Clioquinol

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Clioquinol Obat Apa?

Untuk apa obat clioquinol?

Clioquinol adalah obat antijamur dan antibakteri. Obat ini mencegah jamur tumbuh pada kulit Anda.

Clioquinol umumnya digunakan untuk mengobati infeksi kulit seperti eksim, kutu air, tinea cruris, dan infeksi jamur lainnya. Obat ini juga dapat digunakan untuk kondisi lain di luar yang tercantum dalam artikel ini. Silakan tanyakan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana cara penggunaan obat clioquinol?

Gunakan clioquinol topikal persis sesuai arahan dokter atau ikuti petunjuk pada obat. Jika Anda tidak memahami instruksinya, tanyakan pada apoteker, perawat, atau dokter untuk menjelaskannya pada Anda.

Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat. Cuci dan keringkan area yang diobati. Oleskan obat tipis-tipis 2 atau 3 kali sehari sesuai arahan selama seminggu.

Gunakan obat ini dalam jumlah waktu yang ditentukan oleh dokter atau dianjurkan dalam kemasan walaupun Anda sudah merasa lebih baik. Gejala Anda mungkin meningkat sebelum infeksi benar-benar sembuh.

Jangan gunakan clioquinol topikal selama lebih dari seminggu tanpa konsultasi dengan dokter.

Jangan menggunakan perban pada kulit yang diobati karena menyebabkan tidak adanya sirkulasi udara yang masuk, kecuali diarahkan oleh dokter Anda. Kapas kasa dapat digunakan.

Jauhkan obat ini dari mata, hidung, atau mulut.

Bagaimana cara penyimpanan clioquinol?

Clioquinol adalah salah satu obat yang baiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda

Dosis Clioquinol

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis clioquinol untuk orang dewasa?

Untuk mengobati berbagai infeksi jamur di kulit, dosis clioquinol adalah dengan mengoleskan tipis-tipis sebanyak 2 sampai 4 kali sehari. Jangan menggunakan obat ini lebih dari 7 hari.

Bagaimana dosis clioquinol untuk anak-anak?

Untuk mengobati berbagai infeksi jamur di kulit anak-anak, dosis clioquinol adalah 2-4 kali sehari, oleskan tipis-tipis. Jangan menggunakan obat ini lebih dari 7 hari.

Dalam dosis apakah clioquinol tersedia?

Sediaan obat clioquinol adalah:

  • Krim
  • Tablet 0,25 g

Efek samping Clioquinol

Efek samping apa yang dapat dialami karena clioquinol?

Beberapa efek samping yang dapat terjadi dari mengonsumsi obat clioquinol adalah:

  • Gatal
  • Ruam kemerahan
  • Sensasi terbakar di kulit
  • Kesemutan atau kebas

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Clioquinol

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat clioquinol?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum mengonsumsi obat clioquinol adalah:

  • Obat ini dapat menodai pakaian dan kulit
  • Hindari obat kontak dengan mata dan hindari penggunaan jangka panjang
  • Obat ini tidak efektif untuk mengobati infeksi jamur pada kulit kepala atau kuku
  • Hentikan pengobatan jika terjadi infeksi atau iritasi

Apakah clioquinol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Clioquinol

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan clioquinol?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan clioquinol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan, terutama saat makan jenis makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan clioquinol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis Clioquinol

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Penyebab utama penyakit cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster. Bagaimana infeksi memengaruhi keparahan penyakit? Bisakah sembuh dengan sendirinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Waspadai Ciri Scabies Berdasarkan Jenis dan Parahnya Gejala Kudis

Scabies atau kudis merupakan penyakit kulit menular. Penting bagi Anda mengenali ciri dan gejala scabies (kudis) untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Ciri-Ciri Cacar Api yang Wajib Dikenali, Jika Anda Sudah Pernah Kena Cacar Air

Ciri-ciri cacar api memiliki pola penyebaran lenting yang berbeda dengan cacar air. Gejala cacar api juga disertai nyeri pada kulit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Tanda dan Gejala Cacar Monyet yang Perlu Dikenali Sejak Dini

Gejala cacar monyet lebih serius dari gejala cacar air biasa. Waspadai dampak kesehatan dari cacar monyet dengan mengenali ciri-cirinya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Direkomendasikan untuk Anda

Cacar api pada anak dan bayi

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
ilustrasi wanita terkena infeksi jamur kulit yang dapat diatasi dengan obat oles atau salep jamur kulit

Kapan Harus Menggunakan Obat Anti Jamur Saat Muncul Gatal pada Kulit?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
Obat kudis tradisional alami

6 Bahan Alami yang Bisa Dimanfaatkan untuk Obat Kudis Tradisional

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
Jenis cacar

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020