

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan epoetin beta?

Kontraindikasi: hipertensi yang tidak terkontrol. Neonatus: suntikan yang mengandung alkohol benzil.

Apakah epoetin beta aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.
Tidak diketahui apakah obat ini dapat keluar melalui ASI dan apakah berbahaya jika diminum lewat ASI oleh bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat Epoetin Beta

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan epoetin beta?

Meskipun ada obat-obat tertentu yang tidak boleh digunakan bersama-sama dengan obat ini, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin ingin mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.
Obat ini melawan efek hipotensif inhibitor ACE inhibitors dan angiotensin-II receptor antagonists dan meningkatkan risiko hyperkalaemia.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan epoetin beta?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan epoetin beta?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • hipertensi
  • sejarah kejang
  • trombositosi
  • gangguan hati kronis
  • penyakit pembuluh darah iskemik
  • tumor ganas
  • epilepsi
  • MI atau CVA terbaru
  • Fe deficiency
  • infeksi
  • gangguan inflamasi
  • keracunan hemolisis dan aluminium dapat menurunkan respon terhadap epoetin beta
  • secara teratur memonitor jumlah trombosit dan konsentrasi serum kalium
  • tingkat hematokrit kontrol
  • hipertensi yang tidak dikontrol: Memantau BP, Hb dan elektrolit.
  • anemia (misalnya, megaloblastik atau asam folat): Berikan suplemen Fe bila diperlukan. Trombositosis: memonitor jumlah trombosit untuk minggu 1 dan 8.

Overdosis Epoetin Beta

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Spermatogenesis, Proses Pembentukan Sel Sperma pada Testis

Proses spermatogenesis alias pembentukan sperma dimulai sejak memasuki masa pubertas dan berlangsung terus-menerus selama Anda hidup.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Darah Encer, Apa Penyebab dan Risikonya Bagi Kesehatan?

Ada beberapa kondisi darah encer yang perlu Anda ketahui juga lho karena darah encer juga bisa berbahaya, sama parahnya dengan kondisi darah terlalu kental

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kelainan Sel Darah Putih 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Apa yang Menyebabkan Air Mani Bercampur Darah?

Melihat air mani berdarah bisa menimbulkan kecemasan bagi kaum pria. Apakah hal ini merupakan kondisi serius?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mana yang Lebih Baik, Suplemen Vitalitas Pria atau Obat Kuat Instan?

Jangan asal pilih! Kenali dulu perbedaan dari suplemen vitalitas pria dan obat kuat instan untuk membantu mengatasi masalah Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
suplemen vitalitas pria atau obat kuat
Kesehatan Seksual, Tips Seks 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pijat payudara

Buat Para Suami, Ini 7 Tips Pijat Payudara untuk Seks yang Lebih Panas

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
ereksi

Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Ereksi Penis dan Gangguannya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
berhubungan saat pakai IUD

Keluar Darah Saat Berhubungan Seks Selama Pakai KB Spiral, Apakah Wajar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
setelah menangis

5 Cara Cepat Hilangkan Mata Sembap Setelah Menangis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit